<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669</id><updated>2011-11-01T23:20:04.032-07:00</updated><category term='p'/><title type='text'>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>36</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-1768479524812675355</id><published>2011-11-01T18:09:00.000-07:00</published><updated>2011-11-01T23:20:04.305-07:00</updated><title type='text'>Buletin Otober 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;TETAP DALAM TUJUAN TUHAN"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Minggu, 02 - 10 - 11&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;         Maleakhi 4 : 1 = model orang-orang yang tidak siap menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kaliny:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;1. ORANG-ORANG GEGABAH,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  yaitu orang-orang yang sembarangan/sembrono cara hidupnya, tidak serius beribadah atau melayani Tuhan, yang mudah lemah, mudah tersinggung, mudah terpengaruh dengan perkataan orang lain dan tidak sungguh-sungguh mengikut Tuhan.&lt;br /&gt;Orang-orang seperti ini, kalau Tuhan Yesus datang kembali akan tertinggal dan tidak akan masuk ke dalam kehidupan yang kekal selama-lamanya. Nasibnya akan sama seperti "kelima gadis bodoh" yang juga menantikan kedatangan Tuhan Yesus sebagai Mempelai Laki-laki sorga tetapi tertinggal dan akhirnya pintu ditutup. Walaupun lima gadis bodoh ini mencoba mengetok pintu, tetapi pintu tidak dibukakan baginya dan lima gadis bodoh ini tidak dikenal oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;2. ORANG-ORANG FASIK,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yaitu orang-orang yang tidak mau mengalami tanda pembaharuan, yang tidak mau memperhatikan firman Tuhan tetapi selalu berbuat yang tidak sesuai dengan firman Tuhan. Orang-orang fasik ini menunjuk kepada kehidupan orang Kristen yang tidak hidup dalam kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus kitab Wahyu pasal 1 s/d pasal 19 berlangsung selama tujuh (7) tahun, dapat kita bagi menjadi dua (2) bagian, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;1. Wahyu pasal 1 s/d pasal 12 = berlangsung selama 3 1/2 tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2. Wahyu pasal 13 - s/d pasal 19 = berlangsung selama 3 1/2 tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan khusus Wahyu pasal 1 s/d pasal 12 juga kita bisa bagi beberapa bagian:&lt;br /&gt;   1. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Wahyu pasal 1 s/d pasal 7&lt;/span&gt; = berbicara gereja Tuhan "disatukan" baik Israel dengan kafir disatukan menjadi "satu di dalam tubuh Kristus"&lt;br /&gt;    2. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Wahyu pasal 8 s/d pasal 12&lt;/span&gt; = berbicara gereja Tuhan itu bagaikan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"seorang perempuan"&lt;/span&gt; yang sedang hamil, yang mengalami berbagai-bagai penderitaan seperti seorang perempuan yang sedang hamil selam sembilan (9) bulan.&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Wahyu pasal 12&lt;/span&gt; = terbentuknya gereja Tuhan menjadi sidang mempelai perempuan Keristus yang melahirkan Anak laki-laki, sebagai wujud terjadinya persekutuan yang erat antara Kristus sebagai Suami dengan gereja-Nya sebagai tubuh-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kalau kita lihat dalam Wahyu pasal 8 s/d pasal 12 gereja Tuhan itu sedang diperhadapkan kepada masa-masa yang sulit, gereja Tuhan itu diijinkan mengalami berbagai-bagai penderitaan bagaikan seorang perempuan yang sedang mengandung selama sembilan bulanm. Kalau seorang perempuan mengandung biasanya mulai bulan yang pertama sampai bulan yang kelima mengalami masa-masa yang sakit, misalnya mengidam atau menginginkan sesuatu untuk dimakan, dll. Firman Tuhan juga menegaskan bahwa gereja Tuhan itu diijinkan mengalami berbagai-bagai  masalah, tetapi bukan untuk membunuh tetapi hanya sebagai proses pembentukan gereja Tuhan itu supaya terbentuk menjadi sidang mempelai perempuan Kristus.&lt;br /&gt;Tetapi kalau kepada orang-orang yang selalu berbuat fasik, mereka akan mengalami musibah juga bukan untuk membunuh tetapi untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking yang menyengat manusia. Dan walaupun manusia lain itu mengalami begitu hebatnya penderitaan, mereka tidak juga mau bertobat dari perbuatan tangan mereka, mereka tidak mau berhenti menyembah roh-roh jahat, berhala-berhala dari emas, perak dan tembaga, batu, kayu yang tidak dapat berjalan atau melihat atau berjalan/wahyu 9 : 20 - 21. Inilah orang-orang gegabah yang tidak memperhatikan firman Tuhan atau yang tidak tinggal dalam tujuan Tuhan.&lt;br /&gt;Tetapi khusus bagi gereja Tuhan yang tetap tinggal dalam tujuan Tuhan akan berhasil dibentuk menjadi sidang mempelai perempuan Kristus, kedatangan Tuhan itu tidak akan mendatangkan malapetaka tetapi suatu pesta/Wahyu 19 : 6 - 9. Sebab kalau Tuhan Yesus datang kembali, Ia akan datang sebagai Raja di atas segala raja yang akan menikah dengan mempelai perempuan-Nya yang telah siap sedia. Di dalamnya ada &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;SUKACITA DAN SORAK SORAI&lt;/span&gt; untuk memuliakan Tuhan. Pesta kawin Anak Domba itu memang pesta yang sangat meriah, di dunia ini tidak pernah ada pesta semeriah pesta kawin Anak Domba tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu baik sebagai jemaat maupun sebagai hamba Tuhan, kita semua harus tetap tinggal dalam tujuan Tuhan, setiap benih firman Tuhan yang kita dengar harus bertumbuh dengan baik, dan kita harus mempunyai hati yang baik supaya benih firman itu bisa bertumbuh. Setiap orang yang hatinya terbuka untuk mendengarkan firman Tuhan dan yang mau memeliharanya, maka ia akan berbahagia/Lukas 11 : 27 - 28. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab benih firman itu akan bertumbuh dan akan bertumbuh terus sehingga menimbulkan iman, harap dan kasih kepada Tuhan. Maka sekalipun harus diperhadapkan kepada berbagai-bagai persoalan, kita akan tetap kuat dan akan tetap berdiri di atas firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius psl 13 Tuhan Yesus menjelaskan ada empat jenis hati manusia:&lt;br /&gt;    - &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Tanah di pinggir jalan&lt;/span&gt;: memang mendengar firman tetapi burung-burung dengan segera mengambil benih tersebut sehingga tidak sempat bertumbuh dengan baik. Ini berbicara kehidupan orang Kristen yang mendengar firman Tuhana tetapi firman itu tidak sempat singgah/tinggal di dalam hidupnya sebab dengan segera pengertiannya akan firman Tuhan diambil oleh Iblis.&lt;br /&gt;    - &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Tanah berbatu-batu&lt;/span&gt;: sudah mendengar dan firman Tuhan itu sudah sempat bertumbuh tetapi bertahan hanya sebentar saja, sebab di dalam tanah itu ada batu-batu yang menghalangi pertumbuhan benih, akarnya tidak dapat menembus ke dalam tanah. Maka ketika panas terik matahari benih itu segera layu dan akhirnya mati. Ini berbicara kehidupan orang-orang Kristen yang selalu mengeraskan hati terhadap firman Tuhan, walau ia suka mendengarkan firman Tuhan tetapi kalau hatinya keras, maka firman itu tidak akan bisa bertumbuh dengan baik. Jadi sikap yang benar adalah mendengar dan membuka hati dengan sikap membuang segala sifat-sifat yang keras.&lt;br /&gt;    - &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Tanah yang bersemak duri&lt;/span&gt;: juga sudah mendengar dan menerima firman Tuhan, bahkan benih itu juga sudah sempat bertumbuh dan hendak berbuah. Tetapi karena ada semak duri, maka semak duri itu menghimpit pertumbuhan benih tersebut, dihimpit sampai akhirnya mati sehingga tidak sempat berbuah-buah. Ini berbicara kepada kehidupan orang-orang Kristen yang suka mendengar firman Tuhan, tetapi hatinya dihimpit oleh tipu daya kekayaan, imannya terhimpit oleh tipu muslihat Iblis. Maka sekalipun benih firman Tuhan itu sudah sempat bertumbuh, tetapi tidak sempat berbuah-buah sebab terhimpit.&lt;br /&gt;    - &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Tanah yang baik&lt;/span&gt;: Mendengar firman Tuhan dengan baik dan disertai dengan sikap yang baik pula. Setalah mendengarkan firman Tuhan, ia membuka hatinya dengan selebar-lebarnya dan membuang segala sikap dan perbuatan yang bertentangan dengan firman Tuhan. Maka benih firman itupun dapatlah bertumbuh dengan baik sampai menghasilkan buah-buah yang baik pula, ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat dan ada pula yang sampai menghasilkan seratus kali lipat. Luar biasa hasilnya bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai tujuan yang semaksimal mungkin: kita harus memperhatikan firman Tuhan dengan baik-baik. Ibrani 12 : 6 firman Tuhan menjelaskan bahwa setiap orang yang "diakui sebagai anak" yang dikasihi oleh Allah: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;DITEGOR, DIHAJAR, DISESAH&lt;/span&gt;= sebagai konsekwensi disiplin Tuhan bagi orang yang diakui sebagai anak. Sebenarnya Tuhan tahu bahwa apabila seseorang itu ditegor, dihajar atau disesah, yang paling sering menjadi masalah adalah hati. Maka dalam Wahyu 3 : 19 firman Tuhan menegaskan kepada kita, kalau kita sedang ditegor, dihajar atau disesah, sikap yang harus kita miliki ialah: &lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;relakanlah hatimu dan bertobatlah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Artinya: terima didikan itu dengan baik sebagai cara atau sarana untuk memperbaharui kita supaya layak dan berkenan kepada ALlah. Apapun yang dilakukan Tuhan kepada kita tujuannya adalah untuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mendatangkan kebaikan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan Tuhan. Haleluya.....!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"TETAP TINGGAL DALAM TUJUAN TUHAN."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 09 - 10 - 11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dikatakan tinggal di dalam Tuhan itu ada tiga (3) golongan, yaitu: YANG DIPANGGIL, YANG DIPILIH DAN YANG TETAP SETIA.&lt;br /&gt;Dalam mempersiapkan diri untuk hari kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya: gereja Tuhan yang hidup diakhir zaman ini akan diperhadapkan kepada masa-masa yang paling sukar atau yang paling pahit, seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya. Firman Tuhan dalam Daniel 12 : 1 menjelaskan bahwa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;akan ada suatu waktu kesesakan yang besar &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai kepada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Pada waktu itu dunia memang sedang diperhadapkan kepada masa-masa yang paling sukar dengan kejadian-kejadian yagn mengerikan yang akan menimpa dunia ini, seperti krisis ekonomi global, krisis pangan atau makanan, krisis politik, belum lagi kalau dunia ini mengalami goncangan demi goncangan.&lt;br /&gt;Hal ini juga bisa kita lihat dalam Wahyu muali pasal 6 s/d pasal 11, yaitu sejak meterai demi meterai dibukakan sampai kepada peniupan ketujuh sangkakala. Pada saat ketujuh meterai dibuka dunia ini sudah mengalami begitu besar goncangan demi goncangan, kemudian ditambah lagi dengan peniupan ketujuh sangkakala, dan pada puncaknya ketika ketujuh cawan murka ditumpahkan ke atas bumi. Akan terjadi hujan es dan api bercampur darah dan sepertiga dari bumi dan sepertiga dari pohon-pohon akan terbakar dan akan hangus. Setiap manusia yang tidak memakai meterai dari ALlah akan mengalami semua itu dan disiksa seperti siksaan kalajengking yang menyengat manusia.&lt;br /&gt;Walaupun pada saat itu orang-orang akan mencoba mencari maut (=ingin mati) tetapi mereka tidak menemukannya sebab maut itu lari dari mereka. Mengapa bisa demikian? karena semua ini sengaja Tuhan ijinkan hanya untuk menyiksa orang-orang yang tidak tetap tinggal dalam tujuan Tuhan, yaitu orang-orang yang tidak setia mengikuti Tuhan baik dalam beribadah, dalam melayani Tuhan, dalam mengembalikan milik Tuhan, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahyu pasal 8 s/d pasal 9 khusus kepada gereja Tuhan yang mau dipersiapkan menjadi sidang mempelai perempuan Kristus, masa-masa kesesakan itu digambarkan seperti seorang perempuan yang sedang &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mengandung selama sembilan bulan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pada masa ini gereja Tuhan yang tetap berada dalam tujuan Tuhan akan mengalami masa-masa yang paling sulit/sakit, sama seperti seorang perempuan yang sedang hamil pasti mengalami berbagai-bagai penderitaan sampai kepada proses bersalinnya. Sebab pada masa ini Tuhan akan mengijinkan sangkakala demi sangkakala ditiup dan malapetaka-malapetaka yang dahsyat akan menimpa seluruh bumi. Hanya gereja Tuhan yang tetap dalam tujuan Tuhan saja yang dijamin selamat, dan tidak akan mengalami kematian sampai kepada kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya.&lt;br /&gt;Karena itu kita semua perlu mengetahui bahwa Iblis juga akan membuat tanda yang besar di langit, Iblis selalu ingin mengimbangi perbuatan-perbuatan Tuhan, Iblis ingin membuat tanda seperti yang dibuat oleh ALlah. Maka kalau kita lihat dalam Wahyu psl 12 ada dua (2) tanda besar yang sama-sama terjadi di langit, tetapi kedua tanda ini sangat berbeda.&lt;br /&gt;         - Wahyu 12 : 1 - 2 tanda pertama: di langit &lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;seorang perempuan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;berselubungkan matahari dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang ada di atas kepalanya.&lt;br /&gt;Inilah penampilan gereja Tuhan yang berhasil dibentuk menjadi sidang mempelai perempuan Kristus: seluruh hidupnya diselubungi oleh ALlah. Inilah gereja Tuhan dalam Wahyu psl 8 yang mengalami proses mengandung. Memang gereja Tuhan yang berhasil menjadi sidang mempelai perempuan Kristus itu pada puncaknya akan mengalami proses kesakitan seperti seorang perempuan yang mengandung dan dalam penderitaannya hendak melahirkan berteriak kesakitan tetapi ia bisa melahirkan anak laki-laki dengan selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         - Wahyu 12 : 3 - 4 tanda yang kedua juga dilangit tempatnya tetapi disebut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tanda yang lain &lt;/span&gt;seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. Inilah penampilan iblis yang sesungguhnya, yang akan menampilkan dirinya dengan cara meniru-niru tanda yang diadakan Tuhan. Kalau mempelai perempuan Kristus itu memiliki mahkota, maka iblis juga akan menampilkan mempelainya dengan memakai mahkota. Tetapi mempelai iblis itu tidak bertahan sampai selama-lamanya.&lt;br /&gt;Iblis yang tampil seperti seekor naga yang merah padam itu tidak senang dengan tampilnya mempelai perempuan Kristus, maka naga itu berdiri di depan perempuan yang hendak melahirkan itu untuk menelan anaknya segera sesudah perempuan itu melahirkan. Pada saat itulah Tuhan Yesus sebagai Mempelai Laki-laki sorga akan menunjukkan pembelaan-Nya dan dengan segera memberokan pertolongan kepada mempelai perempuan-Nya, sehingga perempuan itu lari ke padang gurun tempat yang telah disediakan ALlah untuk memeliharanya seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua tanda ini sama-sama di langit dan juga sama-sama memakai mahkota. Dan kedua tanda ini berbicara puncak terbentuknya gereja Tuhan menjadi mempelai perempuan Kristus (=bagi gereja Tuhan yang tetap tinggal dalam tujuan Tuhan) dan juga terbentuknya mempelai perempuan Iblis (=bagi yang tidak tinggal dalam tujuan Tuhan). Iblis membuat tanda di langit tujuannya untuk menandingi pekerjaan Tuhan. Maka pada masa ini Iblis akan bekerja dengan mengeluarkan seluruh kekuatannya untuk menyeret orang-orang percaya yang tidak mau tinggal dalam tujuan Tuhan, tetapi gereja Tuhan yang tetap tinggal dalam tujuan Tuhan, imannya tidak tergoyahkan, imannya semakin bertumbuk ke arah Kristus sebagai Kepala. Yang berhasil diseret oleh ekor ular naga tersebut: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sepertiga dari bintang-bintang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dan akan melemparkannya ke bumi. Iblis akan menampilkan kemarahannya/kegeramannya dengan cara &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;menyeret &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;orang-orang yang tidak sungguh-sungguh berada dalam tujuan Tuhan, yang tidak sungguh-sungguh beribadah dan melayani Tuhan. Walaupun mereka memang percaya kepada Tuhan, bahkan walaupun mereka masih beribadah atau melayani Tuhan, tetapi kalau tidak berhasil menjadi sidang mempelai perempuan Kristus: akan masuk ke dalam aniaya antikristus selama 3 1/2 tahun.&lt;br /&gt;Maka kalaupun Tuhan sengaja mendatangkan malapetaka-malapetaka, tetapi malapetaka-malapetaka itu akan ditujukan hanya kepada orang-orang yang tidak memiliki &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tanda darah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;sebagai bukti/tanda kepemilikin Kristus. Setiap orang yagn tidak memiliki tanda darah akan diserahkan ke tangan antikristus.&lt;br /&gt;Yesaya 13 : 6 - 9 menjelaskan tentang keadaan yang akan terjadi menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tuhan akan datang dengan kebengisan, dengan geram dan murka yang menyala-nyala &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;untuk membuat bumi menjadi sunyi sepi dan untuk memunahkan orang-orang yang berdosa kepada ALlah. Iblis tahu akan kedatangan hari Tuhan itu, ia juga tahu bahawa ia akan dibinasakan di dalam api neraka selama-lamanya, maka iblis akan bekerja dengan segala kemampuannya untuk membuat ribut/kacau, semua bangsa akan dibuatnya menjadi kacau.&lt;br /&gt;         Untuk itulah sebagai jemaat Tuhan, kita semua harus tetap tinggal dalam rujuan Tuhan, yaitu tetap dalam rencana Tuhan dalam penyelamatan yang dikerjakan-Nya di dalam Yesus Kristus. Kita semua harus tetap tinggal dengan setia dalam &lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ibadah dan penggembalaan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;yang benar dan kita harus setia mengikuti gerek firman pengajaran. Sebab kalau kita tetap tinggal dalam rencana Tuhan, maka Tuhan sendiri yang akan menjamin kita selamat dari serangan iblis tersebut, dan Tuhan akan melindungi kita dalam pondok-Nya dan dalam naungan kepak sayap-Nya yang sanggp melindungi kita. Dan setiap orang yagn tetap tinggal dalam tujuan Tuhan pasti disertai Tuhan, pasti dibela Tuhan dan pasti diberkati Tuhan walau ditangah-tengah masa-masa yang sukar. Gereja Tuhan yang telah berada dalam tujuan Tuhan itu akan dibentuk dari hari ke hari sampai berhasil menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Yang diampuni dosanya, yang dikuduskan dan yang disempurnakan. Haleluya......!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-1768479524812675355?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/1768479524812675355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=1768479524812675355' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/1768479524812675355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/1768479524812675355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2011/11/buletin-otober-2011.html' title='Buletin Otober 2011'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-3291215457700091948</id><published>2011-09-06T01:18:00.002-07:00</published><updated>2011-09-06T01:26:06.067-07:00</updated><title type='text'>Buletin - September</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;“TETAP HIDUP DALAM TUJUAN TUHAN”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings; font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Minggu, 04 - Septembers 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Tujuan yang benar itu merupakan sebuah kekuatan untuk memperoleh hidup yang kekal, yaitu hidup bersama dengan Kristus dalam kerajaan-Nya yabg kekal. Kalau kita tetap hidup dalam tujuan Tuhan, maka kita akan mendapat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 204, 204);"&gt;- kekuatan untuk mencari Tuhan dengan benar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 204, 204);"&gt; - kekuatan untuk melakukan firman-Nya de ngan taat dan setia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 204, 204);"&gt; - kekuatan untuk mengenal pribadi Kristus sebagai Mempelai Laki-laki sorga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kalau kita mencari Tuhan tujuannya bukan hanya supaya seluruh keperluan kita terpenuhi, kalau melayani Tuhan tujuannya bukan hanya sekedar profesi saja, tetapi lebih dari pada itu supaya kita semua berhasil memperoleh hidup yang kekal di dalam kerajaan sorga yang kekal sifatnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi yang menjadi masalah besar bahkan yang menjadi tragedi terbesar adalah kalau manusia itu hidup tanpa Tuhan dan tanpa tujuan yang benar. Orang yang mengaku percaya kepada Yesus tetapi kalau hidupnya tidak berada dalam tujuan Tuhan, sia-sia saja kepercayaannya kepada Tuhan sebab akan dilemparkan ke dalam api neraka untuk disiksa selama-lamanya. Maka tidak heran kalau pada zaman akhir ini banyak orang Kristen yang hidupnya tidak berada dalam tujuan Tuhan, mereka lebih fokus kepada perkara-perkara yang lahiriah seperti halnya lebih mengejar kekayaan atau kehormatan, bahkan mereka lebih mengutamakan perkara yang lahiriah sehingga tidak ada waktu lagi untuk beribadah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi ada pula yang mau keluar dari tujuan Tuhan karena kemiskinan atau kesusahannya, membuat penderitaan itu menjadi alasan untuk tidak beribadah dan tidak mau melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh. Inilah yang membuat sehingga di atas tadi telah disebut bahwa tragedi yang terbesar adalah apabila orang tidak lagi berada dalam tujuan Tuhan yang benar. Tragedi terbesar bukan karena manusia itu berada dalam penderitaan atau pencobaan, bukan karena kemiskinan atau kesusahan, tetapi apabila seseorang itu tidak berada dalam tujuan Tuhan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; color: rgb(102, 102, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kalau tidak berada dalam tujuan Tuhan berarti:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; -  ia di luar Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; - ia di luar keselamatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Filipi 3 : 13 - 14&lt;/span&gt; yang harus kita lakukan supaya kita bisa tetap berada dalam tujuan Tuhan: kita harus mau meninggalkan apa yang ada di belakang, yaitu berhenti berbuat dosa dan sekarang kita harus mau menjadi pelaku-pelaku firman Tuhan. Sebab kalau kita sudah melupakan apa yang di belakang maka dengan sendirinya kita akan bisa mengarahkan diri kepada apa yang ada dihadapan kita dan berlari-lari  kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah. Inilah yang membuat sehingga dikatakan bahwa tujuan yang benar itu merupakan sarana yang tepat untuk memperoleh hidup yang kekal. Sebab dengan tujuan yang benar maka ada kekuatan, ada semangat untuk mengarah kan diri kepada apa yang ada di hadapan kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;ABRAHAM&lt;/span&gt; adalah contoh orang yang tetap berada dalam rencana Tuhan sehingga firman Tuhan mengangkat kembali tentang kehidupan Abraham ini sebagai contoh bagi gereja Tuhan yang hidup di akhir zaman ini. Kalau firman Tuhan mengangkat kembali kehidupan tentang Abraham ini ada maksud dan tujuannya, yaitu supaya kita juga tetap berada dalam tujuan Tuhan yang sebenarnya. Karena Abraham tetap dalam tujuan Tuhan maka Abraham itu berhak mendapatkan pelayanan dari Melkisedek, Imam Allah Yang Maha Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 14 : 17 - 20&lt;/span&gt; setelah Abraham kembali dari peperangan mengalahkan Kedorlaomer, raja negeri Sodom mencoba menyongsong dia. Tetapi Melkisedek, raja Salem, imam Allah Yang Maha Tinggi datang kepada Abraham dengan membawa roti dan anggur dan memberkati dia, lalu Abraham memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. Awal mula persembahan persepuluhan tidak berasal dari hukum Taurat melainkan dari perasaan iman dan kasih yang lahir karena merasakan pelayanan Tuhan Allah sebagai Imam Besar. Karena Abraham sudah merasa kan berkat pelayanan dari Melkisedek, maka iapun memberikan persembahan persepuluhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;MELKISEDEK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; disebut Raja Salem = Raja Kebenaran = Raja Damai Sejahtera = Imam Allah Yang Maha Tinggi.&lt;/span&gt; Maka kalau lihat kebenaran firman Tuhan konsep pelayanan Melkisedek ini sama dengan konsep pelayanan Kristus di kayu salib.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Kalau kita lihat pelayanan Melkisedek ini memang sepertinya bertentangan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebab disatu sisi sebagai Raja Kebenaran, Ia harus menghukum dosa untuk menegakkan keadilan, tetapi disisi yang lain sebagai Raja Damai Sejahtera, Ia harus menyediakan keselamatan. Inilah yang disebut pelayanan salib: Ia harus menghukum dosa tetapi juga menyediakan keselamatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan sebagai Imam Allah Yang Maha Tinggi, Ia menyediakan hubungan yang baik sehingga hubungan kita dengan Allah yang selama ini terputus dipulihkan kembali. Sebagai Imam Allah Yang Maha Tinggi, pelayanan Melkisedek bekerja untuk memulihkan hubungan kita dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 7 : 1 - 10&lt;/span&gt; pelayanan Melkisedek menjadi imam bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa. Demikian juga Tuhan kita, Yesus Kristus telah ditetap kan menjadi imam, berasal dari suku Yehuda dan mengenai suku ini Musa tidak pernah mengatakan suatu apa pun tentang imam-imam. Jadi pelayanan Kristus adalah wujud pelayanan Melkisedek, demikian juga pelayanan Melkisedek itu merupakan jelmaan Kristus dari Anak Allah menjadi Anak Manusia yang bertugas untuk melayani umat Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau Kristus itu adalah penjelmaan dari Anak Allah menjadi Anak Manusia, tetapi bagi kita supaya berhasil bersama-sama dengan Kristus dalam kemuliaan-Nya yang besar, kita harus mengalami tanda pembaharuan dari anak manusia menjadi anak-anak Allah Yang Maha Tinggi. Kita harus diubah menjadi serupa dan segambar dengan Allah dengan cara: lahir dari benih ilahi, yaitu firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap orang yang sudah lahir dari benih firman Tuhan, ia akan menjadi serupa dengan Allah, menjadi satu sifat dengan Allah dan akan diubahkan sampai menjadi sempurna. Hal yang perlu kita perhatikan: dalam satu ladang biasanya ditanam benih yang baik, tetapi musuh menanamkan benih yang tidak baik sehingga dalam satu ladang itu terdapat dua jenis benih: gandum &amp;amp; lalang. Gandum menunjuk kepada kehidupan anak-anak Tuhan yang tetap berada dalam tujuan Tuhan, sedangkan lalang itu menunjuk kehidupan yang tidak lagi berada dalam tujuan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 85 : 11&lt;/span&gt; menjelaskan bahwa kasih dan setia akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saat kapan hal ini bisa terjadi?&lt;/span&gt; saat bertemu dalam salib Kristus. Jadi kalau kita ingin melihat kebenaran itu menjadi nyata, kalau ingin merasakan damai sejahtera dan hubungan dengan Tuhan dipulihkan: kita harus menerima pelayanan Melkisedek dan tetap memandang kepada salib Kristus. Maka Tuhan akan menyatakan kebenaran dan akan memberikan damai sejahtera-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-3291215457700091948?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/3291215457700091948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=3291215457700091948' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/3291215457700091948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/3291215457700091948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2011/09/buletin-september_06.html' title='Buletin - September'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-8327314267519619712</id><published>2011-09-06T01:18:00.001-07:00</published><updated>2011-09-06T01:18:23.245-07:00</updated><title type='text'>Buletin</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-8327314267519619712?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/8327314267519619712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=8327314267519619712' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/8327314267519619712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/8327314267519619712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2011/09/buletin.html' title='Buletin'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-1867051366473183766</id><published>2011-09-06T01:15:00.001-07:00</published><updated>2011-09-06T01:15:37.120-07:00</updated><title type='text'>Buletin - September</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-1867051366473183766?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/1867051366473183766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=1867051366473183766' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/1867051366473183766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/1867051366473183766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2011/09/buletin-september.html' title='Buletin - September'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-7206726399812727674</id><published>2011-08-03T21:46:00.000-07:00</published><updated>2011-08-17T21:45:06.318-07:00</updated><title type='text'>Buleting - Agustus 2011</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(204, 0, 0); font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“TINGGAL DALAM KEMURAHAN TUHAN”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Puji Tuhan! Pada minggu yang lalu kita sudah melihat firman Tuhan kesiapan sebagai mempelai perempuan Kristus harus tetap memper-hatikan firman Tuhan dan tetap dalam pimpinan Roh Kudus. Tidak ada seorangpun bisa berkenan kepada Tuhan apalagi menjadi mempelai perempuan kalau tidak mau memperhatikan firman Tuhan dengan sungguh-sungguh serta melakukannya dengan taat dan setia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu kesiapan gereja Tuhan dalam menyambut kedatangan Tuhan Yesus sebagai Mempelai Laki-laki sorga: kita harus tetap tinggal di dalam kemurahan Tuhan yang ditandai dengan sikap tetap setia mengikut Tuhan dalam beribadah maupun melayani Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 11 : 22&lt;/span&gt; firman Tuhan menekankan ada dua (2) hal yang harus kita perhatikan dengan baik-baik, yaitu: &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tuhan akan menunjukkan kekerasan-Nya kepada orang-orang yang telah jatuh, yaitu kepada orang-orang yang tidak mau beribadah dan yang tidak mau melakukan firman Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 6 : 4 - 6&lt;/span&gt; menjelaskan orang-orang yang jatuh itu adalah mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus dan yang mengecap firman yang baik namun murtad lagi, orang-orang yang seperti ini tidak mungkin bisa dibaharui lagi. Kepada merekalah Allah akan menunjukkan kekerasan-Nya. Manusia yang tidak tinggal di dalam Tuhan tidak beda dengan ranting-ranting yang telah dipotong dan tinggal menunggu di bakar di dalam api.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu sebabnya dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 15 : 1 &lt;/span&gt;Tuhan Yesus menjelaskan setiap orang yang tetap tinggal di dalam kemurahan Tuhan itu digambarkan seperti ranting yang tetap melekat pada pokok. Yesus adalah pokok anggur yang benar, jemaat - jemaat yang tetap dalam kemurahan itu rantingnya sedangkan pengusahanya adalah Bapa sendiri. Maka setiap orang yang tetap tinggal dalam kemurahan Tuhan itu pasti dibela, dipelihara, diberkati, diberi kesembuhan, selalu dihirburkan dan segala masalah pasti akan diselesaikan oleh Tuhan. Bagi setiap orang yang tetap dalam kemurahan Tuhan pasti mendapat perhatian khusus dari Tuhan Yesus Kristus, Mempelai Laki-laki Sorga. Karena itu perlu kita sadari kalau kita bisa di dalam kemurahan Tuhan, itu terjadi karena Tuhan sendiri yang telah memasukkan kita ke dalam diri-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 91 : 1 - 5&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;setiap orang yang tetap dalam kemurahan Tuhan: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      - &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;ia berada dalam lindungan Allah&lt;/span&gt;, ia sedang bermalam dalam naungan Allah yang maha kuasa. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab Ia yang akan melepaskan kita dari jerat penangkap burung bahkan dari penyakit sampar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;      - &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;kita tidak usah takut&lt;/span&gt; terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap atau terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang.&lt;br /&gt;Sebaliknya kalau tidak berada dalam kemurahan Tuhan, ia tidak akan mendapat pemeliharaan dan akan mengalami semua hal di atas.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ranting-ranting yang berbuah&lt;/span&gt; itu menunjuk kepada orang-orang yang tetap tinggal dalam kemurahan Tuhan, yaitu orang-orang yang selalu menghargai kasih karunia Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tiga (3) poin tentang kasih karunia Tuhan:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;1. kasih karunia Tuhan yang menyelamatkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt; 2. kasih karunia Tuhan yang mempergunakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt; 3. kasih karunia Tuhan yang memelihara &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu supaya kita bisa tetap tinggal di dalam kemurahan Tuhan ada hal yang harus kita lakukan, yaitu jangan mengeraskan hati pada saat mendengarkan firman Tuhan. Sebab kalau tetap mengeraskan hati maka Tuhan akan lebih hebat lagi mengeraskan hatinya sampai masuk ke dalam api neraka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah persoalan besar yang sering terjadi di tengah-tengah kehidupan umat Tuhan, terlebih dalam perjalanan bangsa Israel menuju tanah Kanaan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 95 : 7b - 9&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan keadaan orang Israel seperti di Meriba dan di padang gurun yang sering mengeraskan hati pada waktu mendengarkan firman Tuhan. Selama empat puluh tahun di perjalanan mereka sudah melihat perbuatan tangan Tuhan yang luar biasa tetapi mereka masih juga menguji Tuhan. Sehingga Tuhan sendiri berkata tentang mereka: &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;“Mereka suatu bangsa yang sesat hati, dan mereka tidak mengenal jalan-Ku.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Akibatnya: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;mereka takkan masuk ke tempat perhentian Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 3 : 7, 15; 4 : 7&lt;/span&gt; firman Tuhan ini diulang kembali untuk memperingatkan gereja Tuhan di akhir zaman ini supaya jangan meniru sikap bangsa Israel tersebut. Dari sini dapat kita lihat Tuhan itu sangat benci dengan orang-orang yang suka mengeraskan hatinya, Tuhan itu tidak akan berkenan kepada orang-orang yang tidak memperhatikan firman Tuhan. Ibrani 3 : 12 menghimbau supaya kita tetap waspada, maksudnya supaya diantara kita jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup. Maksudnya ialah supaya kita mau memperhatikan firman Tuhan dan jangan mengeraskan hati ketika ditegur Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 19 : 7 - 8&lt;/span&gt; ketika orang Farisi bertanya kepada Yesus apakah diperbolehkan menceraikan istrinya dengan alasan apa saja, Tuhan Yesus menjelaskan apa yang telah dipersatukan tidak boleh diceraikan. Lalu Yesus menjelaskan lagi kepada mereka apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai ketika orang menceraikan istrinya, penyebabnya: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;karena ketegaran hati orang Israel&lt;/span&gt; itu sendirilah maka Musa mengijinkan mereka menceraikan istrinya, padahal sejak semula tidaklah demikian. Jadi kalau ada orang Kristen mau menceraikan istrinya berarti ia sedang mengeraskan hatinya dan tidak segan-segan melanggar perintah Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Markus 6 : 52&lt;/span&gt; firman Tuhan juga menjelaskan baik orang banyak maupun murid-murid belum juga mengerti tentang mujizat besar yang telah  diadakan Yesus, mereka semua hanya tercengang-cengang dan bingung. Padahal dari lima roti dan dua ikan saja Tuhan Yesus mengadakan mujizat yang besar sehingga lima ribu orang bisa makan dengan kenyang, bahkan sampai ada sisanya dua belas bakul penuh. Kemudian setelah Yesus berjalan di atas air dan menenangkan angin, mereka belum juga mengerti tentang peristiwa-peristiwa tersebut. Penyebabnya juga sama, yaitu karena hati mereka tetap degil &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(=keras hati)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi dari contoh-contoh di atas dapat kita ketahui bahwa kekerasan hati itu membuat orang tidak mengerti kehendak Tuhan, tidak bisa melihat perbuatan Tuhan yang begitu ajaib, dan tidak mengetahui apa rencana Tuhan dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu sebagai jemaat Tuhan mari kita belajar dari contoh-contoh di atas, jangan mengeraskan hati ketika mendengarkan firman Tuhan dan jangan menolak ketika ada teguran dari firman Tuhan. Ingat firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yeremia 29 : 11 - 14 &lt;/span&gt;rancangan Tuhan dalam hidup kita bukanlah rancangan kecelakaan, tetapi rancangan damai sejahtera, untuk memberikan kepada kita hari depan yang penuh harapan, yaitu tentang janji-janji Allah bagi setiap orang yang mengasihi-Nya dan yang mau beribadah dengan sungguh-sungguh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Keluaran 23 : 25 - 27).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita tetap dalam kemurahan Allah dan memperhatikan firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;- ketika kita berseru dan datang untuk berdoa, Tuhan akan mendengarkan doa kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt; - ketika kita mencari dan menanyakan Tuhan, kita akan menemukan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan Tuhan juga akan memulihkan keadaan kita dan akan mengumpulkan kita bersama-sama dengan Dia di dalam kemuliaan-Nya yang besar, di Sorga. Jadi kalau Tuhan mau memasukkan kita dalam kemurahan-Nya, berarti Ia sedang bekerja untuk membawa kita masuk ke dalam rencana-Nya yang begitu besar dan mulia. Kemurahan Tuhan itu akan membawa kita lebih dekat dengan pribadi-Nya. Haleluya.....!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;“TINGGAL DALAM KEMURAHAN TUHAN”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Minggu, 07 Agustus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          	Cara yang benar menghargai kemurahan Tuhan: tetap tinggal dalam ibadah dan penggembalaan yang benar, dengarkan firman Tuhan dengan sikap yang baik dan jangan mengeraskan hati terhadap firman Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 11 : 22 &lt;/span&gt;kalau kita tetap dalam kemurahan Tuhan maka Tuhan juga akan menunjukka kemurahan-Nya, yaitu Ia akan membela dan memelihara hidup kita, Ia sendiri yang menjamin masa depan kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai jemaat maupun sebagai hamba Tuhan, kita harus mewaspadai persoalan yang sering membuat banyak rumah tangga hancur, yang membuat orang undur dari Tuhan dan tidak mengerti akan kehendak Tuhan adalah karena kekerasan hati. Sama seperti bangsa Israel yang mengeraskan hati dalam perjalanan di padang gurun membuat mereka tidak mengerti kehendak Tuhan dan tidak bisa merasakan kemurahan Tuhan yang telah menuntun mereka. Mereka justru mencobai Tuhan dan membuat allah yang lain sebagai sesembahan, ini terjadi karena mereka mengeraskan hati. Demikian juga pada zaman akhir ini persoalan kekerasan hati ini akan muncul kembali kalau tidak diwaspadai. Akan banyak orang tidak menghargai ibadah, tidak memberi telinga untuk mendengarkan firman Tuhan dan selalu mengeraskan hati apabila dosanya dikoreksi. Inilah yang membuat sehingga rohaninya tidak bisa bertumbuh dengan baik, pengenalannya kepada Kristus tidak jelas dan selalu berbantah dengan firman Tuhan. Kalau tetap seperti ini maka Tuhan tidak akan menunjukkan kemurahan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 11 : 1 - 3&lt;/span&gt; menjelaskan kepada kita yang diukur dengan tongkat pengukur adalah Bait Suci Allah dan mezbah dan orang-orang yang beribadah di dalamnya, tetapi pelataran &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;(=halaman)&lt;/span&gt; Bait Suci yang di sebelah luar  dikecualikan dan tidak turut diukur karena telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan akan menginjak-injak Kota Suci itu selama empat puluh dua bulan lamanya (= 3 ½ tahun).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Bait Suci&lt;/span&gt; = menunjuk pribadi kita sendiri sebagai bait Allah dan tempat Roh Kudus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(1 Korintus 3 : 16).&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Mezbah&lt;/span&gt; = bukan hanya berbicara mezbah doa tetapi yang dengan sungguh-sungguh memiliki doa dan penyembahan yang hidup. Orang-orang yang seperti inilah yang masuk ke dalam ukuran Tuhan, dengan kata lain menjadi orang yang berkenan kepada Allah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab mereka mau tetap tinggal dalam kemurahan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);font-size:130%;" &gt;&lt;span style=" font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Orang-orang yang masuk dalam ukuran Tuhan: masuk ke dalam kerajaan sorga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi Pelataran tidak termasuk yang diukur melainkan dikecualikan karena akan diberikan kepada antikristus dan menganiaya mereka selama 3 ½ tahun. Pelataran ini menunjuk kepada orang-orang yang sudah percaya kepada Tuhan, sudah bertobat dari cara hidup yang lama, sudah dibabtis dengan air, tetapi tidak masuk ke dalam ukuran Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; karena sikapnya yang tidak mau tinggal dalam kemurahan Tuhan membuat rohaninya tidak bertumbuh menjadi dewasa. Akan masuk ke dalam aniaya antikristus 3 ½ tahun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;         Kalau kita lihat dalam skema Tabernakel, yang dimaksud Bait Suci Allah dan Mezbah itu letaknya di Ruangan Suci, yang dipagari dengan tiang-tiang Tabernakel dan yang ditudungi dengan empat tudung. Sehingga kalau kita lihat Bait Suci Allah itu benar-benar terlindungi baik dari bawah, dari samping maupun dari atas. Makanya setiap orang yang sudah masuk ke dalam ukuran Tuhan, yaitu yang sudah menjadi bait Allah yang kudus, mereka berhak mendapatkan pembelaan, pemeliharaan dan perlindungan dari Tuhan secara permanen. Tuhan tidak akan mengijinkan bangsa-bangsa yang lain menginjak-injak mereka, tidak akan diserahkan ke tangan antikristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Pelataran/Halaman&lt;/span&gt; itu letaknya masih di luar, memang sudah ada pagar tenda disekelilingnya tetapi tidak ada tudung yang menudungi dari atas. Ini menunjuk kepada kehidupan orang-orang Kristen yang belum berada dalam perlindungan Allah sehingga tidak mendapat kemurahan. Sementara kalau kita lihat pada zaman akhir ini musuh rohani yang paling berat itu berasal dari atas, yaitu roh-roh jahat di udara. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 6 : 12&lt;/span&gt; menjelaskan peperangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini dan melawan roh-roh jahat di udara. Maka kalau tidak masuk ke dalam Bait Allah, jelas tidak ada perlindungan dari Tuhan, tidak akan ada kuasa untuk melawan roh-roh jahat tersebut, maka ia pasti akan dikalahkan. Kalau tetap di Halaman berarti imannya tidak bertumbuh dan ia tidak akan bisa tinggal dalam kemurahan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perlu kita ketahui sikap yang paling ditentang oleh Tuhan adalah kesombongan atau kecongkakan. Yakobus 4 : 6 firman Tuhan mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Allah menentang orang-orang yang congkak (=sombong), tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”&lt;/span&gt; Dikatakan congkak atau sombong karena merasa mampu hidup tanpa Tuhan, merasa ibadah dan penggembalaan itu tidak ada gunanya dan tidak membuka hati untuk mendengarkan firman Tuhan. Di mata Tuhan, orang-orang yang tidak berada dalam ibadah dan penggembalaan itu adalah orang yang congkak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 10 : 23 - 25&lt;/span&gt; firman Tuhan menghimbau supaya kita &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“teguh berpegang pada pengharapan”&lt;/span&gt; dan saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan yang baik. Sebab kalau kita sudah berpegang teguh pada pengharapan maka dengan sendirinya kita sedang berada dalam kemurahan Tuhan dan pengharapan itu akan mendorong kita dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Walaupun banyak orang selalu membiasakan  menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah, tetapi kita justru semakin giat melakukannya menjelang hati Tuhan yang mendekat, bisa saling mendorong dan saling menasihati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Ibrani 10 : 29 praktek kesombongan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;	&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;- menginjak-injak Anak Domba = tidak bisa mempercayai Kristus dengan benar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;	- menganggap najis darah perjanjian = tidak menghargai korban Kristus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;	- menghina Roh Kasih Karunia = menghina Roh  Kudus dan pekerjaan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;	Saudara-saudara, kalau lihat latar belakang mengapa Allah melepaskan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir: karena di Mesir mereka tidak bisa beribadah kepada Allah, mereka selalu dipaksa bekerja dengan keras membangun Pitom dan Raamses. Memang selama di Mesir bangsa Israel bisa berkembang menjadi banyak dan bisa diberkati, tetapi ada yang tidak bisa mereka lakukan yaitu beribadah. Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 3 : 12&lt;/span&gt; Allah mengutus Musa ke Mesir untuk membawa bangsa Israel ke luar dari Mesir dengan tujuan supaya mereka bisa beribadah kepada Allah dengan benar, tanpa intimidasi dari orang Mesir dan tanpa perbudakan. Tuhan mau supaya mereka benar-benar bebas beribadah dan membawa korban persembahan untuk dipersembahkan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga dalam&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Roma 12 : 1 - 2&lt;/span&gt; firman Tuhan juga menerangkan kepada kita bagaimana beribadah yang benar, yaitu &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;”mempersembahkan tubuh.”&lt;/span&gt; Setiap orang yang tetap dalam kemurahan Allah tahu mempersem-bahkan tubuhnya sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah. Firman Tuhan menegaskan mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada adalah sebagai ibadah yang sejati. Dikatakan hidup karena di dalamnya ada Roh Allah, yaitu Roh Kudus yang memberi kehidupan sehingga rohani kita bisa bertumbuh dengan baik sampai mengenal Kristus sebagai Mempelai Laki-laki Sorga.&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(204, 0, 0); font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“TINGGAL DALAM KEMURAHAN TUHAN”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Minggu, 14 - Agustus '11&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          	Saudara-saudara, taman Eden yang pertama telah hilang kemuliaannya setelah manusia pertama itu jatuh ke dalam dosa, bahkan dosa itu juga membuat manusia itu kehilangan kemuliaan Allah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Roma 3 : 23)&lt;/span&gt;. Akibat dosa itu membuat manusia kehilangan pemeliharaan dan perlindungan dari Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk itulah firman Tuhan menghimbau supaya kita semua tinggal di dalam kemurahan Tuhan, tinggal di dalam kasih karunia Allah.  Orang yang hidup dalam kemurahan Tuhan itu akan seperti ranting yang tetap melekat pada pokok anggur: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;tetap dibela, dipelihara, kalau sakit pasti diberi kesembuhan, dan terlindungi dari segala malapetaka.&lt;/span&gt; Dan yang lebih lagi dengan tinggal dalam kemurahan Tuhan: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 51);"&gt;kita akan dapat bertahan sampai Tuhan Yesus datang kembali. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Devenisi tinggal dalam kemurahan Tuhan bukan hanya sekedar berada dalam ibadah saja, bukan hanya sekedar disebut sebagai orang Kristen saja, tetapi benar-benar tinggal dalam firman Tuhan dan firman Tuhan tinggal dalam hidup kita. Maksudnya kita harus menjadi pelaku-pelaku firman Tuhan dengan taat dan setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga devenisi dari kasih karunia Tuhan bukan hanya sekedar menerima berkat-berkat dari Tuhan, misalnya kesembuhan mujizat, dll, tetapi mendapatkan jaminan keselamatan dari Tuhan Yesus Kristus. Maka kalau kita lihat dalam firman Tuhan, devenisi kasih karunia Tuhan adalah: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 102, 0);"&gt;“Ada kuasa yang diberikan Tuhan supaya kita dapat menanggung beban yang berat.”&lt;/span&gt; Yang dimaksud beban yang berat itu bukan hanya karena seseorang itu sedang menderita sakit penyakit ataupun kekuarangan dalam hal makanan, melainkan beban yang diakibatkan oleh dosa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dunia sekarang yang sedang kita tempati ini sudah semakin sukar dan semakin berat tekanan yang dialami oleh anak-anak Tuhan. Dan beban yang paling berat itu adalah beban yang diakibatkan oleh dosa, sebab sekecil apapun dosa itu maka &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;dosa itu akan menjadi beban yang harus dipikul/ ditanggung.&lt;/span&gt; Tidak ada dosa yang bebas dari maut, sekalipun dosa itu nampaknya sepele tetapi dosa itu akan mengikat dan akan membawa orang itu ke dalam maut. Bahkan pada zaman akhir ini dosa itu akan semakin nyata dan kebanyakan orang tidak segan-segan lagi melakukan hal-hal yang lebih buruk.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang dimaksud dengan dosa bukan hanya dosa yang sudah dilakukan, demikian juga dosa yang menjadi beban bukan hanya dosa yang telah dilakukan saja misalnya percabulan, perzinahan, pencurian, keserakahan, kemabukan, dll, tetapi setiap dosa yang belum dilakukanpun akan menjadi beban yang berat. Misalnya dosa dalam pikiran yaitu dosa yang sedang diangan-angankan, walau belum dilakukan tetapi sudah menjadi dosa. Misalnya saja: percabulan, pikiran najis atau rencana-rencana jahat yang tersimpan dalam pikiran, ini juga sudah menjadi dosa dan menjadi beban yang berat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk itulah Tuhan menghimbau supaya kita tetap tinggal dalam kemurahan Tuhan, kita harus tetap melekat kepada Tuhan sama seperti ranting yang tetap melekat pada pokoknya. Setelah kita diselamatkan, langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah : &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 51, 0);"&gt;kita harus tetap setia berada dalam ibadah dan penggembalaan yang benar.&lt;/span&gt; Jika kita sudah tinggal dalam kemurahan Tuhan maka kita juga pasti akan mendapatkan kasih karunia dari Tuhan, yaitu Ia akan memberi kuasa yang besar supaya kita dapat menanggung beban yang berat tersebut. Kasih karunia Tuhan itu sanggup memulihkan dan mengangkat kita dari maut dan akan membawa kita masuk ke dalam rencana-Nya yang besar dan mulia. Yaitu menjadikan kita sebagai mempelai perempuan Kristus, yang dikuduskan dan disempurnakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa melihat contoh orang-orang yang berhasil mendapatkan kasih karunia Tuhan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     	1. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Rasul Paulus&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 15 : 10&lt;/span&gt; sebagai rasul Kristus, Paulus sadar hanya oleh kasih karunia Tuhan saja ia ada sebagaimana ada sekarang, dan lewat kasih karunia itu juga Tuhan selalu menyertai hidupnya sampai berhasil menjadi rasul Kristus yang bekerja keras untuk memberitakan Injil tentang keselamatan. Kasih karunia yang dianugerahkan kepada Paulus itu tidak menjadi sia-sia, justu mengandung kuasa yang besar yang mengubah hidupnya dari seorang penganiaya jemaat menjadi seorang rasul Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     	2. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;NUH&lt;/span&gt;, juga menjadi orang yang berhasil mendapat kasih karunia di mata Tuhan di tengah-tengah keadaan manusia yang penuh dengan dosa. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 6 : 1 - 7&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan kepada kita bagaimana keadaan manusia pada zaman Nuh, manusia sudah rusak karena dosa: kejahatan manusia besar di bumi dan kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. Tetapi di tengah-tengah keadaan dunia yang penuh dengan dosa itulah Nuh mendapat kasih karunia di mata Tuhan sehingga ia diselamatkan. Nuh berhasil mendapat kasih karunia di mata Tuhan karena Nuh itu adalah seorang yang benar, tidak bercela di antara orang-orang sezamannya dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     	3. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Abraham&lt;/span&gt;, juga mendapat kasih karunia dari Tuhan dan Allah menjadikan Abraham sebagai bapa orang beriman. Abraham berhasil disebut sebagai bapa orang beriman karena ia tetap tinggal dalam kemurahan Tuhan, imannya tidak menjadi lemah walaupun umurnya sudah tua.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 4 : 17 - 21&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan kepada kita tentang perbuatan-perbuatan yang dilakukan Abraham ketika imannya sedang digoncang. Terhadap firman Tuhan dan terhadap janji-janji Allah, Abraham tidak pernah ragu. Ketika imannya sedang diuji Abraham percaya bahwa Allah sanggup menghidup kan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada. Bahkan sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berbeda dengan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Sarah&lt;/span&gt;, karena ia tidak berpegang kepada firman Tuhan maka ia juga tidak percaya kepada janji-janji Allah. Maka ia pun memberikan Hagar pembantunya kepada Abraham supaya dihampiri. Sarah melakukan ini dengan harapan supaya ia cepat-cepat mempunyai anak, tetapi Sarah tidak sadar bahwa perbuatannya ini sudah menyimpang dari kebenaran. Maka sekalipun Hagar melahirkan, anak yang dilahirkan ini menjadi masalah besar di kemudian hari, mendatangkan cela dan penderitaan yang berat. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Demikianlah setiap istri yang tidak percaya kepada firman Tuhan akan menjadi beban dalam rumah tangganya dan bisa saja menjadi batu sandungan bagi suaminya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka sebagai jemaat dan sebagai hamba Tuhan, kita semua harus tetap tinggal dalam kemurahan Tuhan supaya kita juga  mendapatkan kasih karunia dari Tuhan. Walaupun dunia ini sedang gelap karena dosa bahkan sekalipun keadaan manusia sudah sama seperti pada zaman Nuh, tetapi jemaat yang mendapat kasih karunia di mata Tuhan pasti mendapat kekuatan supaya dapat menanggung beban yang berat. Ditengah-tengah kegelapan dosa, Tuhan akan menganugerahkan kuasa yang besar supaya kita tidak terpengaruh bahkan tidak terbawa arus. Sebaliknya kita akan hidup dalam iman sama seperti Abraham yang hidup dalam iman, dan kita juga bisa mempercayai setiap janji Tuhan dalam firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu supaya kita semua berhak mendapat kasih karunia Tuhan, ada sikap dan perbuatan yang harus kita lakukan, yaitu kita harus mengasihi Tuhan dan melakukan firman-Nya dengan taat dan setia, sampai Tuhan Yesus datang kembali. Mengasihi Tuhan tidak hanya lewat mulut saja, tetapi sampai berhasil melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan dalam hidup kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-7206726399812727674?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/7206726399812727674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=7206726399812727674' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/7206726399812727674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/7206726399812727674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2011/08/buleting-agustus-2011.html' title='Buleting - Agustus 2011'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-7551831838514761743</id><published>2011-06-14T20:39:00.000-07:00</published><updated>2011-06-28T23:18:54.147-07:00</updated><title type='text'>Buletin Minggu - Juni 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“YESUS TERANGKAT KE SORGA”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);font-family:webdings;" &gt;Minggu - 12 Juni 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Saudara-saudara, di dunia ini banyak nikah atau keluarga yang hancur karena kehilangan kasih, suami tidak lagi mengasihi istri dengan baik demikian sebaliknya istri tidak lagi mengasihi suaminya dengan benar. Fakta telah menunjukkan bahwa apa yang dibangun oleh manusia tanpa didasari dengan firman Tuhan selalu diakhiri dengan kekecewaan. Nikah banyak yang diakhiri dengan perceraian, banyak orang rela berbuat jahat demi untuk memuaskan hawa nafsunya. Jadi apapun yang dibangun manusia kalau tidak didasari dengan firman Tuhan, maka semua akan diakhiri dengan kekecewaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk itulah Tuhan Yesus membuat kegerakan baru, yaitu kegerakan yang digerakkan atau yang dikerjakan sepenuhnya oleh Roh Kudus. Yesus sangat tahu bahwa Roh Kudus itu sangat dibutuhkan oleh semua orang, sebagai Penghibur dan sebagai Penolong yang memberi kekuatan baru. Sebab Yesus telah melihat bahwa murid-murid-Nya sendiri telah gagal percaya akan kebangkitan Tuhan Yesus. Petrus, murid yang terkenal vokal dan pemberani tidak percaya bahwa Yesus telah bangkit, apalagi Tomas yang percaya kalau sudah melihat lebih dulu, bahkan Yakobus sendiri saudara kandung dari Tuhan Yesus juga tidak percaya akan kebangkitan Tuhan Yesus. Maka setelah Yesus bangkit, Ia tahu akan kebutuhan murid-murid-Nya, maka selama empat puluha hari Ia menampakkan diri-Nya dengan maksud: supaya murid-murid itu percaya bahwa Yesus telah bangkit dan supaya murid-murid itu juga dipulihkan kepengikutannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk itulah sebelum Tuhan Yesus naik ke sorga, Ia memberi perintah dan melarang murid-murid-Nya supaya jangan meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ untuk menantikan janji Bapa, yaitu tentang babtisan Roh Kudus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Kisah Para Rasul 1 : 1 - 5)&lt;/span&gt;. Tuhan Yesus menunggu waktu yang tepat kapan Roh Kudus itu akan dicurahkan ke atas murid-murid-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan waktu yang telah ditentukan Tuhan Yesus supaya Roh Kudus dicurahkan adalah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“sepuluh hari”&lt;/span&gt; setelah Yesus terangkat ke sorga. Ini sekaligus untuk menggenapi bahwa &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;“hari Pentakosta”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; itu tepatnya pada hari yang kelimapuluh setelah Yesus bangkit dari antara orang mati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-size:130%;" &gt;HARI PENTAKOSTA&lt;/span&gt; adalah hari di mana Roh Kudus dicurahkan ke atas murid-murid, hari yang telah ditentukan sendiri oleh Allah setelah semua murid-murid itu dipulihkan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa harus demikian?&lt;/span&gt; sebab tidak mungkin Allah mencurahkan Roh Kudus-Nya kalau kepercayaan nya belum sepenuhnya kepada Allah. Orang yang bimbang, orang yang selalu kuatir atau orang yang belum percaya sepenuhnya kepada firman Tuhan, tidak akan dipenuhi oleh Roh Kudus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 1 : 12 - 14&lt;/span&gt; menjelaskan kepada kita setelah Yesus naik ke sorga, murid-murid itu kembali ke Yerusalem untuk melakukan perintah Tuhan Yesus (ayat 4), mereka pergi ke Yerusalem untuk menantikan janji Bapa tentang pencurahan Roh Kudus, mereka pergi Ke Yerusalem tanpa dibarengi dengan sungut-sungut atau perbantahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan setelah murid-murid itu kembali ke Yerusalem, mereka naik ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka semua, baik rasul-rasul maupun perempuan-perempuan dan dengan saudara-saudara Yesus, bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, tidak ada lagi penonjolan diri, tidak ada lagi ego, tidak ada lagi keragu-raguan. Yang selama ini murid-murid sering sekali kurang percaya, juga sering terjadi kesalahpahaman, penonjolan diri, mempersalahkan yang lain, menganggap diri lebih benar atau lebih besar, tetapi sekarang mereka semua telah bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama untuk menantikan janji Bapa. Inilah yang dikerjakan Yesus setelah Ia bangkit dari antara orang mati, Ia mempergunakan waktu yang empat puluh hari itu untuk memulihkan semua murid-murid itu. Dan setelah Yesus terangkat ke sorga, diantara murid-murid itu barulah terjadi kesatuan dan kesungguh-sungguhan. Mereka semua telah percaya kepada semua perkataan Yesus tentang pekerjaan-Nya selama Ia bersama-sama dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Tujuan Tuhan Yesus naik ke sorga: supaya janji Bapa digenapi, yaitu supaya Roh Kudus dicurahkan ke atas semua orang yang percaya dengan sungguh-sungguh dan kepada orang-orang yang mau mengikuti segala perintah-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 8 : 1&lt;/span&gt;  firman Tuhan mengatakan: tidak ada lagi penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Mengapa? sebab Roh Kudus telah memerdekakan kita dalam Kristus baik dari hukum dosa maupun dari hukum maut. Perlu kita ketahui bahwa tidak ada seorang pun yang bisa melepaskan dirinya sendiri dari dosa pikiran, dosa dalam hati, dosa percabulan, dll, sebab dosa itu sifatnya mengikat sampai mendatangkan maut. Tetapi jika kita sudah dipenuhi oleh Roh Kudus, maka Roh Kudus itu sendiri yang akan memerdekakan kita dan melepaskan kita dari ikatan dosa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;KAIN&lt;/span&gt; = contoh orang yang diperingatkan oleh Allah supaya ia jangan sampai jatuh ke dalam dosa. Ketika hatinya masih panas dan mukanya muram, Allah sudah berfirman supaya dosa itu jangan sampai berkuasa atas dirinya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Kejadian 4 : 6 - 7)&lt;/span&gt;. Tetapi Kain tidak memperhatikan firman Allah, ia tidak mau tahu bahwa dosa itu mengintip di depan pintu, ia tetap dalam rencanya membunuh adiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Sifat orang berdosa:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;- hatinya panas,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ia tidak bisa menguasai hatinya sendiri, suka menyimpan dosa, suka menyimpan kesalahan orang lain, sehingga timbul dendam. Kain, karena hatinya panas maka timbul keinginan dalam hatinya untuk membunuh adiknya sendiri. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 12 : 15&lt;/span&gt; sikap yang harus kita lakukan supaya jangan sampai tumbuh akar yang pahit &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;(= hati panas karena menyimpan dosa)&lt;/span&gt;: jangan menjauhkan diri dari kasih karunia Allah. Artinya: jangan menjauhkan diri dari ibadah dan penggembalaan yang benar, tetapi tetaplah perhatikan firman Tuhan dan lakukan dengan sungguh-sungguh maka firman Tuhan akan memberi kekuatan dan akan membuang segala sifat yang bertentangan dengan kehendak Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- mukanya muram,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; akibat kalau hati tetap panas maka akan nampak dari muka atau wajah yang muram, wajah yang tidak berseri-seri sebab tidak sanggup lagi melihat orang yang bersalah kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu Tuhan tahu apa yang paling kita butuhkan, Ia mau mencurahkan Roh Kudus-Nya supaya Roh Kudus itu memerdekakan kita baik dari kutuk dosa maupun dari kutuk maut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Roma 8 : 2).&lt;/span&gt; Roh Kudus itu punya peranan penting dalam perjalanan kerohanian kita: Roh Kudus itu mau memberikan kuasa yang besar supaya kita mampu menolak segala bentuk dosa yang ditawarkan iblis. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 8 : 13&lt;/span&gt; setelah kita dimerdekakan oleh Roh Kudus maka oleh Roh itu kita akan mematikan segala perbuatan tubuh yang berdosa, kita akan dijadikan sebagai anak-anak Allah, yang dipimpin oleh Roh Allah (ayat 14).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Karena itu kalau Roh Kudus sudah dicurahkan ke dalam hidup kita, maka ada tiga (3) hal yang akan dikerjakan oleh Roh Kudus itu dalam hidup kita:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt; &lt;span style=" color: rgb(102, 102, 204);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;1. Roh Kudus itu akan melepaskan kita dari perbudakan dosa (Roma 8 : 14 - 15).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(102, 102, 204);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; 2. Roh Kudus itu akan menjadikan kita sebagai anak-anak Allah yang telah dimeteraikan oleh &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(102, 102, 204);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;     Roh Kudus (Efesus 1 : 13 - 14)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=" color: rgb(102, 102, 204);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; 3. Roh Kudus itu akan menyatukan kita, yang satu dengan yang lain menjadi satu di dalam tubuh Kristus (1 Korintus 12 : 13).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita sudah dipimpin Roh Kudus, maka kita tidak lagi menerima roh perbudakan yang membuat takut melainkan Roh Kudus itu akan memberi kekuatan supaya kita bisa melakukan seluruh kehendak Allah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-style: italic; font-weight: bold; font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;“PEKERJAAN ROH KUDUS”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-style: italic; font-weight: bold; font-family:webdings;" &gt;Minggu - 19 Juni 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Saudara-saudara, Roh Kudus itu berkuasa melepaskan kita dari perbudakan dosa, melepaskan kita dari hukum dosa maupun dari hukum maut. Bahkan Roh Kudus itu juga berperanan penting untuk menjadikan kita sebagai anak-anak Allah, untuk menyatukan kita dengan Kristus. Sebagai jemaat Tuhan, tidak cukup kalau hanya percaya saja, tidak cukup hanya diselamatkan saja, tetapi Tuhan Allah juga mau menyatukan kita dengan diri-Nya, yaitu menjadi tubuh Kristus yang telah dikuduskan dan disempurnakan. Kesiapan gereja Tuhan diakhir zaman ini tidak cukup hanya percaya begitu saja, tetapi kita harus berhasil menjadi jemaat yang tidak bernoda dan tidak bercela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);font-size:130%;" &gt;Yang dimaksud "TIDAK BERCELA" adalah: tidak lagi terdapat kesalahan dalam dirinya, tidak ada noda,  tetapi seluruh hidupnya benar-benar sudah dikuasai  dan dipimpin sepenuhnya oleh Roh Kudus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka dari itu tanpa Roh Kudus, tidak ada kemerdekaan dari dosa maupun dari maut, tanpa Roh Kudus tidak ada seorang pun yang bisa melepaskan dirinya dari perbudakan dosa. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Korintus 3 : 17 &lt;/span&gt;firman Tuhan mengatakan bahwa dengan tegas: Tuhan itu adalah Roh, dan &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;di mana ada Roh Tuhan maka di situ akan ada kemerdekaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Kalau kita sudah dimerdekakan dari dosa, maka seluruh hidup kita akan dipimpin dan dikuasai oleh Roh Kudus yang membawa kita menjadi milik kepunyaan Tuhan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebaliknya setiap orang &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;yang tidak dipenuhi Roh Kudus&lt;/span&gt;, ia belum dimerdekakan dari dosa dan dari maut, dosa masih menjadi tuan dalam hidupnya, sebab dosa itu akan memperbudak hidupnya sehingga tidak ada hari tanpa berbuat dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu perlu kita ketahui, bahwa semua hari raya yang dikerjakan atau yang dirayakan oleh bangsa Israel adalah bayangan dari apa yang akan dikerjakan oleh Yesus. Mulai dari: &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;hari raya Paskah, hari raya Roti tidak beragi, hari raya buah bungaran, Hari raya tujuh minggu yang dirayakan tepatnya pada hari yang kelima puluh, hari raya peniupan sangkakala, hari raya pendamaian dan hari raya pondok daun/pengumpulan segala hasil,&lt;/span&gt; semua ini menunjuk kepada pekerjaan Kristus ketika Ia menjadi manusia &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Kolose 2 : 16)&lt;/span&gt;. Semua hari raya ini telah di genapi satu persatu dan yang belum digenapi hanyalah hari raya pondok daun. &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Hari Raya Pondok Daun ini berbicara hari kedatangan Tuhan Yesus Kristus yang kedua kali sebagai Mempelai Pria Sorga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Sama seperti hari raya pondok daun semua hasil dikumpulkan dan dibawa ke dalam lumbung, demikian juga ketika Tuhan Yesus datang kedua kalinya Ia akan mengumpulkan semua orang percaya, yaitu yang hidupnya sesuai dengan firman Tuhan dan yang berkenan kepada-Nya. Khususnya Ia akan datang sebagai Mempelai Pria Sorga untuk mengangkat gereja-Nya yang telah siap sedia, dikumpulkan untuk masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu kalau kita lihat firman Tuhan khususnya dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 10 : 1 - 13&lt;/span&gt; perjalanan bangsa Israel menuju tanah Kanaan merupakan contoh perjalanan gereja Tuhan di akhir zaman menuju sorga. Firman Tuhan mengangkat Israel itu sebagai suatu peringatan untuk memperingatkan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Karena itu kalau kita lihat perjalanan bangsa Israel menuju tanah Kanaan:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      - kalau Saudara ingin berhasil masuk ke dalam kerajaan sorga, rindu berhasil bertemu muka dengan muka dengan Kristus sudah ada contoh yang patut kita teladani, yaitu Kaleb dan Yosua: tetap setia mengikuti firman Allah dan melakukan segala perintah-Nya dengan taat. Firman Tuhan sudah menunjukkan apa yang harus kita kerjakan dan lakukan dalam mengikuti perjalanan menuju sorga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      - demikian juga kalau Saudara tidak mau berhasil masuk ke dalam kerajaan sorga, firman Tuhan juga sudah menunjukkan contoh-contoh yang gagal masuk ke tanah Kanaan. Orang-orang yang tidak berhasil masuk ke dalam kerajaan sorga adalah mereka yang selalu menginginkan hal-hal yang jahat, yang menjadi penyembah-penyembah berhala, yang melakukan percabulan, yang mencobai Tuhan Allah dan yang suka bersungut-sungut. Semua hal-hal jahat yang telah dilakukan oleh bangsa Israel ini harus kita jauhkan dari hidup kita, jangan sampai meniru cara hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Saudara-saudara, kalau kita lihat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Imamat 23 : 15 - 18&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan: pada hari raya tujuh minggu tepatnya sesudah Sabat yang ketujuh sesudah dihitung lima puluh hari mereka harus mempersembahkan korban sajian yang baru. Korban sajian yang baru ini menunjuk kepada hidup yang sudah mengalami tanda pembaharuan. Hidup yang sudah dibaharui inilah yang bisa dipersembahkan kepada Allah sebagai persembahan yang bisa menyenang kan hati Tuhan. Sebab jika hidup kita sudah dibaharui, maka Tuhan akan memelihara hidup kita, Ia akan peduli akan segala kebutuhan kita, bahkan Ia juga akan selalu siap sedia ketika kita perlukan. Hidup yang sudah dibaharui ini akan menyenangkan hati Tuhan, tahu mengucap syukur dan mau melayani Tuhan dengan setia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Imamat 23 : 17&lt;/span&gt; membawa dua buah roti unjukan yang dibuat dari dua persepuluh efa tepung yang terbaik dan yang dibakar sesudah dicampur dengan ragi sebagai hulu hasil bagi Tuhan. Dua buah roti unjukan menunjuk kepada orang Israel dan orang kafir, yang sama-sama dibakar untuk dipersembahkan kepada Allah, baik orang Israel maupun orang kafir bisa menjadi umat Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita lihat firman Tuhan, biasanya Tuhan Allah tidak suka dengan yang namanya ragi, setiap ragi itu biasanya harus disingkirkan dan tidak boleh dicampur dengan roti sajian. Misalnya dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 5 : 7 - 8&lt;/span&gt; kalau kita rindu menjadi adonan yang baru, maka firman Tuhan memerintahkan supaya kita membuang ragi yang lama dan ragi keburukan yaitu segala bentuk kejahatan. Tetapi khusus pada hari raya kelima puluh, roti itu boleh dicampur dengan ragi. Maka dua buah roti unjukan yang telah dicampur dengan ragi itu selanjutnya harus dibakar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ini menunjuk kepada Hari Pentakosta yaitu hari yang kelimah puluh, hari di mana Roh Kudus dicurahkan ke atas orang-orang yang percaya kepada Yesus. Pada hari Pentakosta, yaitu saat Roh Kudus dicurahkan segala sifat dan karakter, segala dosa itu dibakar oleh Roh Kudus supaya kita layak menjadi adonan yang baru bagi Allah. Dua roti unjukan yang telah dicampur dengan ragi itu dibakar, ini menunjuk segala dosa itu telah dibakar oleh Roh Kudus, segala sifat dan karakter yang tidak berkenan kepada Allah itu akan dimatikan oleh Roh Kudus. Setelah semua dosa itu dibakar oleh Roh Kudus barulah kita bisa layak disebut sebagai umat Allah, kita menjadi orang-orang yang berkenan kepada Allah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat kapan orang Israel dan orang kafir itu disatukan menjadi satu dalam tubuh Kristus? yaitu saat Yesus mati di kayu salib, sebab lewat kematian Yesus Kristus sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dan oleh kematian Yesus Kristus di kayu salib Ia telah mencipta kan kita baik orang Israel maupun orang kafir menjadi satu manusia baru di dalam Kristus sehingga terjadilah damai sejahtera &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Efesus 2 : 15)&lt;/span&gt;. Artinya tidak ada lagi perbedaan, tidak ada lagi batasan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 2 : 17 - 19&lt;/span&gt; firman Tuhan sudah menjelaskan bahwa kedatangan Tuhan Yesus yang pertama adalah untuk memberitakan damai sejahtera baik kepada mereka yang jauh&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; (=orang kafir)&lt;/span&gt; maupun kepada mereka yang dekat &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(=orang Israel).&lt;/span&gt; Sebab oleh Kristus Yesus kedua belah pihak telah menjadi satu Roh supaya sama-sama beroleh jalan masuk kepada Bapa, bahkan akan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;disatukan menjadi satu di dalam tubuh Kristus.&lt;/span&gt; Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 12 : 13 - 14&lt;/span&gt; menjelaskan kita semua, baik orang Yahudi maupun orang Yunani, baik budak maupun orang merdeka bisa menjadi satu setelah dibabtis menjadi satu tubuh. Jadi Roh Kudus itu berperanan untuk menyatukan kita dalam Kristus. Jadi setiap orang yang hidupnya sudah dipimpin dan dikuasai oleh Roh Kudus, ia akan menjadi milik ALlah, ia akan disebut sebagai anak-anak Allah dan yang akan dipersiapkan menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Haleluya....!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“PEKERJAAN ROH KUDUS”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Minggu - 26 Juni 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Saudara-saudara, tidak ada seorang pun yang bisa melepaskan dirinya dari hukum dosa maupun dari hukum maut, tidak ada seorang pun yang bisa mengubah cara hidupnya dari sifat dan karakternya yang lama, tidak ada seorang pun yang bisa melepaskan dirinya dari ikatan adat istiadat atau tradisi-tradisi nenek moyang. Agama apapun di dunia ini, bahkan agama yang terbaik sekalipun tidak akan mampu mengubah cara hidup manusia dan tidak ada yang mampu melepaskan dirinya dari ikatan dosa ataupun maut. Sekalipun adat istiadat itu baik tetapi tetap saja tidak ada kuasanya melepaskan manusia dari dosa-dosanya. Justru sebaliknya adat istiadat itu akan membawa orang jauh dari kebenaran firman Tuhan sebab mereka yang memelihara adat istiadat itu akan lebih mementingkan adatnya dari pada firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 5 : 19 - 21&lt;/span&gt; dengan tegas mengatakan bahwa setiap orang yang tetap hidup menurut daging, tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Allah, dengan kata lain tidak layak masuk ke dalam kerajaan sorga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa firman Tuhan begitu tegas kepada jemaat di Galatia ini? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sebab jemaat di Galatia ini adalah jemaat dengan latar belakang kafir, yaitu orang-orang yang mempunyai latar belakang yang tidak benar, selalu menuruti keinginan dagingnya, seperti: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan dan pesta pora.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Semua perbuatan daging ini sangat bertentangan dengan kehendak Allah, membuat manusia tidak berkenan kepada Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk itulah Allah mau mencurahkan Roh Kudus-Nya sebab Ia tahu bahwa tidak ada seorang pun yang bisa melepaskan manusia dari kutuk dosa maupun dari kutuk maut. Tetapi Allah mencurah kan Roh Kudus-Nya tidak kepada semua orang dan tidak kepada sembarang orang, Roh Kudus itu dicurahkan hanya ke atas orang-orang yang telah percaya kepada Yesus dan yang mau bertekun dengan sehati dalam doa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 5 : 16 - 17&lt;/span&gt; firman Tuhan menghimbau supaya kita hidup oleh Roh Kudus, sebab jika kita sudah hidup menurut Roh maka kita tidak lagi menuruti keinginan daging. Jika kita sudah hidup oleh Roh maka Roh itu akan memberi kekuatan bahkan kuasa supaya kita bisa mengalahkan segala keinginan daging. Bahkan jika kita sudah hidup menurut Roh maka kita tidak hidup lagi di bawah hukum Taurat. Walaupun keinginan daging itu selalu berlawanan dengan keinginan Roh, Roh Kudus itu akan memberi kekuatan supaya kita menang terhadap keinginan daging kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Perempuan Samaria&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, contoh orang yang telah dibebaskan dari segala ikatan kuasa dosa. Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 4 : 23&lt;/span&gt; kepada perempuan Samaria itu Yesus mengatakan bahwa penyembahan yang benar dan yang dikehendaki Allah adalah yang menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran, yaitu penyembahan yang diurapi oleh Roh Kudus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyembahan itu tidak boleh rutinitas saja, tidak boleh hanya kebiasaan saja, sebab kalau menyembah Bapa hanya kebiasaan saja maka penyembahan itu tidak akan bisa menyenangkan hati Allah. Penyembahan yang benar harus disertai dengan sikap hidup yang benar, yaitu hidup yang sudah mengalami tanda pembaharuan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Maka Yesus mengoreksi penyembahan perempuan Samaria yang selalu datang ke atas gunung. Mengapa Yesus mengoreksi penyembahan perempuan Samaria tersebut?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sebab penyembahannya tidak di dasari dengan kebenaran. Menyembah Allah di atas gunung adalah penyembahan yang rutinitas saja sebab ia  menyembah yang tidak dikenalnya. Jadi kalau ada orang menyembah hanya sebagai rutinitas saja, maka penyembahannya tidak akan berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 4 : 24&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan: Allah itu adalah Roh, jadi setiap orang yang ingin menyembah Allah dengan benar harus menyembah-Nya dalam Roh dan Kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu sebabnya pada hari Pentakosta, Allah mencurah kan Roh Kudus-Nya ke atas orang-orang percaya setelah mereka semua bertekun bersama-sama dalam doa. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 2 : 5 - 13&lt;/span&gt; menceritakan pada saat Roh Kudus dicurahkan, pada saat itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa. Mereka ini adalah orang-orang Yahudi yang saleh, yang dengan sengaja datang ke Yerusalem setiap tahun untuk merayakan Hari Raya Pentakosta. Setelah mereka bertekun bersama-sama dalam doa, tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras memenuhi seluruh rumah, tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada saat itulah Roh Kudus dicurahkan ke atas mereka sebagai tanda babtisan Roh Kudus yang pertama. Ketika Roh Kudus itu dicurahkan, murid-murid itupun bisa berkata-kata dalam bahasa-bahasa mereka, padahal mereka adalah orang-orang biasa, bukan orang terpelajar, pekerjaannyapun hanya sebagai penjala ikan saja. Tetapi setelah Roh Kudus itu dicurahkan ke atas mereka, maka Roh Kudus itu bekerja dengan dahsyat sehingga mereka semua bisa berkata-kata dalam bahasa-bahasa yang baru.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Roh Kudus itu bekerja mengubah cara hidup rasul-rasul, dari orang biasa menjadi orang yang luar biasa, dari penjala ikan menjadi orang yang berani memberitakan Injil tentang keselamatan. Roh Kudus itu bekerja dengan luar biasa mengubah cara hidup mereka, bahkan Roh Kudus itu juga bekerja dengan dahsyat memakai mereka berkata-kata dalam bahasa-bahasa yang baru. Sehingga banyak orang tercengang-cengang menyaksikan perbuatan Allah yang sangat luar biasa dan sangat ajaib.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga jika kita sudah dibabtis dan dipenuhi dengan Roh Kudus, Roh Kudus itu akan bekerja di dalam hidup kita untuk mengubah sikap ataupun cara-cara hidup supaya berkenan kepada Allah.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Roma 8 : 14&lt;/span&gt; jika kita dipimpin Roh Kudus maka kita akan disebut sebagai anak-anak Allah yang telah dimerdekakan dari hukum dosa maupun dari hukum maut. Roh Kudus itu diberikan supaya kita tidak menjadi takut lagi, kita akan menjadi jemaat yang hidup dalam kebenaran, yang taat dan dengar-dengaran akan firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Takut&lt;/span&gt; = suatu sikap yang dimiliki oleh orang-orang yang tidak hidup dalam pimpinan Roh Kudus, suatu sikap yang sering sekali membuat orang sehingga tidak percaya kepada firman Tuhan maupun kepada Tuhan sendiri. Memang dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Korintus 3 : 1 - 5&lt;/span&gt; firman Tuhan sudah menjelaskan bahwa pada hari-hari terakhir akan terjadi masa yang sukar, masa yang membuat manusia lebih mencintai dirinya sendiri dari pada mencintai kebenaran, tidak mau menjadi hamba kebenaran tetapi menjadi hamba uang. Bahkan akibat masa yang sukar itu akan membuat manusia tidak tahu berterimakasih kepada Allah dan tidak lagi mempedulikan agama. Secara lahiriah mereka memang masih beribadah kepada Allah, masih memuji Tuhan, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya artinya tidak percaya lagi kepada Tuhan maupun kepada firman-Nya. Kalau orang sudah tidak lagi percaya kepada firman Tuhan, maka sebesar apapun janji Allah mereka tidak percaya lagi. Maka dengan tegas firman Tuhan mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Jauhilah mereka itu!” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa firman Tuhan berkata demikian?&lt;/span&gt; sebab perbuatan-perbuatan seperti inilah yang membuat manusia menjadi takut bahkan menjadi sulit percaya kepada firman Tuhan. Tetapi setiap orang yang hidup oleh Roh, maka Roh itu akan memberi kekuatan bahkan kuasa untuk mengalahkan segala ketakutan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-7551831838514761743?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/7551831838514761743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=7551831838514761743' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/7551831838514761743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/7551831838514761743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2011/06/buletin-minggu-juni-2011.html' title='Buletin Minggu - Juni 2011'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-3749790655043972553</id><published>2011-05-02T18:19:00.000-07:00</published><updated>2011-05-31T19:41:03.116-07:00</updated><title type='text'>M e i   2011</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(204, 0, 0);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“KEMATIAN &amp;amp; KEBANGKITAN KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Minggu - 01 Mei 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji Tuhan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita patut bersyukur kepada Tuhan kita Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, Ia yang telah bangkit mengalahkan maut supaya kita beroleh kehidupan yang lebih baik. Kematian dan kebangkitan-Nya menjadi berkat yang paling besar bagi dunia. Kuasa kematian dan kebangkitan Yesus itu sejalan untuk menyelamatkan kita dari dosa dan maut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini kita mengingat kembali akan hari kebangkitan Tuhan Yesus Kristus dari antara orang mati. Hari Minggu adalah hari kemenangan bagi kita semua, sebab Yesus bangkit tepatnya pada hari pertama minggu itu. Setelah Yesus dijatuhi hukuman mati di atas kayu salib, Ia mati dan dikuburkan tetapi pada hari yang ketiga Ia bangkit kembali.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kolose 2 : 16 - 17 &lt;/span&gt;firman Tuhan menjelaskan kepada kita bahwa mengenai makanan, minumam, hari raya, bulan baru ataupun sabad adalah menggambarkan Kristus, yaitu untuk menyatakan pekerjaan Kristus. Hari raya yang dirayakan dalam perjanjian Lama adalah bayangan dari pekerjaan Kristus dalam tanda kematian-Nya di kayu salib. Untuk itulah Kristus harus mati di kayu salib supaya rahasia-rahasia yang ada di dalam Perjanjian Lama itu dibukakan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kolose 1 : 26&lt;/span&gt; Kristuslah yang bisa membukakan segala rahasia firman Tuhan yang telah dinubuatkan dalam perjanjian Lama tersebut, yaitu rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad dan dari turunan ke turunan. Dan rahasia firman Tuhan ini dibukakan khusus hanya kepada orang-orang kudus saja, yaitu yang sudah mengalami tanda korban Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Imamat 23 : 4 - 8&lt;/span&gt; Firman Tuhan telah menubuatkan tentang kebangkitan Tuhan Yesus dari antara orang mati. Setelah merayakan Paskah, selanjutnya hari raya yang harus dirayakan adalah &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Hari Raya Roti Tidak Beragi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Maksudnya setelah makan korban Paskah selanjutnya yang harus dikonsumsi adalah roti yang tidak beragi, tujuh hari lamanya harus makan roti yang tidak beragi kemudian pada hari yang ketujuh haruslah ada pertemuan kudus dan tidak boleh melakukan sesuatu pekerjaan berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;PASKAH&lt;/span&gt; = adalah berbicara hari kematian Tuhan Yesus Kristus di kayu salib.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Hari Raya Roti Tidak Beragi&lt;/span&gt; = menunjuk kepada Hari Kebangkitan Tuhan Yesus dari antara orang mati. Kristus itu adalah roti yang tidak beragi, roti yang bisa memberi kuasa yang besar bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 6 : 50 - 51&lt;/span&gt; Yesus mengatakan: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;“Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga”&lt;/span&gt; ROTI yang dimaksud adalah daging-Nya sendiri yang diberikan untuk hidup dunia sebagai korban penebus dosa dan sebagai korban untuk memperdamaikan kita dengan Allah. Maka setiap orang yang memakannya akan hidup selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi bagi kita sekarang, yang dimaksud dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ROTI HIDUP&lt;/span&gt; itu ialah firman Tuhan yang sanggup memberi kehidupan kepada semua orang yang percaya kepada-Nya, Yesus itu adalah firman Allah yang telah menjadi manusia untuk mewujudkan semua rencana-Nya. Sebagai jemaat Tuhan, kita harus mengkonsumsi firman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang ini, gereja Tuhan sudah seharusnya berada dalam suasana pesta, yaitu menikmati firman Tuhan sebagai roti yang bisa memberi kehidupan. Hal ini bisa kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 5 : 7 - 8&lt;/span&gt; setelah kita menerima korban Paskah firman Tuhan menghimbau: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;“Marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berpesta yang dimaksud adalah menikmati firman Tuhan yang bisa memberi sukacita yang besar. Sebab setelah kita menerima korban Kristus yang telah menebus dan memperdamaikan dengan Allah, kita harus hidup dalam firman Tuhan. Yang harus kita lakukan: membuang ragi yang lama, yaitu segala sikap dan perbuatan yang buruk maupun segala bentuk kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa harus demikian?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sebab ragi itu adalah berbicara pekerjaan dosa yang bisa merusak hidup manusia. Ragi yang lama dan ragi keburukan ini menjadi penghalang bagi seseorang untuk menerima korban Paskah. Dan kalau tetap hidup dengan ragi yang lama, firman Tuhan tidak akan bisa tinggal di dalam hidupnya. Maka Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 15 : 26 - 27&lt;/span&gt; menjelaskan bahwa kematian Tuhan Yesus di kayu salib adalah untuk menantang dan membinasakan maut, supaya oleh kebangkitan-Nya kita beroleh persekutuan dalam kebangkitan Kristus.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 12 : 16 - 20&lt;/span&gt; kita bisa melihat pelaksanaan perayaan Paskah yang pertama itu dilanjutkan dengan merayakan hari raya roti yang tidak beragi. Selama tujuh hari tidak boleh ada ragi di dalam rumah, sebab setiap orang yang makan sesuatu yang beragi, orang itu harus dilenyapkan dari antara jemaah Israel. Inilah yang dimaksud dalam&lt;span style="font-style: italic;"&gt; 1 Korintus 5 : 7 - 8&lt;/span&gt; tadi, supaya bisa berpesta dan menjadi adonan yang baru kita harus membuang ragi yang lama, yaitu ragi keburukan dan kejahatan. Orang Kristen yang benar tidak cukup hanya menerima korban Paskah saja, kita juga harus mengkonsumsi firman Tuhan, menerima firman Tuhan dengan hati yang tulus dan bersih. Sebab kalau tidak mau menerima firman Tuhan maka korban Paskah itu tidak ada artinya, kalau tidak menerima firman Tuhan, tidak akan bisa menghargai korban Kristus yang telah mati sebagai korban penghapus dosa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara, kalau gereja Tuhan itu tidak mau meninggalkan cara hidup yang lama, tidak mungkin bisa masuk ke dalam suasana pesta. Atau dengan kata lain: tidak mungkin mengalami kuasa kebangkitan Kristus. Sebab suasana pesta bisa dialami kalau gereja Tuhan itu punya cara hidup yang benar dan berkenan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Proses kematian Tuhan Yesus: kaki dan tangan-Nya di paku, kepala-Nya dimahkotai dengan duri sehingga mengeluarkan darah, kemudian setelah Ia mati, lambung-Nya ditikam sehingga mengeluarkan air. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau darah-Nya yang mengalir baik lewat kepala, kaki dan tangan-Nya itu untuk menebus bangsa Israel sebagai bangsa pilihan. Darah-Nya yang menetes untuk menunjukkan kasih-Nya kepada bangsa Israel. Sedangkan air yang keluar dari lambung-Nya itu untuk gereja Tuhan yang berasal dari bangsa kafir. Air yang keluar dari lambung Yesus itu berfungsi untuk melahirkan gereja Tuhan yang berasal dari bangsa kafir supaya sama-sama dikuduskan dan dibentuk menjadi sidang mempelai perempuan Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Yohanes 5 : 6 - 10&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- di sorga ada tiga kesaksian: Bapa, Firman dan Roh Kudus, dan ketiganya adalah satu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; - di bumi, juga ada tiga kesaksian: Roh, air dan darah, dan ketiganya juga adalah satu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gereja Tuhan supaya diakui sebagai umat Tuhan yang layak disebut sebagai umat kepunyaan Allah dan masuk ke dalam kerajaan sorga harus memiliki tiga tanda, yaitu Roh, air dan darah. Tiga tanda inilah menunjukkan kepada Allah bahwa kita adalah umat-Nya yang telah ditebus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Artinya:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;- kita harus hidup dalam pimpinan/dalam kuasa Roh Kudus, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt; - kita harus hidup dalam kebenaran firman Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt; - kita harus tetap menjunjung tinggi korban Kristus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka Paulus sebagai rasul Kritus, yang dikehendaki ialah mengenal kuasa kebangkitan Kristus dan persekutuan dalam penderitaan-Nya. Keyakinan rasul Paulus: ia akan menjadi serupa dengan Kristus dan akan beroleh kebangkitan dari antara orang mati &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Filipi 3 : 10 - 11).&lt;/span&gt; Apa yang menjadi kerinduan Paulus ini juga harus menjadi kerinduan kita supaya kita juga menjadi serupa dengan Kristus dan layak beroleh kebangkitan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;“KEMATIAN &amp;amp; KEBANGKITAN KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;Minggu - 08 Mei 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Sebagaimana telah kita lihat pada Minggu yang lalu sebelum keluar dari Mesir, terlebih dahulu bangsa Israel harus mengadakan Paskah sebagai langkah untuk menghukum Mesir dengan tulah kesepuluh, yaitu kematian anak sulung. Paskah bagi bangsa Israel sebagai tanda awal kelepasan dari perbudakan Mesir untuk selanjutnya dibawa ke tanah Kanaan, tanah yang telah dijanjikan Allah kepada mereka. Sebaliknya bagi bangsa Mesir lewat Paskah mereka dihukum dengan tulah yang begitu hebat, semua mengalami kematian anak sulung sehingga tidak ada alasan lagi untuk menahan bangsa Israel di Mesir. Oleh Paskah yang pertama itu bangsa Israel berjalan keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan sebagai tanah perjanjian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan setelah mengadakan Paskah, pada hari yang kelima belas setelah Paskah bangsa Israel mengada kan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Hari Raya Roti Yang Tidak Beragi”&lt;/span&gt; bagi Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Imamat 23 : 6 - 8; Keluaran 12 : 17 &lt;/span&gt;firman Tuhan membuat suatu ketetapan untuk selama-lamanya: Paskah dan Hari Raya makan roti yang tidak beragi harus dirayakan turun temurun. Korban Paskah itu akan berguna kalau dilanjutkan dengan makan roti yang tidak beragi, tetapi sebaliknya kalau Paskah itu tidak dilanjutkan dengan makan roti yang tidak beragi maka korban Paskah itu tidak akan ada gunanya. Maka bangsa Israel tidak akan pernah bisa keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lamanya memakan roti yang tidak beragi: tujuh hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;Angka &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;“tujuh hari”&lt;/span&gt; = menunjuk perjalanan gereja &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;“setiap hari”&lt;/span&gt; harus memelihara kesucian hidup.&lt;br /&gt;Angka tujuh ini juga menunjuk &lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;perjalanan gereja Tuhan&lt;/span&gt; menuju kekudusan dan kesempurnaan menjadi sidang mempelai perempuan Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka sebagai jemaat Tuhan setelah menerima korban Kristus sebagai korban Paskah, selanjutnya kita harus mengkonsumsi firman Tuhan, yaitu membuat firman Tuhan itu sebagai kebutuhan supaya rohani kita hirup. Inilah yang dimaksud dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 5 : 7 - 8&lt;/span&gt; kita berpesta bukan dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yg tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran. Setelah menerima korban Kristus, kita dihimbau supaya berpesta, tetapi pesta yang dimaksud adalah menerima firman Tuhan, berpesta untuk menikmati kasih Kristus yang rela mati di kayu salib. Kematian-Nya adalah untuk menebus dan memperdamaikan kita dengan Bapa di sorga. Maka segala ragi keburukan, ragi kejahatan harus dibuang dari hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Filipi 3 : 10 - 11&lt;/span&gt; kerinduan Paulus setelah mengenal Kristus:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;- mengenal kuasa kebangkitan Kristus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; - mengenal persekutuan dalam penderitaan-Nya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; - supaya beroleh kebangkitan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka setelah rasul Paulus berhasil mengenal Kristus dalam kuasa kematian dan kebangkitan-Nya, Paulus rela melepaskan semua kebanggaan nya, kepintarannya, kehebatannya, dan ia juga menganggap semua yang ada di dalam dunia ini sebagai sampah. Ia membuat pengenalan akan Kristus lebih utama dari semua yang ada di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 15 : 23&lt;/span&gt; dalam kuasa kematian dan kebangkitan Kristus urutannya:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;1. KRISTUS sebagai buah sulung, yang telah mati tetapi yang pertama bangkit dari antara orang mati untuk mengalahkan maut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;2. Setiap ORANG YANG PERCAYA, yaitu yang telah mengalami kuasa kematian dan kebangkitan Kristus menjadi milik Kristus pada waktu kedatangan-Nya yang kedua kali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah yang telah dikatakan Yesus sebelum Ia mati di kayu salib: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 0);"&gt;“sebab Yesus hidup maka kita pun akan hidup”&lt;/span&gt; yaitu hidup oleh iman di dalam darah Kristus dan di dalam kuasa kebangkitan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Yang disebut sebagai orang Kristen yang benar setelah menerima korban Kristus ada tanda yang akan dimiliki, yaitu:&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;- ada penderitaan Kristus yang akan kita alami tetapi bukan karena dosa&lt;br /&gt;   dan bukan pula karena kesalahan kita, melainkan karena melakukan&lt;br /&gt;   kebenaran firman Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menahan diri supaya tidak terlanjur berbuat dosa pasti ada penderitaan yang akan dialami, sebab biasanya bagi daging dosa itu enak tetapi setelah menerima firman Tuhan keinginan daging itu harus dimatikan, jadi benar-benar mengalami penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 102, 0);"&gt;      - mengalami kuasa kebangkitan, yaitu diberi kuasa supaya mampu hidup&lt;br /&gt;   dalam kebenaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sama seperti Kristus telah bangkit dan mengalahkan maut demikian juga jika kita sudah mengalami kuasa kebangkitan Kristus, maka kita juga akan memiliki kuasa supaya mampu mengalahkan dosa dan segala pekerjaan iblis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sama seperti yang telah dikatakan oleh Yesus dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 11 : 29 - 30&lt;/span&gt; datang kepada Yesus Kristus akan diberi&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt; “kuk atau beban”&lt;/span&gt; tetapi kuk yang diberi Tuhan ini enak, kita pasti bisa melakukannya, kita pasti bisa menanggungnya.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Mengapa?&lt;/span&gt; sebab Yesus pemberi kuk itu akan memberi kelegaan, Ia yang memberi kuk tetapi Ia juga akan memberi kelegaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu sebagai jemaat Tuhan, tidak ada alasan bagi kita untuk menolak penderitaan, tidak ada alasan tidak mampu menanggung kuk yang diberi Tuhan. Kalau kita mau melakukan firman Tuhan dengan sungguh-sungguh, maka kita pasti bisa menanggungnya dengan baik sebab Kristus Yesus tidak akan tinggal diam, Ia akan memberi kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Saudara-saudara, nubuat tentang kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus sudah dikatakan oleh Yesus sendiri, baik kepada murid-murid-Nya, kepada orang banyak maupun kepada orang-orang Farisi ataupun ahli-ahli Taurat. Yaitu ketika Yesus mengatakan: “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali” (Yohanes 2 : 19). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yesus sendiri telah memberitahukan proses tentang kematian dan kebangkitan-Nya, Ia mati tetapi pada hari yang ketiga Ia bangkit kembali. Jadi ketika Yesus mengatakan demikian, sebenarnya Ia telah memberi tahukan pekerjaan yang akan dilakukan-Nya dalam kuasa kematian dan kebangkitan-Nya. Yesus mati tetapi pada hari yang ketiga Ia bangkit kembali adalah sebagai kegenapan firman Tuhan demi terbangunnya Bait Allah yang kudus, yaitu tubuh Kristus. Maka sebagai jemaat Tuhan, kita harus tetap mengingat bahwa kematian Kristus di kayu salib adalah untuk mengerjakan penebusan dan untuk mengadakan pendamaian kepada Allah. Supaya kita yang dahulu telah berdosa diberi tanda kelepasan, supaya kita yang dahulu berada di dalam maut diberi kehidupan di dalam Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dunia memang tidak bisa mengerti kuasa kematian dan kebangkitan Kristus tersebut, sama seperti orang-orang Yahudi menantang Yesus dan meminta tanda, demikianlah setiap orang yang tidak hidup dalam kebenaran tidak akan mengerti akan pekerjaan Kristus ini. Mereka menganggap pemberitaan tentang kematian Yesus itu hanya sebagai cerita biasa saja, bahkan menganggap kebangkitan Yesus itu hanya sebagai dongeng saja. Kalau tetap tidak mengalami kuasa kematian dan kebangkitan Kristus, maka sudah jelas mereka tidak akan pernah terbentuk menjadi tubuh Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi kita, kematian dan kebangkitan Kristus itu membawa berkat yang sangat besar, yaitu kita diberi kesempatan dibangun menjadi &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“Bait Allah yang Kudus”&lt;/span&gt; yaitu menjadi tubuh Kristus. Karena itu kita harus mau diperbaharui dari hari ke hari, diperbaharui di dalam hati dan pikiran, jauhkan sikap seperti orang-orang Yahudi yang tidak percaya akan kuasa kematian dan kebangkitan kristus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yesaya 61 : 6&lt;/span&gt; yang hidup dalam kebenaran akan disebut sebagai imam-imam Tuhan dan pelayan-pelayan Tuhan yang akan menikmati kekayaan bangsa-bangsa. Haleluya.....!!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;“KEMATIAN &amp;amp; KEBANGKITAN KRISTUS”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 255);font-family:webdings;" &gt;Minggu - 22 Mei 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Saudara-saudara, yang dijamin masuk ke dalam kerajaan sorga adalah domba, yaitu &lt;span style=";font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;yang tergembala dengan baik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dalam ibadah dan penggembalaan yang benar. Tanda sebagai domba: mendengar suara penggem-balaan dan mengikuti gembala.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai jemaat Tuhan, kita semua harus mengetahui bahwa hanya Yesus Kristus saja yang bisa melepas kan manusia dari maut, dan hanya Yesus saja yang bisa mengampuni manusia dari dosa. Hal ini sudah dikatakan firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 49 : 8 - 9 “Tidak seorang pun yang dapat membebaskan dirinya, atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya, karena &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;terlalu mahal&lt;/span&gt; harga pembebasan nyawanya, dan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;tidak memadai&lt;/span&gt; untuk selama-lamanya.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Artinya: sebanyak apapun harta yang kita berikan bahkan seandainya seisi dunia ini bisa kita berikan kepada Tuhan, itu semua tidak membebaskan kita dari maut ataupun mengampuni segala dosa kita.&lt;br /&gt;Kita bisa melihat apa yang telah terjadi setrelah Adam dan istrinya jatuh ke dalam dosa,  setelah Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa mereka menjadi telanjang sehingga mereka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mencoba menutupi ketelanjangan itu&lt;/span&gt; dengan menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. (Kejadian 3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Menyemat daun pohon ara = usaha manusia untuk menutupi ketelanjangannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi usaha mereka itu tetap tidak berguna dan sia-sia saja sebab kenyataannya mereka takut mendengar bunyi langkah Tuhan Allah yang berjalan-jalan dalam taman itu dan mereka pun menyembunyikan diri. Walaupun mereka telah berhasil menyemat daun pohon ara dan membuat cawat tetapi di mata Allah mereka tetap saja telanjang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini membuktikan bahwa segala yang dilakukan manusia untuk menutupi dosa atau pelanggaran nya dari hadapan Tuhan, tetap tidak berhasil. Apapun yang dilakukan manusia tidak bisa menutupi dosanya, bahkan apapun yang dimiliki tidak bisa dibuat sebagai tebusan nyawanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 3 : 8&lt;/span&gt; akibat dosa: mereka &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;menjadi telanjang&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;takut bertemu dengan Allah&lt;/span&gt;, dosa itu membuat manusia kehilangan kemuliaan Allah&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (Roma 3 : 23)&lt;/span&gt;. Maka untuk menutupi ketelanjangan itu, Tuhan Allah membuat pakaian dari kulit binatang. Ini adalah usaha Allah untuk menutupi dosa dan pelanggaran manusia, Allah mau supaya manusia itu kembali mempunyai hubungan dan komunikasi dengan Allah. Untuk itulah Allah sendiri yang telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Yohanes 3 : 16).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filipi 2 : 6 - 8&lt;/span&gt; harga yang bibayar Yesus untuk menyelamatkan manusia yang berdosa:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);font-family:verdana;" &gt;- mengosongkan diri-Nya sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);font-family:verdana;" &gt; - mengambil rupa seorang hamba dan menjadi sama dengan manusia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);font-family:verdana;" &gt; - merendahkan diri dan taat sampai mati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;JALAN SALIB&lt;/span&gt; = ada kerelaan menanggung banyak penderitaan dan menyangkal diri supaya bisa mengikuti kehendak Allah. Yang dilakukan Tuhan Yesus untuk mengerjakan keselamatan itu sungguh besar dan luar biasa. Lukas 9 : 23  syarat mengikut Yesus: harus menyangkal dirinya dan memikul salibnya setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi setiap orang yang mau mengikut Yesus dengan benar, ia harus menyangkal dirinya dan memikul salibnya sendiri setiap hari, setelah itu barulah boleh mengikut Yesus dari belakang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Matius 26 : 38 - 39 bukti Yesus menyangkal diri-Nya:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- Ia mau menanggung penderitaan yang berat itu walaupun harus mati di kayu salib&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; - Ia mau menaklukkan kehendak-Nya sendiri untuk melakukan kehendak Bapa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan setelah Yesus menaklukkan kehendak-Nya kepada Bapa, Ia sanggup menanggung semua penderitaan itu, walau Ia diejek, dihina, dipukul, ditinju dan disalibkan di atas kayu salib, Yesus taat sampai mati. Dengan rela Yesus mau menanggung semua penderitaan demi untuk menyelamatkan manusia dari dosa dan pelanggarannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 15 : 3&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan bahwa kematian Yesus di kayu salib itu sesuai dengan kitab suci. Kristus telah mati di kayu salib karena dosa-dosa kita, Ia telah dikuburkan dan telah dibangkit kan pada hari yang ketiga sesuai dengan kitab suci. Inilah pekerjaan yang dilakukan Kristus untuk menyelamatkan manusia dari dosa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Murid-murid: setelah Yesus mati, mereka semua tidak percaya bahwa Yesus telah bangkit dari antara orang mati. Padahal sebelum Yesus mati, sebanyak empat kali Yesus telah memberitahukan tentang kematian-Nya bahwa Ia akan ditangkap dan akan mati, tetapi pada hari yang ketiga Ia akan bangkit pula. Inipun tidak dipercayai mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari pengalaman Tuhan Yesus tersebut di atas dapat kita lihat: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;orang yang paling tenang adalah orang yang telah berhasil menaklukkan kehendaknya kepada kehendak Allah untuk melakukan seluruh kebenaran Allah.&lt;/span&gt; Sebaliknya kalau tidak berhasil menaklukkan kehendaknya kepada kehendak Allah, maka ia adalah orang yang paling rugi dan hidupnya pasti tidak akan tenang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 15 : 21 - 22&lt;/span&gt; maut datang karena satu orang manusia dan semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam. Tetapi oleh kematian Kristus di kayu salib: kebangkitan orang mati  datang karena satu orang manusia, yaitu Yesus, dan kita juga akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus. Artinya: kalau percaya akan kematian dan kebangkitan Yesus akan beroleh kemurahan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa manusia yang berdosa itu bisa beroleh kebangkitan dari antara orang mati?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena yang dikerjakan Yesus pada waktu Ia mati adalah untuk mengalahkan maut. MAUT itu adalah musuh yang terakhir, maka kematian Yesus Kristus itu adalah untuk menantang maut dan mengalahkannya. Maut dikalahkan maka kita pun beroleh hidup di dalam Kristus, dosa-dosa kita diampuni dan pelanggaran-pelanggaran kita pun tidak diperhitung kan lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Karena itu supaya kita bisa mengalami kuasa kematian dan kebangkitan Kristus, ada dua (2) hal yang perlu kita perhatikan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;1. jangan menjadi jemaat yang bodoh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 3 : 1&lt;/span&gt; jemaat di Galatia dikatakan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“orang-orang Galatia yang bodoh”&lt;/span&gt; karena mereka telah terpesona/ terpengaruh dengan perkara-perkara yang duniawi. Padahal berita tentang Yesus Kristus yang telah disalibkan itu telah dilukiskan/dijelaskan dengan terang di depan mereka tetapi mereka tidak percaya kepada pemberitaan tersebut. Demikian juga setiap orang yang tidak percaya kepada pemberitaan tentang kematian Yesus Kristus atau yang tidak menghargai korban Kristus, akan disebut sebagai jemaat yang bodoh. Pada akhirnya orang Kristen yang seperti ini  bisa saja dimulai dengan Roh tetapi pada akhirnya akan diakhiri dengan daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 51, 153);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;2. jangan lamban dalam hal mendengar firman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 5 : 11 - 14&lt;/span&gt; firman Tuhan memberikan peringatan yang begitu tegas supaya jangan sampai murtad atau meninggalkan kebenaran:&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 0);"&gt; jangan lamban dalam hal mendengar.&lt;/span&gt; Sebab jika lamban dalah hal mendengar kan firman Tuhan maka rohaninya akan sulit bertumbuh dan akan tetap sebagai anak kecil. Walaupun sudah lama menjadi orang Kristen bahkan sekalipun sudah melayani di gereja, tetapi kalau lamban dalam mendengarkan firman Tuhan, ia akan tetap bayi rohani atau anak kecil. Makanannyapun masih tetap susu bukan makanan keras, dan yang lebih parah lagi orang yang seperti ini tidak akan bisa memahami ajaran tentang kebenaran dan tidak terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 6 : 12&lt;/span&gt; menasihat kan supaya kita jangan menjadi lamban, tetapi kita harus menjadi penurut-penurut Allah oleh iman maka kita akan mendapat bagian dalam kerajaan Allah.&lt;br /&gt;Hidup itu indah kalau dijalani bersama dengan Yesus Kristus, menuruti perintah-Nya dan melakukan apa yang menjadi kehendak-Nya. Pasti kita akan dibela dan dipeliara sampai kepada kedatangan-Nya yang kedua kali. Walau dunia ini mengalami masa-masa yang sangat sukar tetapi anak-anak Tuhan, yagn sudah menyerahkan seluruh hidupnya kepada Yesus Kristus akan mendapat jaminan pemeliahraan sampai Ia datang kembali. Karena itu jadilah sebagai anak-anak terang yang hidup dalam kebenaran firman Tuhan dan yang berbyahkan keadilan, kebenara dan kesetiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;“PELAJARAN TENTANG POHON ARA”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: webdings;"&gt;Minggu - 29 Mei 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Saudara-saudara, menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali akan datang masa-masa yang sukar, akan ada siksaan yang berat seperti yang belum pernah terjadi dan mesias-mesias palsu akan muncul. Menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali peperangan akan semakin besar, kelaparan dan gempa bumi juga akan semakin dahsat.  Apa yang menimpa dunia ini memang sudah dinubuatkan oleh firman Tuhan sejak zaman nabi Daniel bahwa sampai akhir zaman akan ada peperangan dan pemusnahan seperti yang telah ditetapkan sendiri oleh Tuhan Allah. Antikristus akan membuat perjanjian menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Dan pada pertengahan tujuh masa itu antikristus akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Daniel 9 : 26 - 27)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Matius 24 : 20 karena keadaan dunia yang sudah semakin sukar dan mengerikan ini, sebagai jemaat Tuhan ada hal yang harus kita lakukan, yaitu: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;kita harus tetap berdoa&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;- supaya jangan jatuh pada musim dingin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; - supaya jangan jatuh pada hari sabat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita perlu berdoa demikian supaya jangan sampai jatuh pada saat-saat yang tidak diinginkan oleh Tuhan. Sebab jika jatuh pada musim dingin dan pada hari sabat maka sudah terlalu sulit untuk memulih kannya kembali, tidak ada waktu untuk diperbaiki lagi dari semua kesalahannya. Setiap orang yang tidak hidup dalam kebenaran, ia akan mengalami kematian selama-lamanya di dalam api yang kekal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Saudara-saudara, untuk mengetahui tanda-tanda tentang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, ada satu pelajaran penting yang perlu kita perhatikan dengan baik-baik, yaitu pelajaran tentang pohon ara. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 24 : 32 - 34; Lukas 21 : 29 - 33&lt;/span&gt; Tuhan Yesus memberikan satu pelajaran dari perumpamaan tentang &lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(0, 0, 153);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“pohon ara”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; atau “pohon apa saja” Tuhan Yesus berkata:&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;POHON ARA &lt;/span&gt;= menunjuk bangsa Israeln &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Hosea 9 : 10)&lt;/span&gt;, sedangkan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;POHON YANG LAIN &lt;/span&gt;itu menunjuk bangsa kafir, yaitu bangsa yang dahulu tidak termasuk umat Allah tetapi yang beroleh kemurahan untuk disebut sebagai umat kepunyaan Allah sendiri. Apabila pohon-pohon itu sudah mulai melembut dan mulai bertunas, berarti kedatangan Tuhan Yesus Kristus tidak lama lagi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Mulai melembut&lt;/span&gt; = artinya bangsa Israel mulai menyadari keadaannya, hati mereka mulai terbuka untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;br /&gt;Mulai bertunas&lt;/span&gt; = artinya sejak bangsa Israel merdeka tahun 1948 terbentuk menjadi satu negara yang diakui dunia. Mulai bertunas ini juga berarti ada satu tanda keubahan karena terjadinya kegerakan rohani yang besar. Sejak bangsa Israel terbentuk menjadi satu negara yang merdeka, sejak saat itu mereka sudah mulai menyadari keadaan mereka yang sebenarnya. Setelah mereka terserak-serak keberbagai negara, dalam diri mereka ada kerinduan yang besar untuk berkumpul.&lt;br /&gt;Jadi kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 24 : 32 - 34 dan Lukas 21 : 29 - 33&lt;/span&gt; ini baik bangsa Israel maupun bangsa-bangsa kafir sama-sama akan mengalami kebangunan rohani yang besar menjelang kedatangan Tuhan Yesus Kristus. Pada saat dunia ini mengalami ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, Tuhan Yesus berkata: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;“Bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.”&lt;/span&gt; artinya kedatangan Tuhan Yesus sudah semakin dekat, sudah diambang pintu kita harus bangun dan memandang Yesus.&lt;br /&gt;Kebangunan rohani itu akan terjadi di tengah-tengah dunia yang semakin sukar/sulit, dan kebanyakan orang sudah semakin dingin kasihnya. Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kita harus memperhatikan firman Tuhan dengan baik-baik dan hidup dalam ibadah dan penggembalaan yang benar supaya apabila masa-masa sukar itu telah datang, keadaan rohani kita tidak dingin. Pelajaran tentang pohon ara ini harus kita mengerti dengan benar. Mengapa? sebab yang diijinkan Tuhan untuk menyaksikan penggenapan-penggenapan firman Tuhan setelah Israel terbentuk menjadi satu negara hanya satu angkatan saja, tidak lebih. Yesus berkata: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt; “angkatan ini” &lt;/span&gt;adalah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;angkatan yang telah menyaksikan kemerdekaan Israel menjadi satu negara&lt;/span&gt;, itulah angkatan akhir zaman, yaitu angkatan kita sekarang ini. Maka kalau mendengar berita tentang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, jangan tutup telinga dan jangan tidak mau tahu, apalagi jangan sampai menganggap kedatangan Tuhan Yesus itu hanya cerita isapan jempol saja.&lt;br /&gt;Yang harus kita lakukan sekarang:&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;- perhatikan firman Tuhan dengan baik &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt; - hiduplah dalam ibadah dan penggembalaan yang benar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt; - pergunakan waktu yang ada untuk hidup dalam kebenaran firman Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 3 : 16 - 17 &lt;/span&gt;sebagai jemaat Tuhan, supaya kita bisa menjadi jemaat yang kuat dan teguh ada hal yang penting kita perhatikan yaitu: Kristus harus diam di dalam hati kita. Caranya: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;kita harus berakar serta berdasar di dalam kasih.&lt;/span&gt; Kita tidak boleh mundur dan meninggalkan kasih karunia Allah yang besar.&lt;br /&gt;Kedatangan Tuhan Yesus sudah sangat dekat bahkan tidak akan ditangguhkan lagi, karena itu jangan sampai melepaskan kepercayaanmu kepada Yesus. Seharus nya kita sudah berakar serta berdasar di dalam Kristus supaya kita dapat memahami betapa lebarnya dan panjanganya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus yang rela mati di kayu salib untuk memperdamaikan kita dengan Allah. Kita harus dapat mengenal kasih Allah itu sekalipun melampaui segala pengetahuan dan kita harus dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah maka Ia akan menganggap kita layak dihadapan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 10 : 36 - 39 &lt;/span&gt;firman Tuhan menegaskan waktu kedatangan Tuhan Yesus itu tinggal sedikit lagi saja, karena itu jangan sampai ada orang yang mengundur kan diri lagi baik dari ibadah maupun dari pelayanan. Sebab kalau mengundurkan diri: Allah tidak akan berkenan kepadanya dan ia akan binasa selama-lamanya di dalam api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang percaya yang benar diakhir zaman ini yang paling kita butuhkan ketekunan supaya sesudah kita melakukan kehendak Allah, kita memperoleh segala yang telah dijanjikan Allah. Ketekunan kita:&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;- tekun dalam mendengarkan firman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);"&gt; - tekun dalam beribadah dan melayani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);"&gt; - tekun dalam melakukan firman Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);"&gt; - tekun menantikan kedatangan Tuhan Yesus sampai Ia datang kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;HIZKIA&lt;/span&gt; adalah contoh orang yang berhasil mendapat kasih dari Allah, penyakitnya disembuhkan dan umur nya diperpanjang selama lima belas tahun lagi. Mengapa? karena Hizkia itu adalah orang yang menghargai kasih Allah, ia mau merendahkan diri dan berdoa kepada Allah dengan sungguh-sungguh. Karena itu Allah mendengar doanya dan melihat air matanya dan memperpanjang hidupnya lima belas tahun lagi bahkan Allah juga memberi keamanan kepadanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Yesaya 38 : 1 - 8 )&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;1 Korintus 15 : 10&lt;/span&gt; orang yang hidup dalam kasih karunia Allah:&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 153, 51);"&gt;1. tahu menghargai kasih karunia Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 153, 51);"&gt; 2. tidak menyia-nyiakan kasih karunia Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 153, 51);"&gt; 3. bekerja lebih keras melayani Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya orang-orang yang tidak menghargai kasih karunia Allah: ia akan kekurangan hikmat, kekurangan pengetahuan dan akan menjadi miskin secara rohani. Orang yang demikian tidak akan mungkin bisa mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-3749790655043972553?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/3749790655043972553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=3749790655043972553' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/3749790655043972553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/3749790655043972553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2011/05/m-e-i-2011.html' title='M e i   2011'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-1433715836219812578</id><published>2011-04-11T17:41:00.000-07:00</published><updated>2011-04-22T20:21:33.166-07:00</updated><title type='text'>Buletin - April 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-weight: bold;"&gt;"NASIHAT SUPAYA BERJAGA-JAGA"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;Minggu- 03 April 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Puji Tuhan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai dengan hari ini Tuhan Yesus, Kepala gereja masih menyertai, memelihar, membela dan memberkati kita semua. Lewat firman pengajaran-Nya yagn besar dan ajaib, kita dapat melihat rencana Tuhan dalam hidup kita, yaitu: selain telah menyelamatkan Ia mau menjadikan kita sebagai sidang mempelai perempuan Kristus, yagn dikuduskan dan disempurnakan supaya layak bagi-Nya.&lt;br /&gt;Kalau pada kedatangan-Nya yagn pertama, Kristus datang sebagai Juruselamat dunia yang menghapus segala dosa dunia, tetapi khusus pada kedatangan-Nya yagn kedua kali, Ia akan datang sebagai Raja di atas segala raja yagn akan menikah dengan gereja-Nya yang telah siap sedia. Inilah yang disebut sebagai sidang mempelai perempuan Kristus yang akan menikah dengan Kristus sebagai Kepala jemaat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 19 : 9&lt;/span&gt; firman Tuhan telah mengatakan: &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;"Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Kristus akan datang sebagai Raja yang siap menikah dengan gereja-Nya yang telah dikuduskan dan disempurnakan menjadi mempelai perempuan-Nya. Tuhan Yesus mau membawa kita masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba yang penuh dengan kemuliaan, suatu pesta yang sangat meriah lebih dari segala pesta yang ada di dunia ini. Pesta kawin Anak Domba itu jauh lebih meriah dari pesta seorang anak raja atau pangeran yang dinikahkan di istananya, jauh lebih mulia dari segala pesta yang pernah kita lihat di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kita semua harus mempersipakan diri supaya layak masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba ini, kita harus lebih sungguh-sungguh lagi baik dalam beribadah maupun dalam melayani Tuhan. Caranya: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TAAT &amp;amp; SETIA&lt;/span&gt; dalam hidup, dalam melakukan segala perintah Tuhan dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MENJAUHI&lt;/span&gt;  segala larangan-Nya.&lt;br /&gt;Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 24 : 37 - 42&lt;/span&gt; telah memberikan nasihat supaya kita &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;TETAP BERJAGA-JAGA&lt;/span&gt; sampai Tuhan Yesus datang kembali. Kita perlu berjaga-jaga sebab dunia yang sekarang sedang kita tempati ini sedang berada dalam kegelapan yang diakibatkan oleh dosa dan kejahatan, dalam dosa percabulan dan perzinahan, dll, dan semakin banyaknya terjadi malapetaka-malapetaka yang diakibatkan oleh gempa bumi, tsunami, peperangan, kelaparan, teror di mana-mana. Ini semua sebagai peringatan supaya kita lebih sungguh mempersiapkan diri dan tetap berjaga-jaga dengan hidup dalam kebenaran. INGAT! di dunia ini tidak ada lagi tempat yang aman.&lt;br /&gt;Maka kalau kita lihat Matius psl 24 ini Tuhan Yesus sengaja mengutip kembali apa yang pernah terjadi pada zaman Nuh, di mana pada zaman itu manusia dihukum dengan air bah bersama-sama dengan binatang-binatang. Penyebabnya: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;karena semua manusia menjalankan HIDUP YANG RUSAK, PENUH DENGAN KEKERASAN, CENDERUNG MELAKUKAN KEHENDAK DIRI SENDIRI DAN TIDAK MAU MEMPERHATIKAN FIRMAN TUHAN&lt;/span&gt; (Baca= Kejadian psl 6). Itu sebabnya Tuhan Yesus mengangkat kembali zaman Nuh ini supaya gereja Tuhan yang hidup di akahir zaman ini tidak meniru cara hidup mereka. Segala yang dilakukan manusia pada zaman Nuh ini merupakan peringatan bagi kita semua supaya kita bisa melakukan apa yagn menjadi kehendak Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Yang dilakukan manusia pada zaman Nuh:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;     - makan dan minum (=hidup dalam pesta pora dan kemabukan)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;     - kawin dan mengawinkan (=hidup dalam hawa nafsu daging)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dan inilah juga yang sedang dilakukan manusia pada zaman akhir ini, kebanyakan orang lebih sibuk memperhatikan perkara makan dan minum dari pada perkara yang rohani, banyak orang lebih cenderung memuaskan hawa nafsunya dengan hidup dalam percabulan dan kenajisan daripada memperhatikan firman Tuhan, bahkan lebih cenderung melakukan kekerasan demi untuk mendapatkan kepuasannya sendiri. Keadaan manusia pada zaman akhir ini sudah hampir mirip dengan keadaan manusia pada zaman Nuh, dosa sudah semakin memuncak, hati manusia cenderung melakukan kejahatan sehingga tidak ada seorang pun yang bisa menahannya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Petrus 3 : 9&lt;/span&gt; menjelaskan kepada kita: sebenarnya Tuhan itu tidak lalai menepati janji tentang kedatangan-Nya, bukan karena Ia lupa akan kejahatan yang telah dilakukan manusia. Tetapi ada satu yang sedang dilakukan Tuhan: Ia sedang menunjukkan kasih-Nya yang besar dan luar biasa supaya manusia itu &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;BERTOBAT&lt;/span&gt; dan kembali kepada ALlah. Kehendak Tuhan dalam hidup manusia: supaya tidak ada seorangpun YANG DIBINASAKAN di dalam api neraka, melainkan supaya semua orang diselamatkan dan dibawa masuk ke dalam kemuliaan-Nya yang besar dan kekal. Sehingga sekalipun langit dan bumi ini akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, tetapi oleh kuasa firman, Ia akan menyelamatkan orang-orang yagn mau hidup dalam kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;NUH&lt;/span&gt; = adalah contoh orang yang berhasil selamat dari murka ALlah, yaitu dari air bah.&lt;br /&gt;Sebab setelah ALlah berfirman kepada Nuh supaya &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;MEMBANGUN SEBUAH BAHTERA&lt;/span&gt;, Nuh melakukannya dengan TAAT DAN SETIA sampai bahtera itu selesai, semua dilakukannya sesuai dengan firman Tuhan. Ketika Nuh sedang membangun bahtera itu, ia sudah tahu rencana ALlah bahwa ALlah bahwa suatu ketika ALlah akan mendatangkan malapetaka yang dahsyat untuk menghukum semua manusia yang jahat. Itu sebabnya maka Nuh dengan taat dan setia membangun bahtera itu walau dengan harga yang mahal, dengan waktu yang bagitu lama dan dengan perjuangan yang begitu besar.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;HASILNYA: NUH BESETA ISTRI, ANAK-ANAK DAN MENANTU-MENANTUNYA SELAMA DARI AIR BAH.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Saudara-saudara, ada satu hal penting yang harus kita ketahui dari sifat manusia yagn paling mendasar, yaitu: manusia itu mudah lemah dan mudah sekali terpengaruh dengan keadaan disekitarnya, baik itu dari sanak saudaranya, dari kelaurganya sendiri maupun dari pihak-pihak luar. Kelemahan ini memang sepela nampaknya sehingga banyak orang tidak sungguh-sungguh memperhatikan firman Tuhan, mereka tidak mengetahui bahwa dampak atau akibatnya sangat besar sebab bisa membawa manusia itu jatuh ke dalam dosa. Bukan hanya jatuh ke dalam dosa saja, tetapi juga masuk ke dalam api neraka.&lt;br /&gt;Contohnya: perempuan pertama yang dijadikan Tuhan di taman Eden, yaitu &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;HAWA&lt;/span&gt; yang dengan mudah dipengaruhi atau diperdaya oleh si ular supaya memakan buah pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat yang telah dilarang oleh ALlah untuk dimakan (Kejadian psl 3). Tetapi perempuan itu dengan mudah sekali terpengaruh sehingga ia mengambil buah itu dan memakannya. Dan bukan hanya disitu saja, perempuan itu juga memberikannya kepada suaminya, yaitu Adam supaya memakannya. Maka mereka berduapun jatuh ke dalam dosa dan diusir dari taman Eden.&lt;br /&gt;Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Korintus 11 : 1 - 3 &lt;/span&gt;Paulus sebagai rasul Kristus begitu takut melihat keadaan jemaat di Korintus, takut melihat rohani jemaat di Korintus yang mudah sekali terpengaruh dengan keadaan. Jemaat di Korintus ini memang sudah dipertunangkan kepada satu laki-laki, yaitu kepada Kristus, tetapi Paulus takut kalau-kalau mereka telah diperdaya dan pikiran mereka disesatkan dari kesetiaan yang sejati, yaitu dari firman Tuhan. Maka rasul Paulus memberi nasihat yang begitu tegas untuk &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;MENGINGATKAN&lt;/span&gt; supaya jemaat di Korintus bahkan supaya kita semua jemaat-jemaat yang telah ditebus dengan darah Kristus, tidak terpengaruh dengan segala bentuk pencobaan, kita semua harus tetap berpegang teguh kepada kebenaran.&lt;br /&gt;Firman Tuhan mengangkat kembali apa yagn telah terjadi menimpa Hawa ini untuk mengingatkan gereja Tuhan di akhir zaman ini supaya jangan mau diperdaya oleh iblis. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;ngat! Iblis itu sangat licik&lt;/span&gt;, dia bisa memperdaya pikiran manusia, iblis bisa memperdaya jemaat-jemaat bahkan juga hamba-hamba Tuhan. Itu sebabnya kita semua harus memeprhatikan firman Tuhan dengan sungguh-sungguh dan melakukannya dengan taat dan setia, sama seperti Nuh dengan taat dan setia membangun bahtera, demikian juga kita harus taat dan setia supaya kita juga selamat dari segala malapetaka yang akan menimpa dunia. Firman Tuhan itu sebagai pelita untuk menerangi hati dan pikiran supaya jangan terpengaruh oleh rayuan siiblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu cerita ini merupaka suatu peringatan bagi kita semua, &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;khususnya kepada ISTRI-ISTRI atau SUAMI-SUAMI &lt;/span&gt;supaya lebih memperhatikan firman Tuhan dan hidup dalam kebenaran. &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;SEBAGAI ISTRI yagn benar:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; jangan suka membuka diri kepada yang bukan kebenaran, jangan coba-coba memisahkan diri dari persekutuan yang benar supaya jerat iblis jangan merusak hidupmu. &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;SEBAGAI SUAMI yang benar:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; jadilah sebagai kepala dalam rumah tanggamu yagn kuat dalam Tuhan, tetap perhatikan firman Tuhan dan lakukan dengan taat maka Tuhan akan mengaruniakan segalanya kepadamu.&lt;br /&gt;Seperti halnya &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:130%;" &gt;AYUB&lt;/span&gt;, ia tetap memperhatikan firman Tuhan dan tidak terpengaruh dengan perkataan istrinya yagn selalu melemahkan imannya, Ayub tetap tekun kepada ALlah dan tidak mau mengutuki Allahnya, bahkan ia juga tidak menganggap penderitaan itu sebagai hukuman Allah kepadanya.&lt;br /&gt;Sebagai suami istri yang hidup dalam kebenaran, jangan mudah terpengaruh dnegna keadaan, jangan mudah putus asa dalam menghadapi penderitaan, kita semua harus mampu menjaga diri. Walau pun dunia ini sedang lenyap dengan segala keinginannya tetapi keinginan kita harus tetap kepada Tuhan, keinginan kita harus berfokus kepada kebenaran firman Tuhan. Maka Tuhan Allah akan mengaruniakan keselamatan kepada kita semua.&lt;br /&gt;HALELUYA.......!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“NASIHAT SUPAYA BERJAGA-JAGA”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Minggu- 10 April 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Saudara-saudara, pekerjaan Tuhan itu ada dua bentuk bagaikan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;HUJAN AWAL &amp;amp; HUJAN AKHIR:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;1. HUJAN AWAL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = berbicara kegerakan rohani pada gereja mula-mula, kegerakan yang dikerjakan sepenuhnya oleh Roh Kudus dalam pencurahan Roh Kudus yang pertama setelah Tuhan Yesus naik ke sorga. Hujan Awal ini juga menunjukkan pekerjaan Tuhan Allah untuk melepaskan/membebaskan umat-Nya dari dosa maupun dari kuasa maut supaya layak diterima sebagai jemaat Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Biasanya hujan awal itu berfungsi untuk membuat supaya hati manusia itu bisa lembut, bagaikan tanah yang diairi supaya siap ditaburi dengan benih. Kalau tanah sudah diairi maka tanah itu akan menjadi gembur, sehingga ketika benih ditaburkan maka benihpun bisa bertumbuh dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sikap kita:&lt;/span&gt; harus membuka hati, mengijinkan Roh Kudus itu masuk ke dalam hati kita supaya Tuhan menaburkan benih firman-Nya di dalam hati kita. Dan bukan hanya itu saja, untuk menerima keselamatan harus ditandai dengan sikap yang baik, mau menghargai keselamatan yang telah dikerjakan Tuhan Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;2. HUJAN AKHIR&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = berbicara kegerakan rohani yang terjadi pada zaman akhir, yaitu menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Bagi tanaman, hujan akhir itu berfungsi untuk mempersiapkan supaya tanaman itu siap dituai dan dimasukkan ke dalam lumbung, yaitu tanam-tanaman yang telah menerima hujan awal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Bagi gereja Tuhan diakhir zaman ini, hujan akhir ini berfungsi untuk mempersiapkan gereja Tuhan supaya siap diangkat menjadi sidang mempelai perempuan Kristus, bagaikan gandum yang telah menguning lalu dituai dan dibawa masuk ke dalam lumbungnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu supaya kita bisa mengalami kegerakan hujan akhir ini, kita semua harus punya sikap yang baik dan benar, yang disertai dengan perbuatan-perbuatan yang benar, yaitu menjadi pelaku-pelaku firman Tuhan. Sebagai jemaat Tuhan, kita semua harus membuka hati supaya Roh Kudus masuk dan bekerja di dalam hati kita untuk membaharui kita. Yaitu menjadi jemaat yang dikuduskan baik dari dosa-dosa maupun dari segala sikap dan karakter yang selama ini bertentangan dengan firman Tuhan. Tidak ada ceritanya orang bisa masuk ke dalam sorga kalau ia sendiri tidak menjadi pelaku firman Tuhan, ia hanya bagaikan orang yang bermimpi-mimpian saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu kalau kita ingin mengetahui pekerjaan Tuhan maupun kegerakan hujan akhir, kita perlu memperhatikan perumpamaan yang diangkat Tuhan Yesus dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 13 : 1 - 23&lt;/span&gt; ada empat contoh tanah yang sama-sama ditaburi dengan benih, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 51, 0);font-size:130%;" &gt;1. benih yang jatuh di pinggir jalan&lt;/span&gt; (ayat 4, 18) ini berbicara tentang sikap orang ketika mendengar firman Tuhan, memang ia menerimanya dengan gembira tetapi hanya sekedar mendengar saja, tidak disertai dengan tindakan atau perbuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;2. benih yang jatu di tanah yang bebatu-batu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (ayat 5, 6, 20, 21) ini berbicara tentang sikap seseorang ketika mendengar atau menerima firman Tuhan, memang ia mendengarnya dengan gembira, tetapi sayang benih itu bertumbuh hanya sebentar saja sebab ketika datang terik matahari, benih itu segera layu dan menjadi kering, tidak sempat berakar. Penyebabnya: karena hatinya keras, karakternya keras, tidak mau menyesuaikan diri dengan firman Tuhan. Akibatnya ia hanya menjadi orang Kristen yang biasa-biasa saja. Orang Kristen yang seperti ini akan murtad dan meninggalkan Tuhan Yesus ketika datang penindasan karena firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;3. benih yang jatuh di tengah semak duri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (ayat 7, 22) ini berbicara tentang sikap seseorang ketika mendengar atau menerima firman Tuhan lalu kekuatiran dunia dan tipu daya kekayaan menghimpit firman Tuhan itu sehingga tidak sempat menghasilkan buah-buah yang baik. Bagaikan benih yang dihimpit oleh semak duri sampai mati demikianlah orang Kristen kalau tidak bertumbuh rohaninya akan menjadi mati rohani, ia tidak akan pernah berhasil menjadi pelaku-pelaku firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;4. benih yang jatuh di tanah yang baik&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;(ayat 8, 23) ini berbicara tentang sikap seseorang ketika mendengarkan firman Tuhan, ia menerimanya dengan baik dan memasukkan firman Tuhan itu ke dalam hatinya yang baik pula. Sehingga benih firman Tuhan itu bisa menghasilkan buah-buah yang baik, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat dan ada yang tiga puluh kali lipat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap orang yang mau mendengar dan menerima firman Tuhan dengan sikap yang baik, maka firman Tuhan akan bekerja di dalam hidupnya. Tuhan Allah akan bekerja di dalam hidup kita bagaikan hujan awal yang mengairi hati kita dan yang berfungsi untuk melembutkan hati demikianlah Tuhan Allah akan menggarapkerjakan kita, dan bagaikan hujan akhir yang mengairi hati kita untuk mempersiapkan kita menjadi jemaat yang siap sedia diangkat pada kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Pekerjaan Tuhan memang sungguh luar biasa dalam hidup setiap orang yang mau membuka hatinya untuk menerima kegerakan hujan awal dan hujan akhir, Ia sendiri yang akan mempersiapkan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Saudara-saudara, kesucian ibadah itu harus dijaga dengan baik dengan cara beribadah yang benar, berkorban yang benar yang disertai dengan sikap dan perbuatan yang benar pula. Sebab kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 11 : 1 - 3&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan yang diukur Tuhan itu ada tiga, yaitu: Bait Suci, Mezbah dan orang-orang yang beribadah di dalamnya. Sedangkan pelataran &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(=halaman)&lt;/span&gt; tidak diukur sebab telah ditentukan untuk diserahkan kepada bangsa-bangsa lain, yaitu antikristus yang akan menganiaya orang-orang Kristen yang tidak masuk ke dalam ukuran Tuhan. Dalam kitab Wahyu 11 ini firman Tuhan menunjukkan kepada kita bahwa ibadah itu harus dijaga kesuciannya, tidak boleh sembarangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 7 : 21 - 23&lt;/span&gt; Tuhan Yesus mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;- banyak orang &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;berhasil berseru-seru kepada Tuhan&lt;/span&gt; tetapi tidak berhasil masuk ke dalam kerajaan sorga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);"&gt; - banyak orang &lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;berhasil mengadakan banyak mujizat, sudah bernubuat dan bahkan sudah berhasil mengusir setan demi nama Yesus,&lt;/span&gt; tetapi juga tidak berhasil masuk ke dalam kerajaan sorga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ayat ini menunjukkan bahwa kehadiran Tuhan itu belum menentukan seseorang itu berkenan kepada Allah kalau tidak disertai dengan perbuatan yang benar. Sekalipun mereka mampu mengadakan banyak mujizat, mampu bernubuat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(=berkhotbah)&lt;/span&gt; dan mengusir setan demi nama Yesus, semua itu belum menjadi ukuran berhasil atau tidaknya seseorang masuk ke dalam kerajaan sorga. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa bisa demikian?&lt;/span&gt; sebab mereka melakukan pelayanan itu tidak didasari dengan kasih akan Tuhan, tidak ada sikap yang baik untuk melakukan kebenaran firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu sebabnya firman Tuhan menegaskan supaya kita tetap berjaga-jaga dan sadar, supaya apabila Tuhan mengukur Bait Suci dan mezbah Ia mendapati kita dalam keadaan siap sedia sebab sudah sesuai dengan ukuran Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Timotius 6 : 12&lt;/span&gt; nasihat firman Tuhan: kita sedang berada dalam pertandingan iman karena itu marilah kita bertanding dengan benar supaya bisa merebut kemenangan dan berhasil merebut hidup yang kekal. Berjaga-jaga yang benar menurut firman Tuhan adalah berjaga-jaga sambil beraktivitas, tetap dalam ibadah dan pelayanan. Dalam berjaga-jaga jangan seperti orang yang sedang menunggu kereta api tanpa ada aktivitas, justru dalam berjaga-jaga ini aktivitas pelayanan kita harus semakin ditingkatkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;“NASIHAT SUPAYA BERJAGA-JAGA”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);font-family:webdings;" &gt;Minggu - 17 April 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Sebagaimana telah kita dengar pada minggu-minggu yang lalu, sebagai anak-anak terang kita harus tetap hidup di dalam kebenaran firman Tuhan. Yang dimaksud dengan anak-anak terang itu adalah tidak seperti orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Artinya: hidupnya tidak dikuasai oleh kegelapan dan tidak terpengaruh lagi dengan cara-cara hidup orang fasik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Kebiasaan orang-orang malam atau orang-orang kegelapan:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- tidur pada waktu malam, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;artinya tidak punya aktivitas, baik dalam hal beribadah apalagi melayani Tuhan. Sama seperti orang yang sedang tidur, ia tidak tahu apa yang terjadi, ia tidak sadar dengan apa yang ada disekelilingnya. Demikian juga orang Kristen yang terjebak dengan suasana malam rohaninya akan tidur sehingga ia tidak tahu apa yang sedang terjadi. Walau dunia ini sedang ditimpa malapetaka, ia tidak tahu bahwa itu adalah penggenapan firman Tuhan. Intinya orang yang terjebak dalam suasana malam ia tidak mengerti firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;- mabuk pada waktu malam, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;artinya lebih menuruti hawa nafsunya atau lebih menuruti keinginan dagingnya sampai bagaikan orang mabuk. Kebiasaan orang yang sedang mabuk: ia tidak sadar siapa dirinya, tidak sadar apa yang sedang dilakukan, yang dilakukannya hanya untuk kepentingan dirinya saja. Demikian juga orang Kristen yang sedang mabuk, ia akan lebih cenderung menuruti hawa nafsunya dari pada memperhatikan firman Tuhan, sikapnya selalu bertentangan dengan firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah yang sekarang ini sedang dilakukan manusia pada akhir zaman ini, di tengah masa-masa yang sukar ini justru banyak orang yang sedang tidur rohaninya, tidak ada aktivitasnya lagi, rohaninya tidak bertumbuh sehingga tidak berjaga-jaga. Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Timotius 3 : 1 - 5&lt;/span&gt; menjelas kan keadaan manusia dan yang akan dilakukannya pada akhir zaman, di tengah masa yang sukar itu manusia cenderung menjadi hamba uang, tidak tahu berterimakasih kepada Tuhan dan tidak mempedulikan agama. Memang secara lahiriah mereka masih datang beribadah bahkan masih melayani, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;(=tidak percaya lagi kepada firman Tuhan).&lt;/span&gt; Sikap seperti ini harus kita jauhkan dari hidup kita, justru di tengah-tengah keadaan dunia yang semakin sukar ini kita harus lebih sungguh-sungguh lagi baik dalam beribadah maupun dalam melayani Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Karena itu sebagai anak-anak terang yang hidup dalam kebenaran firman Tuhan, ada tiga (3) hal mendasar yang patut kita syukuri kepada Tuhan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;1. Kolose 1 : 12 mengucap syukur kepada Bapa karena kita &lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;layak mendapat bagian dalam KERAJAAN TERANG.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Petrus 1 : 18 - 19; 2 : 9&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan kepada kita bagaimana pekerjaan Tuhan Yesus yang luar biasa, Ia rela mati di kayu salib untuk menebus kita dari cara-cara hidup yang sia-sia untuk dijadikan sebagai umat kepunyaan Allah sendiri. Oleh kematian Kristus di kayu salib, Ia telah melepas kan kita dari cengkraman dosa dan dari kuasa kegelapan untuk dipindahkan ke dalam kerajaan terang &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;(=kerajaan sorga).&lt;/span&gt; Demikian juga dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 107: 1 &lt;/span&gt;kita patut bersyukur kepada Allah karena Ia baik dan sungguh baik, penuh dengan kasih setia. Sebagai anak-anak terang yang telah mengalami penebusan oleh darah Kristus, kita harus bisa mengucap syukur kepada Allah atas segala sesuatu yang telah dikerjakan-Nya bagi kita. Jangan hidup dalam hawa nafsu, jangan hidup dalam suasana kegelapan, jangan membalas yang jahat dengan kejahatan, mampu memberi penghiburan kepada orang yang sedang tawar hatinya dan sabar dalam menanggung segala sesuatu. Kuasa korban Kristus itu juga akan menyucikan hati nurani kita dari segala perbuatan yang sia-sia &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Ibrani 9 : 14).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;2. Matius 11 : 25 kita patut mengucap syukur kepada Allah karena Ia telah &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;membukakan rahasia firman&lt;/span&gt;, yaitu rahasia tentang keselamatan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Firman Tuhan itu perlu dibuka rahasianya supaya kita bisa mengerti dan mengetahui segala rencana Tuhan dalam hidup kita, supaya kita mengetahui apa yang sedang terjadi di tengah-tengah dunia ini. Maka supaya kita bisa menerima/mengerti rahasia firman Tuhan itu kita harus mempunyai sikap yang benar: mau menjadi kecil &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;(=mau merendahkan diri di hadapan Tuhan serendah-rendahnya)&lt;/span&gt; sama seperti seorang anak kecil yang selalu bergantung harap kepada bapanya, demikian juga kita harus tetap bergantung harap hanya kepada Tuhan Yesus Krisus saja. Di hadapan Tuhan, kita harus punya sikap: menganggap diri lebih kecil dari pada firman Tuhan. Inilah yang membuat sehingga Yesus sendiri mengucap syukur kepada Bapa karena menutup rahasia firman Tuhan itu kepada orang-orang bijak atau orang pandai tetapi membukakan nya kepada orang-orang yang mau menjadi kecil.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun Saudara punya jabatan/pangkat yang tinggi, punya harta yang melimpah, dll, tetapi kalau di hadapan Tuhan harus mampu menganggap diri tidak ada apa-apanya, semua yang ada itu hanya karena kasih karunia Tuhan saja. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 1 : 9 - 10 &lt;/span&gt;Kristus telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita , yaitu rencana kerelaan untuk memper-satukan kita di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 51, 102);font-family:verdana;" &gt;3. Ibrani 12 : 28 kita mengucap syukur kepada Allah karena kita &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;bisa beribadah menurut cara yang berkenan&lt;/span&gt; kepada-Nya: dengan HORMAT &amp;amp; TAKUT. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap orang yang sudah disebut sebagai anak-anak terang, berarti ia sudah berada di dalam kerajaan yang tidak tergoncangkan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab anak-anak terang itu sudah beribadah dengan cara yang benar dan berkenan kepada Allah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 12 : 1&lt;/span&gt; firman Tuhan menasihatkan supaya kita bisa mempersembahkan TUBUH sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah. Firman Tuhan menegaskan inilah yang disebut ibadah yang sejati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Disebut ibadah yang sejati karena menyangkut dengan penyerahan diri/hidup yang sepenuhnya kepada Allah dengan cara:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- &lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;tidak menjadi serupa dengan dunia ini,&lt;/span&gt; artinya tidak lagi hidup menurut keinginan daging, tidak terpengaruh dengan perkara-perkara yang duniawi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; - &lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);"&gt;berubah oleh pembaharuan budi&lt;/span&gt;,&lt;/span&gt; artinya setelah menerima tanda pendamaian oleh korban Kristus selanjutnya mengalami tanda pembaharuan yang dikerjakan sepenuhnya oleh firman dan Roh Kudus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; - &lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;dapat membedakan mana kehendak Allah dan yang sempurna,&lt;/span&gt; artinya mampu menjadi pelaku-pelaku firman Tuhan dan mampu menolak segala sesuatu yang bertentangan dengan firman Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Puncaknya kita bisa mengerti tentang kesempurnaan Kristus dan mempersiapkan diri untuk hidup sesuai dengan firman Tuhan supaya kita juga menjadi sempurna dan menjadi sidang mempelai perempuan Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 8 : 13&lt;/span&gt; kalau hidup menurut daging: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;akan mati.&lt;/span&gt; Tetapi kalau hidup menurut Roh apalagi kalau sampai dipimpin oleh Roh Allah maka kita akan mematikan segala perbuatan-perbuatan tubuh(=perbuatan-perbuatan daging), dengan demikian kita akan hidup dan akan disebut sebagai anak-anak Allah (ayat 14).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 62 : 2, 6&lt;/span&gt; sikap yang harus kita lakukan supaya kita bisa melakukan segala kehendak Allah:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- kita harus dekat dengan Allah, mendekatkan diri kepada Allah lewat beribadah dan melayani Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- kita harus tinggal di dalam Allah, yaitu kita harus tinggal di dalam Kristus dan firman-Nya harus tinggal di dalam kita. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika hal ini sudah kita lakukan berkat yang akan kita alami: kita akan menjadi tenang dan keselamatan yang dari Tuhan menjadi milik kita. HALELUYA........!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“NASIHAT SUPAYA BERJAGA-JAGA”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: webdings; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Minggu - 24 April 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Puji Tuhan...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berjaga-jaga yang diinginkan Tuhan dalam hidup kita: berjaga-jaga sambil beraktivitas dengan hidup dalam ibadah dan pelayanan yang benar kepada Allah. Firman Tuhan memberi nasihat supaya kita berjaga-jaga merupakan nasihat yang harus kita perhatikan dengan baik-baik, dan harus kita responi dengan baik pula. Kita harus mengetahui bahwa dunia ini sedang dikuasai oleh kegelapan karena dosa, dunia ini sedang mengalami banyak malapetaka demi malapetaka dan sedang terjadi di mana-mana, jadi kapan saja dan di mana saja kita tidak tahu apa yang akan terjadi menimpa dunia ini. Tuhan tahu akan hal ini maka Ia memberi firman-Nya untuk menasihat kan kita semua supaya hidup dalam kebenaran dan berjaga-jaga sambi beraktivitas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara, Yesus akan datang sebagai &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Raja di atas segala raja&lt;/span&gt;, penuh dengan kemuliaan dan kuasa dan akan menikah dengan mempelai perempuan-Nya, itulah gereja Tuhan yang telah dikuduskan dan disempurnakan menjadi sama seperti Kristus dalam kesempurnaan-Nya yang besar. Puncak rencana Tuhan khususnya kepada gereja Tuhan yang hidup di akhir zaman ini adalah menjadikan kita menjadi sidang mempelai perempuan-Nya. Kristus sudah mati di kayu salib sebagai korban pendamaian bagi kita maka sekarang Ia sedang bekerja dengan kuasa firman dan Roh Kudus-Nya untuk mempersiapkan dan membentuk kita supaya menjadi sidang mempelai perempuan-Nya, karena itu kita harus tetap hidup di dalam kebenaran, dalam pimpinan firman dan Roh Kudus-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sikap kita dalam menanggapi firman Tuhan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;berjaga-jaga dengan hidup dalam kebenaran. &lt;/span&gt;Matius 24 : 9 - 14&lt;/span&gt; Tuhan Yesus telah mengatakan apa yang akan kita hadapi pada akhir zaman ini: akan diserahkan supaya disiksa dan akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa karena nama Yesus. Sekarang ini kita sedang berada di zaman akhir untuk menggenapi apa yang telah dikatakan Tuhan Yesus tersebut. Sebelum kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, gereja Tuhan yang hidup di akhir zaman ini akan masuk dan akan mengalami ujian yang begitu besar dan berat pula. Oleh karena nama Yesus dan oleh karena kebenaran banyak orang akan mengalami penganiayaan, baik itu dari pihak istri yang tidak bertobat, dari pihak suami yang tidak bertobat, dari pihak anak yang tidak bertobat ataupun dari sanak saudara yang tidak bertobat. Mereka yang tidak mengenal kebenaran akan dengan rela menyerah kan sanak saudaranya untuk dianiaya oleh antikristus. Bahkan mereka tidak segan-segan menganiaya sesamanya untuk melakukan kehendak Iblis yang memperbudak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Keadaan rohani manusia pada zaman akhir:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;- kedurhakaan semakin bermbah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; - kasih akan menjadi dingin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah yang membuat sehingga walaupun percaya kepada Tuhan tetapi akan murtad dan meninggal kan kebenaran, bahkan akan saling menyerahkan dan saling membenci. Tetapi setiap orang yang hidup dalam kebenaran dan yang mau menjauhkan segala larangan Tuhan akan dibela dan dipelihara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu supaya kita bisa waspada dan berjaga-jaga sampai kepada kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, salah satu hal penting yang harus kita waspadai: pengajaran yang mengganti nama Allah, yaitu orang-orang yang anti menyebut nama Allah karena mereka menganggap nama Allah itu adalah nama dewa. Mereka sengaja tidak mau tahu bahwa firman Allah telah mengatakan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 2 : 5 - 11&lt;/span&gt; Allah memakai banyak bahasa  untuk memuliakan nama-Nya, diantaranya orang Partia, Media, Elam, Mesopotamia, Yudea, Kapadokia, dan temasuk bahasa Arab. Ayat ini menunjukkan bahwa Allah sendiri tidak anti bahasa tertentu tetapi Ia memakai semua bahasa di dunia ini untuk memuliakan nama-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Karena itu kalau ada orang atau golongan tertentu yang anti menyebut nama Allah berarti mereka tidak mengakui kebenaran dan sudah keluar dari firman Tuhan, mereka tidak mau menyesuaikan diri dengan kebenaran firman Tuhan yang telah tertulis di dalam Alkitab.&lt;br /&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 13 : 4&lt;/span&gt; yang tidak hidup dalam kebenaran itu akan terjebak menyembah naga atau binatang, inilah antikristus yang akan datang menguasai dunia dan semua orang yang diam di dalamnya. Tetapi yang dimaksud adalah orang-orang yang tidak berjaga-jaga dan yang tidak berhasil menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Maka kepada binatang (=antikristus) itu akan diberi kuasa selama empat puluh dua bulan (3 ½ tahun). Kemudian antikristus itu akan diijinkan berperang untuk melawan orang-orang kudus dan akan mengalahkan mereka. Maka jadi orang kudus saja belum cukup harus ditingkatkan terus sampai menjadi sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right; font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sifat antikristus:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; # menghujat Allah, menghujat nama Allah, menghujat kemah kediaman Allah (=sorga) dan semua orang yang diam di sorga #&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abraham adalah contoh orang yang taat dan dengar-dengaran akan kebenaran. Kejadian psl 12 setelah Allah memanggil Abraham supaya pergi dan meninggalkan kampung halamannya dan sanak saudaranya, ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tuju. Abraham tetap pergi walaupun ia belum pernah melalui tempat itu. Walaupun Abraham menderita tetapi ia tatap hidup dalam kebenaran dan diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah ia sedang berada disuatu tanah asing dan ia tetap setia kepada Allah walapun ia masih tinggal di kemah-kemah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Yang dilakukan Abraham: &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang dirancang dan dibangun oleh Allah sendiri itulah sorga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Abraham mampu melakukan semua itu?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;karena ia sangat mengasihi Allah, sangat memperhatikan firman Allah dan rindu masuk ke kota Yerusalem yang baru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang perlu kita perhatikan supaya kita berhasil menjadi sidang mempelai perempuan Kristus:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           1). harus mau &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;tunduk kepada Kristus dalam segala sesuatu&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Efesus 5 : 22 - 24).&lt;/span&gt; Gereja Tuhan itu diumpamakan seperti seorang istri dan Kristus itu sebagai Kepala atau sebagai Suami, maka sama seperti seorang istri tunduk kepada suaminya dalam segala sesuatu demikian juga kita harus tunduk kepada Kristus sebagai Kepala. Ketundukan kita kepada firman Tuhan harus dalam segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Orang Kristen kalau tidak mau melakukan seluruh firman Tuhan berarti ia tidak mau tunduk kepada Kristus sebagai Kepala. Dan kalau tidak mau tunduk kepada Kristus maka keselamatan tidak akan menjadi miliknya, sebab yang berhak mendapatkan keselamatan itu adalah gereja Tuhan yang mau tunduk kepada firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           2). harus disucikan/&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;dikuduskan dengan memandikannya dengan air dan firman&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Efesus 5 : 25 - 27).&lt;/span&gt; Gereja Tuhan itu tidak cukup kalau hanya menerima tanda darah saja, tetapi harus dilanjutkan menerima penyucian lewat air dan firman Tuhan. Roh Kudus itu sering sekali digambarkan seperti air yang mengalir ke tampat yang rendah, air itu berfungsi untuk membersihkan segala sesuatu yang kotor. Itu sebabnya sebagai jemaat Tuhan, kita tidak cukup hanya dikudus kan oleh darah Kristus tetapi harus mau disucikan oleh firman dan Roh Kudus. Mengapa harus demikian? karena Tuhan mau menempatkan gereja-Nya itu dihadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut, Tuhan mau menempatkan kita menjadi jemaat yang kudus dan tidak bercela. Inilah yang disebut ada peningkatan, setelah dikuduskan semakin ditingkatkan terus menerus sampai menjadi sempurna.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Haleluya..!!!&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-1433715836219812578?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/1433715836219812578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=1433715836219812578' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/1433715836219812578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/1433715836219812578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2011/04/buletin-april-2011.html' title='Buletin - April 2011'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-6659082167381638764</id><published>2011-03-15T02:20:00.000-07:00</published><updated>2011-03-27T18:10:46.511-07:00</updated><title type='text'>Buletin - Maret 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"PERBUATAN BAIK BERDASARKAN IMAN"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Minggu, 13 Maret 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;II. KEADILAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Kita patut bersyukur kepada Bapa di sorga yang telah memberikan firman-Nya yang membentuk kita menjadi sidang mempelai perempuan-Nya, yang dijadikan sebagai anak-anak terang yang tidak ditetapkan untuk ditimpa murka. Oleh karena kasih-Nya yang besar keselamatan itu telah menjadi milik kita yang pasti.  Karena itu berkali-kali telah ditekankan dalam penyampaian firman Tuhan supaya kita semua hidup sebagai anak-anak terang yang hidup dalam kebenaran. Sikap hidup sebagai anak-anak terang berbuahkan: kebaikan, keadilan dan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara, hidup manusia itu sebenarnya begitu singkat umurnya, firman Tuhan mengatakan hanya sampai tujuh puluh tahun dan kalau kuat paling bisa sampai umur delapan puluh tahun &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Mazmur 90 : 10)&lt;/span&gt;. Jadi sudah selayaknya kita serius baik dalam beribadah, dalam melayani maupun dalam melakukan firman Tuhan. Lihat dunia yang sudah semakin sukar, banyak kejadian-kejadian terjadi di luar kehendak manusia dan tidak ada yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah kita melihat perbuatan-perbuatan baik, sekarang kita akan masuk ke poin yang kedua, yaitu &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;KEADILAN&lt;/span&gt;. Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 89 : 15&lt;/span&gt; mengatakan: &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;“Keadilan dan hukum adalah tumpuan kaki-Mu, kasih dan kesetiaan berjalan di depan-Mu.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika demikian halnya mengapa firman Tuhan begitu menekankan supaya anak-anak terang itu  berbuah-kan keadilan? Tujuannya adalah supaya Allah bertahta dalam hati kita dan menguasai hidup kita sepenuhnya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau Tuhan itu bertahta dalam hidup kita itu berari Tuhan mau menguasai seluruh hidup kita, Ia mau memimpin dan membawa kita kepada seluruh kehendak-Nya. Tuhan mau supaya kita menjadi gereja Tuhan yang selalu berkemenangan. Sebab kalau Tuhan tidak bertahta, maka ada yang berusaha ingin menguasai hidupmu, yang pertama iblis kemudian antikristus yang akan menguasai dunia ini dalam tiga hal: politik, ekonomi dan agama, pada akhirnya antikristus itu akan menguasai seluruh pemerintahan dunia, seluruh ekonomi dunia bahkan seluruh agama di dunia ini. Semua orang akan dipaksa untuk menyembah patung yang didirikan oleh antikristus, dan yang tidak mau menyembah akan dianiaya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 13 : 4&lt;/span&gt; mengatakan bahwa mereka akan menyembah naga itu karena iblis telah memberikan kekuasaan kepada antikristus untuk menguasai dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;         Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kita harus memperhatikan firman Tuhan ini dengan baik-baik, jangan main-main lagi, tetapi mari kita lebih serius baik dalam beribadah maupun dalam melayani Tuhan. Sebab jika kita telah melakukan semua itu dengan baik, maka Tuhan akan mengangkat kita supaya jangan masuk ke dalam aniaya antikristus tersebut. Jika ekonomi dunia ini sudah dipegang oleh antikristus, maka tidak ada seorangpun yang dapat bertahan. Sebab dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 13 : 7&lt;/span&gt; menjelaskan kepada kita bahwa antikristus itu diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan mengalahkannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang dimaksud orang-orang kudus di sini adalah orang-orang yang sudah dikuduskan oleh darah Yesus tetapi tidak sempat menjadi sempurna. Kalau tidak masuk ke dalam kesempurnaan, maka sekali pun sudah kudus tetapi masih diserahkan ke tangan antikristus dan antikristus akan mengalahkan mereka. Puncaknya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 13 : 16 - 17&lt;/span&gt; antikristus itu menyebabkan sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, sehingga tidak ada seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu bilangan binatang itu atau bilangan namanya. Jadi antikristus ini akan segera menguasai dunia, menguasai ekonomi, menguasai ibadah/agama dan seluruh pemerintahan dunia. Disatu sisi memang lebih baik kalau mati sekarang dari pada masuk ke dalam aniaya antikristus, sebab kalau mati sekarang di dalam Tuhan pasti akan masuk ke dalam sorga dan tidak akan masuk ke dalam aniaya antikristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi kalau Saudara mau hidup menjadi anak-anak terang, kalau Saudara mau menjadi pelaku-pelaku firman Tuhan, maka Saudara akan dikuduskan dan semakin dikuduskan sampai menjadi sempurna sama seperti Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 0);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kuncinya:&lt;/span&gt; taat dan setialah baik dalam beribadah maupun dalam penggembalaan yang benar. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 0);font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Yang perlu dihindari:&lt;/span&gt; jangan hidup hanya untuk diri sendiri, jangan mementingkan kepentingan diri sendiri, tetapi lebih mengutamakan kebenaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara dalam Tabernakel tumpuan tahta Tuhan itu di Ruangan Maha Kudus, tepatnya di dalam Peti Perjanjian yang menggambarkan gereja Tuhan yang telah menjadi sempurna dan yang berisikan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;1). Buli-buli emas berisi manna = iman yang yang telah disempurnakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt; 2). Tongkat Harun yang bertunas = pengharapan yang sempurna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt; 3). Dua loh batu berisi hukum Allah = kasih yang telah disempurnakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi gereja Tuhan itu disebut sempurna kalau di dalam hidupnya sudah ada iman, pengharapan dan kasih, sebab iman, harap dan kasih inilah yang bisa membawa kita sampai kepada kesempurnaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi untuk membuat Peti Perjanjian itu tidak mudah, membutuhkan waktu yang panjang, dibutuhkan kerelaan untuk dibentuk sampai sesuai dengan kehendak Allah, bagaikan kayu yang dipotong dan dibentuk sesuai dengan ukuran Tuhan sendiri. Kayu penaga itu warnanya kehitam-hitaman, tetapi kalau sudah dibentuk sesuai dengan ukuran Tuhan, maka kayu itu akan dilapisi dengan emas sehingga tidak nampak lagi kayunya. Gereja Tuhan yang mau dibentuk sesuai dengan kehendak Tuhan itu yang nampak bukan lagi dirinya, bukan lagi sifatnya, tetapi sifat Kristus. Sebab jika kita mau hidup sebagai anak-anak terang, maka Tuhan akan menutupbungkus kita dengan sifat-ilahi-Nya, Ia mau memasukkan firman dan Roh Kudus-Nya ke dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena Tuhan itu adil, maka Tuhan mau memasukkan keadilan itu ke dalam hidup kita supaya kita bisa memiliki sifat yang sama dengan Kristus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mikha 6 : 8&lt;/span&gt; firman Tuhan mengatakan yang dituntut Tuhan dari kita adalah: berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allah. Karena Allah itu adalah adil, maka Ia menghukum orang yang berdosa dan membinasakan mereka di api neraka, sedangkan orang yang mau hidup dalam kebenaran sekali pun pernah hidup dalam dosa tetapi kalau mau mengakuinya kepada Allah, maka Allah yang adil itu akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Yohanes 1 : 9 ).&lt;/span&gt; Jika sudah demikian maka kita akan layak disebut sebagai anak-anak terang yang hidup dalam kebenaran, kita akan bagaikan Peti Perjanjian sebagai tempat Allah bertahta, Ia mau tinggal di dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 8&lt;/span&gt; menekankan supaya kita hidup dalam Roh, sebab jika kita sudah hidup di dalam Roh maka kita akan dimerdekakan dari hukum dosa dan hukum maut, keinginan Roh itu adalah hidup dan damai sejahtera. Dan kalau kita sudah hidup oleh Roh, maka Roh itu akan memimpin hidup kita untuk melakukan apa yang baik dan berkenan kepada Allah, kita akan mampu hidup dalam kebenaran dan berlaku adil terhadap Tuhan. Bukti berlaku adil: setia beribadah, setia melayani, setia berkorban, setia melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan dalam hidup kita.&lt;br /&gt;Sebaliknya kalau tetap hidup menurut daging, keinginan daging itu adalah perseteruan terhadap Allah, ia tidak takluk kepada hukum Allah. Maka setiap orang yang tetap menuruti keinginan dagingnya, tidak mungkin bisa berkenan kepada Allah, tidak mungkin bisa berlaku adil. Justru dalam  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 6 : 9 - 10&lt;/span&gt; firman Tuhan telah menegaskan bahwa &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;orang-orang yang tidak adil&lt;/span&gt; tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Allah, sebab orang yang melakukan hal-hal yang demikian disejajar dengan cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu. Karena itu hiduplah dalam kebenaran dan dalam keadilan.&lt;br /&gt;Haleluya.........!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;“PERBUATAN BAIK BERDASARKAN IMAN”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-family:webdings;" &gt;Minggu - 20 Maret 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;III. KEBENARAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Pada minggu yang lalu kita sudah melihat bahwa buah terang itu ada tiga (3), yaitu: k&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 0); font-style: italic;"&gt;ebaikan, keadilan dan kebenaran.&lt;/span&gt; Dan kita sudah mempelajari buah kebaikan dan keadilan yang sanggup membawa kita lebih dekat kepada Tuhan. Maka saat ini kita akan mempelajari buah yang ketiga, yaitu buah kebenaran.&lt;br /&gt;Pada dasarnya manusia itu sudah punya sifat dan karakter yang sebenarnya tidak mudah diubah, seperti kemabukan, perzinahan, kemarahan, sombong, perjudian, dll. Dan tidak ada seorangpun yang bisa mengubah sifat dan karakternya itu dengan cara atau dengan kekuatan diri sendiri. Misalnya saja kalau seseorang itu sudah terikat dengan dosa kemabukan atau dosa judi, maka hati dan pikirannya akan terikat sehingga seluruh hidupnya akan dikendalikan oleh dosa tersebut. Ia tidak akan puas sebelum melakukan dosa-dosa tersebut. Sekalipun ia datang beribadah dan mendengarkan firman Tuhan, bahkan sekalipun ia masih melayani Tuhan, rohani nya tidak akan bertumbuh dan pelayanannya tidak akan pernah berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu supaya kita bisa mengalahkan dan membuang segala sifat dan karakter tersebut, langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah: HIDUP DALAM KEBENARAN, maksudnya hiduplah sesuai dengan firman Tuhan. Setiap orang yang hidup dalam kebenaran, maka hidupnya akan dikendalikan oleh firman Tuhan, ia akan dibawa untuk melakukan seluruh kehendak Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Tesalonika 5 : 9 - 10&lt;/span&gt; yang dijamin selamat adalah gereja Tuhan yang sudah hidup sebagai anak-anak terang, inilah yang ditetapkan tidak ditimpa oleh malapetaka-malapetaka, kalau dunia ini akan hancur malapetaka dari Tuhan tetapi anak-anak terang dijamin selamat sebab Tuhan akan tampil sebagai pembela dan pemelihara.&lt;br /&gt;Karena itu firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 8 : 6 - 8&lt;/span&gt; menegaskan bahwa setiap orang yang hidup menurut daging akan menuai maut, ia sendiri yang membuat dirinya bermusuhan dengan Allah. Dan kalau tetap hidup menurut daging, maka tidak mungkin ia bisa berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;SAUL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = adalah contoh orang yang tidak tinggal dalam kebenaran. Sebenarnya pada awalnya Saul itu sangat mantap kehidupannya, ia diangkat dari suku yang terkecil menjadi raja bagi bangsa Israel, yaitu dari suku Benyamin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;      &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;- Saul dipilih dengan undi dan diurapi menjadi raja untuk memimpin bangsa Israel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;      - Saul pernah mengalami kepenuhan Roh Allah sama seperti nabi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi ada satu kesalahan Saul yang sangat fatal, yaitu tidak dengar-dengaran kepada firman Allah dan tidak melakukan firman Allah itu dengan sepenuh hati. Akibatnya karena seijin Allah, Saul diganggu oleh roh jahat yang membuat hidupnya tidak tenang. Roh jahat itu selalu menggangu Saul dan membuat hidupnya penuh dengan ketakutan, penuh dengan iri hati/dengki, sehingga Saul tidak bisa mengatasi segala masalah dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena ketidakdengar-dengarannya kepada firman Tuhan, maka Saul dipecat jadi raja Israel dan digantikan dengan orang yang hidup dalam kebenaran, yaitu Daud. Dan yang dialami oleh Saul tidak cukup sampai disitu saja, Saul harus mengakhiri hidupnya dengan tidak wajar, Saul mengambil pedangnya dan menjatuhkan dirinya ke atasnya&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (1 Samuel 31)&lt;/span&gt;. Jadi sangat jelas setiap orang yang tetap hidup menurut daging, ia akan menuai maut, tidak mungkin berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yeremia 13 : 23&lt;/span&gt; firman Tuhan mempertanyakan:&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;- dapatkan orang Etiopia mengganti kulitnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;     - dapatkah macan tutul mengubah belangnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;Mengapa firman Tuhan mempertanyakan hal yang demikian?&lt;/span&gt; Sebab kalau orang sudah terbiasa berbuat jahat, kalau sudah terbiasa berbuat dosa, maka sangat sukar mengalami tanda keubahan, sulit diajak untuk berbuat kebenaran, bahkan tidak mungkin mau melakukan kebenaran. Jadi pertanyaan ini ditujukan khusus kepada orang-orang yang selalu membiasakan dirinya berbuat jahat, inilah yang tidak memperhatikan firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai jemaat Tuhan, kita harus tetap mengingat bahwa Allah mau menjadikan umat-Nya itu menjadi istri-Nya dalam keadilan, dalam kebenaran, dalam kasih sayang dan dalam kasih setia &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Hosea 2 : 18 - 19).&lt;/span&gt; Inilah sifat Allah yang akan dimasukkan ke dalam hidup kita supaya kita semua menjadi satu sifat dengan Allah. Sebab jika kita sudah menjadi satu sifat dengan Allah, itu berarti kita sudah menjadi sama dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara, pada akhir zaman ini khusunya dalam menghadapi masa-masa yang sukar atau malapetaka-malapetaka yang sedang menimpa dunia ini,  yang paling kita butuhkan adalah KEBENARAN, sebab dengan hidup dalam kebenaranlah maka kita akan diselamatkan dari murka Allah ini. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Amsal 11 : 4&lt;/span&gt; firman Tuhan mengatakan dengan tegas bahwa pada hari kemurkaan harta tidak berguna, artinya kalau Tuhan sudah mendatangkan malapetaka harta itu tidak dapat menyelamatkan manusia dari maut. Seperti halnya gempa bumi dan tsunami yang telah terjadi di Jepang tidak ada seorang pun yang bisa mencegah nya, banyak nyawa yang hilang, dan harta yang banyakpun tidak bisa memberi pertolongan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi kebenaranlah yang bisa melepaskan orang dari maut, artinya satu-satunya yang bisa melepaskan manusia dari segala malapetaka yang sedang mengancam dunia ini adalah kebenaran. Caranya: hiduplah dalam kebenaran, dengar firman Tuhan dengan baik-baik dan lakukan maka Tuhan Allah sendiri yang menjamin kita selamat. Kalau gereja Tuhan itu hidup dalam kebenaran, mau melakukan apa yang menjadi kehendak Allah dan menjauhi larangan-Nya, maka Tuhan sendiri yang menjamin hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 5 : 8 - 10 &lt;/span&gt;firman Tuhan menegaskan: Allah telah menunjukkan kasih-Nya kepada kita oleh kematian Yesus Kristus di kayu salib supaya kita dibenarkan oleh darah-Nya. Dan kalau kita sudah dibenarkan oleh darah Kristus itu berarti kita sudah diperdamaikan dengan Allah, dengan demikian maka kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sekalipun di dunia ini sedang banyak terjadi kejadian-kejadian yang mengerikan, malapetaka bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, tetapi gereja Tuhan yang hidup dalam kebenaran itu dijamin hidupnya. Kebenaran yang ada di dalam hidupnya itu menjadi jaminan.&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Itu sebabnya firman Tuhan sendiri telah mengangkat Abraham sebagai contoh dan sebagai bapa bagi orang percaya, sebab lewat Abrahamlah Yesus Kristus lahir sebagai kegenapan janji Allah sehingga lewat Abraham ini juga maka berkat Allah sampai kepada bangsa-bangsa lain &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Galatia 3 : 14, 16).&lt;/span&gt; Maksudnya supaya berkat Abraham itu bisa turun kepada kita maka :&lt;br /&gt;- kita harus hidup dalam iman sama seperti Abraham yang hidup dalam iman.&lt;br /&gt;- kita harus hidup dalam kebenaran sama seperti Abraham hidup dalam kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Yohanes 2 : 15 - 17&lt;/span&gt; supaya kita bisa hidup dalam kebenaran: &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;“Jangan mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya”&lt;/span&gt; yaitu keinginan daging, keinginan mata dan keangkuhan hidup. Setiap orang yang lebih mengasihi dunia maka kasih akan Bapa tidak akan ada di dalam dirinya, justru ia akan lenyap dengan segala keinginan nya tersebut. Tetapi kalau kita mau memperhatikan kebenaran dan hidup di dalamnya, maka kita akan tetap hidup selama-lamanya. Sekalipun dunia dan segala yang ada di dalamnya termasuk kemegahannya akan lenyap, hanya ada satu yang tidak akan lenyap yaitu firman Tuhan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Matius 24 : 36)&lt;/span&gt;. Jadi kebenaran itu adalah jaminan supaya kita selamat dari malapetaka.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“PERBUATAN BAIK BERDASARKAN IMAN”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Minggu - 27 Maret 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Saudara-saudara tidak ada seorangpun yang tahu kapan Tuhan Yesus datang kali yang kedua, bulan berapa dan tahun berapa tidak ada seorangpun yang tahu. Justru dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 24 : 42 - 44&lt;/span&gt; Tuhan Yesus telah mengatakan bahwa tidak ada seorangpun yang tahu pada hari mana Tuhan datang, sebab Ia datang pada saat yang tidak kita duga. Namun demikian sebagai jemaat Tuhan, kita harus tetap siap sedia dengan hidup dalam kebenaran, tetap setia baik dalam beribadah maupun dalam melayani Tuhan. Supaya jika Tuhan datang kali yang kedua, Ia mendapati kita dalam keadaan siap sedia dan dibawa masuk ke dalam kemuliaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam Tabernakel, kalau kita sudah masuk &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;ke Halaman&lt;/span&gt; pertama-tama pandangan mata kita sudah dibatasi oleh tiang-tiang Tabernakel yang tingginya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;5 hasta = 2, 25 meter (1 hasta = 45 cm),&lt;/span&gt; memang masih bisa melihat ke atas tetapi tidak bisa melihat ke kiri atau ke kanan. Apalagi kalau sudah masuk ke dalam Ruangan Suci lebih dibatasi lagi, tidak bisa lagi melihat ke atas apalagi kalau melihat ke kiri atau ke kanan, sebab Ruangan Suci itu benar-benar tertutup oleh keempat tudung Tabernakel. Bahkan Ruangan Kudus ini juga kedap suara sehingga tidak bisa mendengar suara yang dari luar demikian juga suara dari dalam tidak bisa di dengar di luar. Itu sebabnya pada zaman Musa tidak sembarangan orang yang bisa masuk ke dalam Ruangan Suci ini kecuali imam-imam yang melayani, apalagi ke dalam Ruangan Maha Suci hanya imam besar saja yang bisa masuk itupun hanya satu kali saja dalam satu tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi kita sekarang hal ini mengandung arti yang sangat besar dan perlu kita pahami dengan baik-baik supaya kita dapat mengerti sampai dimana kepengikutan kita kepada Tuhan. Setelah kita dipanggil menjadi orang percaya, kemudian bertobat dan dibabtis dengan air dengan Roh Kudus berarti kita sudah masuk ke dalam suasana Halaman, maka pertama-tama  yang akan kita alami adalah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;pandangan kita sudah dipersempit/ dibatasi&lt;/span&gt; sebab firman Tuhan telah mengarahkan kita supaya mata rohani tetap tertuju kepada Tuhan Yesus saja, kita harus tetap fokus hanya kepada perkara-perkara rohani saja. Sikap kita sebagai jemaat Tuhan: kita harus lebih memikirkan dan mencari perkara-perkara yang di atas, yaitu Sorga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terlebih lagi setelah rohani kita semakin bertumbuh menjadi dewasa dan masuk ke dalam susana Ruangan Suci maka firman Tuhan itu lebih membatasi pandangan mata kita supaya jangan sampai terpengaruh dengan perkara-perkara yang duniawi atau tabiat daging. Setelah kita masuk ke dalam suasana Ruangan Suci Firman Tuhan sedang mengarahkan kita supaya tetap memandang kepada firman Tuhan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(=Meja Roti),&lt;/span&gt; memandang kepada persekutuan/pelayanan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(=Pelita)&lt;/span&gt; dan supaya kita tetap hidup dalam doa dan penyembahan yang benar &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(=Mezbah Dupa).&lt;/span&gt; Tiga alat ini menunjuk ketiga persekutuan yang bisa membawa kita lebih dekat lagi kepada Allah. Sekarang ini Tuhan Allah sedang bekerja untuk memperbaharui hidup kita melalui firman-Nya supaya kita bisa hidup kudus dan berkenan kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Sama seperti imam-imam yang masuk dan melayani di Bait Allah, demikian juga kita akan diangkat menjadi imam-imam untuk melayani Tuhan dengan apa yang ada pada kita. Jadi kita semua harus memiliki pertumbuhan rohani yang benar dan memiliki pengenalan yang benar supaya jangan sampai terseret oleh keinginan-keinginan yang duniawi maupun oleh pengajaran palsu. Tidak boleh lemah tetapi harus tetap fokus kepada Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Yohanes 2 : 17&lt;/span&gt; memberi satu pernyataan bahwa dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya. Dunia yang dimaksud bukan dunia secara hurufiah tetapi yang dimaksud adalah orang-orang yang selalu menuruti hawa nafsunya, yang selalu hidup dalam dosa dan pelanggaran. Sebagaimana telah kita lihat pada minggu yang lalu, firman Tuhan sendiri yang mempertanyakan tidak mungkin orang Etiopia bisa mengganti kulitnya atau macan tutul mengganti belangnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Yeremia 13 : 23).&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab itulah warna dasarnya yang tidak bisa diubah lagi. Maka setiap orang yang selalu membiasakan dirinya berbuat jahat, yang selalu membiasakan dirinya tidak datang beribadah kepada Tuhan, tidak mau melakukan firman Tuhan tidak mungkin bisa melakukan apa yang baik. Seperti orang Etiopia yang tidak bisa mengganti kulitnya atau seperti macan tutul yang tidak bisa mengubah belangnya, demikianlah orang sudah terbiasa melakukan yang jahat tidak mungkin bisa lagi hidup dalam kebenaran. Sekalipun datang beribadah bahkan sekalipun masih dalam pelayanan, tetapi semua itu dilakukan hanya sebagai rutinitas saja, tanpa di dasari dengan kasih kepada ALlah. Maka kalau tetap seperti ini, ketika Tuhan Yesus datang kali yang kedua mereka akan masuk ke dalam penghukuman yang kekal sampai selama-lamanya sebab akan dilemparkan ke dalam api neraka, kematian yang kekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Tetapi setiap orang yang melakukan kehendak Allah dan yang selalu berfokus kepada kebenaran akan tetap hidup selama-lamanya. Walaupun dunia ini sedang ditimpa oleh malapetaka-malapetaka yang besar, tetapi orang-orang yang hidup dalam kebenaran akan tetap selamat dan tidak akan ditimpa oleh murka Allah (Amsal 11 : 4). Inilah janji Allah yang besar yang akan diberikan kepada semua orang yang mau hidup dalam kebenaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;DAUD&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = adalah contoh orang yang selalu sungguh-sungguh hidup dalam kebenaran, sungguh-sungguh melakukan kehendak Allah. Hal ini dijelaskan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 2 : 25 - 28&lt;/span&gt; bukti Daud selalu berfokus kepada Allah:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(102, 51, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- senantiasa memandang kepada Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;artinya: setiap hari dan setiap saat bahkan dalam setiap tindakannya selalu mengingat dan mengan-dalkan Tuhan, hidup Daud selalu fokus kepada firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 51, 102);font-size:130%;" &gt;- menempatkan Kristus disebelah kanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;artinya: menempatkan dan membuat Tuhan ditempat yang terutama, yang terutama bukan hartanya, bukan kedudukannya dan bukan pula istrinya, tetapi Tuhanlah yang pertama dan yang terutama dalam hidupnya sehingga Daud itu menjadi orang yang paling berkenan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena sikap Daud benar dimata Tuhan maka Daud pun tidak goyah, hatinya bisa bersukacita, jiwanya bersorak-sorak, tubuhnya diam dengan tenteram, dan Tuhan tidak menyerahkan Daud kepada maut tetapi memberikan jalan kehidupan dan melimpahinya dengan sukacita di hadapan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Saudara-saudara, sebagai jemaat Tuhan kita harus selalu berfokus kepada Tuhan dan menempatkan Kristus lebih utama dari segala sesuatu, Kristus itu harus lebih utama dari harta kita, Kristus itu harus lebih utama dari usaha atau pekerjaan kita, caranya:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- hiduplah dalam ibadah dan penggembalaan yang benar dan layani Tuhan dengan apa yang ada padamu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-family: verdana; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- hiduplah dalam persekutuan yang benar dengan Tuhan, baik dengan firman-Nya maupun dengan Roh Kudus-Nya dan disertai dalam doa dan penyembahan yang berdasakan kasih akan Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan kalau kita sudah berfokus kepada Allah sama seperti Daud selalu berfokus hanya kepada Allah, maka apa yang dialami Daud akan kita alami juga, apa yang telah diterima Daud dari Allah akan kita terima juga. Allah akan melimpahi kita dengan sukacita, dengan kekuatan dan dengan damai sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; Selain Daud, kita juga bisa melihat kehidupan &lt;span style="font-family: verdana;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;RAHAB,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; seorang perempuan sundal yang diselamatkan dari Yerikho pada detik-detik terakhir sebelum Yerikho dihancurkan. Mengapa Rahab diselamatkan? karena Rahab juga mau berfokus kepada Tuhan,&lt;br /&gt;caranya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yosua 2 : 18 =&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);"&gt; Tali dari benang kirmizi harus diikatkan pada jendela rumahnya = lambang salib/korban Kristus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;2. Ayah dan ibunya dan semua keluarganya harus berkumpul bersama di dalam rumah = tetap dalam ibadah dan persekutuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun Rahab tidak tahu kapan orang Israel akan menyerang Yerikho, bahkan sekalipun Rahab itu tinggal di tembok Yerikho, tetapi karena Rahab mau melakukan tepat seperti yang dikatakan pengintai itu, maka Rahab dan seisi rumahnya diselamatkan, tidak turut binasa bersama dengan orang-orang Yerikho.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cerita tentang Rahab ini merupakan satu pelajaran penting bagi kita bahwa keselamatan itu didapat tidak begitu saja, keselamatan itu bersyarat, yaitu: kita harus tetap percaya kepada Tuhan, tetap taat melakukan kehendak Tuhan dan jangan hidup dalam hawa nafsu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(baca: Yudas 1 : 5 - 7).&lt;/span&gt; Kita harus mengerjakan keselamatan itu dengan takut dan gentar disertai dengan perbuatan-perbuatan baik yang berdasarkan iman. Maka apabila Tuhan Yesus datang kali yang kedua, maka Ia akan mendapati kita dalam keadaan layak, dalam keadaan hidup kudus tak bercela. Keselamatan itu kita peroleh harus disertai dengan sikap dan perbuatan yang benar. &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;H A L E L U Y A ......!!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-6659082167381638764?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/6659082167381638764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=6659082167381638764' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/6659082167381638764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/6659082167381638764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2011/03/buletin-maret-2011.html' title='Buletin - Maret 2011'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-2584324504959122064</id><published>2011-02-10T16:53:00.000-08:00</published><updated>2011-03-01T21:32:30.665-08:00</updated><title type='text'>Buletin Februari 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;“MENJADI JEMAAT YANG BERKENAN”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);font-family:webdings;" &gt;Minggu - 06 Februari 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Saudara-saudara, menjelang kedatangan Tuhan yang kedua kalinya akan datang krisis ekonomi yang sangat dahsyat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 6 : 5 - 6&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan keadaan ekonomi dunia yang segera akan tergenapi: “Secupak gandum sedinar dan tiga cupak jelai sedinar.” Ini berbicara tentang krisis pangan yang segera akan terjadi menimpa seluruh dunia karena sulitnya mendapatkan mekanan maka harga nya pun sangat mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;" &gt;Secupak gandum = kebutuhan satu kali makan sedangkan Satu dinar = gaji satu hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi kalau firman Tuhan ini sudah digenapi maka sulitnya untuk mendapatkan makanan maka harga untuk mendapatkan satu kali makan saja harus mengeluarkan uang sebanyak gaji satu hari. Jadi semua orang, baik kecil maupun besar, baik kaya ataupun miskin, baik bangsa yang sudah maju atau pun bangsa yang sedang berkembang, sama-sama akan mengalami krisis pangan yang mengerikan. Dan apabila hal ini sudah tergenapi, maka saat itulah antikristus akan tampil memberi pertolongan, tetapi dengan syarat: harus diberi tanda &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;666&lt;/span&gt; pada dahi mau pun pada tangan kanan. Sebab kalau tidak diberi tanda &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;666&lt;/span&gt; maka tidak boleh menjual ataupun membeli, akan kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kalau demikian halnya akan terjadi menimpa dunia ini, bagaimana dengan nasib gereja Tuhan? dan apakah yang harus kita lakukan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 12 : 13 - 14&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan setelah naga (=iblis) sadar telah dilemparkan ke bumi, ia memburu perempuan yang telah melahirkan Anak laki-laki, yaitu gereja Tuhan yang telah sempurna.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Perempuan yang melahirkan Anak laki-laki ini menunjuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GEREJA TUHAN&lt;/span&gt; yang telah berhasil menjadi sidang mempelai perempuan Kristus, yang telah dikuduskan dan telah disempurnakan.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gereja Tuhan yang telah dikuduskan itu akan diberi sayap dari burung nasar yang besar supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu. Artinya gereja Tuhan yang telah dikuduskan dan yang telah disempurnakan menjadi sidang mempelai perempuan Kristus itu berhak mendapatkan jaminan pemeliharaan dari Tuhan, baik dari krisis pangan terlebih lagi dari tangan antikristus. Kalau seluruh dunia termasuk orang Kristen yang tidak sungguh-sungguh akan jatuh ke tangan antikristus, tetapi gereja Tuhan yang telah menjadi mempelai perempuan itu terjamin oleh pemeliharaan dari Tuhan Yesus Kristus sebagai Mempelai Pria Sorga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maka untuk mencapai kesempurnaan itu kita harus dikuduskan oleh darah Yesus Kristus dan disempurnakan oleh firman dan Roh Kudus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 12 : 17 - 21&lt;/span&gt; menjelaskan sikap dan perbuatan yang harus kita lakukan sebagai anak-anak terang:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;- tidak membalas kejahatan dengan kejahatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt; - mampu melakukan apa yang baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt; - hidup dalam perdamaian dengan semua orang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt; - tidak menuntut pembalasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt; - jika seteru lapar atau haus, harus mampu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;beri mereka makan dan minum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt; - jangan kalah terhadap kejahatan, tetapi kalah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;kan kejahatan dengan kebaikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Contoh orang yang berhasil melakukan yang baik, yang mampu mengalahkan kejahatan dengan kebaikan adalah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;YUSUF&lt;/span&gt;. Yusuf itu adalah anak kesayangan Yakub, tetapi sekali pun demikian dengan seiijin Tuhan, Yusuf harus mengalami banyak penderitaan dari kakak-kakaknya sendiri:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- ia dibenci oleh kakak-kakaknya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - dijatuhkan ke dalam sumur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - dijual kepada Potifar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - difitnah telah meniduri istri Potifar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - dipenjarakan walau bukan karena kesalahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; - dilupakan oleh orang yang pernah ditolong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kesemua itu Yusuf mampu tidak membalas yang jahat dengan kejahatan tetapi dengan kebaikan. Mengapa Yusuf mampu membalas kejahatan dengan kebaikan? karena Yusuf itu seorang yang lembut hatinya. Buktinya dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 45 : 1 - 2&lt;/span&gt; Yusuf bisa menangis dengan keras sehingga kedengaran kepada orang Mesir dan kepada seisi istana Firaun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Karena itu untuk memperoleh hati yang lembut dan supaya kita mampu melakukan segala yang baik ada empat (4) hal yang harus kita lakukan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 51, 51);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. KITA HARUS BELAJAR.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak ada seorang pun yang bisa memperoleh hati yang lembut tanpa belajar kepada firman Tuhan, dan tidak ada seorang pun yang mampu melakukan segala yang baik kalau tidak belajar kepada firman Tuhan. Sebab kelemahlembutan itu datang tidak dengan tiba-tiba, tidak datang tanpa pengorbanan, tetapi kelemahlembutan itu akan kita miliki jika kita punya sikap: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;mau belajar kepada firman Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dalam Matius 11 : 28 - 30&lt;/span&gt; Tuhan Yesus mengundang supaya kita datang kepada-Nya dan belajar kepada Yesus yang lemah lembut dan rendah hati. Setelah kita datang kepada Tuhan Yesus dan percaya kepada-Nya, langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah kita harus belajar tentang kelemahlembutan dan kerendahan hati tuhan Yesus, dengan kata lain belajar menurut kepada firman Tuhan. Dan cara belajar kepada Yesus adalah dengan cara memikul kuk yang dipasangkan, artinya: ketika diberi tanggung jawab, ketika diberi tugas atau pekerjaan atau pelayanan, pikul dan lakukan semua itu dengan taat dan setia, jangan dengan terpaksa apalagi dengan sungut-sungut. Maka Tuhan Allah pasti akan berkenan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 51, 51);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;2. MENGERTI KEHENDAK TUHAN.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 45 : 7 - 8&lt;/span&gt; setelah Yusuf memperkenalkan diri, kepada kakak-kakaknya Yusuf menjelaskan mengapa Yusuf bisa sampai ke Mesir dan menjadi bapa bagi Firaun dan sebagai kuasa seluruh Mesir: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;karena Yusuf mengerti akan kehendak Allah&lt;/span&gt;. Sekalipun Yusuf harus mengalami banyak penderitaan, tetapi Yusuf mengerti karena Allahlah yang telah menyuruh Yusuf ke Mesir untuk menjamin kelanjutan keturunan Israel dan untuk memelihara hidup mereka dari masa kelaparan yang begitu hebat menimpa seluruh dunia. Jadi karena Yusuf itu sangat mengerti akan kehendak Tuhan sekali pun kakak-kakaknya telah membencinya dan menjual nya tetapi ia tidak benci dan tidak membalaskan kejahatan kakak-kakaknya itu dengan kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga jika kita mengerti kehendak Tuhan maka kita juga pasti akan mendapatkan jaminan pemeliharaan dari Tuhan, dijamin tidak akan mengalami krisis pangan, dijamin tidak akan masuk ke tangan antikristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 51, 0);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;3. MAMPU BERKORBAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 45 : 10 - 11&lt;/span&gt; setelah Yusuf memperkenalkan dirinya, Yusuf melanjutkan dengan berbuat baik kepada kakak-kakaknya dengan cara menyediakan tempat yang terbaik di tanah Gosyen sebagai tempat tinggal bagi mereka serta anak-anak mereka, tempat bagi kambing domba, lembu sapi serta segala yang dimiliki mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai jemaat Tuhan yang rindu mendapat jaminan pemeliharaan dari Tuhan, kepada kita dituntut tidak cukup hanya memberi pengampunan saja tetapi juga harus mampu berkorban, yaitu memberi apa yang bisa kita berikan. Inilah perbuatan-perbuatan baik yang bisa kita lakukan demi untuk memperoleh jaminan pemeliharaan dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;4. MENGAMPUNI TANPA BATAS.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 45 : 13 - 15&lt;/span&gt; setelah Yusuf meperkenalkan diri dan memberi tempat kepada saudara-saudaranya, Yusuf mampu mengampuni mereka tanpa batas dan tanpa syarat dengan tidak mengingat-ingat lagi akan kesalahan yang telah diperbuat oleh kakak-kakanya tersebut. Justru yang dilakukan Yusuf: ia memeluk Benyamin dan juga memeluk kakak-kakaknya yang telah berbuat jahat kepadanya dengan mesra dan ia menangis sambil memeluk mereka. Sesudah itu barulah saudara-saudaranya itu bercakap-cakap dengan Yusuf. Kasih persudaraan itu kembali terjalin setelah Yusuf mampu mengampuni saudara-saudaranya tanpa batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memberi pengampunan tanpa batas itu adalah perbuatan gereja Tuhan yang sudah hidup dalam terang firman pengajaran sebab hatinya telah diterangi oleh firman Tuhan. Setiap orang yang mengaku mengasihi Allah, yang rindu dikuduskan dan disempurnakan ia juga harus mampu melakukan hal tersebut di atas. Puncaknya: mampu melakukan perbuatan-perbuatan yang baik kepada semua orang, baik kepada saudara sendiri, kepada orang tua, kepada sesama jemaat bahkan kepada musuh sekali pun. Haleluya...............!~!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: lucida grande; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;“PERBUATAN BAIK BERDASARKAN IMAN”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Minggu - 27 February 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;           Puji Tuhan! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita patut bersyukur kepada Tuhan kita Yesus Kristus yang oleh karena kasih karunia-Nya yang besar telah memanggil dan menjadikan kita sebagai umat-Nya. Puncak kerinduan Tuhan dalam hidup kita: kita harus berhasil menjadi anak-anak terang, yaitu menjadi jemaat yang berkenan kepada Allah. Untuk itulah dalam setiap ibadah Tuhan selalu memberikan firman-Nya yang berguna untuk mengubah dan membentuk kita dari hari ke hari sampai berhasil menjadi jemaat yang berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sebagai jemaat Tuhan yang rindu menjadi anak-anak terang, satu hal yang patut kita waspadai bahwa menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali akan ada bahaya penyesatan. Yaitu munculnya pengajaran-pengajaran baru atau kelompok-kelompok yang mengaku pengajarannya lebih murni. Misalnya saja kelompok pengagum Yahweh yang sekarang ini sedang gencar-gencarnya mengajar kan ajarannya dan telah menyeret banyak orang. Pengagum Yahweh ini memang masih menyebut dirinya orang Kristen tetapi pada dasarnya pengajaran mereka sudah menyimpang dari kebenaran yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengajaran pengagum Yahweh yang perlu diwaspadai:&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);font-size:130%;" &gt;- tidak mau menyebut nama Allah&lt;br /&gt; - tidak mengakui Yesus itu sebagai nama Tuhan&lt;br /&gt; - mengganti hari ibadah dari hari minggu menjadi hari Sabat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan banyak orang terseret baik dari kalangan jemaat maupun dari kalangan hamba-hamba Tuhan. Kalau tidak mempunyai pendirian yang teguh terhadap firman pengajaran, dengan mudah akan banyak orang yang terseret apalagi kalau diiming-imingi dengan uang.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara, kita harus mempergunakan waktu-waktu yang akhir ini dengan sebaik-baiknya, yaitu dengan cara hidup dalam kebenaran, beribadah yang benar dan melayani Tuhan dengan tulus. Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Petrus 3&lt;/span&gt; menjelaskan sebagai jemaat Tuhan, kita harus mempergunakan kesabaran Tuhan ini dengan hidup dalam kebenaran. Supaya apabila semua penghukuman atau malapetaka-malapetaka itu sudah menimpa dunia ini, kita tetap terpelihara dan tidak akan ditimpa malapetaka tersebut. Memang sudah seharusnya Tuhan Yesus itu datang, tetapi karena kesabaran-Nya, Ia masih memberikan waktu, Ia masih menunggu supaya semua orang berbalik dan bertobat dan meninggalkan cara-cara hidup yang tidak berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Banyak orang dengan sengaja tidak mau tahu lagi tentang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali ini, bahkan mereka menjadi pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya yang mengatakan seolah-olah Tuhan sudah lalai akan janji tentang kedatangan-Nya tersebut. Sebenarnya Tuhan tidak lalai dan tidak lupa akan kedatangan-Nya, tetapi Tuhan sedang memberikan waktu supaya orang-orang kudus itu lebih mempersiapkan diri lagi. Jadi kalaupun sampai sekarang ini Tuhan belum datang-datang  juga bukan berarti karena Ia lupa atau lalai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Karena itu sebagai anak-anak terang yang sudah hidup dalam firman pengajaran, kita harus memiliki sikap dan perbuatan yang benar yaitu: mampu berbuat baik berdasarkan iman. Sebab banyak orang merasa benar, merasa baik, merasa rohani bahkan merasa sudah banyak berbuat baik kepada Tuhan tetapi tidak mampu menunjukkan cara hidup yang baik. Setiap orang yang merasa diri benar cenderung merasa tidak membutuhkan keselamatan bahkan merasa tidak membutuhkan firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh orang yang mampu berbuat baik berdasarkan iman: &lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RAHAB.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 11 : 30 - 31 &lt;/span&gt;ketika orang Israel sedang dalam perjalanan menuju tanah Kanaan hendak melewati Yerikho, Rahab sudah mendengar apa yang telah dilakukan Allah terhadap orang Mesir dan bagaimana orang Israel berjalan melewati laut. Maka setelah Rahab mendengar bahwa orang Israel hendak melewati Yerikho, ia pun tahu bahwa Yerikho pastilah akan dibinasakan. Karena itu ia membuka hati dengan cara menyambut pengintai-pengintai itu dan melayani mereka dengan baik. Sekalipun Yerikho telah menutup pintu gerbangnya tetapi Rahab membuka hati, ia tidak turut dengan sikap dan perbuatan orang-orang Yerikho.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Rahab melakukan semua itu berdasarkan iman, ia tidak mau mati binasa bersama dengan orang Yerikho.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Maka sekalipun tembok-tembok Yerikho diruntuhkan atau dihancurkan dan semua orang yang di dalamnya mati binasa, tetapi Rahab dan semua orang yang ada di dalam rumahnya selamat. Sekalipun Rahab itu perempuan sundal tetapi ia tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Menyambut pengintai-pengintai disejajarkan dengan berbuat baik berdasarkan iman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Yerikho disebut orang durhaka karena menututp pintu terhadap umat Allah. Ini sikap penolakan terhadap firman Tuhan. Jadi menutup hati terhadap firman Tuhan sama dengan menolak Tuhan hadir dalam hidupnya. Seharusnya sikap orang Yerikho membuka pintu dan menyambut orang Israel dengan baik, mereka pasti tidak akan mati binasa. Tetapi yang dilakukan justru menutup pintu-pintu gerbang, mereka tidak suka terhadap orang Israel yang adalah umat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian contoh lain yang mampu berbuat baik adalah &lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;RAJA ASA,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Tawarikh  psl 14&lt;/span&gt; menjelaskan raja Asa itu adalah seorang raja yang melakukan yang baik dan benar di mata Tuhan. Dan setelah ia menjadi raja tindakan-tindakan yang dilakukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      1. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ayat 2 - 3&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;menjauhkan hal-hal yang menyakitkan hati Tuhan, yaitu menjauhkan mezbah-mezbah asing dan bukit-bukit pengorbanan, memecahkan tugu-tugu berhala dan menghancurkan tiang-tiang berhala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;      2. ayat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;4 - 5&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;memerintahkan orang Yehuda supaya mencari Allah dan beribadah dengan benar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya Tuhan Allah mengaruniakan keamanan, dan setelah aman maka mereka bisa memperkuat kota-kota dan mengelilinginya dengan tembok-tembok beserta menara-menaranya (ayat 5). Raja Asa ini adalah orang yang sangat mengerti cara mengambil hati Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga sebagai jemaat Tuhan, kita juga harus mampu berbuat baik kepada semua orang, yaitu berbuat baik berdasarkan iman. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Kita sudah tahu bahwa dunia ini akan ditimpa oleh malapetaka yang besar dan dahsyat, karena itu kita harus membuka hati untuk firman Tuhan, membuka diri untuk melakukan apa yang baik.&lt;/span&gt; Sebab berbuat baik menurut firman Tuhan itu menjadi kunci supaya rumah tangga kita diberkati, usaha/pekerjaan kita diberkati, pelayanan diberkati dan semakin maju. Dengan berbuat baik, maka Tuhan sendiri yang campur tangan untuk menjamin keselamatan kita, Dia sendiri yang membela dan memelihara hidup kita terhadap segala hal. Walaupun dunia ini akan dibinasakan bersama-sama dengan orang durhaka, tetapi jemaat Tuhan yang sudah menjadi anak-anak terang itu terjamin keselamatannya.&lt;br /&gt;Setelah kita dipanggil menjadi orang percaya, langkah selanjutnya yang harus kita kerjakan adalah kita harus meninggalkan segala sesuatu yang menyakitkan hati Tuhan, seperti penyembahan berhala, adat istiadat atau tradisi dari nenek moyang, segala sesuatu yang duniawi. Supaya kita bisa melakukan yang baik, kita harus mampu melepaskan segala sesuatu yang menyangkut kepada penyembahan berhala, membuang segala yang dianggap berkuasa. Tidak boleh ada yang lain selain Tuhan Allah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Jadi berbuat baik berdasarkan iman adalah tanggung jawab yang harus kita lakukan dengan hati yang rela maka Tuhan Allah akan berkenan kepada kita. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-2584324504959122064?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/2584324504959122064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=2584324504959122064' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/2584324504959122064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/2584324504959122064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2011/02/buletin-februari-2011.html' title='Buletin Februari 2011'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-5266507692301320244</id><published>2011-01-06T19:38:00.000-08:00</published><updated>2011-02-07T16:48:42.054-08:00</updated><title type='text'>Buletin - Januari 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;“MENJADI JEMAAT YANG BERKENAN”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:webdings;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Minggu - 02 Januari 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Galatia 4 : 4 &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;“Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi sekalipun Yesus itu lahir dari seorang perempuan, bukan karena hasil hubungan antara laki-laki dan perempuan, Yesus itu adalah benar-benar firman yang telah menjadi manusia. Jadi kelahiran Yesus bukan karena hubungan suami istri. Yesus lahir dari seorang perempuan dan menjadi manusia sama seperti kita dengan satu tugas yang sangat mulia, yaitu:  untuk menebus semua orang yang telah takluk kepada hukum Taurat. Karena Yesus sudah takluk kepada hukum Taurat, maka Ia diutus untuk menebus setiap orang yang selama ini telah takluk kepada hukum Taurat. Sebab jika kita sudah ditebus dari kutuk hukum Taurat barulah kita layak diterima sebagai anak, yaitu sebagai anak-anak Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebutan&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;“Kamu adalah anak-anak terang”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ditujukan kepada semua orang yang sudah diterima menjadi anak-anak Allah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Yohanes 1 : 5&lt;/span&gt; firman Tuhan menegaskan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Allah itu adalah terang&lt;/span&gt;, jadi karena Allah itu adalah terang maka jemaat yang disebut anak-anak Tuhan itu juga harus hidup di dalam terang. Yesus telah lahir dan telah menjadi manusia untuk menunjukkan kepada manusia bahwa Yesus telah takluk kepada hukum Taurat, Ia telah berhasil mengalahkan dosa, bahkan Ia sendiri telah menderita sampai mati di atas kayu salib. Tujuannya adalah untuk memberikan kelepasan kepada kita, kita dilepaskan dari kutuk hukum Taurat kemudian dilayakkan menjadi anak-anak terang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka dengan lahirnya Yesus sebagai manusia dan menjadi sama seperti kita, tidak ada lagi alasan bagi manusia itu untuk hidup dalam dosa. Manusia tidak bisa memberi alasan dengan mengatakan:&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “Yesus mampu menolak dosa, mampu menderita karena Dia adalah Tuhan.”&lt;/span&gt; Yesus memang Tuhan tetapi Ia telah mengambil rupa sebagai manusia dan merasakan seperti yang kita rasakan. Kunci mengapa Yesus mampu mengalahkan dosa adalah karena Yesus itu adalah firman yang telah menjadi manusia, di dalam Yesus ada firman ALlah.&lt;br /&gt;Jadi kalau Saudara ingin seperti Yesus mampu mengalahkan dosa, mampu menanggung penderitaan, biarlah firman itu menjadi daging dalam dirimu, biarlah firman Tuhan itu menjadi sumber kekuatan yang memberi pengharapan untuk menang terhadap dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;NATAL&lt;/span&gt; adalah bukti kasih Allah kepada dunia ini untuk mengembalikan manusia itu kepada rencana Allah yang semula. Yaitu menjadi sidang mempelai perempuan Kristus, yang segambar dan serupa dengan Allah, yang penuh dengan kemuliaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 1 : 5 - 9&lt;/span&gt; menjelaskan: yang lahir dari Allah itu akan disebut sebagai anak-anak Tuhan, yang dibuat Allah lebih tinggi dari malaikat-malaikat. Sebab malaikat-malaikat itu dibuat hanya bagaikan badai dan pelayan-pelayan, tetapi manusia yang sudah menjadi anak-anak terang itu diberi tahta dan tongkat kerajaan yang tetap. Sehingga setiap orang yang sudah disebut sebagai anak-anak terang itu akan diurapi dengan minyak sebagai tanda kesukaan yang melebihi teman-seman sekutu kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang disebut sebagai Anak Allah itu pertama-tama ditujukan kepada Yesus Kristus sebagai Anak Sulung, barulah kemudian kepada semua orang yang sudah hidup di dalam terang firman Tuhan, yang disebut sebagai anak-anak terang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka untuk menjadikan kita sebagai anak-abak terang, membutuhkan proses yang sangat panjang dan membutuhkan harga yang sangat mahal. Sebab setelah manusia jatuh ke dalam dosa, firman Tuhan sudah menubuatkan bahwa Allah akan membuat permusuhan antara iblis dengan manusia, antara keturunan iblis dengan keturunan manusia&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (Kejadian 3 : 15)&lt;/span&gt;. Jadi permusuhan itu sudah terjadi sejak ular itu dikutuk. Setelah itu Allah menunggu dan melihat dari antara keturunan manusia itu siapa yang cocok untuk menurunkan atau menyalurkan rencana-Nya sebelum Yesus lahir. Untuk menurunkan rencana itu Allah memakai orang-orang yang mau hidup dalam terang firman Tuhan, yang dimulai dari Abraham dan seterusnya sampai kepada Daud dan kemudian sampai kepada kelahiran Yesus dari keturunan Daud. Inilah yang membuat sehingga dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 4 : 4&lt;/span&gt; firman Tuhan mengatakan setelah genap waktu nya maka Allah mengutus Anak-Nya yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 1 : 1&lt;/span&gt; inilah penggenapan rencana Allah untuk menurunkan rencana-Nya dalam hidup manusia. Jadi kelahiran Yesus sebagai manusia adalah untuk memberikan kelepasan kepada kita, yaitu lepas dari dosa dan kutuk hukum Taurat. Yesus disebut sebagai: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“anak Daud anak Abraham”&lt;/span&gt; Daud nama yang diambil sebab ia adalah seorang raja Israel dan yang paling berkenan kepada Allah, sedangkan nama Abraham diambil karena ia adalah seorang yang bapa orang percaya. Jadi kedua nama ini diambil karena dimata Tuhan mereka adalah benar-benar layak untuk menurunkan berkat kepada kita semua.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka supaya kita bisa menerima berkat &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;NATAL,&lt;/span&gt; kita harus hidup dihadapan Allah dengan tidak bercela, hidup kudus, artinya kita harus hidup dalam terang firman, yaitu dalam terang firman pengajaran mempelai yang Alkitabiah. Sebagaimana telah kita lihat pada minggu yang lalu, perbuatan baik yang tertinggi adalah tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi sebaliknya kita harus mampu membalas kejahatan dengan perbuatan baik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Lukas 2 : 11 - 12 makna NATAL menurut Injil Lukas:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Yesus lahir&lt;/span&gt;, kita harus menerima Yesus dalam hidup kita atau dengan kata lain kita harus lahir baru.&lt;br /&gt;- &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;dibungkus dengan lampin&lt;/span&gt;, dibungkus dengan kemuliaan Allah.&lt;br /&gt;- &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;dibaringkan di dalam palungan&lt;/span&gt;, ditempatkan di tempat penggembalaan.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini adalah langkah awal dalam mengikut dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Yesus harus lahir dan dibaringkan di dalam hidup kita, firman itu harus menyatu dalam hidup kita supaya kemuliaan Allah dinyatakan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keselamatan itu tidak bisa diukur siapa kita, tidak tergantung siapa kita, tidak diukur dengan besarnya usaha, dengan jabatan atau dengan golongan. Keselamatan itu tergantung apakah Yesus sudah lahir dan menyatu dalam hidup kita masing-masing. Setelah Yesus lahir dan hadir dalam hidup kita, langkah selanjutnya kita harus bertumbuh terus hingga menjadi dewasa. Sama seperti Yesus, setelah lahir, Ia juga semakin bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ada empat (4) langkah pertumbuhan Yesus:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;1. Lukas 2 : 11 - 12&lt;/span&gt; = Yesus lahir sebagai manusia di kandang domba, sebagai bayi yang baru lahir.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;2. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Lukas 2 : 40&lt;/span&gt; = Yesus yang sudah lahir itu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bertambah besar dan menjadi kuat&lt;/span&gt; (=masa remaja).&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-style: italic;"&gt;3. Lukas 2 : 52&lt;/span&gt; = selanjutnya hasil pertumbuhan itu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikma-Nya,&lt;/span&gt; Ia semakin dikasihi Allah dan manusia (=dewasa).&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-style: italic;"&gt;4. Lukas 3 : 23&lt;/span&gt; = setelah Yesus menjadi dewasa barulah Ia &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;memulai pelayanan-Nya&lt;/span&gt; dengan sepenuh, pelayanan itu ditentukan setelah menjadi dewasa (=dewasa penuh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga jika Yesus sudah bertumbuh dan menjadi dewasa dalam hidup kita, maka kita akan menjadi kuat dan penuh hikmat. Kekuatan dan hikmat itu harus sejalan. Sebab ada banyak persoalan yang tidak bisa diatasi, tidak bisa diselesaikan dengan baik kalau hanya dengan mengandalkan kekuatan. Tetapi jika dengan hikmat dari Allah segala persoalan pasti bisa diselesaikan, seberat apapun persoalan itu jika dengan hikmat pasti bisa diatasi dengan baik. Apalagi dalam membangun rumah tangga, yang dibutuhkan suami atau istri bukan hanya kekuatan atau pengalamannya, tetapi harus dengan hikmat. Dengan hikmat dari Tuhan segala masalah pasti bisa beres.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;“MENJADI JEMAAT YANG BERKENAN”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:georgia;" &gt;Minggu - 09 Januari 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Saudara-saudara, perbuatan baik itu datang tidak dengan tiba-tiba, tidak datang tanpa disadari, tetapi membutuhkan proses demi proses dan pergumulan yang besar. Ada banyak orang bisa berbuat baik, bisa memberi kepada yang lain, bisa melayani orang lain, bisa bersosial kepada banyak orang, tetapi kalau tidak didasari firman Tuhan, perbuatan baik yang demikian belum bisa dikatakan perbuatan baik yang berkenan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 2 : 10 &lt;/span&gt;firman Tuhan menjelaskan ada tujuan yang sangat dirindukan Tuhan dalam hidup manusia yang harus dilakukan, yaitu: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;“UNTUK MELAKUKAN PERBUATAN BAIK.”&lt;/span&gt; Maka supaya kita bisa melakukan pekerjaan/ perbuatan yang baik yang berkenan kepada Tuhan, kita harus dipersiapkan lebih dahulu yaitu kita harus diproses  atau dicetak sampai sesuai dengan kehendak Tuhan. Kalau dikatakan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 102, 0);"&gt;“dicetak”&lt;/span&gt; berarti ada alat untuk mencetak, dan kalau dikatakan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 102, 51);"&gt;“dicetak”&lt;/span&gt; berarti yang dicetak itu harus sesuai dengan cetakannya tersebut. Jadi kalau kita ingin berbuat baik berarti perbuatan baik kita itu harus sesuai dengan firman Tuhan, sebab firman Tuhan itulah cetakannya. Dan untuk mencetak supaya kita benar-benar sesuai dengan kehendak Tuhan kita harus setia dalam ibadah dan penggembalaan yang benar dan dengan sikap yang benar pula, yaitu taat dan setia mendengar &amp;amp; melakukan firman Tuhan. Mendengar dan melakukan firman Tuhan inilah kunci supaya kita bisa melakukan apa yang berkenan kepada Tuhan dan berhasil menjadi jemaat yang berkenan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Filipi 4 : 4&lt;/span&gt; puncak pekerjaan baik itu harus bisa diketahui atau dilihat semua orang. Yang namanya perbuatan baik itu tidak cukup hanya dikalangan tertentu saja seperti dalam keluarganya saja, tidak cukup dalam komunitas gerejanya saja, tetapi harus bisa diketahui dan dilihat semua orang termasuk kepada orang-orang yang bukan komunitas kita. Sebab kalau hanya dalam komunitasnya saja bisa berbuat baik tetapi kepada orang lain tidak, maka itu bukan perbuatan baik yang bisa bisa dilihat semua orang tetapi hanya orang-orang tertentu saja. Perbuatan baik yang diinginkan Tuhan itu bukan yang demikian, tetapi harus bisa kepada semua orang, dilihat semua orang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 5 : 8 - 9&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan kepada kita buah terang itu ada tiga (3), yaitu: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;KEBAIKAN, KEADILAN DAN KEBENARAN&lt;/span&gt;. Kemudian kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hosea 2 : 18 - 19&lt;/span&gt; kebaikan, keadilan dan kebenaran itu adalah perbuatan-perbuatan umat Tuhan yang berhasil disebut sebagai istri Tuhan, yaitu mempelai perempuan Kristus. Maka tidak heran kalau dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hosea 2 : 18 - 19&lt;/span&gt; puncak kerinduan Tuhan ialah untuk menjadikan umat-Nya itu sebagai istri-Nya dalam &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;keadilan, kebenaran dan kasih setia atau kasih sayang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 10 : 35, 38 &lt;/span&gt;supaya kita bisa berbuat baik kita harus memiliki rasa takut akan Tuhan dan mengamalkan kebenaran, maka yang diperlukan:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;- pengurapan dari Roh Kudus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt; - penyertaan Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagaimana telah kita lihat pada minggu yang lalu, yang disebut Anak Allah itu adalah pertama-tama Yesus sebagai Anak yang sulung kemudian barulah ditujukan kepada gereja Tuhan yang mau hidup di dalam terang firman Tuhan. Kita juga akan disebut sebagai Anak-anak Allah jika kita memang sudah hidup berkenan kepada Allah sama seperti Yesus diakui sebagai Anak yang berkenan kepada Allah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Matius 3 : 16 - 17)&lt;/span&gt;. Setiap orang yang hidup sebagai anak-anak terang akan diakui sebagai orang yang berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 11 : 27&lt;/span&gt; karena Yesus berkenan kepada Bapa maka semua diserahkan Bapa kepada Yesus. Demikian juga jika kita sudah berhasil menjadi orang yang berkenan kepada Allah, maka semua akan dipercayakan Tuhan kepada kita, Tuhan akan membuat kita berbeda dengan orang yang lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pengkhotbah 2 : 26&lt;/span&gt; berkat yang akan disediakan dan dinyatakan Tuhan kepada orang yang dikenan oleh Allah, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 0);font-family:verdana;" &gt;- Tuhan akan mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 0);font-family:verdana;" &gt; - orang berdosa ditugaskan untuk menghimpun &amp;amp; menimbun segala sesuatu, tetapi kemudian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 0);font-family:verdana;" &gt;   harus diberikan kepada orang yang dikenan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu sebabnya untuk menjadi orang yang berkenan kepada Allah kita harus ditempa lebih dahulu sama seperti Yesus yang dibentuk sampai benar-benar berkenan kepada Bapa. Maka tidak heran kalau untuk menjadi orang yang berkenan itu jauh lebih lama membentuknya atau mencetaknya sampai ia sesuai dengan firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Contohnya Yesus, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;lebih lama ketika dibentuk atau dipersiapkan dari pada melayani. Memang pada umur 12 tahun Yesus sudah mampu bertanya jawab dengan orang-orang Farisi, tetapi pada saat itu Bapa belum merekomendasikan tugas atau pelayanan itu kepada-Nya, masih harus menunggu sampai saat yang tepat yaitu sampai selesai dahulu dibabtis oleh Yohanes pembabtis di sungai Yordan. Setelah Yesus selesai dibabtis pada umur 30 tahun, barulah Bapa memberi rekomendasi atau kepercayaan untuk melayani. Pengakuan Bapa kepada Yesus: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);font-family:verdana;" &gt;“Inilah Anak yang Ku-kasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Matius 3 : 17; Lukas 3 : 23)&lt;/span&gt;. Jemaat yang sudah hidup di dalam terang, hidupnya pasti berkenan kepada Tuhan. Memang dahulu kita adalah orang-orang kegelapan, tetapi syukur Tuhan Yesus telah mati sebagai korban pendamaian untuk memperdamaikan kita dengan Allah. Dan lewat kematian-Nya itu kita telah dipindahkan dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib supaya kita bisa hidup sebagai anak-anak terang yang berkenan kepada Allah&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (Efesus 5 : 8 - 9).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Menjadi jemaat yang berkenan kepada Allah harus menjadi prioritas dalam hidup kita. Sebab kalau tidak berkenan kepada Tuhan, segala sesuatu yang kita punya, seperti halnya harta, jabatan atau kehormatan, termasuk hidup kita ini tidak berguna bagi Tuhan sebab akan dilemparkan ke dalam api neraka. Firman Tuhan dalam Efesus 2 : 10 menjelaskan  bahwa kita ini adalah ciptaan dan buatan tangan Tuhan, maka kita harus mampu melakukan pekerjaan yang baik, Tuhan mau supaya kita menjadi pelaku-pelaku firman Tuhan. Inilah yang disebut berkenan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Contoh orang yang berkenan kepada Tuhan: &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;NUH&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, seorang yang benar, tidak bercela di antara orang sezamannya dan hidup bergaul dengan Allah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Kejadian 6 : 9).&lt;/span&gt; Maka berkat yang disediakan Allah kepada Nuh juga sangat besar, ia dan keluarganya selamat dari air bah yang diijinkan Allah untuk menghukum segala makluk di bumi ini. Bahkan kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 11 : 7&lt;/span&gt; berkat yang diberikan kepada Nuh itu bukan hanya selamat dari air bah saja, tetapi lewat iman dan perbuatan baik yang dilakukan Nuh itu:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;- ia menghukum dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-family:verdana;" &gt; - ia ditentukan untuk menerima kebenaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sama halnya dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Imamat 22 : 17 - 20&lt;/span&gt; bangsa Israel ditugaskan Allah supaya mereka tetap mengutamakan ibadah. Karena itu kepada bangsa Israel ditekankan supaya membawa korban persembahan, baik persembahan nazar maupun persembahan sukarela harus membawa yang tidak bercacat badannya. Sekarang bagi kita, Tuhan Allah menugaskan supaya kita juga tetap setia beribadah dalam ibadah dan penggembalaan yang benar, sebab dengan melakukan yang demikian maka Tuhan akan berkenan kepada kita. Dan khusus dalam mengawali tahun 2011 ini kita harus mengutamakan ibadah sebagai korban sulung, membuat ibadah itu sebagai keharusan yang tidak boleh digantikan dengan yang lain. Sebagai jemaat Tuhan, kita harus memiliki rasa takut akan Tuhan dan mengamalkan kebenaran itu dengan setia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;“MENJADI JEMAAT YANG BERKENAN”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;Minggu - 16 Januri 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Puji Tuhan! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita patut bersyukur karena Tuhan selalu mengaruniakan firman-Nya kepada kita, khususnya dalam suasana tahun 2011 ini Tuhan memberikan lembaran-lembaran yang baru untuk kita isi dengan baik, dengan pola yang dari Tuhan, dengan kehidupan yang sesuai dengan firman Tuhan. Sebagai jemaat Tuhan yang benar, kita harus mengisi lembaran-lembaran hidup ini dengan hal-hal yang baik, jangan dengan perbuatan-perbuatan yang jahat dan jangan coba-coba menjauhkan diri dari Tuhan. Tuhan sudah menentukan supaya lembaran-lembaran hidup ini kita isi dengan segala perbuatan yang berkenan kepada Tuhan, sampai pada puncaknya Tuhan sendiri mengakui kita layak &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;MENJADI JEMAAT YANG BERKENAN KEPADA ALLAH&lt;/span&gt;.  Hidup yang berkenan kepada Allah itu harus menjadi cerminan hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara, &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;firman pengajaran mempelai yang Alkitabiah&lt;/span&gt; ini benar-benar menjadi kebutuhan semua orang, kebutuhan semua kalangan, kebutuhan semua gereja. kebutuhan semua jemaat bahkan menjadi kebutuhan semua hamba-hamba Tuhan. Sebab dalam pemberitaan firman pengajaran ini firman Tuhan begitu dibukakan rahasianya yang begitu dalam sehingga kita dapat melihat dan mengetahui apa maksud dan rencana Tuhan dalam hidup kita, tidak cukup hanya sebagai orang percaya saja tetapi meningkat menjadi sidang mempelai  perempuan Kristus. Jadi dengan firman pengajaran mempelai yang Alkitabiah ini pula kita dipersiapkan menjadi anak-anak terang, atau menjadi jemaat yang berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Setiap orang yang tidak hidup dalam firman pengajaran sulit mengerti apa rencana Tuhan dalam hidupnya dan tidak mungkin bisa berhasil menjadi jemaat yang berkenan kepada Allah, akibatnya:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;- ia akan gagal masuk ke dalam kerajaan sorga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; - ia akan masuk ke dalam api neraka, disiksa selama-lamanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka supaya kita bisa menjadi jemaat yang berkenan kepada Allah, kita harus mempersiapkan diri dalam ibadah yang berkenan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab pada zaman akhir ini banyak ibadah-ibadah yang sudah keluar dari kebenaran firman Tuhan, ibadah yang dibuat hanya untuk menyenangkan hati jemaat, asal beribadah saja, asal melayani, asal menyampaikan firman saja. Maka dalam  &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Ibrani 12 : 28&lt;/span&gt; firman Tuhan menegaskan cara beribadah yang berkenan kepada Allah itu adalah beribadah yang disertai dengan sikap hormat dan takut.  Ukuran yang berkenan itu ukuran Tuhan sendiri, bukan ukuran manusia. Sejak awal-awal Tuhan mengajak umat-Nya beribadah, Tuhan Allah sudah memberi pola beribadah yang benar, sudah diajarkan cara berkorban yang benar. Tetapi sayang ketika di padang gurun, bangsa Israel pernah memaksa supaya Harun membuat patung lembu emas dan beribadah kepada yang bukan Allah. Mereka menyembah yang bukan Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga sekarang ini, banyak gereja meniru model ibadah bangsa Israel yang memaksa pendetanya untuk menuruti model-model ibadah yang tidak sesuai dengan firman Tuhan bahkan mereka berani mengatur pendeta untuk mengikuti ibadah buatan manusia. Tujuannya memang baik tetapi dengan melakukan yang demikian, mereka sudah melangkah keluar dari kebenaran dan mengganti ibadah itu dengan tata cara buatan sendiri. Setiap ibadah buatan tangan manusia tidak akan bisa membawa manusia dekat kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi karena kita akan menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, maka kita harus beribadah kepada Tuhan dengan cara yang berkenan kepada Allah, yaitu dengan takut dan gentar. Maka tolak ukurnya harus firman Tuhan yang Alkitabiah, firman yang telah dibukakan rahasianya supaya jemaat itu bisa mengerti dan mengenal Tuhan Yesus dengan tepat dan benar. Sampai kita semua mencapai pengenalan yang benar akan Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu perlu kita ketahui pada zaman sekarang ini persoalan besar yang menghancurkan gereja, yang menghancurkan jemaat bahkan yang menghancurkan hamba Tuhan adalah ibadah dan pelayanan yang salah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Kita bisa melihat bangsa Israel ketika sedang berjalan di padang gurun, Harun sendiri sebagai imam besar yang memimpin ibadah bangsa Israel terseret oleh  permintaan bangsa Israel untuk membuat lembu emas sebagai allah untuk membawa mereka ke tanah Kanaan. Padahal pada saat itu Musa sedang berada di atas gunung menunggu hukum yang akan dibawa kepada bangsa Israel, Musa sedang menerima firman dari Allah tentang cara ibadah dan cara berkorban yang benar. Tetapi bangsa Israel tidak sabar menunggu sampai Musa turun dari gunung, sehingga mereka memaksa Harun supaya membuat lembu emas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara, secara logika saja tidak mungkin patung lembu emas itu bisa memimpin bangsa Israel, berjalan saja harus diangkat bagaimana bisa memimpin. Walaupun patung lembu itu terbuat dari emas tetapi tetap saja tidak ada kuasanya, tetap saja tidak bisa memimpin. Patung lembu emas itu adalah buatan tangan manusia, bukan Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu setelah kita menjadi orang percaya, langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah hidup di dalam ibadah dan penggembalaan yang benar, yaitu yang di dalamnya ada firman pengajaran yang dibukakan rahasianya. Sebab dengan firman pengajaran itu mata rohani kita dicelikkan sehingga kita dapat mengenal Tuhan dengan tepat dan benar dan dapat beribadah dengan cara yang berkenan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagaimana telah kita lihat pada minggu yang lalu, devenisi takut akan Tuhan adalah percaya bahwa apa yang difirmankan Tuhan itu pasti terjadi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepercayaan kepada firman Tuhan itu membuat kita bergairah mencari Tuhan, bergairah beribadah mau pun melayani Tuhan. Dan jika kita sudah percaya bahwa apa yang difirmankan itu pasti terjadi maka firman itu akan membuat supaya kita berpusat kepada Tuhan bukan kepada diri sendiri, firman itu akan membuat supaya kita lebih mencari perkara yang di atas bukan kepentingan diri sendiri. Maka tidak heran kalau orang benar itu selalu rindu beribadah dan selalu ingin berbuat untuk Tuhan, orang benar itu selalu mengutamakan Tuhan dari pada diri sendiri. Sedangkan orang fasik itu tidak suka beribadah dan kalau pun datang ke gereja ibadahnya tidak dengan sungguh-sungguh.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Mazmur 89 : 18&lt;/span&gt; kalau kita sudah menjadi jemaat yang berkenan kepada Allah, maka berkat khusus yang disedianan Tuhan bagi kita: Tuhan akan meninggikan tanduk kita. &lt;span style=";font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;TANDUK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = kekuatan, ada kuasa yang akan diberikan Tuhan kepada kita untuk mengalahkan dosa, untuk mengalahkan dunia dan apa yang ada di dalamnya, bahkan kita diberi kuasa untuk mengalahkan segala pekerjaan dan tipu muslihat Iblis. Kalau Tuhan sudah meninggikan tanduk, maka Tuhan akan memberi kekuatan dan kuasa supaya kita mampu berjalan di tengah-tengah kesukaran atau penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dunia ini memang sudah semakin sukar dan semakin banyak terjadi kejadian-kejadian yang menimpa dunia ini, tetapi sekali pun demikian kita tidak perlu takut. Sebab jika kita sudah berhasil menjadi jemaat yang berkenan kepada Tuhan, maka Tuhan sendiri yang turut campur tangan untuk membela dan memelihara kita, bahkan Tuhan sendiri akan melindungi kita dari malapetaka-malapaetaka tersebut. Tuhan tidak akan mengijinkan orang yang dikenan itu mengalami kebinasaan dan Tuhan juga tidak akan mengijinkan orang yang dikenan itu berada di tengah-tengah penderitaan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapat?&lt;/span&gt; karena Tuhan sudah berjanji meninggikan tanduk kita. Ini berarti Tuhan bersedia memberi kekuatan supaya kita mampu berjalan sekali pun sedang berada di tengah-tengah penderitaan. Sebagai jemaat Tuhan, kita harus membuang sikap seperti yang dilakukan bangsa Israel yang mendirikan lembu emas karena tidak sabar menunggu Musa turun dari gunung. Kita harus tetap sabar menunggu sampai Tuhan sendiri yang menyatakan kita layak dan berkenan kepada-Nya, menjadi jemaat yang dikenan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: verdana;font-size:180%;" &gt;“MENJADI JEMAAT YANG BERKENAN”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: webdings;"&gt;Minggu - 30 Januari 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Segala sesuatu yang diidolakan, segala sesuatu yang dipuji/dipuja, seperti diri sendiri, orang lain, harta kekayaan, kehormatan, dll, inilah yang disebut dengan penyembahan berhala. Sekali pun manusia itu bisa memberi sesuatu, sekali pun seseorang itu terkenal, tetapi tidak boleh diidolakan melebihi Tuhan Yesus Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tuhan Allah pernah hendak membinasakan bangsa Israel karena mereka telah membuat lembuat emas untuk disembah sebagai allah, mereka telah mendiri kan lembu emas untuk memimpin mereka ke tanah Kanaan. Tuhan Allah tidak mau ada yang lain yang disembah sebagai allah, tidak boleh ada yang lain yang diidolakan selain dari Tuhan Allah sendiri. Ketika Tuhan Allah hendak membinasakan bangsa Israel, maka Musa sebagai hamba Tuhan tampil memohon dan mempertaruhkan nyawanya sendiri demi bangsanya supaya jangan dibinasakan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang perlu kita perhatikan:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;- Setelah kita menerima tanda korban Kristus&lt;/span&gt; dan percaya kepada nama Yesus maka sejak saat itu kita telah masuk ke dalam pemerintahannya Tuhan Yesus, yang dibela, dipelihara, diberkati dan diperhatikan setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;- Setelah kita dimerdekakan dari dosa,&lt;/span&gt; maka sejak saat itu kita telah masuk ke dalam kerajaan yang tidak tergoncangkan, yaitu menjadi warga kerajaan Sorga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;- Setelah kita masuk ke dalam ibadah dan penggembalaan yang benar, &lt;/span&gt;maka sejak saat itu kita telah dipimpin kebenaran dan kebenaran itulah yang akan memimpin hidup kita setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 12 : 28&lt;/span&gt; firman Tuhan telah memberi satu pernyataan yang sangat penting kita ketahui, yaitu: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 255);"&gt;kita telah menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;oleh apapun,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;yaitu kerajaan sorga&lt;/span&gt;. Kerajaan sorga itu adalah perkara yang kekal. Maka sekalipun pada hari-hari terakhir ini kita mendengar atau melihat berita-berita tentang yang telah terjadi diberbagai tempat, seperti halnya gempa bumi, gunung meletus, banjir atau longsor yang telah merenggut banyak nyawa manusia, kita tidak perlu takut sebab Tuhan pasti membela dan memelihara hidup kita. Bahkan sekalipun dunia ini sedang digoncang oleh bencana-bencana yang sangat mengerikan, kehilangan harta benda, kehilangan istri, suami, anak-anak, kelaurga, tetapi kita yang telah menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan itu tidak akan ditimpa kebinasaaan tersebut. Bahkan sekali pun dunia ini sedang berada dalam ketakutan, tetapi kita tidak perlu takut sebab ada Kristus Yesus yang tampil sebagai Pembela dan Pemelihara hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka sebagai orang percaya kita harus berhasil menjadi jemaat yang berkenan kepada Allah supaya berhak mendapatkan jaminan pemeliharaan dari Tuhan. Ingat! Perlindungan kita hanya ada di dalam Tuhan dan yang menjamin keselamatan kita hanyalah Tuhan Yesus Kristus saja. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yesaya 32 : 17&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan jika kita sudah berada dalam kebenaran maka oleh kebenaran itu akan tumbuh damai sejahtera, ada ketenangan dan ketentraman yang menguasai dan memimpin hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 65 : 5&lt;/span&gt; firman Tuhan juga telah mengatakan: berbahagia orang &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;yang telah dipilih&lt;/span&gt; Tuhan dan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;yang mau mendekat&lt;/span&gt; untuk diam di pelataran Tuhan. Artinya: setiap orang yang telah berhasil menjadi jemaat yang berkenan kepada Tuhan akan berbahagia, berhak mendapatkan hidup kekal bersama dengan Kristus Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Yang akan kita alami selama di bumi:&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;- Mazmur 65 : 5 b = menjadi kenyang dengan segala yang baik dari Tuhan, diberi kelimpahan berkat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-weight: bold;"&gt;- Mazmur 65 : 6 = Tuhan akan menjawab segala doa dan permohonan kita dengan perbuatan yang dahsyat dan dengan keadilan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;- Mazmur 65 : 7 - 8 =  Tuhan menegakkan gunung-gunung dan meredakan deru lautan dan deru gelombang-gelombangnya dengan kekuatan &amp;amp; keperkasaan. Maksudnya hanya Tuhan Allah saja yang bisa menjamin keselamatan bagi orang-orang yang berlindung pada Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dunia boleh saja membuat ramalan-ramalan atau memprediksi apa yang akan terjadi, tetapi bagi umat Tuhan yang sudah masuk ke dalam ibadah dan penggembalaan yang benar, Tuhan sendiri yang akan membuat atau memagari tahun-tahun ini dengan kebaikan dan dengan rahmat yang besar sehingga kita semua mendapat jaminan pembelaan dan pemeliharan. Sekalipun sedang berada di tahun-tahun yang sukar tetapi Tuhan mampu memberkati kita dengan segala kebaikan. Dengan demikian Tuhan pasti akan selalu menjawab segala dosa dan pergumulan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Yang harus kita lakukan: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;BERTOBAT&lt;/span&gt;, sebab setiap orang yang sudah bertobat yang benar maka jalannya pasti lurus.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; - Hasilnya &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;suami yang sudah bertobat&lt;/span&gt;, maka jalannya pasti lurus baik ketika di rumah maupun ketika di luar rumah. Sebaliknya kalau suami belum bertobat jalannya pasti bengkok, ketika di rumah bisa saja mesra dengan istri dan anaknya tetapi kalau sudah ke luar rumah ia akan hidup dalam dosa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; - &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Istri yang sudah bertobat&lt;/span&gt; jalannya juga pasti lurus, sikap dan perbuatannya pasti bisa berkenan di hati suami maupun anak-anaknya. Sebaliknya kalau tidak bertobat, ia akan hidup sesuai dengan keinginannya dan selalu melakukan hal-hal yang tidak disukakan dalam rumah tangganya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; - &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Demikian juga setiap anak-anak yang sudah bertobat &lt;/span&gt;jalannya pasti lurus, baik ketika di depan orang tuanya maupun ketika diluar rumah sikap dan perbuatannya pasti mencerminkan seorang anak yang taat dan beribadah. Sebaliknya setiap anak yang belum bertobat maka jalannya pasti bengkok, ketika di depan orang tuanya baik sikapnya tetapi kalau sudah keluar dari rumah sikap dan perbuatannya jauh dari kebenaran, ia akan hidup menurut keinginan hatinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka kalau kita lihat firman Tuhan yang berhak mendapat pembelaan dari Tuhan adalah mereka yang selalu ada hubungannya dengan Abraham, maksudnya yang hidup dalam iman Abraham dan yang selalu percaya kepada firman Tuhan walau pun sedang berada di tengah-tengah kesukaran/kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 2 : 18&lt;/span&gt; menyatakan bahwa yang dikasihi Tuhan bukanlah malaikat-malaikat melainkan keturunan Abraham, yang dimaksud keturunan Abraham adalah:&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-family: verdana;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;1. Yang selalu percaya kepada Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; 2. Yang terikat perjanjian dengan Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; 3. Yang hidup dalam iman Abraham.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara, sifat manusia itu cenderung merasa damai dan aman, seolah-olah dunia ini tidak akan ditimpa kebinasaan bahkan sekali pun dunia sedang ditimpa banyak malapetaka namun masih saja menganggap masih damai dan aman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa mereka selalu menganggap damai dan aman?&lt;/span&gt;  sebab mereka hidup dalam kegelapan, kegelapan itulah yang telah menutupi mata rohaninya sehingga tidak dapat melihat rencana Tuhan. Orang yang buta rohaninya tidak mungkin bisa mengerti rencana Tuhan, orang yang buta rohaninya tidak mungkin bisa melihat pekerjaan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 25 : 1 - 13&lt;/span&gt; persoalan berat yang dihadapi oleh gadis yang bijaksana maupun yang bodoh adalah persoalan kegelapan, baik kelima gadis yang bodoh maupun kelima gadis yang bijaksana ini sama-sama diperhadapkan kepada suasana kegelapan. Lima gadis bodoh punya pelita tetapi tidak punya minyak, akibatnya pelitanya padam sehingga masuk ke dalam suasana kegelapan. Tetapi lima gadis bijaksana karena punya pelita dan minyak dalam buli-buli, pelitanya tetap menyala sehingga tidak kalah oleh kegelapan. Demikian juga setiap orang yang sudah berkenan kepada Tuhan, ia tidak akan kalah oleh kegelapan, melainkan ia akan hidup dalam kebenaran.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-5266507692301320244?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/5266507692301320244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=5266507692301320244' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/5266507692301320244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/5266507692301320244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2011/01/buletin-januari-2011.html' title='Buletin - Januari 2011'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-7529276093528214773</id><published>2010-11-18T17:43:00.000-08:00</published><updated>2010-11-18T17:50:00.448-08:00</updated><title type='text'>Buletin November 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“MEMILIH MENDERITA KARENA BENAR&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DARI PADA BERSENANG-SENANG KARENA DOSA”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Minggu, 14 November 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Saudara-saudara, Firman Tuhan mengatakan bahwa hidup ini hanya seperti uap yang sebentar saja, yang berlalu begitu cepat. Namun walaupun demikian kita harus tetap mempunyai pengharapan untuk memperoleh hidup yang kekal. Sebab jika kita mempunyai pengharapan untuk memperoleh hidup yang kekal, maka kita akan dibuat menjadi semangat dan bergairah menjalani semuanya. Baik ketika sedang diberkati, ketika sedang sakit, maupun dalam penderitaan sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada minggu-minggu yang lalu kita sudah melihat bahwa bagaimana firman Tuhan yang menekankan bahwa kita harus mampu membuat penderitaan itu menjadi pilihan dalam hidup, yang harus kita tetap jalani sampai Tuhan Yesus datang kembali. Dan kita juga sudah melihat bahwa penderitaan itu adalah sarana yang dipakai Tuhan untuk membentuk dan mempersiapkan kita menjadi sidang mempelai perempuan Kristus yang layak dan berkenan kepada-Nya. Karena Kristus itu sempurna, maka kita juga harus sempurna sama seperti Bapa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Matius 5 : 48). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Firman Tuhan dalam&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Ibrani 2 : 10 mengatakan: &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;“....... juga menyempurnakan Yesus yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Tuhan Yesus itu adalah sempurna adanya, namun demikian ketika Yesus mengambil rupa dan menjadi manusia, IA juga harus mengalami banyak penderitaan yang bertujuan untuk memberi teladan bagi kita. Maksudnya supaya gereja yang hidup diakhir zaman ini mau membuat penderitaan Kristus itu menjadi teladan, menjadi pilihan yang tidak perlu disesali.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara, sampai dengan hari ini bangsa Israel belum percaya kepada Kristus sebab mereka masih mengeraskan hati terhadap firman Tuhan. Karena itu Tuhan akan menghajar bangsa Israel dengan cara-Nya supaya lewat hajaran itu mereka mau mengaku kepada Yesus dan supaya mereka mau mengakui bahwa keselamatan itu hanya ada di dalam Yesus Kristus. Tuhan akan menghajar mereka dengan cara mengijinkan mereka dikuasai antikristus sehingga mereka benar-benar mengalami penderitaan yang begitu hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Penyempurnaan yang dikerjakan Tuhan di dalam kita ada dua (2) hal:&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(204, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;- disempurnakan secara alami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; - disempurnakan secara fakta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau Saudara mau disempurnakan secara alami: harus mau menderita. Manusia itu pada dasarnya tidak mau menderita, jangankan untuk menderita, untuk percaya kepada firman Tuhan saja manusia itu sangat sulit. Maka salah satu cara Tuhan untuk menyempurnakan gereja Tuhan diakhir zaman ini adalah lewat penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka kalaupun kita sedang melihat dunia ini mengalami goncangan yang hebat lewat bencana alam seperti gempa bumi dan meletusnya gunung merapi, ini semua merupakan cara Tuhan untuk membawa manusia itu kepada penderitaan, cara Tuhan untuk membentuk manusia itu supaya serupa dan segambar dengan Tuhan Allah. Mungkin saat ini Saudara tidak mengalami gempa bumi, Tsunami ataupun gunung merapi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Namun Tuhan tidak kehilangan cara mendatangkan penderitaan sampai ke tengah-tengahmu, mungkin berbeda dengan Saudara-saudara kita yang sedang dilanda bencana alam, namun ingatlah penderitaan itu pasti bisa datang menimpa semua orang.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara, kalau kita lihat dalam Alkitab rangkaian firman Tuhan menjelaskan bahwa di dunia ini terdiri dari beberapa kerajaan. Sejak manusia pertama diciptakan, Tuhan Allah telah memberikan kuasa kepada mereka, Tuhan telah mendelegasikan kerajaan-Nya di tengah-tengah manusia. Namun kita lihat, setelah manusia itu jatuh ke dalam dosa, Iblis juga sedang membangun kerajaannya di bumi ini. Iblis juga memakai manusia untuk mendelegasikan kerajaannya di tengah-tengah dunia ini. Pembangunan kerajaan iblis di dunia ini tidak terlepas dari manusia berdosa yang selalu hidup dalam kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka kalau kita lihat dalam&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Kejadian 4 : 17 - 24&lt;/span&gt; Iblis memakai keturunan Kain untuk membangun kota-kota untuk mendelegasikan kerajaannya, keturunan yang tidak mengenal Tuhan. Dan kota-kota inilah yang nantinya yang dipakai Iblis untuk membangun kerajaannya, Iblis akan mendudukkan antikris sebagai penguasa. Setiap kota yang telah dibangun Iblis maka Iblis juga akan mendudukkan orang-orang berdosa untuk menguasai kota itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita lihat dalam ayat 18, setelah keturunan Kain itu berhasil membangun kota, mereka juga langsung melakukan perkawinan poligami. Kemudian mereka juga berhasil menjadi peternak, menjadi ahli musik, menjadi tukang tembaga dan tukang besi, jadi secara duniawi manusia itu berhasil berkembang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(ayat 19 - 22). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak cukup sampai di situ saja, setelah Allah membinasakan manusia pada zaman Nuh, Iblis juga masih memakai keturunan Nuh untuk mendelega-sikan kerajaannya. Manusia boleh mati tetapi Iblisnya belum mati, ia masih mencari manusia lain untuk membangun kerajaannya sampai kepada akhir zaman ini. Puncaknya Iblis akan menyerahkan kuasanya kepada antikris, yaitu manusia binatang yang tidak hidup dalam kebenaran. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 49 : 21&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan yang dimaksud dengan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;“manusia binatang”&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;itu adalah manusia yang tidak mempunyai pengertian akan firman Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Manusia binatang inilah nantinya yang akan dipakai Iblis untuk membangun kerajaannya, ia akan menyerahkan kuasanya kepada antikristus untuk mewujudkan keinginannya. Namun sekalipun manusia itu berhasil membangun kota-kota, pada akhirnya semua itu akan berlalu, semua akan dihancurkan oleh Allah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 21 : 1&lt;/span&gt; firman Tuhan telah menubuatkan bahwa langit yang lama dan bumi yang lama ini akan dilenyapkan, dan tempatnya pun tidak ada lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kita harus membuat firman Tuhan menjadi pedoman dalam hidup supaya  jangan dipakai Iblis untuk mewujudkan kehendaknya. Kita harus tetap waspada supaya jangan terjebak kepada generasi yang tidak mengenal Allah. Sebab sekalipun Allah pernah membinasakan manusia pada zaman Nuh, tetapi Iblisnya masih hidup dan mencari keturunan Nuh yang bisa dipakai untuk mendelegasi kan rencananya. Sekalipun nenek moyang kita tidak ada lagi, tetapi Iblis masih tetap bekerja untuk mencari orang-orang yang bisa dipakainya untuk mendirikan kerajaannya di bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka kita harus memilih satu dari dua kerajaan tersebut, yaitu kita harus dibangun di dalam kerajaan Allah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kolose 1 : 12&lt;/span&gt; firman Tuhan mengatakan bahwa Tuhan telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“memindahkan”&lt;/span&gt; kita kepada kerajaan Allah untuk mendapatkan bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerjaan terang. Itu sebabnya setiap orang yang menyebut dirinya sebagai orang Kristen, sudah seharusnya hidup dalam terang firman Tuhan, sudah seharusnya melepaskan diri dari cara-cara hidup nenek moyang yang dulunya dikuasai kegelapan. Jangan lagi ada yang mempunyai hubungan dengan ritual-ritual, jangan lagi ada yang terikat dengan dukun-dukun, jangan lagi terikat dengan adat istiadat nenek moyang yang tidak berguna. Tetapi kita harus membuat Kristus menjadi Kepala, yang memimpin dan mengatur hidup kita kepada seluruh terang firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa kita harus dipindahkan ke dalam kerajaan Tuhan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Petrus 3 : 10 &lt;/span&gt;sebab bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap pada kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Kita dipindahkan supaya kita dipersiapkan hidup kudus, supaya kita siap masuk ke dalam langit yang baru dan bumi yang baru, yaitu masuk ke dalam kerajaan sorga. Haleluya........!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-7529276093528214773?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/7529276093528214773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=7529276093528214773' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/7529276093528214773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/7529276093528214773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2010/11/buletin-november-2010.html' title='Buletin November 2010'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-6518317858823637542</id><published>2010-11-09T01:42:00.000-08:00</published><updated>2010-11-09T02:19:07.074-08:00</updated><title type='text'>Buletin Oktober 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;“MEMILIH MENDERITA KARENA BENAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;DARI PADA BERSENANG-SENANG KARENA DOSA”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: webdings; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Minggu - 07 November 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Saudara-saudara, sekarang saatnya bagi kita untuk memperbaiki dan membersihkan diri dari dosa-dosa dan dari segala sifat dan karakter yang bertentangan dengan firman Tuhan. Kita perlu melihat beberapa kejadian yang telah menimpa bangsa dan negara kita, seperti gempa bumi yang disetai dengan Tsunami dan juga meletusnya gunung merapi di Yokyakarta. Tidak sedikit nyawa manusia yang melayang belum lagi kerugian harta benda serta penderitaan demi penderitaan yang sedang mereka alami setelah terjadinya tragedi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua yang terjadi ini merupakan penggenapan firman Tuhan yang telah dinubuatkan dalam Alkitab. Kita sebagai jemaat Tuhan harus punya sikap: lebih teliti memperhatikan firman Tuhan supaya kita juga bisa mempersiapkan diri dalam segala waktu. Kita tidak boleh bersantai-santai lagi, jangan merasa aman dan jangan menganggap gempa atau Tsunami itu tidak mungkin terjadi di tengah-tengah kita. Kalau Tuhan Allah sudah mengijinkan, kapan saja dan di mana pun melapetaka itu bisa datang dengan tiba-tiba menimpa semua orang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Zepanya 1 : 14 - 16&lt;/span&gt; menjelaskan jika hari Tuhan itu sudah datang, pahlawan pun menangis. Mengapa? sebab tidak ada seorang pun yang dapat tahan menghadapi hari Tuhan itu dengan kekuatan diri sendiri. Walau pun selama ini merasa kuat, selalu menang, tidak pernah mengalami sakit penyakit, tetapi jika hari Tuhan itu telah datang semua orang yang tidak berada dalam perlindungan Tuhan akan mengalami kesusahan besar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari Tuhan itu dikatakan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“pahit”&lt;/span&gt; karena Tuhan telah datang dengan &lt;span style="font-family: verdana;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“Kegemasan-Nya”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; untuk menghukum semua orang yang tidak hidup sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Tidak ada ceritanya orang yang tidak bertobat itu mendapat pembelaan dari Tuhan, bahkan tidak ada ceritanya Tuhan membawa mereka masuk ke dalam kerajaan sorga.  Justru Tuhan akan menghukum dunia ini dengan berbagai-bagai malapetaka dengan maksud mendatangkan kesusahan dan penderitaan. Karena Tuhan itu datang dengan kegemasan sehingga hari Tuhan itu disebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;- hari kesusahan dan kesulitan&lt;br /&gt; - hari kemusnahan dan pemusnahan&lt;br /&gt; - hari kegelapan dan kesuraman&lt;br /&gt; - hari berawan dan kelam&lt;br /&gt; - hari peniupan sangkakala dan pekik tempur terhadap kota-kota yang berkubu dan terhadap menara penjuru yang tinggi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tuhan Allah sengaja mengijinkan semua itu terjadi supaya gereja Tuhan yang hidup di akhir zaman ini benar-benar tahu mempergunakan waktu dan kesempatan yang ada ini dengan sebaik-baiknya. Hal ini telah dikatakan firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Petrus 3 : 9&lt;/span&gt; bahwa Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, justru Ia sedang menunjukkan kesabaran-Nya karena Ia menghendaki supaya jangan ada seorangpun yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. Tuhan Allah mau supaya gereja yang hidup di akhir zaman ini tahu mempergunakan waktu untuk memperbaiki diri dan kelakuannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Saudara-saudara, firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 15 : 4&lt;/span&gt;3 menjelaskan : &lt;span style="font-weight: bold; font-family: verdana;font-size:130%;" &gt;ADAM sebagai manusia pertama&lt;/span&gt; yang telah diciptakan Allah menjadi makhluk yang hidup. Tetapi &lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;ADAM YANG AKHIR &lt;/span&gt;menjadi roh yang menghidupkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adam sebagai manusia pertama: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;mewarisi sifat dan tabiat daging yang mudah jatuh ke dalam dosa, mudah lemah, mudah putus asa, mudah sakit, dll&lt;/span&gt;. Tetapi &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“manusia yang akhir”&lt;/span&gt;, yaitu Tuhan Yesus Kristus adalah roh yang menghidupkan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;mewarisi sifat-sifat Allah yang sesungguhnya: kudus dan sempurna adanya.&lt;/span&gt; Tujuannya supaya semua orang yang telah mati karena dosa-dosa itu diberi kesempatan menjadi anak-anak Allah. Dengan cara: semua orang yang percaya kepada nama Yesus &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;“diberi kuasa”&lt;/span&gt; supaya menjadi anak-anak Allah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(lihat Yohanes 1 : 12).&lt;/span&gt; Inilah yang orang-orang yang telah beroleh kesempatan untuk dihidupkan kembali oleh Yesus Kristus yang adalah Adam yang akhir. Maksudnya segala dosa-dosa yang telah diwarisi dari nenek moyang telah dilepaskan/dibebaskan oleh korban penebusan dalam darah Kristus sehingga bisa hidup di dalam Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu sebagai jemaat maupun sebagai hamba Tuhan, sekaranglah saatnya kita harus bisa membuat pilihan yang tepat: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“lebih baik menderita karena kebenaran daripada bersenang-senang karena dosa.”&lt;/span&gt; Ini adalah pilihan yang paling tepat dan benar, sehingga tidak perlu disesali apabila penderitaan itu datang. Pada minggu yang lalu kita sudah melihat supaya bisa membuat pilihan yang tepat kita harus memiliki dua (2) sikap, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;- pikiran yang dewasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; - tunduk kepada otoritas Allah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Tesalonika 1 : 5&lt;/span&gt; menderita karena kebenaran disebut pilihan yang tepat dan benar karena lewat penderitaan itu Tuhan akan menyatakanan bahwa: kita layak menjadi warga kerajaan Allah. Jadi jelas bagi kita sekarang bahwa penderitaan yang kita alami itu menjadi sarana yang dipakai Tuhan untuk memper-siapkan kita supaya layak menjadi warga kerajaan Allah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Luar biasa bukan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu supaya kita bisa membuat pilihan yang tepat dan benar itu, kalau memilih jangan dengan perasasan atau pikiran sebab kalau memilih dengan perasaan atau dengan pikiran bisa menjadi salah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Contoh yang memilih dengan perasaan dan pikiran: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:130%;" &gt;Hawa&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dalam Kejadian 3 : 6 &lt;/span&gt;Hawa memakai pikiran dan perasaannya maka iapun jatuhlah ke dalam dosa. Sebab ketika ia melihat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(=memakai pikiran/perasaan),&lt;/span&gt; bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian lalu iapun mengambil dari buahnya dan memakannya, kemudian ia juga memberikan buah itu kepada suaminya dan suaminya pun memakannya juga. Karena perempuan itu melihat dengan memakai perasaan dan pikirannya maka dengan sendirinya hatinyapun menjadi terpikat sehingga ia tidak lagi memperhatikan firman Tuhan. Setiap orang yang selalu memakai pikiran dan perasaan, ia juga tidak akan memperhatikan firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi kita yang sudah menerima firman pengajaran sudah saatnya memilih bukan dengan perasaan atau pikiran lagi tetapi memilih dengan iman. Seperti Musa setelah dewasa (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;=dewasa dalam iman)&lt;/span&gt; mampu memilih lebih baik menderita karena kebenaran daripada harus bersenang-senang karena dosa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga dengan Paulus yang telah ditetapkan menjadi rasul Kristus, sebagai pemberita dan sebagai guru telah mengalami banyak penderitaan dengan tidak malu sebab ia tahu kepada siapa ia percaya. Ditengah-tengah penderitaan itu ia percaya bahwa Allah berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan Tuhan kepadanya hingga pada hari Tuhan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(2 Timotius 1 : 11)&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 21 : 10 - 14&lt;/span&gt; menceritakan pengalaman rasul Paulus yang telah memilih dengan iman walaupun harus mati di Yerusalem. Sebab pada waktu itu telah dinubuatkan bahwa Paulus akan diikat seperti ikat pinggang oleh orang Yahudi dan akan diserahkan ke dalam tangan bangsa-bangsa lain. Walaupun nubuat itu benar dan harus terjadi, Paulus tidak mundur, justru ia rela mati demi kebenaran dalam pemberitaan Injil kepada bangsa-bangsa lain. Paulus tidak terpengaruh dengan suara orang banyak, bahkan walaupun sebenarnya nasehat mereka itu baik tetapi Paulus tidak gentar dan tidak mundur. Dan akhirnya orang banyak itupun menyerah dan berkata: &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;“Jadilah kehendak Tuhan.”&lt;/span&gt; Jadi penderitaan karena melakukan kebenaran itu adalah kehendak Tuhan. Jika kita mau memilih menderita karena kebenaran, tujuannya adalah supaya kita tidak bebas lagi menikmati hal-hal yang duniawi, tetapi sepenuhnya hidup dalam kebenaran firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-6518317858823637542?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/6518317858823637542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=6518317858823637542' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/6518317858823637542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/6518317858823637542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2010/11/buletin-oktober-2010.html' title='Buletin Oktober 2010'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-6760222797812654138</id><published>2010-10-12T17:44:00.000-07:00</published><updated>2010-10-25T21:07:55.096-07:00</updated><title type='text'>Buletin - September '10</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"TANDA PENEBUSAN"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Minggu - 05 September 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Saudara-saudara, saat ini tidak saatnya lagi jemaat dipisahkan oleh tembok-tembok gereja atau organisasi, bukan saatnya lagi mempertahankan kebenaran diri sendiri atau kepentingan diri sendiri, bahkan tidak saatnya lagi mempertahankan tradisi/ajaran dari nenek moyang. Semua ini tidak berguna dan bisa membawa orang lebih dekat kepada Tuhan. Organisasi gereja boleh berbeda, cara beribadah atau liturgi boleh berbeda, tetapi ada satu yang tidak boleh berubah, yaitu: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DOKRIN&lt;/span&gt; atau dasar pengajaran, ini harus sama tidak boleh diubah, tidak boleh ditambah atau pun dikurangi. Semua organisasi gereja harus kembali kepada kebenaran yang sudah dituangkan dalam firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Mengapa kita semua memerlukan Tuhan Yesus dan firman Tuhan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita semua memerlukan Tuhan Yesus karena hanya Dia saja Tuhan dan Juruselamat, tidak ada seorang pun yang bisa beroleh keselamatan kalau tidak datang kepada Tuhan Yesus Kristus. Hal ini dapat kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 4 : 12&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga  selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jadi jelas keselamatan tidak ada didalam siapapun juga selain di dalam nama Yesus, dan tidak ada seorang pun yang bisa selamat kalau tidak mau datang kepada Yesus. Dia yang telah mati dikayu salib dan yang sudah menanggung penderitaan yang begitu berat, tujuannya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;- untuk menanggung penyakit kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;     - untuk memikul kesesangsaraan kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;     - untuk menanggung segala pemberontakan dan kejahatan kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepada-Nya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Yesaya 53 : 4 - 5) &lt;/span&gt;supaya kita semua bisa bebas dari perbudakan dosa. Yesus Kristus yang telah mati di kayu salib dan darah-Nya telah tercurah adalah untuk memberikan tanda penebusan dan pengampunan dosa bagi semua orang. Korban penebusan telah diberikan kepada dunia supaya setiap orang yang sadar dan datang kepada Tuhan mengalami tanda penebusan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tujuan tanda penebusan yang dikerjakan Yesus adalah untuk membebaskan kita dari perbudakan dosa yang selanjutnya dijadikan sebagai kerajaan imam-imam bagi ALlah kita.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara, kita harus selalu mengingat dosa itu sifatnya mengikat bahkan memperbudak. Demikain juga dengan sifat-sifat atau tabiat-tabiat daging sifatnya mengikat, sehingga setiap orang yang sudah terikat itu tidak bisa datang kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh. Kalau tidak mengalami tanda penebusan, jangankan dosa atau pun tabiat daging, segala aktivitas, segala usaha dan pekerjaan bisa mengikat dan memperbudak sehingga kebanyakan orang tanpa sadar hidupnya. Kalau tidak bisa menguasai diri, segala aktivitas itu bisa membuat orang lupa kepada Tuhan, lupa beribadah bahkan bisa lupa melayani Tuhan.&lt;br /&gt;Kita bisa melihat pengalaman bangsa Israel: lebih lama mereka diperbudak di Mesir dari pada berjalan di padang gurun menuju tanah Kanaan. Kalau di Mesir mereka diperbudak kurang lebih selama empat ratus tahun sedangkan dalam perjalan di padang gurun hanya selama empat puluh tahun saja. Jadi tidak sebanding antara lamanya mereka di Mesir dengan diperjalanan di padang gurun.&lt;br /&gt;Untuk itulah Tuhan Allah mengutus Musa kembali ke Mesir, tujuannya untuk melepaskan bangsa Israel dari perbudakan dan membawa mereka ke tanah Kanaan. Sebab kalau bukan karena pekerjaan Tuhan, maka dari antara orang Israel itu tidak ada seorang pun yang bisa lepas atau bebas dari tangan Firaun.&lt;br /&gt;Demikian juga dengan gereja Tuhan diakhir zaman ini, tidak ada seorang pun yagn bisa melepaskan dirinya dari perbudakan dosa kecuali oleh darah Yesus yagn dikerjakan-Nya lewat tanda penebusan. Seorang hamba Tuhan/pendeta jemaat, walau pun sudah terkenal dan luar biasa dipakai dalam hal mengadakan mujizat, tetap saja ia seorang manusia yang tidak dapat menebus jemaatnya dari dosa. Tidak ada seorang pun yang bisa ditebusnya, baik dirinya, baik istrinya, baik anak-anaknya maupun jemaatnya, sebab dirinya sendiri pun haru memerlukan tanda penebusan yang dari Tuhan Yesus Kristus.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Penebusan itu terjadi sepenuhnya hanya karena pekerjaan Tuhan Yesus saja, yang telah dikerjakan-Nya lewat kematian-Nya di kayu salib.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan tanda penebusan itu bisa kita lihat dengan jelas dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 9 : 12&lt;/span&gt; yang mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal." &lt;/span&gt;Ayat ini membuktikan bahwa tanda penebusan itu tidak bisa dikerjakan oleh siapa pun selain oleh Tuhan Yesus Kristus. Tidak ada yang lain yang bisa menyelamatkan manusia dari dosa dan dari maut, selain pribadi Tuhan Yesus.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 9 : 13 - 15&lt;/span&gt; menjelaskan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"darah Yesus"&lt;/span&gt; itu jauh lebih hebat kuasanya dari darah lembu jantan bahkan dari percikan abu lembu muda. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa? &lt;/span&gt;sebab darah binatang itu sifatnya hanya menguduskan secara lahiriah saja, tetapi darah Yesus Kristus bisa menguduskan seluruh hidup baik dari dosa mau pun dari segala tabiat daging. Kuasa darah Yesus itu bisa menyucikan hati kita, pikiran kita maupun perasaan kita. Darah Yesus itu bisa membebaskan tubuh  yang berdosa ini untuk selanjutnya dijadikan sebagai umat kepunyaan Tuhan sendiri.&lt;br /&gt;Mala dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 9 : 15 &lt;/span&gt;Firman Tuhan menjelaskan Kristus menjadi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"pengantara" &lt;/span&gt;dari suatu perjanjian baru. Tujuannya: supaya setiap orang yang telah dipanggil dapat menerima bagian kekal yang telah dijanjikan.&lt;br /&gt;kemuaian dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 9 : 16 - 18 &lt;/span&gt;menjelaskan cara penebusan yang dikerjakan Tuhan Yesus: suatu wasiat barulah sah kalau pembuat wasiat itu sudah mati. Wasiat tidak berlaku selama pembuat wasiat itu masih hidup. Yesus telah ditentukan untuk mati di kayu salib sebagai jalan untuk menebus manusia dari dosa. Maka kalau seandainya Yesus tidak mati di kayu salib, sia-sialah kepercayaan kita kepada Yesus, sia-sialah kita menjadi orang Kristen. Tetapi karena Yesus telah mati &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"genaplah"&lt;/span&gt; seluruh kehendak Allah di dalam diri kita. Pembuat wasiat itu sendiri adalah Yesus, Dia telah mati untuk kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 13 : 13 "Tetapi setiap anak keledai yang lahir terdahulu kautebuslah dengan seekor anak domba; atau jika engkau tidak menebusnya, engkau harus mematahkan batang lehernya. tetapi mengenai manusia, setiap anak sulung diantara anak-anakmu lelaki, haruslah kautebus."&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Dari ayat tersebut dapat kita lihat ada dua (2) golongan yang sangat memerlukan tanda penebusan, yaitu:&lt;br /&gt;        &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;- anak keledai&lt;br /&gt;        - anak sulung manusia&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"ANAK KELEDAI" &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;gambar bayang dari gereja Tuhan yagn berasal dari bangsa kafir, yagn telah beroleh kesempatan untuk ditebus. Kita harus tetap menyadari bahwa tanda penebusan itu membuat hidup kita berguna dan berharga di mata Tuhan. Sebab jika sendainya kita tidak mengalami tanda penebusan, maka sama seperti anak keledai yang dipatahkan batang lehernya kalau tidak ditebus demikian juga kita akan dibinasakan di api neraka selama-lamanya.&lt;br /&gt;Sedangkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"anak sulung"&lt;/span&gt; itu menunjuk kepada bangsa Israel yang telah diangkat menjadi anak. Jadi baik bangsa Israel sendiri mau pun gereja Tuhan yagn berasal dari bangsa kafir sama-sama harus ditebus supaya berhak menjadi umat kepunyaan Tuhan.&lt;br /&gt;Jadi tanda penebusan itu adalah hal yang sangat penting dalam kepengikutan kita kepada Tuhan, baik orang Israel terlebih pula orang kafir. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 2 : 1 - 2 &lt;/span&gt;kalau belum mengalami tanda penebusan masih dalam keadaan mati rohani yagn disebabkan oleh pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosa. Tetapi dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 2 : 8 - 9 &lt;/span&gt;dijelaskan kita telah ditebus dan telah dilepaskan  dari perbudakan dosa hanya oleh kasih karunia Tuhan saja. Bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi sepenuhnya karena kasih karunia Tuhan saja. Karena itu kita tidak boleh sombong.&lt;br /&gt;Selanjutnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Petrus 1 : 13 &lt;/span&gt;kasih karunia Tuhan itulah yagn telah menyucikan dan menguduskan supaya kita bisa hidup kudus sama seperti Yesus yang adalah kudus adanya. Syukur kepada Tuhan kita Yesus Kristus, sekarang kita telah beroleh tanda penebusan oleh darah-Nya supaya kita berharga di mata Tuhan. Haleluya................!!!!&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"TANDA PENEBUSAN"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Minggu, 19 September 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                    Setelah bangsa Israel dilepaskan dari perbudakan Mesir, selanjutnya Tuhan Allah mau membawa mereka masuk ke tanah Kanaan, yaitu tanah yang telah dijanjikan kepada Abraham, Ishak dan Yakub. Bangsa Israel tidak cukup hanya dilepaskan begitu saja, mereka juga harus dituntun selama dalam perjalanan supaya mereka bisa sampai ke tanah Kanaan tersebut. Sebab kalau tidak dituntun maka sudah jelas bangsa Israel tidak mungkin bisa masuk ke tanah Kanaan, mereka akan tersesat dan mereka akan habis binasa oleh bangsa-bangsa yang ada di tanah Kanaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Intinya: Tuhan ALlah mau menjadikan mereka menjadi "kerajaan imam dan bangsa yang kudus, kepunyaa Allah sendiri."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 19 : 1 - 6 &lt;/span&gt;menjelaskan setelah bangsa Israel keluar dari Mesir, di padang gurun Sinai, Tuhan ALlah berfirman kepada Musa untuk memberi satu pernyataan, Tuhan ALlah akan menjadikan mereka menjadi "harta kesayangan Tuhan" dari antara segala bangsa dan menjadikan mereka sebagai &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"kerajaan imam"&lt;/span&gt;. Tetapi ada syaratnya, yaitu: mereka harus mau &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"mendengar"&lt;/span&gt; firman Tuhan dengan sungguh-sungguh dan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"berpegang" &lt;/span&gt;pada perjanjian Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perjalanan bangsa Israel ini merupakan gambaran perjalanan gereja Tuhan diakhir zaman ini. Setelah kita mengalami tanda kelepasan dari dosa oleh darah Kristus, selanjutnya kita harus dijadikan sebagai kerajaan imam supaya kita berhasil masuk ke dalam kerajaan seribu tahun damai. Sebab dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 20 : 1 - 6&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan tentang rencana Tuhan yang begitu besar dan mulia khusus kepada gereja Tuhan diakhir zaman ini, yaitu Tuhan mau membentuk dan mempersiapkan kita menjadi sidang mempelai perempuan Kristus, yang dikuduskan dan disempurnakan, yagn dibela dan dipelihara sampai kepada kedatangan-Nya yang kedua kali sebagai Raja di atas segala raja, atau sebagai Mempelai Pria Sorga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Khusus dalam ayat 6 gereja Tuhan yagn sudah masuk menjadi kerajaan imam itu akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus dalam kerajaan seribu tahun damai, yaitu bagi kita yang dengan sungguh-sungguh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"mendengar"&lt;/span&gt; firman pengajaran dan melakukannya dalam hidup sehari-hari. Sebagai jemaat terlebih lagi sebagai hamba Tuhan, kita harus membuat firman pengajaran itu menjadi praktek dalam hidup sehari-hari supaya Tuhan berkenan kepada kita. Kalau sudah demikian, kita akan layak masuk ke dalam kerajaan seribu tahun damai dan akan berbahagia sebab kita akan memerintah sebagai raja bersama dengan Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kematian yang kedua itu adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"lautan api"&lt;/span&gt;, ini berbicara tentang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"api neraka"&lt;/span&gt; yang kekal dan yang tidak terpadamkan sampai selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk membuat kita menjadi suatu kerajaan imam bagi Allah, pertama-tama tanda yang harus kita miliki adalah "tanda kelepasan", yaitu dilepaskan dari maut dan dari perbudakan dosa. Kita dilepaskan bukan karena kekuatan diri sendiri dan bukan pula karena orang lain, tetapi hanya oleh darah Kristus yang telah mati di kayu salib sebagai jalan untuk memperdamaikan kita dengan Allah. Bagi kita, darah Kristus itu sungguh-sungguh luar biasa kuasanya, darah Kristus itu mahal dan tidak ternilai oleh apapun yang ada di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Darah Kristus itu dikatakan hebat dan luar biasa karena:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;- hanya darah Kristus saja yang sanggup melepaskan kita dari maut dan dari perbudakan dosa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     - hanya darah Kristus saja yang sanggup mengangkat kita dari maut menjadi suatu kerajaan imam yang berkenan kepada ALlah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     - hanya oleh darah Kristus saja yang sanggup menjadikan kita menjadi mempelai perempuan Kristus, yang dikuduskan dan disempurnakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita lihat di dunia ini, banyak orang bisa berhasil menjadi pemimpin, misalnya menjadi Bupati, Gubernur, Anggota Dewan bahkan menjadi presiden sekalpun, karena banyaknya orang yang mau memilih mereka atau mengangkat mereka. Sebenarnya jauh lebih mudah seseoragn itu menjadi Bupati, menjadi Gubernur, menjadi anggota dewan bahkan menjadi presiden dari pada menjadi umat kepunyaan ALlah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sebab kalau untuk mengangkat seseorang menjadi pemimpin di dunia ini suara orang banyak sangat menentukan bahkan uang yang banyak juga bisa dipakai untuk membeli suara orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi untuk mengangkat kita menjadi kerajaan imam yang berkenan kepada Allah suara yang banyak itu tidak bisa dan uang yagn banyak juga tidak bisa, dengan kata lain segala sesuatu yang ada di dunia ini misalnya kekayaannya atau kehormatannya, tidak bisa mengangkat sesorang menjadi kerajaan imam bagi ALlah. Hanya satu saja yang bisa mengangkat kita dari maut dan dari perbudakan dosa, yaitu darah Kristus lewat tanda penebusan yang telah dikerjakan-Nya lewat kematian-Nya di kayu salib.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bangsa Israel pernah mengalami kejatuhan yagn paling dalam sampai ke titik yang paling rendah, yaitu menjadi budak bagi bangsa-bangsa lain. Mereka diijinkan Tuhan mengalami hal yang demikian tentu ada penyebabnya, yaitu karena mereka tidak lagi memperhatikan dan melakukan firman Tuhan dengan sungguh-sungguh melainkan telah membelakangi Tuhan dengan berbuat yang tidak pantas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Pemazmur pernah bertanya: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;"Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?"&lt;/span&gt; (Mazmur 8 : 5). &lt;/span&gt;Pemazmur bertanya demikian tentu karena mereka telah melihat dan mengalami bagaimana sakitnya kalau sedang ditinggalkan Tuhan, mereka sendiri mengalami tidak ada artinya lagi, bagi Tuhan mereka tidak ada apa-apanya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan yang lebih parah lagi dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 49 : 13, 21&lt;/span&gt; firman Tuhan memberi satu pernyataan yang tegas:&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt; "Manusia, yang dengan segala kegemilangannya tidak mempunyai pengertian, boleh disamakan dengan hewan yang dibinasakan."&lt;/span&gt; Kalau manusia sampai disamakan dengan hewan yagn dibinasakan, bukankan ini sudah merupakan suatu pernyataan yang menyatakan bahwa manusia itu sudah jatuh sampai ke titik yang paling rendah? Manusia yang dulunya diciptakan segambar dan serupa dengan Allah, manusia yang diakui sebagai ciptaan Allah yang paling mulia dari segala makhluk, sekarang telah disamakan dengan hewan yang dibinasakan. Inilah kejatuhan manusia yang paling dalam, sudah sampai ke titik yang paling rendah. Karena itu tidak ada seorang pun yang bisa mengangkat dirinya dari kejatuhan tersebut dan tidak ada orang lain yang bisa mengangkat dirinya. Bankan tidak ada seorang pun yagn bisa memberikan tebusan kepada ALlah ganti nyawanya, mungkin kekayaannya, jabatannya, atau apapun yang ada padanya tidak ada yang bisa diberikan kepada ALlah sebagai ganti tebusan nyawanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi di sinilah perlu kita ketahui bahwa &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"TANDA PENEBUSAN"&lt;/span&gt; yang dikerjakan oleh Yesus Kristus di kayu salib menjadi berkat bagi kita semua. Walaupun manusia itu sudah sempat jatuh sampai ke titik yang paling rendah bahkan sekalipun sudah sempat disamakan dengan hewan yagn dibinasakan, ada satu pribadi yang sanggup mengangkat kita, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Oleh darah-Nya dan oleh kematian-Nya di kayu salib, Ia telah mengangkat kita dari kejatuhan yang paling dalam, Ia juga telah menebus kita dari segala dosa dan pelanggaran untuk diangkat menjadi kerajaan imam bagi ALlah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 8 : 6&lt;/span&gt; oleh darah Kristus kita telah diangkat dan dibuat menjadi&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt; "hampir sama"&lt;/span&gt; seperti Allah untuk selanjutnya dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat. Manusia yang tadinya sudah berada pada titik yang terendah dan yang sudah sempai disamakan dengan hewan yagn dibinasakan, sekarang Tuhan mau memahkotai dengan kemuliaan dan hormat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 149 : 4&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan: Tuhan ALlah mau memahkotai manusia itu dengan keselamatan. Kalau kita kaitkan dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 8 : 6&lt;/span&gt;, mahkota kita bukan hanya kemuliaan dan hormat, tetapi juga dengan keselamatan. Inilah mahkota yagn paling tinggi dari segala mahkota yagn ada di dunia ini. Kalau kemuliaan dan hormat, semua orang bisa mendapatkannya karena kekayaannya, karena jabatannya yang tinggi, dll, tetapi mahkota keselamatan dunia tidak dapat memberi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab dunia ini hanya sementara saja sehingga tidak memiliki yang kekal sifatnya, keselamatan itu kita peroleh hanya lewat Pribadi Tuhan Yesus Kristus saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka sebagai jemaat Tuhan, maupun sebagai hamba Tuhan, jengan hanya sibut mencari mahkota yagn ada di dunia ini saja tetapi berjuanglah sampai berhasil mendapatkan mahkota keselamatan yagn dari Tuhan. Saudara boleh bekerja, boleh berusaha, boleh kaya, boleh punya jabatan yang tinggi, tetapi jangan sampai menyia-nyiakan tanda penebusan yagn telah dikerjakan Yesus Kristus, disamping segala aktivitas yang kita lakukan kita harus mengerjakan keselamatan itu dengan taat dan setia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka kalau kita lihat kembali dalam Mazmur 149 : 4 mahkota keselamatan itu diberikan tidak kepada sembarang orang, yagn dimahkota dengan keselamatan itu hanyal orang-orang yang "rendah hati."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maksudnya Tuhan menuntut supaya kita mempunyai sikap: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"rendah hati"&lt;/span&gt;, sama seperti Yesus rendah hati demikian juga kita harus memiliki sikap rendah hati &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Matius 11 : 29)&lt;/span&gt;. Tidak ada seorangpun yang bisa masuk ke dalam kerajaan sorga kalau tidak berlajar kepada Yesus, dan tidak ada seorang pun yang bisa menjadi sama seperti Kristus kalau ia tidak berlajar kepada Yesus. Ada dua sikap yang dimiliki Yesus yang juga harus menjadi sikap kita, yaitu: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;LEMAH LEMBUT &amp;amp; RENDAH HATI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Hal ini bisa kita lihat dengan jelas dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Filipi 2 : 5 - 11&lt;/span&gt; ketika Yesus lahir ke dunia ini untuk memberikan keselamatan kepada manusia, Ia telah mengosingkan diri-Nya dan menjadi hamba untuk melayani kita. Bukti kerendahan hati Tuhan Yesus:&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt; "IA TAAT SAMPAI MATI, BAHKAN SAMPAI MATI DI KAYU SALIB&lt;/span&gt;, sebagai hukuman yang harus ditanggung untuk mengangkat kita dari titik yang paling rendah. Karena kita sudah jatuh sampai ke titik yang paling rendah, maka Tuhan Yesus juga harus mengalami hukuman yang paling supaya kita bisa diangkat. Jadi kalau Saudara rindu menerima mahkota keselamatan, harus disetai dengan sikap yang rendah hati, harus mau taat mendengar dan melakukan firman pengajaran.&lt;br /&gt;Selanjutnya manusia yagn sudah dimahkotai dengan keselamatan itu:&lt;br /&gt;    &lt;span style="font-family: verdana;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- Tuhan mau membuat dia berkuasa atas segala buatan tangan Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;     - Tuhan mau membuat segala-galanya diletakkan dibawah kakinya, bukan di atas kepala.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jadi segala harta yagn ada di dunia ini bukan mahkota, bukan kemuliaan, itu semua sifatnya hanya sementara saja, jangan sampai Saudara menempatkan harta kekayaan itu lebih tinggi dari keselamatanmu, tetapi tempatkanlah firman itu diatas segala-galanya yang sanggup merubah dan memperbaharui hidupmu. Maka tanda penebusan yagn dikerjakan Tuhan Yesus itu akan berguna bagimu. HALELUYA........!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-6760222797812654138?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/6760222797812654138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=6760222797812654138' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/6760222797812654138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/6760222797812654138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2010/10/buletin-september-10.html' title='Buletin - September &apos;10'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-9133154424541816410</id><published>2010-08-12T00:19:00.000-07:00</published><updated>2010-09-28T17:47:30.854-07:00</updated><title type='text'>BULETIN AGUSTUS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;“BERJALAN DALAM SALIB KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);font-family:webdings;" &gt;Minggu, 01 Agustus '10&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya kita bisa berjalan di jalan salib:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- harus mampu menyangkal diri dengan cara mematikan segala keinginan/tabiat daging ataupun keinginan diri sendiri&lt;br /&gt;- kita harus tetap memandang kepada Kristus sebagai teladan yang lebih dahulu memikul salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Saudara-saudara, dalam Alkitab berita tentang &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“jalan salib” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;adalah berita yang paling penting, jauh sebelum Yesus datang ke dunia ini berita tentang kematian Yesus sudah dinubuatkan. Kalau bukan berita yang paling penting, maka tidak mungkin semua nabi bernubuat tentang kematian Yesus. Jalan salib adalah jalan yang telah ditentukan Allah sebagai sarana untuk membebaskan kita dari dosa dan untuk menyelamatkan kita dari maut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;Maka bagi kita yang mau berjalan dalam jalan salib, salib itu bukan hanya lambang saja, bukan hanya cerita dongeng saja, tetapi berbicara tantang pengalaman hidup dan perjalanan hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tuhan Yesus sendiri telah berkata: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.” (Lukas 9 : 23).&lt;/span&gt; Jadi jelas, salib itu bukan hanya lambang tetapi berbicara perjalanan hidup, mau berbuat dan melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan. Walau pun dalam jalan salib itu harus mengalami banyak penderitaan, kita tidak boleh mundur.&lt;br /&gt;INGAT....!! mundur dari jalan salib berarti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;- sudah mundur dari Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; - sudah lepas dari pemeliharaan Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; - tidak layak memperoleh keselamatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walau pun masih beribadah bahkan masih melayani Tuhan, mungkin masih berpredikat pendeta, tetapi kalau tidak mau berjalan dalam jalan salib, sesungguhnya ia sudah keluar  dari kehendak Tuhan, bagaikan ranting yang telah menjadi kering. Setiap orang yang tidak mau berjalan dalam jalan salib, ia belum bisa disebut sebagai milik Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 15 : 1 - 4 &lt;/span&gt;firman Tuhan begitu tegas mengatakan: berita yang sangat penting telah disampaikan kepada banyak orang, yaitu bahwa Kristus telah mati di kayu salib karena dosa-dosa kita, bukan karena dosa-Nya. Karena itu dikatakan bahwa berita tentang kematian Tuhan Yesus ini disebut sebagai berita yang sangat penting yang sesuai dengan kitab suci.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau dikatakan berita tentang salib itu sesuai dengan kitab suci, itu berarti bahwa berita tentang kematian Tuhan Yesus itu tidak perlu diragukan lagi, Tuhan Yesus telah mati di kayu salib, telah dikuburkan dan telah dibangkitkan pada hari yang ketiga. Semua berita tentang kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus adalah benar adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu sebagai jemaat Tuhan mau pun sebagai hamba Tuhan, kita tidak perlu meragukan tentang kematian Tuhan Yesus, dan jangan sampai menolak apabila engkau sedang dalam penderitaan. Kalau itu datangnya dari Tuhan dan bukan karena dosa atau pelanggaranmu, terimalah dengan sukacita dan jangan mengelak. Jalani semua  dengan baik, dengan penuh kasih, maka Tuhan akan turut serta dalam kehidupanmu, Ia tidak akan meninggalkan engkau tetapi akan menyertai hidupmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 2 : 19 - 20&lt;/span&gt; Paulus sebagai rasul Kristus mengaku telah disalibkan dengan Kristus, caranya: mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat. Setelah itu: sekarang ia hidup tidak lagi karena dirinya sendiri, bukan lagi karena kekuatannya sendiri, bukan lagi karena kepintarannya sendiri, tetapi benar-benar Kristus telah hidup di dalam dirinya. Ini suatu pengakuan yang sangat luar biasa, sebab tidak banyak orang mau disalibkan dengan Kristus, tidak banyak orang yang mau menderita karena mengikut Kristus, justru kebanyakan orang ingin diberkati, ingin kaya, ingin sukses, ingin dikatakan orang hebat, mereka lupa mereka tidak mampu berbuat apa-apa tanpa seijin Tuhan. Tetapi Paulus dengan rendah hati mengatakan: aku telah disalibkan dengan Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap orang yang mau berjalan dalam jalan salib, hidupnya sudah tersembunyi di dalam Allah, bukan ia sendiri lagi yang nampak tetapi Kristus yang nampak. Jika kita mau berjalan dalam jalan salib, maka Kristuslah yang bekerja untuk memberikan kekuatan. Sehingga sekali pun penderitaan itu berat, tetapi kita dapat menjalaninya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti dikatakan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Filipi 1 : 21&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.”&lt;/span&gt; Jika Kristus sudah hidup di dalam kita, maka:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;     &lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt; - Yesus yang di dalam kita itulah yang akan mencukupkan segala keperluan kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;      - Yesus yang ada di dalam kita itulah yang akan menyelesaikan segala masalah kita, yang menyembuhkan segala sakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;      - Yesus yang di dalam kita itulah yang akan memberi kekuatan supaya kita mampu mengalahkan segala dosa dan segala tabiat daging.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan jika Kristus sudah hidup di dalam kita, firman Tuhan mengatakan mati pun adalah keuntungan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab sudah jelas masuk dalam sorga, dianggap layak masuk ke dalam kerajaan Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi kalau ada orang yang bertanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;”Mengapa Tuhan sengaja membawa kita berjalan dalam jalan salib?”&lt;/span&gt; jawabannya supaya kita tetap sadar bahwa:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;- tanpa Tuhan tidak ada jalan untuk mendapat keselamatan,&lt;br /&gt;- tanpa jalan salib tidak ada pengampunan dosa,&lt;br /&gt;           - tanpa salib tidak tidak ada seorang pun yang bisa mendekatkan diri kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sama seperti rasul Paulus, karena Kristus sudah hidup di dalam dirinya, ia rela menyerahkan nyawanya kepada Tuhan, ia tidak menghiraukan nyawanya sedikit pun sebab tujuan pelayanannya adalah untuk mencapai &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“garis akhir”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“menyelesaikan pelayanan”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang telah ditugaskan kepadanya untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah. Hal ini dijelaskan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 20 : 22 - 24&lt;/span&gt; ketika rasul Paulus sebagai tawanan Roh tidak tahu apa yang akan terjadi atas dirinya walau pun sebenarnya penjara dan sengsara telah menunggu. Tetapi karena berita Injil, ia tidak menghiraukan nyawanya sedikitpun asalkan ia dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanannya. Karena itu sebagai jemaat Tuhan maupun sebagai hamba Tuhan, supaya kita berhasil berjalan dalam jalan salib ini yang paling kita butuhkan adalah&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; “KETEKUNAN.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Ketekunan ini menjadi kunci supaya kita juga bisa sama seperti Paulus yang berhasil mencapai garis akhir dan berhasil menyelesaikan pelayanan. Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 10 : 32 - 36&lt;/span&gt; menjelaskan setelah menerima terang, kita banyak menderita dalam perjuangan yang berat, ketika dijadikan tontonan, karena nama Tuhan harus diejek, dihina bahkan sampai dikucilkan dari keluarga, bahkan sekali pun harta habis dirampas, semua itu harus kita terima dengan sukacita. Sebab jika kita bertekun dalam Tuhan, maka kita akan tahu bahwa kita memiliki harta yang lebih baik dan yang lebih menetap sifatnya, yaitu hidup yang kekal di dalam kerajaan sorga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk itu firman Tuhan dengan tegas mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercaanmu, karena besar upah yang menantinya.”&lt;/span&gt; Untuk mendapatkan semua itu, intinya kita memerlukan ketekunan, supaya sesudah berhasil melakukan kehendak Allah, kita berhak memperoleh apa yang dijanjikan Tuhan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 11 : 22&lt;/span&gt; ada dua hal yang perlu kita perhatikan yaitu:  &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;kemurahan dan kekerasan hati Tuhan.&lt;/span&gt; Tidak cukup kalau hanya memperhatikan kemurahan Tuhan saja tetapi juga harus memperhatikan kekerasan hati Tuhan supaya rasa takut akan Tuhan ada dalam hidup kita. Banyak orang hanya memperhatikan kemurahan Tuhan saja sehingga mereka tidak mau sungguh-sungguh datang kepada Tuhan, tidak sungguh-sungguh melayani Tuhan. Sebagai jemaat Tuhan, kita juga harus memperhatikan kekerasan hati Tuhan supaya di dalam diri kita ada rasa takut, yaitu takut kalau tidak beribadah, takut kalau tidak berkorban, takut kalau tidak melayani, dll. Setiap orang yang tetap memperhatikan kemurahan Tuhan, maka Tuhan akan mengampuni segala dosa kita dan Tuhan juga akan mempercayakan pelayanan kepada kita. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Titus 3 : 4 - 5 &lt;/span&gt;kemurahan Tuhan itu nyata ketika Tuhan telah menyelamatkan kita yang dikerjakan lewat permandian kembali, kita dibaharui oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;Permandian kelahiran kembali&lt;/span&gt; = ini murni pekerjaan Tuhan di dalam hidup kita  yang mau berjalan dalam jalan salib walau harus mengalami pemderitaan. Ini juga berbicara pekerjaan Tuhan yang membaharui kita dari hari ke hari sampai kita sesuai dengan kehendak Tuhan, diampuni dosa kita, dikuduskan/disucikan dan puncaknya kita akan disempurnakan menjadi sidang mempelai perempuan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;“HIDUP ADALAH KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;Minggu, 08 Agustus 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian adalah resiko yang paling pahit, yang paling berat, bahkan yang paling mengerikan yang pernah dihadapi manusia. Tetapi sekali pun yang paling berat bahkan yang paling pahit sekalipun, jika Kristus sudah diam di dalam hidup kita, kematian itu bisa menjadi keuntungan, yang paling pahit sekali pun bisa menjadi manis. Ini berbicara jalan salib, dalam mengikut Tuhan sering sekali kita diperhadapkan kepada banyak penderitaan, bahkan sepertinya dengan sengaja Tuhan sedang membawa kita berjalan dalam jalan salib. Maksud Tuhan dalam semua itu ialah supaya di tengah-tengah penderitaan itu kuasa Tuhan menjadi nyata, pembelaan dan pemeliharaan Tuhan itu dapat kita alami dalam hidup sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab Perjanjian Lama, ada dua orang yang mengalami pencobaan dan penderitaan yang sangat berat, yaitu AYUB dan ABRAHAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderitaan atau ujian yang dialami Ayub:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;- semua anak-anaknya mati karena bencana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; - hartanya habis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; - sahabat-sahabatnya menjauh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; - mengalami penyakit yang sangat parah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; - istrinya mengejek/menghinanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Ayub bisa menjalani semua itu dengan baik dan Ayub menang, karena yang ada di dalam hatinya adalah Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujian yang dialami Abraham:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; - lama menunggu janji Allah tentang keturunannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;    - ia harus membawa anaknya yang tunggal ke gunung Moria untuk&lt;br /&gt;dipersembahkan sebagai &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;korban persembahan kepada Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita lihat dan kalau kita bandingkan antara Ayub dan Abraham ini, ujian dan penderitaan yang mereka alami itu memang sangat jauh berbeda. Tetapi kalau kita bandingkan, sebenarnya ujian yang dialami Abraham itu jauh lebih berat dari pada yang dialami Ayub. Kalau penderitaan yang dialami Ayub mengarah kepada fisik, tetapi ujian yang dialami Abraham itu mengarah kepada perasaan hatinya.&lt;br /&gt;Ketika Abraham harus membawa anaknya yang paling dikasihi untuk dipersembahkan kepada Allah, ia harus berjuang supaya ia mampu mengalahkan perasaannya sendidi, dan ia harus mampu menguasai hatinya. Kalau tidak, maka ia tidak akan pernah bisa membawa anaknya kepada Tuhan.&lt;br /&gt;Perlu kita ketahui kalau Tuhan menguji :&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;- tidak diberitahukan lebih dahulu apa materi ujiannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;- tidak diberitahukan kapan ujian itu akan dimulai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sangat berbeda dengan ujian-ujian yang diadakan di dunia ini, misalnya ujian di sekolah, ketika guru akan mengadakan ujian biasanya guru akan memberitahukan kapan ujiannya dan apa materi ujiannya juga akan diberitahukan lebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita sebagai jemaat Tuhan, jika Kristus sudah tinggal di dalam kita, kapan pun ujian itu datang kita akan siap menghadapinya, bahkan apa pun bentuk ujian itu, kita sudah siap menghadapinya. Sebab Kristus yang diam di dalam kita itu pasti akan menyertai kita dan akan memberi kekuatan supaya kita bisa menang terhadap ujian. Sepahit apa pun penderitaan itu akan menjadi manis bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;PETRUS&lt;/span&gt; adalah contoh orang yang tidak tahan menghadapi ujian. Pada waktu Yesus memberitahu kan kepada murid-murid tentang kematian-Nya, Petrus mengaku sanggup memikul penderitaan, mengaku siap mati untuk Tuhan. Tetapi kenyataan nya, setelah Tuhan Yesus ditangkap, Petrus langsung mengandalkan kekuatannya, ia melarikan diri, dan ketika Tuhan Yesus diadili untuk disalibkan, Petrus menyangkal Tuhan Yesus sebanyak tiga kali.&lt;br /&gt;Petrus adalah murid yang terkenal pemberani, murid yang selalu mengikut Yesus, yang dulu mengaku siap mati untuk Tuhan Yesus, tetapi ketika ujian itu datang, sekarang Petrus rela menyangkal Tuhan Yesus, bahkan sampai mengaku tidak pernah mengenal Tuhan Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai jemaat maupun sebagai hamba Tuhan, kita harus selalu siap sedia diuji kapan pun, dan apapun bentuk ujian itu, kita harus siap menghadapinya. Bahkan sepahit apa pun dan seburuk apa pun penderitaan itu, kita harus dengan rela hati menghadapinya. Ingat! penderitaan yang pahit bisa menjadi manis jika kita dengan rela menghadapi nya.&lt;br /&gt;Maka kalau kita lihat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 15 : 1 - 27&lt;/span&gt; kalau Kristus sudah diam di dalam kita, ada tiga (3) praktek hidup sebagai jemaat Tuhan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;1. ayat 1 - 8&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = hubungan ranting dengan pokok, ini berbicara hubungan Kristus sebagai&lt;br /&gt;                          Kepala dengan jemaat sebagai tubuh Kristus.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;2. ayat 9 - 17&lt;/span&gt; = hubungan ranting dengan ranting ini berbicara hubungan jemaat dengan&lt;br /&gt;                              jemaat.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt; 3. ayat 18 - 27&lt;/span&gt; = hubungan ranting dengan dunia ini berbicara hubungan jemaat dengan&lt;br /&gt;                                dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda kalau kita sudah menyatu dengan Kristus bagaikan ranting dengan pokok yang tidak boleh dipisahkan, jemaat sebagai ranting harus tetap menyatu dengan Kristus. Tuhan Yesus adalah pokok anggur yang benar, kita sebagai jemaat harus tinggal di dalam Kristus supaya dipelihara dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua (2) bentuk pemeliharaan dari Tuhan:&lt;br /&gt;1. pemeliharaan secara biasa, misalnya ketika kita tidak punya apa-apa, tetapi karena ada hubungan dengan sesama jemaat, maka orang lain bisa dipakai untuk memberi kepada kita.&lt;br /&gt;2. Pemeliharaan yang ajaib, misalnya ketika kita sedang tidak punya apa-apa lagi di rumah atau ketika sedang mengalami sakit penyakit, tetapi tanpa sepengetahuan kita dan diluar kemampuan kita, Tuhan melakukannya dengan ajaib, Ia menyediakan dengan ajaib dan menyembuhkan sakit kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh: ketika kepercayaan Abraham diuji, sebenarnya ia tidak punya domba untuk dipersembahkan kepada Tuhan, tetapi karena Abraham cinta kepada Tuhan dan karena Tuhan diam di dalam hidupnya, Tuhan sendiri yang menyediakan domba baginya untuk dipersembah kan kepada Allah. Kejadian 22 : 7 - 8 ketika Ishak bertanya: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dimanakah domba untuk korban bakaran itu?” Abraham menjawab: “Allah yang menyediakan ...........”&lt;/span&gt; Ayat 9 - 10 = tindakan/perbuatan Abraham yang berkenan kepada Tuhan. Maka dalam ayat 11 - 14 setelah Tuhan melihat hati Abraham yang tidak segan-segan menyerahkan anaknya yang tunggal kepada Allah, Abraham lulus ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga berbicara tentang jalan salib, Abraham telah berhasil menyangkal diri sehingga ia berhasil membawa anaknya untuk dipersembahkan kepada Allah. Abraham berhasil karena Kristus sudah tinggal di dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Abraham berhasil berjalan dalam jalan salib, maka ia berhak mendapatkan pemeliharaan Tuhan yang ajaib. Ketika Abraham menoleh, maka ia melihat seekor domba jantan di belakangnya yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Domba jantan inilah yang disembelih lalu dipersembahkan kepada Allah, sebagai ganti anaknya Ishak. Apa yang tidak pernah ada dalam pikirannya, Tuhan adakan dengan ajaib.&lt;br /&gt;Supaya kita bisa punya hubungan dengan Kristus sebagai Kepala jemaat, kita harus kudus dan setia. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 15 : 2&lt;/span&gt; firman Tuhan menggambarkan hubungan yang baik itu bagaikan ranting-ranting yang berbuah lalu dibersihkan. Ini berbicara kehidupan jemaat-jemaat Tuhan yang sudah memiliki persekutuan dengan Kristus, setia beribadah dan melayani, akibatnya: dibersihkan (=dikuduskan). Kita bisa hidup kudus sepenuhnya karena pekerjaan firman Tuhan, lewat firman pengajaran yang ditampilkan di dalam hidup kita. Demikian juga kita bisa setia sepenuhnya juga karena pekerjaan Tuhan yang memberi kekuatan dan kuasa supaya kita mampu menolak dosa.&lt;br /&gt;Tetapi setiap ranting yang tidak berbuah akan dipotong.&lt;br /&gt;Ini berbicara kehidupan jemaat-jemaat yang tidak setia digembalakan dan yang tidak suci hidupnya. Akibatnya akan sama seperti ranting yang menjadi kering, yang dikumpulkan, lalu dicampakkan ke dalam api untuk dibakar.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“HIDUP ADALAH KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:webdings;" &gt;Minggu, 15 Agustus 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Puji Tuhan!&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita patut bersyukur kepada Tuhan jika Kristus sudah hidup di dalam kita dan kita hidup di dalam Kristus. Sebab jika kita sudah hidup di dalam Kristus, kita akan layak diberkati, layak dibela dan dipelihara. Namun walau pun kita sudah hidup di dalam Kristus bukan berarti hidup kita sudah bebas dari penderitaan, tetapi masih berada dalam pergumulan-pergumulan yang harus kita lewati dan harus kita menangkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yosua 18 : 1 - 10&lt;/span&gt;  setelah bangsa Israel sampai ke tanah Kanaan dan menaklukkan negeri itu, lalu mereka berkumpul di Silo dan menempatkan kemah pertemuan di sana. Dari kedua belas suku Israel, masih tinggal tujuh suku yang belum mendapat bagian milik pusaka, sementara yang sudah mendapat milik pusaka masih lima suku saja. Jadi tidak sebanding banyaknya antara yang sudah mendapat milik pusaka dengan yang belum mendapat, mayoritas dari antara mereka masih harus berjuang. Bahkan kalau kita lihat dalam kitab Yosua pasal 18 ini Yosua sendiri pun sebagai pemimpin belum mendapatkan milik pusaka, sebab nanti pada pasal 19 : 49 - 50 barulah Yosua mendapatkan milik pusaka di tengah-tengah bangsa Israel. Dan milik pusaka yang diberikan kepada Yosua itu sesuai dengan titah Tuhan, mereka memberikan kepadanya kota yang dimintanya, yakni Timnat-Serah di pegunungan Efraim.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini menggambarkan perjalanan kita sekarang, gereja Tuhan yang masih hidup diakhir zaman  ini masih harus berjuang supaya berhasil mendapat bagian yang terbaik dari Tuhan, yaitu untuk masuk ke dalam kerajaan sorga dan menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Walau pun kita sudah percaya kepada Yesus Kristus, sudah diselamatkan, tetapi kita masih harus terus berjuang dan bergumul sampai berhasil menjadi orang yang berkenan kepada Tuhan. Seperti bangsa Israel, walau pun mereka sudah sudah sampai ke tanah Kanaan dan sudah berhasil mengalahkan penduduk negeri itu, tetapi mereka masih harus berjuang terus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Yakub&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; mempunyai anak-anak dua belas orang banyaknya dan semua tercatat dalam kitab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 49 : 1 - 28 &lt;/span&gt;untuk mendapat berkat dari Yakub. Kemudian kalau kita lihat dalam kitab Yosua pasal 13 sampai pasal 19 nama Yusuf tidak tercatat untuk mendapat bagian milik pusaka sedangkan yang lain mendapat. Tetapi kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 7 : 1 - 8&lt;/span&gt; nama Yusuf sudah tercatat kembali, sebaliknya ada dua suku dari keturunan Israel yang tidak tercatat namanya, yaitu suku Dan dan suku Efraim. Padahal diwaktu-waktu sebelumnya kedua nama ini selalu tercatat namanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita lihat dari kedua belas nama anak atau suku Israel tersebut, diawal semua nama-nama mereka tercatat namanya, tetapi ditengah perjalanan ada yang tidak tercatat, dilanjutkan dalam kitab Wahyu sebagai kitab terakhir dari semua kitab ada dua nama yang tidak tercatat namanya, yaitu suku Dan dan Efraim.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita sekarang nama-nama yang tercatat seperti tersebut di atas mengandung arti yang sangat besar, sebagai jemaat Tuhan, kita harus berjuang supaya menang. Perjalanan suku-suku Israel ini menggambarkan perjalanan gereja Tuhan diakhir zaman ini, kita semua harus berjuang supaya nama kita benar-benar tercatat dalam kitab kehidupan Anak Domba. Kita harus dengan sungguh-sungguh baik beribadah mau pun melayani Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin Saudara bertanya:&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “Mengapa harus ada daftar nama-nama yang berhak mendapat milik pusaka, tetapi mengapa pula ada nama-nama yang tidak tercacat?”&lt;/span&gt; maksud semua itu adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-style: italic;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;- Tuhan mau tunjukkan mana yang pada awal-awalnya tidak&lt;br /&gt;diperhitungkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt; - Tuhan mau tunjukkan mana yang gugur di tengah jalan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt; - Tuhan mau tunjukkan mana yang menang sampai kepada akhirnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi dalam perjalanan gereja Tuhan, perjalanan bangsa Israel ini sebenarnya menggambarkan perjalanan kita supaya kita berjuang sampai kepada akhirnya. Berbicara kitab Wahyu ini adalah berbicara kitab terakhir, jadi kalau nama kita tidak tercatat dalam kitab Wahyu berarti tamatlah riwayat kita, sudah pasti tidak akan masuk ke dalam kerajaan sorga. Kalau seandainya dalam kitab Kejadian belum tercatat, masih ada kesempatan dalam kitab Yosua, dan kalau pun seandainya dalam kitab Yosua belum tercatat juga, masih ada kesempatan dicatat dalam kitab Wahyu. Tetapi jika dalam kitab Wahyu belum juga tercatat, tamatlah perjalanan kerohaniannya, dengan kata lain tertutuplah kesempatan untuk selama-lamanya, namanya tidak akan tercatat dalam kitab kehidupan Anak Domba. Langsung tidak berhak mendapat apa-apa dari apa yang telah dijanjikan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu sebabnya Tuhan sangat harapkan supaya persekutuan kita dengan Tuhan itu harus tetap. Mengapa suku Dan tidak tercatat dalam kitab Wahyu? Dalam kitab Kejadian suku Dan itu perjalanannya digambarkan seperti ular, jalannya tidak pernah lurus, hidupnya tidak pernah sungguh-sungguh mengikut Tuhan. Seperti ular yang tidak berjalan lurus demikianlah suku Dan tidak pernah sungguh-sungguh melakukan firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita patut kagum melihat Paulus, seorang rasul yang sangat luar biasa dipakai Tuhan untuk memberita kan Injil tentang keselamatan kepada banyak bangsa. Paulus mengaku: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“aku bersifat daging, terjual di bawah kuasa dosa.”&lt;/span&gt; Maka kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 7 : 14 - 20&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan kepada kita, bahwa tanpa Tuhan tidak ada seorang pun yang bisa melakukan kehendak Tuhan, sebab justru apa yang tidak diinginkan, itulah yang dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Firman Tuhan menegaskan: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;di dalam diri kita sebagai manusia tidak ada yang baik&lt;/span&gt;. Sering sekali kita melakukan apa yang kita benci yang sebenarnya tidak ingin kita perbuat, tetapi kita perbuat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa demikian?&lt;/span&gt; sebab di dalam diri kita sebagai manusia benar-benar tidak ada yang baik. Inilah yang membuat sehingga sekali pun kita ingin berbuat yang baik, tetapi justru yang tidak baiklah yang kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disinilah kita melihat betapa besarnya kasih Kristus itu telah dinyatakan di tengah-tengah kita, Ia telah mati di kayu salib untuk memberikan penebusan kepada kita. Tidak ada kasih selebar atau sehebat kasih Kristus. Kematian-Nya di kayu salib adalah untuk menebus segala dosa yang telah kita lakukan dan juga untuk melepaskan kita dari segala perbuatan yang jahat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk itulah kita harus membuat Yesus itu sebagai yang paling berharga dari semua yang ada di dalam dunia ini. Kita harus membuat firman Tuhan lebih utama dari segala sesuatunya. Jika kita sadar sebagai manusia berdosa, kita harus sama seperti Paulus yang mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah.”&lt;/span&gt; Inilah yang membuat sehingga sekali pun selama ini kita sedang berada dalam tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuh, tetapi oleh Yesus Kristus dan oleh firman-Nya, kita telah dilepaskan. Tuhan tahu tidak ada seorang pun di dunia ini yang bisa melepaskan dirinya dari hukum dosa, kecuali oleh kuasa Tuhan saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu sebagai jemaat kita harus tahu, Tuhan tidak mau tubuh yang berdosa ini masuk ke dalam sorga, Tuhan tidak mau tubuh yang berdosa ini mengotori sorga. Karena itu Tuhan mau lebih dahulu menyucikan tubuh yang berdosa ini dengan darah dan dengan firman-Nya. Tubuh kita yang sekarang ini terlalu banyak kelemahan nya, bisa mengalami sakit penyakit yang sangat tidak diinginkan. Namun demikian, kita harus mau menerima semua itu dengan ucapan syukur, kita harus tetap berjuang sampai kepada akhirnya sampai nama kita benar-benar terdaftar dalam kitab kehidupan Anak Domba. Jika Kristus sudah diam di dalam kita dan kita tinggal di dalam Kristus, seberat apa pun kelemahan yang ada pada tubuh kita ini, ada kuasa Tuhan yang sanggup menyucikannya. Pada zaman akhir ini, marilah kita lebih sungguh-sungguh lagi beribadah dan melayani Tuhan sampai kepada akhirnya supaya nama kita benar-benar telah tercatat dalam kitab kehidupan Anak Domba.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;HALELUYA......!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;“HIDUP ADALAH KRISTUS”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-family:webdings;" &gt;Minggu - 22 Agustus 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Saudara-saudara, bagi kita, gereja Tuhan yang berasal dari bangsa kafir, kematian Yesus di atas kayu salib adalah untuk &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;“membuka jalan”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; supaya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;- pelanggaran-pelanggaran diampuni&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; - segala dosa ditutupi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; - kesalahan tidak diperhitungkan lagi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebab sebelum manusia itu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sesungguhnya manusia itu sedang berada di dalam maut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Roma 6 : 23).&lt;/span&gt; Itu sebabnya setiap orang yang hidup tanpa Yesus, tidak memiliki pengharapan dan tidak ada keselamatan dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk itulah Yesus rela mati di kayu salib supaya kita bisa memiliki pengharapan pasti akan adanya keselamatan yang telah dikerjakan Yesus. Inilah yang disebut dengan “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kekayaan kasih karunia”&lt;/span&gt; yang akan dilimpahkan Tuhan kepada kita, sebab oleh darah Yesus kita telah beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Efesus 1 : 7 - 8)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau ada orang mencari keselamatan dengan kekuatan diri sendiri atau dengan hikmatnya sendiri, maka ia tidak akan pernah menemukannya. Sebab keselamatan itu hanya ada pada Tuhan Yesus Kristus saja, maka setiap orang yang ingin diselamatkan, ia harus datang kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh, bukan dengan kekuatan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Karena itu kalau Saudara datang dan masuk ke dalam gereja untuk beribadah:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:georgia;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- jangan merasa diri sebagai orang yang benar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; - jangan merasa diri sebagai orang yang suci&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; - jangan merasa lebih baik dari pada orang lain&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi datanglah kepada Tuhan dengan rendah hati dan dengan hati yang tulus supaya Tuhan berkenan akan hidupmu. Firman Tuhan telah mengatakan bahwa keselamatan itu datangnya hanya dari Tuhan Yesus saja, karena itu kita harus datang dengan sikap yang benar, menganggap semua itu hanya karena kasih karunia Tuhan saja. Tuhan mau supaya jangan ada seorang pun yang memegahkan diri dihadapan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 1 : 30&lt;/span&gt; firman Tuhan menegaskan: jika kita sudah hidup di dalam Kristus dan Kristus hidup di dalam kita, maka kita akan memperoleh hikmat. Hikmat itu sangat penting kita miliki, sebab dengan hikmat Tuhan lah kita dapat mengetahui segala rencana Tuhan, dan dengan hikmatlah kita dapat mengetahui bahwa Kristus telah diam di dalam kita. Kalau kita sudah memiliki hikmat, maka kita juga akan mengetahui bahwa Kristus telah membenarkan, menguduskan dan menebus kita dari segala dosa dan pelanggaran yang telah kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sehingga kalau kita datang kepada Tuhan, yang kita megahkan bukan lagi diri sendiri, yang kita megahkan bukan lagi harta kekayaan yang ada di dalam dunia ini, melainkan Kristus Yesus. Kita bisa melihatnya dalam&lt;span style="font-style: italic;"&gt; 1 Korintus 1 : 31&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;“Barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang kita megahkan itu ialah pribadi Tuhan kita, yaitu Tuhan Yesus Kristus yang telah mati di kayu salib untuk dosa-dosa kita, lewat kematian-Nya, Ia telah mengangkat kita dari dalam maut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Saudara-saudara, dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 2 : 2 &lt;/span&gt;Paulus sebagai rasul Kristus telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa, selain Yesus Kristus yang telah disalibkan. Ini adalah berbicara prinsip atau pendirian yang teguh akan Kristus. Paulus sebagai rasul Kristus, telah mengambil keputusan yang tepat dan benar untuk membuat Kristus yang lebih dominan dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita juga sebagai jemaat Tuhan, kita harus mau meneladani sikap Paulus ini, membuat Tuhan lebih dominan dalam hidup kita. Kalau dikatakan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;“telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa selain Yesus Kristus”&lt;/span&gt;, bukan berarti kita tidak lagi memerlukan uang atau harta yang banyak, bukan berarti tidak boleh berusaha, bekerja, atau yang lain-lain. Kita semua sangat memerlukan semua itu, butuh uang, butuh pekerjaan, butuh usaha yang semakin maju, dll, hanya dalam semua kegiatan itu kita harus membuat Kristus yang lebih dominan dalam hidup kita. Kristus harus diam di dalam kita dan kita di dalam Kristus, inilah yang disebut hidup adalah Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Mengapa kita harus mengerti bahwa hidup adalah Kristus? tujuannya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;- supaya Kristus yang lebih dominan dalam hidup kita, baik dalam usaha, dalam pekerjaan atau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;   pun dalam rumah tangga kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt; - supaya kemegahan kita tidak ada lagi selain di dalam Kristus Yesus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama manusia itu tidak membuat Tuhan yang lebih dominan dalam hidupnya, maka manusia itu tidak akan pernah menemukan Kristus dan Kristus pun tidak akan tinggal di dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Selama manusia itu lebih mengidolakan dirinya, kekuatannya, kekayaannya atau pun kepintarannya lebih dari pada Tuhan Yesus, maka ia tidak akan pernah membuat Kristus Yesus sebagai kebanggaan nya. Jadi kalau rasul Paulus berkata: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“aku tidak mau tahu selain Yesus Kristus”&lt;/span&gt; tujuannya:&lt;br /&gt;- ia mau membuat pribadi Tuhan Yesus lebih dominan dalam hidupnya, lebih mengidolakan&lt;br /&gt;Yesus dari pada dirinya sendiri.&lt;br /&gt;- ia mau lebih mengutamakan pemberitaan Injil keselamatan kepada bangsa-bangsa dari pada&lt;br /&gt;segala sesuatu yang ada di dunia ini.&lt;br /&gt;Untuk inilah Paulus rela meninggalkan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MUSA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, setelah lari dari hadapan Firaun, selama empat puluh tahun ia dididik oleh Allah sebelum diutus ke Mesir untuk membebaskan bangsa Israel dari perbudakan. Sekali pun sudah sekian lama Musa belum juga berhasil, masih harus diuji lagi supaya ia mengerti akan panggilan Tuhan kepadanya. Maka dalam Keluaran psl 4 ketika Tuhan Allah bertemu dengan Musa dan berfirman, Tuhan lebih dahulu mengubah pola pikirannya dan pendiriannya, supaya ia membuat Allah yang lebih dominan bukan dirinya sendiri. Maka ketika Allah menyuruh supaya Musa melemparkan tongkatnya ke tanah, tongkat itu berubah menjadi ular, sehingga Musa sendiri lari meninggalkannya (ayat 3). Tongkat itu adalah milik kepunyaan Musa sendiri, tetapi kalau sudah berubah menjadi ular, Musa sendiri pun menjadi takut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cerita tentang Musa ini adalah satu pelajaran penting yang harus kita ketahui. Sebab hal seperti ini sering sekali terjadi ditengah-tengah kehidupan jemaat mau pun hamba Tuhan. Segala sesuatu yang dimiliki, seperti halnya kekayaan, jabatan, pekerjaan, atau apa pun yang kita miliki di dunia ini, semua itu bisa berubah menjadi sangat menakutkan, termasuk pelayanan sekali pun. Kalau tidak hidup di dalam Kristus, nikah itu bisa menakutkan, istri takut melihat suami yang tidak bertobat demikian juga sebaliknya. Kalau tidak membuat Tuhan lebih dominan dalam hidup, segala usaha atau pekerjaan bahkan kekayaan bisa menakut kan bahkan membahayakan hidup manusia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 4 : 3 - 5 &lt;/span&gt;setelah tongkat itu berubah menjadi ular, Allah memerintahkan supaya Musa memegang ekornya, bukan kepalanya, maka ular itu pun kembali menjadi tongkat. Dalam hal ini Tuhan mau mendidik kita semua, supaya kita mau membuat Tuhan itu lebih dominan dalam hidup kita, jangan hanya berpatokan kepada apa yang ada pada kita. Sebab jika Tuhan sudah lebih dominan, maka apa yang ada pada kita yang selama ini bisa menakutkan atau pun membahayakan, akan dipakai oleh Tuhan sebagai alat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 4 : 17&lt;/span&gt; tongkat Musa itu dipakai untuk membuat tanda-tanda dan mujizat, kemudian dalam ayat 20 tongkat yang tadinya milik Musa sekarang sudah berubah menjadi &lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“tongkat Allah”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  yang dipakai untuk membawa bangsa Israel keluar dari perbudakan Mesir. Jika hidup adalah Kristus, maka Tuhan akan bersedia mempergunakan kita menjadi alat ditangan-Nya, seperti bersaksi kepada sesama, berkorban, melayani, mengadakan mujizat, dll.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;“HIDUP ADALAH KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-family:webdings;" &gt;Minggu - 29 Agustus 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah Kristus, itu berarti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;- Kristus Yesus dalam firman-Nya  telah memenuhi hidup kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; - Dalam setiap sikap dan perbuatan kita harus mencerminkan Kristus yang ada dalam kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka supaya kita bisa hidup dalam Kristus, firman Tuhan harus tinggal dan memenuhi hidup kita. Karena segala sesuatu dimulai dengan firman Tuhan maka kita wajib hidup sesuai dengan firman Tuhan, yang hidup dan yang berkuasa membaharui hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Yohanes 1 : 1 - 4&lt;/span&gt; rasul Yohanes memberikan suatu kesaksian tentang firman Tuhan yang hidup:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;- yang dapat didengar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt; - yang dapat  dilihat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt; - yang dapat disaksikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt; - yang dapat diraba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama rasul Yohanes mendampingi Tuhan Yesus melayani, terlebih setelah Yesus naik ke sorga, Yohanes sudah melihat dan sudah merasakan pengalaman pelayanan bersama dengan Yesus. Karena rasul Yohanes telah menyaksikan tentang firman hidup itu, maka ia menyampaikannya kepada kita sampai sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tujuannya:&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;supaya kita juga dapat mengalami seperti yang telah dialami rasul Yohanes, dan supaya kita juga dapat merasakan kehebatan kuasa Tuhan dalam firman-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kolose 2 : 6&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan apa yang kita lakukan setelah kita menerima dan percaya kepada Tuhan Yesus, selanjutnya yang harus kita kerjakan adalah kita harus &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102); font-style: italic;"&gt;tetap tinggal&lt;/span&gt; di dalam Kristus. Yang dimaksud tinggal di dalam Kristus bukan hanya sekedar percaya begitu saja, tidak cukup hanya datang ke gereja saja, tetapi harus dibarengi dengan sikap dan perbuatan yang benar yaitu yang sesuai dengan firman Tuhan. Kita tinggal di dalam Tuhan dan firman-Nya di dalam kita inilah yang disebut tinggal di dalam Tuhan yang benar.&lt;br /&gt;Kemudian&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Kolose 2 : 7&lt;/span&gt; Kalau sudah hidup di dalam Kristus ada dua (2) hal penting yang harus tetap kita lakukan, prakteknya:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;1. Kita harus berakar di dalam Kristus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; 2. Kita harus dibangun di atas Kristus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kata &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;“berakar”&lt;/span&gt; biasanya ditujukan kepada pohon yang hidup, yang mempunyai akar, pohon itu bisa menjadi besar dan berbuah tentu karena ada akarnya. Pohon yang tidak berakar tidak mungkin bisa bertumbuh dengan baik dan tidak mungkin bisa bertahan menghadapi  goncangan angin. Itu sebabnya kalau kita melihat dan memperhatikan sebatang, akar pohon itu selalu dibawah, yaitu di dalam tanah jadi tidak kelihatan, tetapi sekali pun tidak kelihatan fungsinya sangat besar dan nyata, yaitu untuk mencari makanan supaya pohon itu bisa menjadi besar dan berbuah-buah. Akar itu jugalah yang berfungsi menahan supaya pohon itu tidak tumbang walau harus diterpa oleh angin yang kencang.&lt;br /&gt;Maka setiap orang yang sudah berakar di dalam Kristus, rohaninya pasti hidup dan akan bertumbuh dengan baik, ia akan menjadi orang Kristen yang kuat, tidak tergoncangkan oleh apa pun, baik oleh penyakit, oleh penderitaan, kesusahan, atau apa pun yang mencoba menggoncang imannya pasti akan tetap teguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan kata &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;“dibangun”&lt;/span&gt; sering dipakai untuk sebuah bangunan, misalnya rumah, gedung gereja, ruko, dll.  Untuk membangun sebuah rumah, seorang ahli tukang biasanya yang pertama-tama dipersiapkan adalah pondasi atau dasarnya, sesudah itu barulah rumah itu mulai dibangun tahap demi tahap, tiangnya, dindingnya, atapnya, plafonnya dan seterusnya sampai  bangunan itu selesai dibangun dan siap ditempati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Untuk itu firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 3 : 9 - 17&lt;/span&gt; menjelas kan jemaat itu sebagai :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;" &gt;- Bangunan Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;" &gt; - Rumah Allah/Bait Allah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang secara keseluruhan disebut sebagai Tabernakel Allah, yaitu tempat Allah menyatakan kehadiran-Nya ditengah-tengah umat-Nya. Jadi kalau dibangun menjadi rumah atau Bait Allah, tujuannya adalah supaya Allah diam di dalam hidup kita dan kita di dalam Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 3 : 16&lt;/span&gt; satu pernyataan dari firman Tuhan yang harus tetap kita ingat: &lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Kamu adalah bait Alllah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Ayat firman Tuhan ini harus tetap kita yakini bahwa kita sudah dibangun menjadi baik Allah dan bahwa Roh Allah sudah diam diam di dalam kita. Karena itu setelah percaya kepada Yesus atau setelah diperdamaikan dengan Allah oleh korban Kristus, selanjutnya kita harus mau dibangun supaya menjadi bait Allah yang kudus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk membangun kita, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 3 : 10 - 11 &lt;/span&gt;Paulus sebagai rasul Kristus adalah seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, yaitu Kristus sebagai teladan yang sempurna. Tidak ada seorang pun yang bisa meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus. Ini berbicara: kita harus mau hidup dan tinggal di dalam ibadah dan penggembalaan yang benar supaya kita memiliki persekutuan yang erat dengan Kristus sebagai Kepala atau sebagai Mempelai Pria sorga, bagaikan ranting yang tetap melekat pada pokok supaya tetap dibersihkan dan mendapat perhatian dari pemilik anggur tersebut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Yohanes 15).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Inti dari semua itu supaya kita berhasil dibangun menjadi bait Allah yang kudus, harus dibangun di atas dasar firman Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab Yesus itu adalah firman Tuhan yang telah menjadi manusia dan yang mau diam ditengah-tengah kita. Kalau dibangun diluar dasar firman Tuhan, maka sudah pasti Allah tidak akan mau diam di dalamnya, dan bangunan itu tidak bisa disebut sebagai bait Allah. Tetapi karena sudah dibangun di atas dasar yang benar, yaitu berdasarkan firman Tuhan, maka kita akan layak disebut sebagai bait Allah yang dikuduskan, yang dipandang layak untuk dijadikan sebagai umat kepunyaan Tuhan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi perlu kita perhatikan dengan baik-baik, sekali pun sudah dibangun menjadi bait Allah, perlu kita ketahui bahwa bangunan itu juga masih akan diuji lagi. Dijelaskan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 3 : 12 ada dua (2)&lt;/span&gt; bentuk bangunan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- yang dibangun di atas dasar emas, perak dan batu permata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; - yang dibangun di atas dasar kayu, rumput kering dan jerami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua bentuk bangunan ini sama-sama akan diuji dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Bangunan yang sudah dibangun di atas dasar yang benar, yaitu yang berdasarkan korban Kristus dan yang dibangun di atas firman Tuhan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“akan tahan uji.”&lt;/span&gt; Bagaikan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;emas, perak dan batu permata&lt;/span&gt; yang tahan dibakar, demikian juga kita akan tahan walau pun ujian itu datangnya seperti api (ayat 14). Dan setiap orang yang sudah tahan uji, ia akan mendapat upah yang besar, yaitu: berhak mendapatkan hidup yang kekal di dalam kerajaan sorga bersama-sama dengan Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebaliknya kalau  bangunan itu tidak dibangun di atas dasar yang benar, maka bangunan itu akan hangus terbakar. Seperti &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;kayu, rumput kering dan jerami&lt;/span&gt; yang mudah terbakar, demikianlah setiap orang yang tidak mau membangun rohaninya di atas dasar kebenaran, suatu saat akan hangus sebab tidak tahan uji (ayat 15). Dengan sendirinya ia akan meninggalkan Tuhan, meninggalkan pelayanan, bahkan akan merusak dirinya sendiri, merusak rumah tangganya sebab tidak ada firman Tuhan dalam hatinya. Seseorang yang tidak tahan uji, ia akan menderita kerugian yang sangat besar, pertama-tama hidupnya jauh dari pemeliharaan Tuhan selanjutnya kalau tidak bertobat, ia tidak akan layak masuk ke dalam kerajaan sorga. Kalau mau bertobat, ia masih bisa diselamatkan, tetapi seperti sesuatu yang dirampas dari dalam api.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 25 : 8 - 9&lt;/span&gt; firman Tuhan sudah datang kepada bangsa Israel supaya membangun&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt; “tempat kudus” &lt;/span&gt;supaya Tuhan diam di tengah-tengah mereka. Tempat kudus itu dibangun harus sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan Tuhan sendiri, termasuk segala perabotan yang diperlukan untuk membangun, seluruhnya harus sesuai dengan ketentuan Tuhan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Karena itu kalau kita dibangun menjadi bait Allah yang kudus tentu ada maksud dan tujuannya, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;1. Supaya menjadi tempat Allah menyatakan kehadiran-Nya, yaitu supaya persiapkan menjadi tubuh Kristus. Gereja Tuhan yang jadi tubuh Kristus inilah nantinya yang mendapat perhatian dari Tuhan secara sepenuh, dari hari kehari dibentuk sampai sesuai dengan kehendak Tuhan sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;"&gt;2. Supaya kita mengetahui sampai di mana tingkat kerohanaian kita dalam mengikut Tuhan. Ini sangat perlu, sebab pada zaman sekarang ini banyak orang merasa sudah benar, merasa sudah kudus, merasa sudah jadi mempelai perempuan, padahal hidupnya jauh dari kebenaran, masih jauh dari kehendak Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;3. Supaya kita dipenuhi dengan kemuliaan Allah. Kemuliaan itu ditempatkan tidak disembarang tempat, tidak kepada semua orang, tidak di dalam gedung gereja tetapi di dalam diri gereja Tuhan yang sudah dibangun menjadi bait Allah yang kudus. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi kalau kita mau dibangun menjadi bait Allah yang kudus, kita juga akan dibangun menjadi tubuh Kristus, yaitu menjadi sidang mempelai perempuan Kristus yang dikuduskan dan disempurnakan. HALELUYA ....... !!!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-9133154424541816410?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/9133154424541816410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=9133154424541816410' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/9133154424541816410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/9133154424541816410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2010/08/buletin-agustus.html' title='BULETIN AGUSTUS'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-1860362901996337039</id><published>2010-07-07T21:45:00.000-07:00</published><updated>2010-07-26T21:30:48.658-07:00</updated><title type='text'>Buletin J U L I   2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;“MEMANDANG SALIB KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;Minggu - 04 Juli 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Melayani yang benar harus didasari dengan kasih dan dengan pengabdian diri secara sepenuhnya kepada Tuhan. Maka yang disebut melayani itu adalah seberapa besar kita telah berbuat bagi bagi Tuhan dan seberapa besar kita berguna baik kepada Tuhan mau pun kepada sesama manusia. Sebab yang disebut melayani bukan hanya sekedar melayani begitu saja dan bukan hanya sekedar berbuat begitu saja, tetapi dengan arah dan tujuan yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara, Tuhan ingin menguasai hati kita, hasrat atau pun keinginan kita, Dia mau supaya hanya Dia saja yang ada di dalam hati dan pikiran kita. Tetapi yang menjadi masalah adalah dari diri manusia itu sendiri. Sebab banyak orang tidak mau memperhatikan kebenaran dan tidak mau hidup sesuai dengan firman Tuhan. Kerinduan Tuhan Yesus supaya kita mampu menyangkal diri dan memikul salib setiap hari, tetapi banyak orang Kristen yang hidupnya tidak sesuai dengan keinginan Tuhan Yesus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;SALIB&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; itu menunjuk kepada penderitaan, kita harus mampu mengikut Tuhan walau pun harus mengalami banyak penderitaan. Tetapi menderita disini bukan karena dosa atau karena pelanggaran, melainkan karena nama Tuhan, menderita karena mau melakukan firman Tuhan. Sama seperti Tuhan Yesus, ketika Ia disalibkan bukan karena dosa-Nya sendiri dan bukan karena kejahatan-Nya, tetapi karena dosa-dosa manusia. Ia tersalib supaya terbuka jalan keselamatan bagi kita, jalan yang membawa kita kepada kehendak Tuhan. Dan kehendak Tuhan itu ialah kita harus berjalan dalam salib, berjalan menuruti kehendak Tuhan. Berjalan dalam salib itu bukan karena paksaan dan bukan pula karena keinginan diri sendiri tetapi sepenuhnya harus karena kehendak Tuhan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yesus disalibkan bukan karena terpaksa tetapi murni karena kehendak Tuhan sendiri. Tetapi  kalau kita lihat lewat salib itu Tuhan Yesus dipermuliakan, sebab sekali pun Ia telah mati namun Ia hidup kembali dan naik ke sorga dipermuliakan di dalam kerajaan-Nya.&lt;br /&gt;Bagi kita sekarang, salib itu menjadi sumber pertolongan, sumber pengharapan, sumber keselamatan, sumber kemenangan, salib itu juga menjadi sumber pengurapan dari Roh Kudus yang bisa membawa kita untuk memperoleh kemenangan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;demi kemenangan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 1 : 18&lt;/span&gt; firman Tuhan berkata: “Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;-&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Bagi orang-orang yang akan binasa&lt;/span&gt; pemberitaan tentang salib itu adalah kebodohan, mereka menganggapnya sebagai suatu kebodohan karena mereka tidak sanggup menerima jalan salib tersebut. Maka kalau ada orang Kristen yang berani menolak salib, berarti ia sedang menolak firman Tuhan, ia sedang menolak kemuliaan = menolak sorga maka ia akan mati binasa di api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- Tetapi bagi kita, yang mau menderita karena mengikut Tuhan&lt;/span&gt;, pemberitaan tentang salib itu bukanlah suatu kebodohan, sebaliknya menjadi berkat. Sebab lewat salib itu kita telah diselamatkan, segala dosa dan pelanggaran kita telah dihapuskan dan lewat salib itu ada janji-janji Tuhan yang besar. Jadi bagi kita pemberitaan tentang salib itu merupakan kekuatan Allah, artinya kalau kita mau menderita karena firman Tuhan, maka kekuatan Allah akan diberikan kepada kita. Ada kekuatan atau kemampuan berjalan bersama dengan Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 8 : 22 - 23&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan jalan salib itu diibaratkan seperti &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“seorang ibu”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang sedang merasa sakit bersalin, yang mengalami banyak kesakitan. Tetapi jika tetap sabar, kesakitan itu akan berubah menjadi sukacita yang besar, sebab jika kita tetap setia mengikut Tuhan maka kita akan menerima karunia sulung Roh, Tuhan akan memenuhi kita dengan Roh Kudus-Nya yang memberi penghiburan dan pertolongan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekali pun dalam memikul salib itu hati kita juga mengeluh, namun Tuhan akan memberi kekuatan dan penghiburan sambil kita menantikan pengangkatan, kita dipermuliakan bersama dengan Kristus dalam kemuliaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Saudara-saudara, pada hari-hari yang lalu kita sudah melihat Abraham sebagai contoh seorang yang hidup dalam iman, yang tetap percaya kepada Allah walau pun harus mengalami penderitaan yang besar. Namun Abraham tetap percaya dan berharap kepada Tuhan, oleh iman itu ia mampu meninggalkan negerinya, rumah bapanya dan sanak saudaranya. Dan oleh iman itu juga Abraham mampu berjalan dan pergi ke tempat yang belum pernah ia jalani. Kita bisa melihatnya dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 12 : 1 - 3&lt;/span&gt; ketika pertama kali Allah  mulai memanggil Abram supaya meninggalkan negerinya, rumah bapanya dan sanak saudaranya. Janji yang diberikan Tuhan kepadanya masih disebut &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“akan”&lt;/span&gt; yang berarti belum diberikan, tetapi masih akan diberikan. Tetapi sekali pun demikian, karena imannya ia tetap berjalan ke tempat yang telah dijanjikan Tuhan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga setiap orang yang rindu disebut sebagai keturunan Abraham, kita harus mau meneladani sikap Abraham. Kalau kita sudah hidup dalam iman, maka iman itu akan kita pakai  untuk memperoleh apa yang telah dijanjikan Tuhan. Dan kalau kita sudah hidup dalam iman, maka berkat Abraham akan turun kepada kita. Kalau kita sudah hidup dalam iman, berarti kita juga akan disebut sebagai anak-anak janji, yang telah dilahirkan dari benih ilahi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maleakhi 2 : 15&lt;/span&gt; yang paling diinginkan Tuhan adalah keturunan ilahi, inilah orang-orang yang telah dilahirkan dari Allah, yang sudah hidup dalam iman.&lt;br /&gt;Karena itu supaya kita bisa hidup dalam iman, ada satu perkara yang sangat penting kita perhatikan, perkara ini sifatnya mengikat dan membuat manusia jauh dari kebenaran, yaitu &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;“adat istiadat”&lt;/span&gt; atau ajaran turun temurn dari nenek moyang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kolose 2 : 20 - 23 &lt;/span&gt;firman Tuhan menjelaskan yang disebut orang-orang merdeka adalah mereka yang sudah bebas dari roh-roh dunia. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Apakah yang dimaksud dengan roh-roh dunia tersebut?&lt;/span&gt; yaitu rupa-rupa peraturan, perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia, yang tidak berdasarkan kebenaran = inilah adat istiadat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ajaran-ajaran manusia itu memang nampaknya penuh hikmat tetapi banyak peraturannya yang  membuat manusia itu menjadi terikat, sehingga tidak heran banyak orang sukar sekali melepaskan diri dari adat istiadat.&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt; Kalau kita lihat sekarang ini banyak orang punya prinsip: lebih takut disebut tidak punya adat, lebih takut dikucilkan dari sanak saudara dari pada memperhatikan firman Tuhan. Ini prinsip yang salah, tidak boleh dipertahankan. Keselamatan itu kita peroleh hanya dari Tuhan Yesus lewat mengerjakan apa yang menjadi kehendak-Nya, bukan karena melakukan adat istiadat atau peraturan-peraturan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Maka setiap orang yang masih terikat dengan adat istiadat berarti:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;- ia masih diikat oleh roh-roh dunia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt; - ia sedang menaklukkan dirinya pada rupa-rupa peraturan manusia yang tidak menurut firman&lt;br /&gt;- ia bukan melakukan firman Tuhan tetapi ajaran manusia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adat istiadat atau peraturan-peraturan manusai itu nampaknya memang baik, sepertinya  bisa merendahkan diri dan sepertinya penuh hikmat, tetapi menurut firman Tuhan ini tidak berguna selain hanya untuk memuaskan hidup duniawi. Setiap orang yang masih terikat dengan adat istiadat atau ajaran-ajaran dari nenek moyang, ia sedang melakukannya untuk manusia bukan untuk Tuhan, ia sedang memuaskan hawa nafsunya. Kalau tetap seperti ini keselamatan yang dari pada Tuhan itu tidak akan menjadi miliknya. Sebab dalam&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Markus 7 : 7 - 9&lt;/span&gt; Tuhan Yesus menjelaskan bagaimana bahaya adat istiadat tersebut. Walau pun beribadah bahkan sekalipun masih tetap melayani, tetapi kalau yang dilakukan itu hanya karena perintah manusia (adat istiadat = kebiasaan) dihadapan Tuhan semua itu percuma saja. Tuhan Yesus menyebutnya sebagai orang-orang yang munafik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi supaya kita bisa bebas dari roh-roh dunia atau dari adat istiadat, syaratnya: kita harus mampu menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Yaitu mengalami proses mati dan bangkit bersama dengan Kristus. Jadi setiap orang yang rela meninggal kan adat istiadatnya sama dengan merelakan diri untuk memandang salib Kristus, mau menderita karena melakukan firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 5 : 16&lt;/span&gt; jika kita sudah hidup oleh Roh, maka kita tidak akan menuruti keinginan daging, oleh Roh Kudus itu kita dapat mematikan segala keinginan daging. Sebaliknya kalau tidak hidup oleh Roh, ia akan selalu menuruti keinginan daging yang sebenarnya tidak dikehendakinya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa demikian?&lt;/span&gt; sebab di dalam dirinya tidak ada kekuatan atau kuasa untuk mematikan segala keinginan dagingnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Korintus 5 : 17&lt;/span&gt;  firman Tuhan mengatakan yang layak disebut&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; “di dalam Kristus”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; adalah mereka yang sudah diciptakan menjadi ciptaan baru, yaitu yang sudah mengalami tanda pembaharuan sehingga yang lama sudah berlalu dan sekarang yang datang adalah yang baru, yaitu perkara-perkara yang rohani.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;DAUD&lt;/span&gt; adalah contoh orang yang cinta Tuhan, yang cinta kebenaran dan yang cinta firman Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Samuel 16 : 5 - 14 &lt;/span&gt;sekalipun Daud pernah diejek bahkan dikutuki oleh Simei, tetapi Daud tidak tersinggung. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab ia sudah hidup dalam Roh. Demikian lah setiap orang yang sudah hidup dalam Roh, ia akan dipimpin oleh Roh untuk menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“BERJALAN DALAM SALIB KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-family:webdings;" &gt;Minggu - 11  J u l y    2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           Terpujilah Tuhan kita, Yesus Kristus, Kepala gereja dan Mempelai Pria sorga yang menyertai dan yang memberkati kita terus menerus sampai Ia datang kembali. Kita patut bersyukur karena firman Tuhan terus menerus diperdengarkan dan diberikan  kepada kita. Betapa pentingnya kita tetap memandang salib Kristus, sumber pertolongan bagi kita, sumber pengurapan dari Roh Kudus. Walaupun salib itu berbicara kepada kematian, tetapi inilah sumber yang menghidupkan kita supaya kita semua layak disebut milik Kristus. Kita semua harus mau berjalan dalam salib Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam Ibadah pendalaman Alkitab, pada hari-hari yang lalu, kita sudah melihat bahwa u&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;ntuk mendapatkan minyak urapan&lt;/span&gt; harus terbuat dari bahan-bahan yang telah ditentukan sendiri oleh Tuhan, tidak boleh ditambah dengan bahan-bahan yang lain, sepenuhnya Tuhan yang menentukan.  Yaitu dari rempah-rempah pilihan, seperti &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;mur tetesan&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;lima ratus syikal, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;kayu manis, tebu yang baik,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt; kayu teja dan minyak zaitun&lt;/span&gt; (Keluaran 30 : 22 - 25). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Khusus untuk mendapatkan mur tetesan lima ratus syikal, pohonnya harus dilukai supaya keluar tetesan mur. Ini berbicara jalan salib, sebagai umat Tuhan kita harus tetap berjalan di dalam salib supaya Roh Kudus mengurapi kita. &lt;span style=";font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Jalan salib&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Sebelum Yesus disalibkan, terlebih dahulu Ia harus mengalami penderitaan yang begitu berat setelah itu barulah Ia mati di kayu salib, darah-Nya menetes bagaikan tetesan minyak mur yang keluar dari pohon yang telah dilukai. Kalau Saudara mau hidup rohanimu, harus mau menghargai salib Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jadi&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;" &gt; mur tetesan itu menunjuk jalan salib&lt;/span&gt;, Tuhan Yesus sedang membawa kita berjalan dalam jalan salib supaya kita bisa mati terhadap segala keinginan diri sendiri, mati terhadap ego.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Angka&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt; lima ratus syikal&lt;/span&gt; = angka &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;penuntasan terhadap segala keinginan daging. &lt;/span&gt;Setiap orang yang ingin diurapi oleh Roh Kudus, ia harus mau mematikan segala keinginan dagingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jalan salib itu bukan jalan yang tepaksa, Yesus mati di kayu salib bukan karena terpaksa, tetapi karena telah ditentukan sendiri oleh Tuhan supaya menjadi  korban penebusan dan pendamaian bagi kita. Kalau seandainya Tuhan Yesus tidak rela mati di kayu, atau jika seandainya Yesus karena terpaksa saja mati di kayu salib, maka keselamatan tidak akan pernah menjasdi milik kita, dar tidak akan ada satu paku pun yang bisa menembus tangan-Nya atau kaki-Nya. Karena itu kalau pun sekarang ini Tuhan sengaja membawa kita berjalan dalam salib, jangan dengan paksaan tetapi harus dengan kerelaan, jalani semua dengan sukacita. Sebab kalau dengan paksaan maka Saudara tidak akan pernah melihat mujizat yang besar, tidak akan pernah mengalami keselamatan dan tidak mungkin bisa masuk ke dalam kerajaan sorga. Kalau pun dengan seijin Tuhan kita harus berjalan dalam salib, jangan mengelak dan jangan dengan paksaan, INGAT! ini jalan untuk mendekatkan kita kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yesaya 53 : 3 - 5&lt;/span&gt; nubuat tentang penderitaan yang dialami Tuhan Yesus. Kematian Kristus di kayu salib adalah untuk menanggung &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;penyakit&lt;/span&gt; kita, &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;kesengsaraan&lt;/span&gt; kita,  kita dan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;pemberontakankejahatan&lt;/span&gt; kita. Oleh kematian Yesus di kayu salib, maka ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;telah ditimpakan kepada Tuhan Yesus (=jalan salib).&lt;/span&gt; Sehingga sekali pun kita sedang mengalami banyak penderitaan, itu bukan lagi karena dosa tetapi karena seijin Tuhan, kita harus menjalaninya dengan kerelaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jalan salib adalah jalan yang telah ditentukan Tuhan supaya kita diselamatkan, supaya kita diberkati, supaya kita dipelihara sampai kepada kedatangan-Nya yang kedua kali. Kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;Filipi 1 : 29&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan: kepada kita dikaruniakan bukan hanya percaya saja, tetapi&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt; menderita untuk Kristus (=jalan dalam salib).&lt;/span&gt; Jadi kalau kita mau menderita karena Kristus, menderita karena melakukan kebenaran, penderitaan yang kita alami itu adalah untuk Kristus. Kalau hanya untuk percaya saja siapa pun bisa, apalagi kalau hanya untuk diberkati, pasti lebih banyak orang percaya kepada Tuhan. Tetapi bagaimana jika Saudara sedang dibawa berjalan dalam salib, apakah Saudara mau? Tidak ada jalan lain yang bisa menyelamatkan kita dari dosa, tidak ada jalan lain yang bisa membawa kita lebih dekat kepada Tuhan, selain jalan dalam salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu jemaat yang berjalan dalam jalan salib adalah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;jemaat di Tesalonika,&lt;/span&gt; yang berhasil hidup dalam iman, tetap berharap kepada Tuhan dan hidup dalam kasih sehingga Tuhan sendiri telah memilih mereka. Dalam terang Tabernakel kitab Tesalonika ini berbicara pakaian imam, yang menunjuk sikap dan perbuatan yang benar sehingga kita layak disebut sebagai imam-imam bagi Allah. Artinya jika kita ingin seperti jemaat di Tesalonika yang berhasil menjadi orang yang dipilih oleh Tuhan, maka kita juga harus mau berjalan dalam jalan salib. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Tesalonika 1 : 6&lt;/span&gt; dijelaskan: sekali pun jemaat di Tesalonika ini hidup dalam penindasan yang berat, tetapi mereka berhasil menerima firman Tuhan dengan sukacita, bukan dengan paksaan dan Roh Kudus pun bekerja dengan leluasa dalam hidup mereka. Sehingga firman Tuhan mengatakan bahwa mereka telah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;berhasil menjadi teladan&lt;/span&gt; untuk semua orang (ayat 7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Proses supaya kita bisa berjalan dalam salib:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;  - kita harus mau hidup dalam kebenaran,&lt;br /&gt; - kita harus diurapi dengan Roh Kudus. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Petrus 4 : 12 - 16&lt;/span&gt; menjelaskan penderitaan itu bentuknya seperti nyala api siksaan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;yang datang sebagai ujian&lt;/span&gt;, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kita. Tetapi sekali pun demikian, karena penderitaan itu seijin Tuhan, kita harus bergembira dan bersukacita menerimanya, jangan dengan paksaan dan jangan menolak jika hal ini datang menimpa kita. Kalau kita sabar, berkatnya maka Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada pada kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Korintus 4 : 16 - 17&lt;/span&gt; firman Tuhan mengatakan Tuhan sedang membawa kita masuk ke dalam penderitaan, untuk itu kita tidak boleh tawar hati. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;sebab penderitaan itu mengerjakan bagi kita kemuliaan yang kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari penderitaan yang sedang kita alami.&lt;/span&gt; Sebab justru lewat penderitaan itu manusia batiniah kita sedang dibaharui dari sehari ke sehari sampai kita memperoleh kemuliaan yang kekal (ayat 18). Penderitaan yang datang dengan seijin Tuhan itu berfungsi untuk membaharui kita, termasuk hati dan pikiran, supaya tetap berharap hanya kepada Tuhan saja, tidak mengandalkan diri sendiri apalagi tidak mengandalkan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup manusia itu sebenarnya sangat singkat dan tidak banyak yang bisa diperbuat. Tidak ada jalan lain yang bisa membawa kita kepada kehidupan yang kekal selain lewat jalan salib. Dunia ini memang selalu menawarkan yang baik-baik, banyak orang yang ingin kaya, jabatan yang bagus, pekerjaan yang bagus, usaha yang maju, tidak sadar mereka sedang tertipu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan dalam pelayanan banyak orang berkhotbah hanya berfokus kepada berkat-berkat saja, khotbah yang paling dikejar orang adalah khotbah soal berkat-berkat jasmani. dan kesembuhan secara jasmani saja. Mereka tidak sadar bahwa perkara-perkara yang jasmani itu bisa membawa mereka jauh dari pada Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 2 : 4 - 5&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan tentang keadaan jemaat di Efesus yang ditegur oleh Tuhan dengan keras sebab ada pekerjaan mereka yang tidak berkenan kepada Tuhan. Firman Tuhan mengatakan bahwa kejatuhan yang paling dalam itu bukan karena berzinah, bukan karena mencuri atau membunuh. Tetapi dimata Tuhan, kejatuhan yang paling dalam adalah &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;meninggalkan kasih yang mula-mula. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Meninggalkan kasih yang mula-mula itu juga termasuk di dalamnya karena tidak mau lagi menderita karena kebenaran, tidak mau menderita karena melakukan firman Tuhan, dengan kata lain &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;tidak mau berjalan dalam salib.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Sauadara-saudara, kita semua mempunyai jalan salib masing-masing. Baik sebagai suami mempunyai jalan salib sendiri, baik sebagai istri mempunyai jalan salib sendiri, demikian juga sebagai hamba Tuhan mempunyai jalan salib sendiri. Seorang yang sedang mengalami jalan salib karena Kristus tidak boleh digantikan dengan yang lain. Misalnya suami tidak bisa  menyerahkan jalan salibnya kepada istri demikian sebaliknya istri tidak bisa menyerahkan jalan salibnya kepada suaminya. Masing-masing harus menjalaninya dengan taat dan setia sambil beribadah dan melayani Tuhan. Sebagai seorang suami ataupun sebagai seorang istri, harus mau memikul salib yang telah dipikulkan Tuhan kepadanya, tidak boleh diserahkan kepada yang lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang yang mau berjalan dalam salib Kristus, yang mau menderita karena melakukan firman Tuhan, berkatnya: &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;pandangannya akan diubahkan oleh Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Fokus pandangannya bukan kepada yang sementara, bukan kepada yang dapat kelihatan, tetapi kepada yang tidak dapat kelihatan, yaitu yang kekal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;MUSA&lt;/span&gt; adalah contoh orang yang sudah diubahkan pandangannya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 11 : 24 - 26:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;-  mampu menolak disebut sebagai putri Firaun (=berubah menjadi anak Tuhan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; - lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah (=mau berjalan dalam jalan salib)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; - menganggap penderitaan itu sebagai kekayaan yang lebih besar dari semua harta Mesir (=membuat jalan salib itu sebagai kebanggan bukan karena paksaan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai jemaat Tuhan, kita patut kagum melihat tindakan Musa ini sebab, yang ditinggalkan Musa di Mesir itu bukan harta yang sedikit, bukan jabatan yang rendah, tetapi kekayaan yang luar biasa besarnya. Namun walaupun demikian Musa mampu meninggalkan semua itu setelah pandangannya diubah, sekarang pandangannya sudah diarahkan kepada upah, yaitu untuk memperoleh hidup yang kekal.&lt;br /&gt;Demikian juga kalau kita mau meniru sikap Musa tersebut, jika kita mau berjalan dalam salib Kristus, pandangan kita juga akan diubahkan untuk memperoleh hidup yang kekal di dalam kerajaan Sorga. Karena itu jangan mengelak dari jalan salib yang sudah ditentukan Tuhan untuk kita jalani, jangan bersungut-sungut dan jangan menganggap penderitaan itu sebagai sesuatu yang tidak mengenakkan. Ingat! dibalik jalan salib itu sudah tersedia berkat yang besar, sudah tersedia hidup kekal yang disediakan bagi kita di dalam kerajaan sorga.&lt;br /&gt;H A L E L U Y A ..................!!!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“BERJALAN DALAM SALIB KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);font-family:webdings;" &gt;Minggu - 18 July 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-style: italic;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SALIB&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; adalah hikmat Tuhan yang sanggup membawa kita kepada keselamatan, hikmat Tuhan yang bisa membawa kita mendekat kepada Allah. Maka bagi kita jalan salib itu adalah jalan yang sudah ditentukan untuk kita jalani, tidak ada seorang pun yang bisa mengelak dari jalan salib ini.&lt;br /&gt;Kalau Tuhan sengaja membawa kita berjalan dalam salib, berarti Tuhan sedang mengajar supaya kita bisa menjadi nol, yaitu menganggap diri tidak ada apa-apanya, tidak lagi mengandalkan diri sendiri tetapi sepenuhnya sudah bergantung harap hanya kepada Tuhan Yesus saja. Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Korintus 12 : 7 - 10&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan apa yang dialami oleh rasul Paulus ketika di dalam dirinya Tuhan sengaja menaruh suatu&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt; “duri”  di dalam dagingnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Duri dalam daging itu adalah utusan iblis yang datang untuk menggocoh&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (=mengacau) &lt;/span&gt;hidupnya. Paulus sebagai rasul Kristus sudah tiga kali berseru kepada Tuhan supaya utusan iblis itu undur dari padanya, tetapi Tuhan tidak menjawab doanya, duri dalam dagingnya itu tidak dicabut. Justru Tuhan berkata kepadanya: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.”&lt;/span&gt; Tuhan Allah sengaja mengijinkan utusan iblis itu bagaikan duri dalam daging supaya Paulus tetap bersandar hanya kepada Tuhan dan supaya Paulus jangan sampai mengandalkan kehebatannya.&lt;br /&gt;Intinya:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- Tuhan mau supaya hanya Dia saja yang lebih dominan dalam hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; - Tuhan mau hanya Dia saja diandalkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 49 : 6 - 8&lt;/span&gt; ciri-ciri atau keadaan manusia kalau Tuhan tidak dominan di dalam dirinya:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;- menaruh percaya hanya kepada harta benda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; - kemegahan/kebanggaannya hanya kepada &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;banyaknya harta kekayaannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 49 : 8 - 9&lt;/span&gt; mengatakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Tidak seorang pun dapat membebaskan dirinya, atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya, karena terlalu mahal harga pembebasan nyawanya, dan tidak memadai untuk selama-lamanya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Saudara-saudara, kalau bukan Tuhan yang dominan maka tidak ada seorang pun yang dapat membebaskan dirinya dari dosa atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; karena seberapa pun besarnya harta kekayaan yang kita miliki, semua itu tidak bisa membebaskan kita dari dosa. Walaupun hartanya melimpah, walau pun pangkatnya tinggi, jabatannya juga tinggi, ini juga tidak bisa melepaskan manusia dari dosa.&lt;br /&gt;Justru firman Tuhan dengan tegas mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Manusia, yang dengan segala kegemilangannya tidak mempunyai pengertian, boleh disamakan dengan hewan yang dibinasakan.”&lt;/span&gt; Jadi kalau bukan Tuhan yang lebih dominan di dalam diri manusia, nasib manusia itu akan menjadi sama dengan binatang (ayat 21). Mereka akan sama seperti domba yang meluncur ke dunia orang mati, digembalakan langsung oleh maut. Selama manusia itu bergantung kepada apa yang ada padanya, semua itu bisa berubah, semua bisa mengecewakan dan semua bisa meninggalkannya dengan tiba-tiba.&lt;br /&gt;- Ketika engkau punya sahabat, saudara atau orang yang paling dekat dengan dirimu, suatu saat mereka bisa saja meninggalkan engkau.&lt;br /&gt;- Ketika engkau punya segala-galanya, engkau dihormati orang lain, banyak orang yang kagum karena kekayaan atau karena jabatanmu, tetapi ketika engkau tidak punya apa-apa lagi mereka semua dengan segera akan meninggalkan engkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah dunia dan itulah juga sifat manusia, sifatnya tidak kekal hanya sementara saja, semua bisa berubah dengan segera. Hanya satu saja sifatnya yang kekal, yaitu jika kita berjalan bersama dengan Kristus dalam jalan salib, Tuhan Yesus pasti setia menemani kita sampai berhasil masuk ke dalam kerajaan sorga. Satu-satunya yang bisa membebaskan kita dari dosa hanyalah darah Kristus yang telah memperdamaikan kita dengan Bapa di sorga. Karena itu kalau Saudara ingin diperdamaikan dengan Kristus, harus ada kerelaan berjalan bersama dengan Kristus dalam salib. Bagi Tuhan tidak terlalu sulit untuk memberikan pertolongan.&lt;br /&gt;Saudara-saudara, sebenarnya tidak terlalu sulit bagi Tuhan untuk melepaskan bangsa Israel dari Mesir, dan tidak terlalu sulit bagi Tuhan untuk memberikan apa yang mereka perlukan di padang gurun, ketika bangsa Israel keluar Tuhan bersedia mencukupkan segala kebutuhan mereka. Tetapi yang jadi masalah adalah dari pihak bangsa Israel sendiri, yaitu karena mereka tidak dapat mengikuti apa yang menjadi kehendak Tuhan, mereka tidak taat dan tidak dengar-dengaran kepada firman Tuhan. Bangsa Israel tidak dapat mengalahkan kehendak diri sendiri = tidak mampu berjalan dalam salib.&lt;br /&gt;Sebagai jemaat Tuhan yang benar, kita harus tahu bahwa kita di dunia ini hanyalah sebagai &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;PENDATANG &amp;amp; PERANTAU&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (1 Petrus 2 : 11).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah:&lt;br /&gt;- Tuhan mau supaya kita semua tidak terikat dengan perkara-perkara yang duniawi.&lt;br /&gt;- Tuhan mau supaya hanya Dia saja yang lebih dominan dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga kalaupun Tuhan sengaja mengijinkan kita berjalan dalam salib, pederitaan atau pencobaan itu datang silih berganti, ingat! Tuhan selalu bersedia memberi jalan keluarnya, Dia pasti akan memberi pertolongan tepat pada waktunya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Raja-raja 18 : 36 - 40 &lt;/span&gt;ketika nabi Elia berhadapan dengan nabi-nabi Baal, bangsa Israel sudah beribadah kepada allah lain. Dan setelah nabi Elia memperbaiki mezbah dan ia sendiri berdoa kepada Tuhan memohon supaya Tuhan menjawab doanya, setelah Tuhan melihat Elia sudah menyerahkan dirinya kepada Tuhan, maka Tuhan pun menjawab doanya.&lt;br /&gt;Musa sebelum diutus ke Mesir memang sudah punya tongkat, tetapi tongkatnya ini belum punya kuasa, ketika tongkatnya itu dilemparkan ke tanah tongkat itu berubah menjadi ular. Ini berbicara sebelum Tuhan mendominasi dalam hidup manusia, maka kuasa Tuhan tidak akan menjadi nyata. Tetapi setelah Tuhan mendominasi dalam hidupnya dan setelah pola pikir Musa diubahkan, tongkat yang ditangan Musa itu menjadi tongkat Tuhan yang dipakai untuk menunjukkan kuasa Tuhan baik kepada orang Mesir mau pun kepada bangsa Israel sendiri bahwa hanya Tuhanlah satu-satunya yang sanggup memberi kelepasan dari Mesir. Tongkat inilah yang dipakai oleh Musa untuk mengadakan mujizat selama di padang gurun, dan tongkat inilah juga yang dipakai untuk memimpin mereka selama di padang gurun. Supaya bangsa Israel mampu berjalan di padang gurun, kemampuan Tuhan harus di atas segala-galanya.&lt;br /&gt;Saudara-saudara, jalan salib itu berfungsi membuat hidup kita menjadi tidak kelihatan lagi (=dihadapan Tuhan menjadi nol) namun lewat jalan salib itu juga kuasa Tuhan akan menjadi nyata yang memberi pertolongan tepat pada waktunya. Asalkan Kristus yang mendominasi dalam hiaup kita, maka kuasa Tuhan itu akan memimpin hidup kita. Tuhan itu akan hidup di dalam kita, kuasa Tuhan itu akan menjadi nyata dalam kehidupan kita yang dikendalikan oleh Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Yeremia 29 : 11&lt;/span&gt; menjelaskan rancangan Tuhan dalam hidup kita bukanlah rancangan kecelakaan, tetapi rancangan yang mendatangkan damai sejahtera untuk memberikan hari depan yang penuh harapan. Teladan supaya kita bisa berjalan dalam salib adalah pribadi Tuhan Yesus sendiri yang telah meninggalkan teladan yang baik kepada kita semua. Kristus telah menderita untuk kita maka kita wajib mengikuti teladannya tersebut, kita harus mengikuti jejak-Nya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(1 Petrus 2 : 21). &lt;/span&gt;Jika sudah demikian, maka kasih karunia Allah akan nyata dalam hidup kita, kita hidup tetapi bukan kita lagi melainkan Kristus yang diam di dalam kita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“BERJALAN DALAM SALIB KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings; font-style: italic;"&gt;Minggu - 25 Juli 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa kita harus beribadah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tujuannya : untuk membawa kepada Tuhan sebuah persembahan yang hidup dan yang berkenan kepada-Nya, yaitu tubuh kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita datang beribadah ke gereja jangan karena suatu aturan dan peraturan, jangan hanya karena agama Kristen, jangan hanya untuk bertemu dengan teman-teman yang lain, bukan supaya dikenal oleh orang lain, tetapi sepenuhnya untuk membawa dan mempersembahkan hidup kita kepada Tuhan, supaya hidup kita bisa berkenan kepada Tuhan. Beribadah itu bukan hanya sekedar datang ke gereja saja, beribadah itu bukan hanya sekedar membawa korban persembahan, tetapi untuk menyenangkan hati Tuhan dan untuk mengambil hati Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 4 : 1 - 7&lt;/span&gt; Adam mempunyai dua orang anak, yang pertama bernama Kain dan yang kedua bernama Habel. Kain menjadi &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;seorang “petani”&lt;/span&gt; yang mengusahakan tanah yang telah dikutuk karena dosa, sedangkan Habel menjadi &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;seorang “gembala”&lt;/span&gt; kambing domba.Setelah mereka besar, mereka sama-sama beribadah dan berkorban kepada Tuhan. Kain mempersem-bahkan sebagian dari hasil tanahnya, sedangkan Habel mempersembahkan korban persembahan dari &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“anak sulung” kambing dombanya&lt;/span&gt;, yakni lemak-lemaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan Tuhan, sedangkan Habel diindahkan Tuhan. Karena persembahan Kain tidak diindahkan Tuhan, maka hatinya menjadi panas dan mukanya muram.Walau pun firman Tuhan datang mengingatkan Kain tetapi Kain tidak memperhatikannya, sehingga Kain menjadi seorang pembunuh dan yang dibunuhnya adalah saudara kandungnya sendiri, bukan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Yang perlu kita pelajari dari ayat tersebut di atas adalah bahwa ibadah dan persembahan yang benar itu harus didasari dengan adanya korban yang benar, yang di dalamnya ada penumpahan darah sebagai lambang korban Kristus di kayu salib sebagai Anak Domba yang disembelih.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kain dan korban persembahannya tidak diindah kan Tuhan, karena yang dipersembahkan adalah dari hasil tanah. Segala sesuatu yang dipersembahkan kepada Tuhan jika berasal dari tanah, maka persembahan itu tidak mungkin bisa berkenan kepada Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa? &lt;/span&gt;karena tanah itu sudah dikutuk oleh Allah ketika Adam dan istrinya sudah jatuh ke dalam dosa. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 2 : 7&lt;/span&gt; manusia itu dibuat dan dibentuk oleh Allah dari debu tanah menjadi makhluk yang hidup. Sedangkan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 3 : 17&lt;/span&gt; tanah itu menjadi terkutuk setelah Adam dan istrinya jatuh ke dalam dosa. Jadi yang dipersembahkan Kain kepada Tuhan adalah hasil tanah yang telah dikutuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi kita sekarang, arti korban persembahan dari hasil tanah itu sama dengan ibadah dan pelayanan yang bercampur dengan keinginan daging. Segala sesuatu yang dipersembahkan kepada Tuhan yang bercampur dengan keinginan daging, atau untuk kepentingan diri sendiri saja, tidak mungkin bisa berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 3 : 6&lt;/span&gt; Tuhan Yesus berkata kepada Nikodemus: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah Roh.” &lt;/span&gt;Setiap orang yang dilahirkan dari daging kalau belum mengalami tanda keubahan hidup, ia sama seperti angin yang bertiup ke mana ia mau, memang orang bisa mendengar suaranya tetapi kita tidak tahu dari mana ia datang dan ke mana ia pergi (ayat 8a). Walaupun sudah seperti Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi, kalau tidak mengalami tanda kelahiran baru, ia hanya seperti angin saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Berbeda dengan Habel dan korban persembahannya, karena yang dipersembahkan itu adalah anak sulung dari kambing domba, maka Habel dan korban persembahannya diindahkan oleh Tuhan. Tuhan Allah sangat berkenan jika yang dipersembahkan itu dari ternak peliharaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kambing domba itu adalah ternak peliharaan, yang mau dijaga dan dipelihara dengan baik dalam penggembalaan. Ini menunjuk sikap hidup yang benar, jemaat yang mau digembalakan dalam ibadah dan penggembalaan yang benar, yang mau dipimpin dan dipelihara dengan firman Tuhan. Sebab jika kita sudah hidup di dalam ibadah dan penggembalaan yang benar, maka kita juga akan disebut sebagai &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;“domba-dombanya Tuhan”&lt;/span&gt; yang digembalakan dalam firman pengajaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tuhan Yesus Kristus juga disebut sebagai &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“Anak Domba Allah”&lt;/span&gt; yang telah disembelih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Wahyu 5 : 6, 9)&lt;/span&gt; karena Yesus mau menurut dan melakukan seluruh kehendak Bapa. Karena itu jika kita mau melakukan seluruh kehendak Tuhan, kita juga akan disebut sebagai domba-dombanya Tuhan yang digembalakan dalam firman pengajaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;DOMBA&lt;/span&gt; = &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;gambaran pribadi Yesus&lt;/span&gt; . Maka setiap orang yang di dalam dirinya sudah ada pribadi Yesus Kristus, sudah ada sikap seperti domba yang telah dipelihara, maka ibadah dan persembahan kita juga pasti akan berkenan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sebab arti yang sesungguhnya &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“mempersembahkan kambing domba”&lt;/span&gt; itu sama dengan:&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-family: verdana;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;- &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;mempersembahkan sikap hidup yang benar,&lt;/span&gt; bagaikan domba yang disembelih supaya bisadipersembahkan di atas mezbah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; - &lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;mau berjalan dalam jalan salib,&lt;/span&gt; sama seperti domba yang disembelih memang sakit tetapi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;domba itu tidak mengelak ketika disembelih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi jelas, Kain dan korban persembahannya tidak di-indahkan Tuhan karena yang dipersembahkan adalah dari hasil tanah, persembahan yang tidak ditandai dengan sikap hidup yang benar. Setiap orang yang tidak berhasil mempersembahkan korban yang benar kepada Tuhan, sikap hidupnya:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: verdana; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;- tidak dapat menerima orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: verdana; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; - di dalam dirinya hanya ada kebencian dan iri hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Puncaknya: Kain menjadi seorang pembunuh dan yang dibunuhnya adalah adik kandungnya sendiri, satu ayah dan satu ibu. Jadi Kain adalah gambaran orang Kristen yang tidak berhasil mempersembahkan sikap yang benar kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dalam Filipi 1 : 21 ada dua (2) hal penting yang perlu kita perhatikan, yaitu:&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- HIDUP ADALAH KRISTUS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; - MATI ADALAH KEUNTUNGAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ayat firman Tuhan ini berbicara sikap hidup orang Kristen yang benar, yang di dalam dirinya pribadi Kristus benar-benar nyata, jadi baik ketika hidup bahkan ketika mati sekalipun dalam kuasa Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai jemaat Tuhan maupun sebagai hamba Tuhan, kita hidup harus untuk Kristus, hidup jangan hanya untuk diri sendiri, jangan hanya untuk istri, suami atau anak-anak, hidup itu bukan hanya untuk orang lain, tetapi sepenuhnya untuk Kristus. Kita harus sama seperti domba yang disembelih, baik ketika hidup mau pun setelah mati sama-sama berguna untuk Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau hidup bukan untuk Tuhan, berarti ia hidup hanya untuk dirinya sendiri, hanya untuk istri, untuk suami atau untuk anak-anaknya saja. Orang yang seperti ini pasti akan ditolak oleh Tuhan, sama seperti Tuhan menolak Kain dan korban persembahannya yang berasal dari tanah, demikianlah ia akan ditolak walaupun ia berkorban juga. Habel dan korban persembahannya diindahkan Tuhan karena yang dipersembahkan dari kambing domba, rohaninya hidup, ibadahnya hidup maka persembahannya pun harum dihadapan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 2 : 19 - 20&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan, jika kita sudah mati oleh hukum Taurat dan untuk hukum Taurat, maka kita akan hidup untuk Allah. Sehingga sekali pun kita hidup, tetapi bukan hanya kita sendiri lagi yang hidup, melainkan Kristus juga sudah hidup di dalam hidup kita. Setelah itu barulah kita bisa menyerah kan seluruh hidup sebagai persembahan yang benar.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-1860362901996337039?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/1860362901996337039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=1860362901996337039' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/1860362901996337039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/1860362901996337039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2010/07/buletin-j-u-l-i-2010.html' title='Buletin J U L I   2010'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-5369894179743954506</id><published>2010-06-20T21:07:00.000-07:00</published><updated>2010-06-29T00:18:01.163-07:00</updated><title type='text'>Buletin - J U N I   2010</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;"HARI PENTAKOSTA"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;Minggu - 06 Juni 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;         Saudara-saudara, Roh Kudus dicurahkan setelah Yesus ditinggikan, yaitu setelah Ia naik ke sorga. Proses Yesus ditinggikan dimulai sejak Ia mati di kayu salib, kemudian dibangkitkan pada hari yang ketiga dan setelah itu barulah Ia nai kembali ke sorga.&lt;br /&gt;Andaikata Yesus tidak mati, berarti Ia juga tidak akan pernah bangkit, dan andaikata Yesus tidak bangkit berarti Ia juga tidak akan pernah naik. Dan seandainya Yesus tidak naik ke sorga, maka Roh Kudus tidak akan pernah dicurahkan kepada murid-murid-Nya, sehingga keselamatan itu akan menjasi sia-sia saja. Yesus itu menjadi berarti bagi kita, baik sebagai Juruselamat, baik sebagai Tuhan mau pun sebagai Mempelai Pria Sorga, setelah Ia ditinggikan dengan cara naik ke sorga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;MEngapa manusia itu harus menerima Roh Kudus?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;    &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;1. Supaya manusia jasmani yang mudah rapuh dan yang mudah lemah ini mendapatkan kekuatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Manusia itu sebenarnya terlalu rapuh dan terlalu lemath. Walau pun badannya nampak sehat, gemuk, tidak kekurangan sesuatupun, tetapi ketika diperhadapkan kepada masalah, saat itulah akan nampak bagaimana kekuatannya yang sebenarnya, benar-benar rapuh, mudah putus asa, mudah lemah.&lt;br /&gt;Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Korintus 4 : 7&lt;/span&gt; memperlihatkan kepada kita bagaimana keadaan manusia yang sebenarnya, tidak ubahnya seperti &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;"bejana tanah liat"&lt;/span&gt; yang mudah pecah/hancur. Kalau tidak diisi dengan kekuatan yang dari Tuhan, yaitu dengan firman dan Roh Kudus, maka manusia itu lemah, mudah hancur bahkan akan putus asa.&lt;br /&gt;Maka firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Zakharia 4 : 6&lt;/span&gt; berkata: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, &lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;melainkan dengan Roh-Ku,&lt;/span&gt; firman Tuhan semesta alam."&lt;/span&gt; Tuhan mau supaya hidup manusia itu diisi dengan dengan kuasa Tuhan lewat firman dan Roh Kudus.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Mengapa manusia itu mudah jatuh ke dalam dosa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;jawabannya: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 51, 0);"&gt;karena manusia itu dibentuk dan diciptakan dari debu tanah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Kejadian 2 : 7).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika Tuhan menciptakan di taman Eden, manusia itu memang segambar dan serupa dengan ALlah, bahkan dibentuk langsung dengan tangan-Nya. Namun walaupun manusia itu segambar dengan Tuhan ALlah, tetapi karena berasal dari debu tanah, manusia itu terlalu mudah jatuh ke dalam dosa. Perempuan itu terlalu mudah digoda oleh ular, mereka tidak mengingat firman yang telah dikatakan Tuhan ALlah.&lt;br /&gt;Untuk itulah firman Tuhan datang kepada kita dan mengatakan bahwa bukan karena keperkasaan dan bukan pula karena kekuatan secara manusia, tetapi harus dengan Roh Tuhan. Sekali pun manusia itu sama seperti bejana tanah liat yang mudah pecah dan mudah hancur, tetapi jika hidup kita sudah diisi dengan harta rohani, yaitu dengan firman dan Roh Kudus, maka hidup kita akan menerima kuasa, diberi kekuatan untuk menolak dosa, diberi kekuatan untuk mengatasi segala masalah, dan diberi kuasa supaya tetap bersama dengan Tuhan. Manusia yang rapuh dan lemah kalau sudah diisi dengan firman dan Roh Kudus, akan menjadi kuat, tidak mudah goyah dan tidak akan meninggalkan Tuhan walau sedang dalam penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Buktinya 2 Korintus 4 : 8 - 9:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- walau ditindas, namun tidak terjepit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- walau habis akal, namun tidak putus asa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- walau dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- walau dihempaskan, namun tidak binasa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Saudara-saudara, pada zaman akhir ini, yaitu menjelang kedatangan Tuhan Yesu yang kedua kali, akan datang masa-masa yang sukar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(lihat 2 Timotius 3 : 1 - 4).&lt;/span&gt; Manusia akan mengalami banyak pencobaan atau penderitaan bagaikan beban yang menindas hidup manusia sehingga manusia itu bisa putus asa dan habis akal. Tetapi kalau hidup kita ini sudah diisi dengan firman Tuhan dan dengan Roh Kudus, tidak akan putus asa dan tidak akan habis akal, selalu ada pertolongan dari Tuhan. Bahkan sekali pun sedang mengalami penganiayaan, tetap merasa tidak ditinggalkan sendirian, dan sekalipun dihempaskan namun tidak akan binasa. Biasanya kalau bejana tanah liat dihempaskan ke tanah, pasti akan pecah dan hancur, tetapi kalau hidup kita sudah diisi dengan harta rohani yang berasal dari Tuhan, sekalipun masalah itu datang bertubi-tubi, hidup kita tidak akan pernah hancur. Mengapa? sebab sudah diisi dengan kuasa Tuhan. Haleluya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 0, 51);"&gt;2. Supaya kita tahu apa yagn telah dikaruniakan Tuhan kepada kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 2 : 10 - 12&lt;/span&gt; berkata: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari ALlah, supaya kita tahu, apa yagn dikaruniakan ALlah kepada kita." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jadi Roh Kudus yang dicurahkan di dalam hidup kita bekerja supaya kita tahu apa yang telah dikaruniakan Tuhan kepada kita, supaya kita bisa mengerti akan janji Tuhan, bukan hanya tentang berkat-berkat jasmani saja tetapi terlebih lagi tentang keselamatan. Roh Kudus yang berasal dari ALlah itu bekerja untuk menyatakan betapa besarnya dan betapa mahalnya keselamatan itu.&lt;br /&gt;Pada zaman sekarang ini banyak orang tidak menyadari akan kasih karunia Tuhan yang begitu besar ini. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 5 : 17&lt;/span&gt; firman Tuhan mengingatkan supaya kita jangan menjadi bodoh, sebagai jemaat Tuhan, kita harus mengerti apa yang sudah menjadi kehendak Tuhan supaya kita dapat melakukannya dengan baik. Misalnya: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;tidak boleh mabuk oleh anggur,&lt;/span&gt; sebab anggur &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;(=minuman keras)&lt;/span&gt; itu menimbulkan hawa nafsu yang membawa manusia itu terjebak ke dalam dosa.  Hanya zaman sekarang ini banyak orang Kristen menganggap sepele akan hal ini, mereka merasa tidak apa-apa kalau mabuk dengan minuman keras, bahkan mereka merasa tidak dosa sekali pun mabuk oleh minuman keras yang memabukkan.  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa? &lt;/span&gt;sebab mereka tidak mengerti akan firman Tuhan. Karena itu orang yang bodoh tidak mungkin bisa mengerti apa yang telah dikaruniakan Tuhan kepadanya. Bahkan mereka tidak akan sadar bahwa tanpa Tuhan hidup manusia itu tidak ada bedanya dengan bejana tanah liat yang mudah hancur dan mudah pecah. Manusia itu bisa menjadi berguna dan berharga dimata Tuhan hanya apabila sudah diisi dengan kuasa Tuhan lewat firman dan Roh Kudus-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: right;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;3. Roh Kudus itu membuat supaya kita mengerti nubuat firman Tuhan yang telah dinubuatkan dalam Alkitab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Nubuat-nubuat dalam kitab suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak diri sendiri, tidak boleh ditafsir dengan ilmu pengetahuan, tetapi harus oleh Roh Kudus. Tanpa Roh Kudus,  biasanya manusia itu akan memakai akal dan pikirannya sendiri untuk menanggapi firman Tuhan, orang yang seperti ini tidak mungkin bisa mengerti nubuat firman Tuhan, justru  mereka akan tersesat dan mengikuti kehendak diri sendiri.&lt;br /&gt;Saudara-saudara, dalam Matius 24  ada empat (4) nubuat besar yang telah dikatakan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya, yaitu: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;tanda tentang keagamaan&lt;/span&gt; (=munculnya nabi-nabi palsu yang menyesatkan), &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;tentang politik dunia&lt;/span&gt; (yang semakin kacau, tidak terkendali), &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;tentang bencana alam&lt;/span&gt; (yang akan terjadi menimpa dunia ini) dan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;tentang keadaan masyarakat dunia&lt;/span&gt; menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya.&lt;br /&gt;Dan khusus dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 24 : 1 - 2&lt;/span&gt; Tuhan Yesus telah menubuatjkan tentang bangunan-bangunan Bait ALlah yang di Yerusalem bahwa &lt;span style=";font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"tidak ada satu batupun yang dibiarkan terletak diatas batu yang lain."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Ini adalah satu nubuatan penting yang harus kita ketahui, yang akan digenapi menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Memang pada tahun 70 sesudah Masehi, Bait ALlah yang di Yerusalem itu sudah pernah dihancurkan oleh Jenderal Titus, tetapi ini belum puncak penggenapan friman nubuat tersebut, sebab pada tahun 300 sesudah Masehi ratu Helena yang bertobat kepada Tuhan membangun kembali bait ALlah tersebut. Dan sampai sekarang Bait ALlah yang di Yerusalem itu sedang diusahakan supaya dibangun kembali dan mata dunia sedang tertuju kesana.&lt;br /&gt;Tetapi sebagai jemaat Tuhan apalagi sebagai hamba Tuhan, kita harus tahu bahwa puncak penggenapan firman nubuat itu akan terjadi menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya, yaitu pada saat antikristus diijinkan untuk sesaat lamanya berkuasa di bumi, saat itulah Bait Allah yang di Yerusalem akan dihancurkan, sampai tidak ada satu batu pun yang dibiarkan berdiri di atas batu yang lain. Dan bangsa Israel sendiri akan dikelilingi oleh musuh-musuh dan akan mengalahkan bangsa mereka. Tetapi pada saat mereka kalah itu, mereka akan berseru-seru kepada Tuhan dan memanggil Mesias supaya turun memberikan pertolongan, dan Tuhan Yesus sendiri yang adalah Mesias yang sedang dinanti-nantikan, akan turun untuk memberikan pertolongan kepada umat-Nya. Sehingga tergenapilah firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 11 : 26&lt;/span&gt; yang mengatakan: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan."&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mengapa?&lt;/span&gt; sebab mereka adalah umat kepunyaan Tuhan, bangsa pilihan Tuhan yang mau berseru-seru kembali memanggil nama Yesus dan mengakui bahwa Yesus itulah Mesias yang sanggup memberi pertolongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan itu harus kita mengerti dan harus menjadi praktek hidup sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:180%;" &gt;“PEKERJAAN ROH KUDUS”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Minggu - 13 Juni 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Puji Tuhan!&lt;br /&gt;Oleh karena kemurahan Tuhan yang telah memberikan kesempatan bagi kita untuk mendengar dan menikmati firman pengajaran-Nya. Saat ini kita masih dalam suasana Pentakosta, saat di mana Roh Kudus pernah dicurahkan ketengah-tengah dunia ini untuk menyertai umat-Nya.   Dan oleh Roh Tuhan itulah kita beroleh kesempatan dipersekutukan dengan Tuhan supaya berhak mendapatkan segala  janji Tuhan. Sebab sesungguhnya sebelum Roh Kristus Kristus , yaitu Roh Kudus diam di dalam diri manusia, maka sebenarnya manusia itu masih hidup tanpa Tuhan dan tanpa keselamatan, bahkan ia tidak layak disebut sebagai milik Kristus.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Efesus 2 : 11 - 13&lt;/span&gt; menjelaskan keadaan kita yang sebenarnya sebelum Kristus tinggal di dalam kita:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;br /&gt;-tidak termasuk kewargaan Israel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt; - tidak mendapat bagian dalam ketentuan-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;   ketentuan yang dijanjikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt; - tanpa pengharapan dan tanpa Allah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya pusat keselamatan kita adalah Kristus.&lt;br /&gt;Karena itu ada satu pertanyaan penting yang harus kita ketahui: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;siapakah yang dapat membawa kita masuk ke dalam Kristus? &lt;/span&gt;Jawabannya adalah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Roh Kudus.&lt;/span&gt; Dijelaskan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 2 : 17 - 18&lt;/span&gt; lewat korban Kristus dan oleh satu Roh  kita telah beroleh jalan masuk kepada Bapa. Jadi Roh Kudus itulah yang menggiring supaya kita bisa masuk ke dalam Kristus sehingga kita bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan menjadi kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah.&lt;br /&gt;Namun pertama-tama yang membuka jalan bagi kita supaya bisa masuk ke dalam Kristus adalah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;lewat salib,&lt;/span&gt; yaitu lewat kematian dan kebangkitan-Nya dari antara orang mati. Sebab setelah Yesus bangkit, Ia telah naik ke sorga supaya Roh Kudus itu dicurahkan. Jadi sebenarnya kalau Tuhan memberikan Roh Kudus-Nya kepada kita ada maksud dan tujuannya, yaitu  supaya berkat Abraham bisa turun kepada kita. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 3 : 14&lt;/span&gt; firman Tuhan berkata: “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain&lt;/span&gt;, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang menafsirkan berkat Abraham itu hanya berfokus kepada berkat-berkat lahiriah saja, sebenarnya bukan. Kita harus tahu, fokus berkat Abraham itu bukan hanya berkat-berkat jasmani saja, tetapi lebih lagi kepada perkara-perkara yang Rohani, yaitu keselamatan yang  sampai kepada bangsa kafir. Jadi berkat yang dijanjikan Tuhan lewat Abraham supaya sampai kepada bangsa-bangsa lain adalah berkat rohani, termasuk Roh Kudus yang akan dicurahkan kepada setiap orang yang mau menerima Tuhan Yesus dengan benar dan percaya bahwa hanya lewat Yesus saja ada keselamatan.&lt;br /&gt;Maka jelas yang bisa membawa kita supaya berhak mendapat berkat Abraham ini hanya lewat Kristus, yaitu oleh Roh Kudus-Nya yang mampu memberikan iman kepada kita semua.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 3 : 1 - 5&lt;/span&gt; menjelaskan tanpa Injil tidak ada seorang pun yang bisa menerima Roh Kudus. Dan kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 3 : 1 - 5&lt;/span&gt; ini ada dua (2) hal penting yang harus kita ketahui, bahwa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;1. untuk menerima Roh Kudus, harus di dasari oleh pemberitaan Injil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; 2. untuk mengalami mujizat, juga harus di dasari oleh pemberitaan Injil.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tidak heran di mana saja Injil diberitakan, di situ juga Tuhan menyatakan kuasa dan mujizat-Nya yang luar biasa. Sedangkan pemberitaan Injil itu sendiri intinya adalah pemberitaan tentang keselamatan yang dikerjakan Yesus lewat kematian dan kebangkitan-Nya. Kita diperdamaikan dengan Bapa hanya oleh korban Kristus di kayu salib.&lt;br /&gt;Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kalau datang kepada Tuhan jangan hanya mencari kuasa atau mujizat, tetapi fokuskan dirimu untuk menerima firman Tuhan. Kita bisa melihat Abraham sebagai contoh, setelah ia dipanggil Allah ada tiga (3) tindakan yang dilakukan Abraham, yaitu mau &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;mendenga&lt;/span&gt;r dengan baik, ia &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;percaya&lt;/span&gt; kepada Allah dan mau &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;melakukan&lt;/span&gt; kehendak Allah itu dengan taat dan setia. Maka kalau kita lihat dalam Kejadian 12 ada tiga hal yang ditinggalkan Abraham, yaitu &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;negerinya,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;rumah bapanya&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;sanak saudaranya.&lt;/span&gt; Ini semua berbicara perkara-perkara yang lahiriah yang harus ditinggalkan untuk memperoleh janji Allah.&lt;br /&gt;Demikian juga berlaku kepada kita sekarang, supaya kita layak menerima berkat Abraham, kita juga harus memiliki sikap seperti Abraham:&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;- kita harus &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;mendengar&lt;/span&gt; firman Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; - kita harus &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;percaya&lt;/span&gt; akan janji Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; - kita harus &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;melakukan&lt;/span&gt; kehendak Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ingat, kalau percaya kepada Tuhan hanya dalam perkara-perkara yang lahiriah saja, dan kalau mengukur seseorang hanya dengan berkat-berkat jasmani, ini adalah prinsip yang salah. Semua hal-hal yang jasmani stu sifatnya hanya sementara saja dan ini hanya berbciara yang kelihatan saja, suatu saat akan diserahkan kepada Iblis dan kepada antikris. Perjalanan rohani kita sekarang sedang diarahkan bukan kepada perkara-perkara yang duniawi, tetapi untuk memperoleh perkara-perkara yang rohani. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Filipi 3 : 3 - 9&lt;/span&gt; Rasul Paulus setelah dipanggil menjadi rasul Kristus, pengenalan akan Kristus itu lebih tinggi nilainya dan lebih mulia dari segala yang ada di dunia ini, bahkan ia menganggapnya sampah. Prinsip Paulus: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;apa yang dahulu merupakan keuntungan sekarang dianggap rugi karena Kristus.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jadi arti iman yang sesungguhnya adalah ada kerelaan meninggalkan perkara-perkara yang lahiriah untuk mengerjar perkara-perkara yang rohani. Sebab Tuhan itu adalah Tuhannya orang-orang yang mau mencari perkara-perkara yang rohani, bukan Tuhannya orang-orang yang hanya mencari perkara-perkara lahiriah saja. Sebab kalau kita sudah mencari perkara-perkara yang rohani, maka Tuhan tidak akan malu kita sebut sebagai Tuhan. Sebaliknya Tuhan itu akan malu kalau orang-orang yang berfokus kepada perkara-perkara yang lahiriah itu menyebutkan nama Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Ibrani 11 : 16&lt;/span&gt; menjelaskan orang-orang yang hidup di dalam iman itu merindukan tanah air yang lebih baik yaitu tanah air sorgawi. Tanah air sorgawi itu adalah kota yang mempunyai dasar, yang dirancang dan direncanakan oleh Allah sendiri.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Korintus 4 : 18&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan perkara-perkara yang lahiriah itu adalah yang kelihatan, sedangkan perkara yang rohani itu tidak kelihatan tetapi sifat nya kekal. Makanya Tuhan tidak mau kalau umat Tuhan itu percaya kepada tetapi hanya dalam perkara-perkara yang lahiriah saja. Tuhan mau membawa kita supaya mempunyai iman, mampu percaya kepada Tuhan walau pun belum kelihatan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 1 : 21 - 23&lt;/span&gt; bangsa Israel pernah menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab mereka sudah tidak percaya lagi kepada Tuhan, mereka tidak lagi berharap kepada Tuhan.&lt;br /&gt;Maka supaya kita layak masuk ke dalam sorga yaitu ke rumah Bapa, layak disebut warga kerajaan sorga, lebih dahulu kita harus mau meneladani sikap Abraham, yang rela meninggalkan negerinya, rumah bapanya dan sanak saudaranya. Kita harus tahu ke mana arah gerak kepengikutan kita, kepada Tuhankah atau kepada dunia? Kalau kepada Tuhan, maka hati kita kita akan terikat kepada Tuhan, sebaliknya kalau kepada dunia maka hati kita juga akan terikat dunia. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 15 : 50&lt;/span&gt; mengatakan bahwa darah daging tidak mendapat bagian dalam kerajaan sorga, dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak dapat binasa. Jadi supaya hati kita condong kepada Tuhan: harus ada kerelaan untuk berkorban dengan sukarela dan tulus ikhlas &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(1 Tawarikh 29 : 19).&lt;/span&gt; Sebab yang telah kita korbankan itu mengikat hati kita kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;“MEMANDANG SALIB KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-family:trebuchet ms;" &gt;Minggu - 20 Juni 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Saudara-saudara, bangsa Israel ketika diperbudak di Mesir selama empat ratus tiga puluh tahun, tidak ada seorang pun yang bisa keluar dari tangan Firaun dan tidak ada seorang pun yang bisa melepaskan diri dari perbudakan. Kecuali karena dipaksa dengan tangan yang kuat, Tuhan Allah menghukum Mesir dengan sepuluh tulah, setelah itu barulah bangsa Israel bisa bebas dari perbudakan.&lt;br /&gt;Maka kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 15 : 1 - 21&lt;/span&gt; setelah bangsa Israel keluar dari Mesir, barulah mereka bisa mengekspresikan sukacita mereka dengan nyanyian sebagai tanda kelepasan. Musa dan bangsa Israel menyanyikan bahwa Tuhan itu tinggi luhur, penuh kuasa sehingga kuda dan penunggang-penungganya dilemparkan ke laut.&lt;br /&gt;Perjalanan bangsa Israel ini merupakan gambaran perjalanan gereja Tuhan di akhir zaman, yang telah dibebaskan dari perbudakan dosa oleh karena korban Kristus. Sama seperti bangsa Israel tidak ada seorang pun yang bisa melepaskan diri dari perbudakan, demikian juga tidak ada seorang pun yang bisa melepaskan dirinya dari perbudakan dosa mau pun dari cengkraman iblis kecuali oleh korban Kristus yang telah mati di kayu salib. Bagi kita sekarang, tanda kelepasan itu dimulai dari sejak kita menerima korban Kristus yang menebus dan yang memperdamaikan kita dengan Bapa di sorga. Seperti bangsa Israel yang bebas dari perbudakan Mesir oleh tanda darah, demikian juga kita telah dibebaskan baik dari dosa mau pun dari cengkraman Iblis, juga oleh tanda darah, yaitu darah Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah kita dibebaskan dari perbudakan dosa, langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah kita harus:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;- percaya yang benar, artinya percaya harus karena didorong oleh firman Tuhan&lt;br /&gt;- bertobat yang benar, artinya harus karena kesadaran setelah menerima firman Tuhan&lt;br /&gt;- dibabtis yang benar yaitu dengan air dan Roh bukan karena paksaan dan bukan karena&lt;br /&gt; aturan dan peraturan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sebenarnya perjalanan kita tidak cukup sampai di sini saja, harus ditingkatkan lagi sampai dikuduskan dan disempurnakan supaya sama seperti Yesus. Sebab sekali pun kita sudah dibebaskan dari kutuk dosa dan dari cengkraman iblis, perjalanan kita tidak boleh terhenti sampai di sini saja, tetapi harus terus dilanjutkan, kita harus tetap setia mengikuti dan melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204); font-weight: bold;"&gt;Mengapa kita harus tetap setia?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebab kalau kita lihat kembali perjalanan bangsa Israel, setelah mereka berjalan selama tiga hari dari Mesir ke padang gurun sambil menyanyikan nyanyian pujian kepada Tuhan, dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 15 : 22 - 26 &lt;/span&gt;sampailah mereka ke Mara. Tetapi ketika mereka haus akan air, mereka tidak dapat meminum air karena pahit rasanya. Kalau dalam ayat sebelumnya mereka yang tadinya mengatakan: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;“Tuhan itu tinggi luhur”&lt;/span&gt; sekarang sudah berubah mereka mengatakan:&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; “Apakah yang harus kami minum?”&lt;/span&gt; mereka mengatakannya sambil bersungut-sungut kepada Musa.&lt;br /&gt;Jadi kepahitan itu menjadi masalah besar sebab banyak dari antara mereka yang tidak tahan sehingga mendatangkan sungut-sungut. Mereka yang tadinya bersukacita dan memuji Tuhan, kepahitan hidup merubah nyanyian itu menjadi sungut-sungut.&lt;br /&gt;Berbeda dengan Musa, sekali pun seluruh bangsa Israel itu bersungut-sungut kepada Musa, Musa tidak terpengaruh, yang dilakukan Musa justru berseru-seru kepada Tuhan memohon petunjuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Keluaran 15 : 25).&lt;/span&gt; Maka Tuhan menunjukkan kepadanya &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;“sepotong kayu”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; supaya melemparkan kayu itu ke dalam air yang pahit rasanya, lalu air itu pun menjadi manis rasanya sehingga seluruh bangsa Israel dapat meminum air yang di Mara tersebut.&lt;br /&gt;Perjalanan bangsa Israel selama &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“tiga hari”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ini menggambarkan perjalanan kepengikutan kita kepada Tuhan Yesus yang disertai dengan &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“memikul salib”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, artinya harus ada kerelaan walau menderita tetapi harus tetap setia mengikut Yesus.&lt;br /&gt;Sedangkan &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;SEPOTONG KAYU&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = menggambarkan &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;SALIP KRISTUS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang dikerjakan lewat kematian dan kebangkitan-Nya.&lt;br /&gt;Mengikut Yesus ada harga yang harus dibayar, yaitu harus mau menderita. Setiap orang yang mau memandang kepada salib Kristus dan percaya bahwa salib itu adalah sumber pengharapan, maka sepahit apapun penderitaannya, separah apapun penyakitnya, Tuhan Yesus pasti akan memberi pertolongan. Oleh salib Kristus penderitaan yang pahit pun bisa menjadi manis. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab bagi kita salib Kristus itu adalah sumber pengharapan dan sumber pertolongan. Ingat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Filipi 1 : 29&lt;/span&gt; firman Tuhan telah mengatakan bahwa kepada kita dikaruniakan bukan hanya untuk percaya saja, tetapi juga untuk menderita untuk Kristus. Menderita = memikul salib, tetap memandang kepada salib Kristus yang menjadi sumber pertolongan.&lt;br /&gt;Untuk itu dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lukas 9 : 23&lt;/span&gt; Tuhan Yesus mengatakan: &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.”&lt;/span&gt;  Kalau Tuhan Yesus memikul salib hanya satu kali saja, tetapi kita memikul salib tidak cukup hanya satu kali saja tetapi harus setiap hari. Itu sebabnya di atas telah dikatakan, bahwa orang Kristen yang benar itu tidak cukup kalau hanya percaya, bertobat dan dibabtis, harus ditingkatkan terus dengan cara mengikuti dan melakukan segala kehendak Tuhan dengan taat dan setia sampai berhasil memperoleh segala janji-janji Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Memandang salib Kristus&lt;/span&gt; = ini juga berbicara ada sikap &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;menyalibkan daging dengan segala keinginannya&lt;/span&gt;. Hal ini bisa kita lihat dengan jelas dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 5 : 24&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan bahwa setiap orang yang ingin menjadi milik Kristus Yesus, ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu:  ia harus mampu menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.&lt;br /&gt;Bagaimana caranya supaya kita mampu menyalibkan segala keinginan daging? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 5 : 25&lt;/span&gt; firman Tuhan memberi solusi, yaitu: kita harus hidup oleh Roh Kudus dan juga harus dipimpin oleh Roh Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kolose 3 : 5 - 9 &lt;/span&gt;praktek menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 153);font-size:130%;" &gt;1. Mematikan segala sesuatu yang duniawi, seperti percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan (ayat 5 - 6).&lt;br /&gt;2. Membuang marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulut (ayat 8).&lt;br /&gt;3. Menanggalkan manusia lama &amp;amp; kelakuannya (ayat 9).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita berhasil mematikan segala sesuatu yang duniawi, membuang yang ada di dalam hati dan menanggalkan manusia lama, barulah kita layak &lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“mengenakan manusia baru”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang terus menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya (ayat  11 ).&lt;br /&gt;Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kita harus meneladani sikap rasul Paulus: kemegahan kita tidak ada selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab oleh salib itu dunia telah disalibkan bagi kita dan kita bagi dunia &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Galatia 6 : 14).&lt;/span&gt; Maka sekali pun penderitaan itu pahit rasanya dan sekali pun engkau sedang memikul salib, tetaplah pandang salib Kristus yang sanggup memberi jalan keluar. Tuhan sanggup mengubah perjalanan hidupmu yang pahit menjadi manis, sehingga dapat mengucap syukur kepada Tuhan. Kalau orang lain bersungut-sungut tetapi kita tidak, kalau orang lain putus asa tetapi kita tetap punya pengharapan, bahkan kalau pun orang lain rela meninggalkan Tuhan tetapi kita tetap setia kepada Tuhan. R&lt;span style="font-style: italic;"&gt;oma 8 : 10 - 11&lt;/span&gt; jika Kristus ada di dalam kita, kita akan dihidupkan kembali oleh Roh. Sama seperti Yesus yang dibangkitkan dari antara orang mati oleh Roh, demikian juga kita akan dibangkitkan, kita akan mengalami seperti yang dialami oleh Tuhan Yesus. HALELUYA...........!!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: verdana; font-weight: bold; font-style: italic;font-size:180%;" &gt;“MEMANDANG SALIB KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Minggu - 27 Juni 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Saudara-saudara, menjadi orang percaya tidak sulit, menjadi orang yang bertobat tidak begitu sulit, demikian juga untuk dibabtis tidaklah begitu sulit, sebab semua itu telah dikerjakan oleh kasih karunia Tuhan.&lt;br /&gt;Tetapi yang menjadi masalah adalah bagaimana kita sebagai jemaat menanggapi dan mengerjakan kasih karunia dan keselamatan yang telah dikerjakan Tuhan ditengah-tengah kehidupan kita. Sebagai jemaat Tuhan, kita harus menghargai dan mengerjakan kasih karunia itu dengan cara: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;TAAT &amp;amp; SETIA&lt;/span&gt; melakukan apa yang telah menjadi kehendak Tuhan, yaitu dengan beribadah dan melayani dengan sungguh-sungguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan salah satu kehendak Tuhan dalam hidup kita adalah: kita harus mampu menyangkal diri dan menyalibkan segala keinginan daging.  Sebagaimana telah dikatakan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 5 : 24: “Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat firman Tuhan ini dapat kita lihat bahwa yang layak disebut sebagai milik Kristus Yesus adalah mereka yang sudah berhasil menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Yaitu: yang tidak lagi menuruti keinginan diri sendiri, tidak mengikuti keinginan hati, melainkan menuruti kebenaran firman Tuhan, seluruh hidupnya benar-benar dipimpim dan dikuasi oleh Tuhan. Kehendak Tuhan dalam hidup kita bukan hanya percaya percaya begitu saja, bukan hanya sekedar beribadah atau melayani begitu saja, tetapi harus karena didorong oleh kasih.&lt;br /&gt;Dan pada minggu yang lalu kita juga sudah melihat, bahwa arti menyalibkan segala keinginan daging itu sama dengan memandang kepada salib Kristus, dimana Kristus telah mati dan dibangkitkan untuk menghapus segala dosa-dosa manusia. Sama seperti Kristus telah disalibkan karena dosa manusia, demikian juga daging dengan segala keinginannya harus disalibkan.&lt;br /&gt;Tetapi yang dimaksud "disalibkan" disini bukan tubuh secara jasmani disalibkan dikayu salib melainkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya, itulah yang harus disalibkan = dimatikan keinginannya&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Mengapa harus disalibkan?&lt;/span&gt; supaya segala keinginan daging ini bisa dimatikan. Karena kalau keinginan daging ini tidak disalibkan, maka keinginan daging ini akan terus menggoda supaya berbuat dosa sehingga manusia tidak lagi memperhatikan firman Tuhan.&lt;br /&gt;Kalau Kristus disalibkan karena dosa manusia, demikian juga kita menyalibkan daging dengan segala hawa nafsunya supaya kita jangan lagi dikuasai oleh dosa.&lt;br /&gt;Kalau kita lihat kembali perjalanan bangsa Israel setelah mereka keluar dari Mesir, mereka memang sudah lepas dari tangan Firaun yang selama ini memperbudak mereka, tetapi di tengah jalan timbul masalah-masalah besar yang membuat Tuhan Allah murka dan banyak dari antara mereka yang ditewaskan ditengah jalan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Apa penyebabnya?&lt;/span&gt; karena mereka tidak mampu menyalibkan hawa nafsu dan keinginan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 10 : 1 - 11&lt;/span&gt; firman Tuhan mengangkat perjalanan bangsa Israel itu sebagai contoh untuk memperingatkan gereja di akhir zaman. Sekali pun sudah melihat perbuatan tangan Tuhan yang luar biasa bahkan sekali pun sudah mengalami mujizat-mujizat, tetapi di tengah jalan mereka tidak setia kepada Tuhan Allah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;     - Mereka menjadi penyembah-penyembah berhala, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;     - mereka melakukan percabulan, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;     - mereka mencobai Tuhan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;     - bahkan mereka juga  bersungut-sungut kepada Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang membuat sehingga Tuhan mengijinkan mereka dibinasakan oleh malaikat maut.&lt;br /&gt;Jadi hal ini sengaja dituliskan kembali sebagai contoh untuk memperingatkan kita supaya  kita jangan sampai meniru perbuatan-perbuatan yang telah mereka lakukan. Firman Tuhan dalam  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 15 : 19&lt;/span&gt; menerangkan kalau kita percaya kepada Kristus hanya dalam hal-hal lahiriah saja, firman Tuhan mengatakan akan menjadi orang yang paling malang dari antara semua manusia. Dikatakan disini menjadi orang &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“yang paling malang dari antara semua manusia”&lt;/span&gt;, jadi sekali pun engkau orang yang paling kaya, punya jabatan atau pangkat yang tinggi, dan sekali pun engkau paling dihormat oleh manusia, tetapi kalau percaya kepada Tuhan hanya dalam hal-hal pahiriah saja, firman Tuhan mengatakan engkau adalah orang yang paling malang dari antara semua manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa kita harus tetap memandang kepada salib Kristus?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebab &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“TANDA SALIB”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ini adalah tanda yang tidak pernah hilang dari diri Tuhan Yesus, tanda salib ini masih tetap menjadi tanda sampai Ia naik ke sorga, bahkan sampai kepada pesta kawin Anak Domba. Yesus sendiri setelah naik ke sorga tidak melepaskan tanda salib tersebut, Ia disebut sebagai &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;“Anak Domba yang telah disembelih”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = ini menunjuk kepada tanda salib dimana Yesus pernah disalibkan di bukit Golgota sebagai korban untuk menghapus segala dosa-dosa kita. &lt;span style="font-style: italic;"&gt; (Wahyu 5 : 6, 9).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya, kita sebagai jemaat Tuhan, kita juga harus tetap memandang kepada salib Kristus supaya kita mampu menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Apalagi untuk menjadi mempelai perempuan Kristus, tanda salib itu harus ada pada kita supaya layak masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba. Jika Kristus sebagai Mempelai Pria sorga masih memiliki tanda salib, demikian juga kita sebagai mempelai perempuan Kristus harus memiliki tanda salib.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 8 : 6&lt;/span&gt; mengatakan bahwa keinginan daging adalah maut, setiap orang yang masih tetap mengikuti keinginan dagingnya masih tetap menjadi seteru Allah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; karena keinginan dagingnya itu ia tidak takluk kepada hukum Allah. Jadi statusnya jelas: selama manusia itu tidak menyalibkan keinginan dagingnya, ia masih menjadi musuh Tuhan dan tidak mungkin bisa berkenan. Sehingga walau pun diberi firman, walau pun diberkati, walau pun badannya sehat, tetapi tetap saja hidupnya menjadi musuh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu firman Tuhan telah mengatakan bahwa tidak ada seorang pun yang melepaskan diri dari dosa kecuali oleh oleh kuasa Tuhan lewat darah, oleh firman dan Roh Kudus-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan memberi jalan keluar supaya kita mampu menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;kita harus hidup oleh Roh.&lt;/span&gt; Firman Tuhan dalam  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 8 : 13&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.”&lt;/span&gt; Jadi jelas jika kita sudah hidup oleh Roh dan dipimpin oleh Roh, barulah kita bisa dimerdekakan dari hukum dosa, kita akan hidup. Atau dengan kata lain: “kita akan mampu memandang salib Kristus.”&lt;br /&gt;Kalau kita sudah hidup oleh Roh dan dipimpin oleh Roh, barulah kita layak disebut sebagai &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“anak-anak Allah”&lt;/span&gt; yang memiliki cara hidup yang benar. Dan karena kita sudah hidup oleh Roh Kudus, maka kita tidak akan menerima roh perbudakan yang membuat orang menjadi takut. Roh perbudakan itulah yang sering menyeret orang ke dalam dosa, roh perbudakan itulah yang membuat hidup manusia jauh dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cara hidup orang yang tetap menurut daging:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- tetap berseteru dengan Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; - tidak takluk kepada hukum Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; - tidak berkenan kepada Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; - akan mati (masuk ke dalam api neraka)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Tetapi jika kita sudah hidup menurut Roh: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;-sudah bebas/dimerdekakan dari hukum maut&lt;br /&gt; - beroleh hidup dan damai sejahtera.&lt;br /&gt; - kita menjadi milik Kristus yang berhak menerima janji-janji Allah.&lt;br /&gt; - kita akan dipermuliakan bersama dengan Kristus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Roma 8 : 16 - 17&lt;/span&gt; menjelaskan jika kita sudah dipimpin oleh Roh Kudus, Roh itulah yang akan bersaksi  bersama-sama dengan roh kita bahwa kita adalah “anak-anak Allah” yang menjadi ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerima nya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita telah menderita bersama-sama dengan Kristus, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Kristus dalam kemuliaan-Nya &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;yang kekal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Janji Allah kepada bangsa Israel: akan masuk ke tanah Kanaan yang menjadi milik pusaka yang limpah dengan susu dan madunya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Sedangkan janji Tuhan kepada kita: akan masuk ke dalam sorga bersama-sama dengan Kristus selama-lamanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bahkan khusus gereja Tuhan yang telah dikuduskan dan disempurnakan akan dijadi kan menjadi sidang mempelai perempuan Kristus, akan dibawa masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba. Haleluya......!!!!!!!!!!1&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5140884210045083669-5369894179743954506?l=alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/feeds/5369894179743954506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5140884210045083669&amp;postID=5369894179743954506' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/5369894179743954506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5140884210045083669/posts/default/5369894179743954506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alpaomegasuarakebenaran.blogspot.com/2010/06/buletin-j-u-n-i-2010.html' title='Buletin - J U N I   2010'/><author><name>ALFA  OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11394574237983286128</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_j63mxGnM0j4/S0M8cpnVlRI/AAAAAAAAAA0/54C143NlJc4/S220/alfa+omega.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5140884210045083669.post-191488769966608638</id><published>2010-05-10T19:54:00.000-07:00</published><updated>2010-05-28T20:12:39.055-07:00</updated><title type='text'>BULETIN   M E I - 2010</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;“KEBANGKITAN KRISTUS”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Minggu - 02 Mei 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Puji Tuhan, lewat kuasa kematian dan kebangkitan Kristus, kita telah dimerdekakan dan telah mengalami pembaharuan. Lewat kematian dan kebangkitan Kristus ini kita telah diberi kuasa supaya menjadi anak-anak Allah. Karena itu berita tentang kematian dan kebangkitan Kristus ini adalah berita yang paling besar, yang paling aktual, berita yang paling penting dan yang harus terus menerus diberitakan secara continue. Baik di dalam ibadah mau pun dalam pelayanan, berita tentang kematian dan kebangkitan Kristus harus menjadi pusat pemberitaan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 15 : 1 - 3&lt;/span&gt; firman Tuhan mengatakan bahwa kita telah diselamatkan oleh berita Injil yang memberitakan tentang kematian dan kebangkitan Kristus. Sampai ditekankan bahwa berita tentang kematian dan kebangkitan Kristus ini adalah berita yang sangat penting, kalau dikatakan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“penting”&lt;/span&gt; berarti berita ini tidak boleh disepelekan, tidak boleh dilupakan dan tidak boleh ditutup-tutupi, tetapi harus diberitakan secara terbuka supaya jemaat bisa mengalami kuasa-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Timotius 2 : 8 &lt;/span&gt;Yesus Kristus telah bangkit dari antara orang mati, inilah inti pemberitaan Injil yang benar, yang disampaikan rasul Paulus kepada banyak orang dalam pelayanannya. Walaupun oleh berita Injil itu sendiri, rasul Paulus mengalami banyak penderitaan sampai-sampai ia dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi ia rela menanggung semua sebab firman Tuhan tidak akan terbelanggu, berita tentang keselamatan itu harus sampai kepada semua orang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu kalau kita sudah mengalami kuasa kematian dan kebangkitan Kristus, maka kita harus tetap berdiri dan berpegang teguh dalam Injil Kristus ini. Kalau tidak, maka saudara akan menjadi orang Kristen yang sia-sia saja menjadi orang yang percaya kepada Kristus, sia-sia saja beribadah dan melayani Tuhan. Akibat kalau tidak mengalami kuasa kematian dan kebangkitan Kristus : akan tetap hidup di dalam dosa, tetap di dalam kegelapan dan tidak punya pengharapan untuk masuk ke dalam sorga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;        Saudara-saudara, berita tentang kematian dan kebangkitan ini sangat erat kaitannya dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;- pengampunan dosa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt; - pertobatan (tanda keubahan hidup)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt; - kekudusan dan kesempurnaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Artinya: setiap orang yang sudah mengalami kuasa kematian dan kebangkitan Kristus, segala dosa-dosanya sudah diampuni/dihapuskan, sudah mengalami tanda pertobatan, sudah dikuduskan dan akan dibawa ke dalam kesempurnaan. Puncaknya menjadi sidang mempelai perempuan Kristus yang telah siap sedia masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba. Khusus dalam kitab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 5 : 6&lt;/span&gt; firman Tuhan berkata: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah.”&lt;/span&gt; Kematian Kristus ini adalah untuk menunjukkan kasih-Nya yang begitu besar yang telah diberikan kepada semua orang terutama bagi mereka yang mau percaya kepada Yesus dan yang hidup di dalam kebenaran. Keselamatan itu bisa kita peroleh tentunya dengan syarat: mau menghargai korban Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian dalam ayat 9 firman Tuhan mengatakan bahwa oleh darah Yesus, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah, dan oleh korban Kristus ini kita telah diperdamaikan dengan Allah. Sebesar apapun dosa dan kelemahan kita, kalau mau menerima korban Kristus semua bisa dibereskan, kuncinya: hidup dalam kebenaran firman Tuhan.&lt;br /&gt;Kalau kita lihat dalam ayat ini, firman Tuhan dengan pasti telah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;mendeklarasikan (menyatakan) &lt;/span&gt;bahwa hanya darah Yesus saja yang mampu menyelamatkan kita dari dosa, dan hanya oleh darah Yesus saja kita bisa dibenarkan dan diperdamaikan dengan Allah. Itu sebabnya di atas telah dikatakan, bahwa berita tentang kematian dan kebangkitan Kristus ini adalah berita yang paling besar, yang paling penting, yang paling aktual dan yang paling akbar, sebab memang inilah satu-satunya berita yang sanggup menyelamatkan manusia dari segala dosa-dosanya. Betapa luar biasanya darah Kristus ini, mampu mendeklarasikan kita sebagai milik Kristus, yang telah ditebus dan diperdamaikan supaya layak disebut sebagai umat kepunyaan Tuhan sendiri.Dengan satu ketentuan sebagaimana dikatakan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 17 : 30&lt;/span&gt; dimana-mana semua orang harus bertobat. Jadi tanda pertobatan ini adalah tanda yang menunjukkan seseorang itu sudah mengalami tanda kematian dan kebangkitan Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;          Saudara-saudara, Tuhan telah menetapkan suatu hari untuk menghakimi dunia dan semua orang yang diam di dalamnya. Karena itu kalau kita lihat firman Tuhan, ada lima (5) dosa yang akan dihakimi oleh Tuhan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt; 1. Dosa yang tersembunyi dalam hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 2 : 16&lt;/span&gt;  mengatakan Tuhan akan menghakimi segala sesuatu  yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus. Kemudian dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Markus 7 : 21 - 23&lt;/span&gt; Tuhan Yesus menjelaskan secara terperinci jenis-jenis dosa yang tersembunyi di dalam hati manusia. Dan dosa yang tersembunyi ini istilah firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 5 : 27 &lt;/span&gt;seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kerut,&lt;/span&gt; yaitu kotoran yang tersembunyi dalam lipatan kulit. Kalau tidak segera dibereskan dosa yang tersembunyi ini akan dihakimi sekaligus dengan orangnya. Maka untuk membuka dosa yang tersembunyi ini yang paling dibutuhkan adalah firman Tuhan yang hidup, yang penampilannya lebih tajam dari pedang bermata dua manapun, yang sanggup menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh. Ibrani 4 : 12 firman Tuhan mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih jatam dari pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita."&lt;/span&gt; Harus kita ingat: walaupun dosa itu masih tersembunyi/tersimpan, namanya tetap saja dosa dan upahnyapun sama dengan dosa yang lain, yaitu maut. Karena itu sebagai jemaat Tuhan maupun sebagai hamba Tuhan, jangan main-main dengan jenis dosa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;2. Dosa yang sudah diperbuat/dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Korintus 5 : 10&lt;/span&gt; “Sebab kita semua harus menghadap tahta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik atau jahat.” Ini berbicara tentang dosa yang sudah diperbuat, maka segala dosa yang telah dilakukan dalam hidupnya kalau tidak dibereskan dengan segera, maka akan dihakimi. Bagi Tuhan tidak ada istilah lupa, saudara boleh lupa tetapi Tuhan tidak bisa lupa, akan tetap dituntut dan Tuhan akan membawa engkau ke dalam pengadilan. Jenis-jenis dosa perbuatan ini sangat banyak, lihat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 5 : 19 - 21, Kolose 3 : 5&lt;/span&gt;. Cara untuk membereskan: akui dosa dan kesalahanmu, maka Tuhan akan mengampuni engkau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(1 Yohanes 1 : 9).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;3. Perkataan yang sia-sia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 12 : 36 - 37&lt;/span&gt; Tuhan Yesus berkata bahwa setiap kata sia-sia yang diucapakan orang harus dipertang-gungjawabkannya pada hari penghakiman. Misalnya: mengata-ngatai, menjelek-jelekkan atau yang mengutuk orang lain tentang sesuatu padahal tidak benar, ini sama dengan memfitnah, dimata Tuhan sama dengan dosa. Baik itu terhadap sesama, terhadap keluarga, terhadap pelayanan akan dibawa ke pengadilan untuk dipertangggungjawabkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;4. Menghakimi orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 7 : 1 - 2&lt;/span&gt;  Tuhan Yesus memperingatkan supaya jangan suka menghakimi orang lain, karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu. Setiap orang yang suka menghakimi orang lain tanpa alasan yang benar, dihadapan Tuhan adalah dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;5. Yang tidak melakukan seperti yang dikehendaki Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Segala sesuatu yang sudah diperintahkan Tuhan tetapi kalau tidak dilakukan, ini adalah kejahatan dimata Tuhan. Sudah digerakkan oleh Tuhan bahkan sudah diingatkan, tetapi tidak juga melakukannya. Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 25 : 41 - 46&lt;/span&gt; tanpa disadari banyak sekali orang-orang Kristen yang terjebak ke dalam dosa ini. Pada saat terjadinya pemisahan domba dari kambing, kambing-kambing diusir dari hadapan Tuhan, akan masuk ke tempat siksaan yang kekal. Penyebabnya: karena tidak melakukan seperti yang dikehendaki Tuhan (ayat 45).&lt;br /&gt;Karena itu kita semua, baik sebagai jemaat mau pun sebagai hamba Tuhan harus tetap hidup di dalam terang firman Tuhan supaya kelima jenis dosa ini bisa diselesaikan, sebab lewat firman Tuhan hidup kita ini akan mengalami tanda pembaharuan dari segala perkara, baik dari dosa yang sudah kita perbuat, yang sedang kita perbuat maupun yang akan kita perbuat. Hanya firman Tuhan dan Roh Kudus saja yang mampu mengubah hidup kita. H A L E L U Y A ........!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;“KEBANGKITAN KRISTUS”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Minggu - 09 M e i   2 0 1 0 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;        &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt; Puji Tuhan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sorga itu bagi orang percaya adalah tempat yang nyata, tidak perlu diragukan. Sorga itu adalah tahta Allah, tempat di mana Tuhan tinggal. Karena itu Tuhan mau membawa kita bukan hanya di halaman sorga saja, tetapi Ia juga mau membawa kita masuk sampai ke dalam. Kalau kita berharap kepada Tuhan, maka sebaiknya pengharapan kita itu hendaknya pengharapan yang pasti, jangan mudah goyah. Di Taman Firdaus ada pohon kehidupan yang tidak pernah berhenti menghasilkan buah, daun-daunnya saja bisa menjadi obat bagi yang percaya kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Namun sebelum masuk ke dalam sorga, ada syarat utama yang harus kita miliki, yaitu: harus mengalami kuasa kematian dan kebangkitan Kristus. Sebab yang bisa menikmati kemuliaan Tuhan adalah mereka yang sudah memiliki tanda kematian dan kebangkitan Kristus. 1&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Korintus 15 : 20 &lt;/span&gt;mengatakan Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari antara orang-orang yang telah meninggal. Maka setiap orang yang sudah memiliki tanda kematian dan kebangkitan Kristus juga akan dipermuliakan bersama dengan Kristus.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;1 Korintus 15 : 21 - 22&lt;/span&gt; menjelaskan kepada kita:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;- maut datang karena satu orang manusia, yaitu lewat Adam yang pertama dan semua orang akan mati dalam persekutuan dengan Adam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia, yaitu lewat Yesus Kristus, dansemua orang yang berada dalam persekutuan dengan Kristus ini akan dihidupkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu dalam kuasa kematian dan kebangkitan Kristus, kita telah diberi kesempatan untuk dihidupkan kembali. Kalau seandainya kita tidak beralih dari kehidupan yang lama kepada kehidupan yang baru, maka sebenarnya kita tidak layak diberkati, tidak layak dipelihara dan tidak layak disertai oleh Tuhan. Sebaik apapun manusia itu tetapi kalau tidak mengalami kuasa kematian dan kebangkitan bersama dengan Kristus, semua itu tidak berguna.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Petrus 1 : 3&lt;/span&gt;  mengatakan dengan matinya Yesus di kayu salib dan lewat kebangkitan-Nya, kita telah dilahirkan kembali kepada suatu hidup yang penuh pengharapan. Jadi jelas lewat kuasa kematian dan kebangkitan Kristus ini membawa berkat yang sangat besar di dalam hidup kita, yaitu membuat kita mempunyai pengharapan. Dan pengharapan kita itu adalah untuk mendapatkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;1. bagian yang tidak dapat binasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt; 2. bagian yang tidak dapat cemar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt; 3. bagian yang tidak dapat layu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara, kalau kita lihat di dunia ini tidak ada pengharapan yang lebih indah dan lebih besar selain pengharapan  yang telah dijanjikan Tuhan. Mengapa? sebab semua yang ada di dunia ini sifatnya hanya sementara saja, mudah hancur, mudah binasa, mudah layu, dll. Tetapi puji Tuhan, lewat kematian dan kebangkitan Kristus ini kita semua telah mempunyai pengharapan, sehingga kita ada gairah/semangat baik untuk bekerja, untuk berusaha maupun untuk melayani Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa kita harus dilahirkan kembali? &lt;/span&gt;Sebab dahulu kita sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Efesus 2 : 1). &lt;/span&gt;Jadi lewat kematian dan kebangkitan Kristus, kita telah dihidupkan kembali supaya memiliki pengharapan.&lt;br /&gt;Suadara-saudara, Tuhan tidak akan memberkati  kalau belum meninggalkan cara hidup yang lama. Tuhan bukan karena kurang kuasa, Tuhan bukan karena kurang dahsyat, di mana pun Tuhan sanggup memberkati, di mana pun Tuhan sanggup menolong dan dalam keadaan apa pun Tuhan sanggup melakukan perkara yang besar. Maka jangan lupa, Tuhan mau melakukan semua itu kalau kita sudah meninggalkan cara-cara hidup yang lama.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 12 : 1 - 3 &lt;/span&gt;sebelum Allah memberkati Abram ada syarat yang harus dilakukan, yaitu: harus ada kerelaan meninggalkan negerinya, sanak saudara, rumah bapanya dan pergi ke negeri yang akan ditunjukkan Tuhan kepadanya. Tuhan memberkati Abram bukan tanpa syarat, Abram harus keluar dulu  harus ada sikap melakukan firman Tuhan. Demikian juga dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ulangan 8 : 18&lt;/span&gt; firman Tuhan sudah mengatakan supaya bangsa Israel tetap mengingat Tuhan dalam segala keadaan. Sebab jika mereka mengingat Tuhan, maka Tuhan akan memberi kekuatan untuk memperoleh kekuatan.&lt;br /&gt;Maka dalam ayat ini dapat kita lihat, cara Tuhan memberkati kita adalah dengan memberi kekuatan sehingga kita dapat melakukan segala pekerjaan atau usaha kita dengan baik. Bukan seperti sikap orang yang tidak punya pengharapan, maunya mereka Tuhan itu memberkati tanpa syarat. Sering sekali orang hanya memakai satu ayat saja, misalnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 127 : 2&lt;/span&gt; waktu tidurpun Tuhan akan memberkati kita. Sehingga dengan ayat ini mereka tidak ada usaha melakukan firman Tuhan, mereka menjadi orang Kristen yang pemalas, yang selalu berharap Tuhan yang berbuat tanpa ada sikap melakukan firman Tuhan. Sebagai jemaat Tuhan, kita harus tetap mengingat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ulangan 8 : 18 &lt;/span&gt;cara untuk memperoleh kekayaan/kebahagiaan adalah Tuhan sendiri yang akan memberi kekuatan kepada kita.&lt;br /&gt;Sama seperti Abraham, setelah ia mendapatkan anak nya Ishak, Tuhan meminta kembali anak yang sudah ditunggu-tunggunya sekian lama, anak tunggal, yang satu-satunya lahir dari istrinya Sarah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa Abraham mampu membawa anaknya ke atas gunung Moria dan mempersembahkannya kepada Tuhan? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 4 : 17 - 18 ada dua (2) &lt;/span&gt;hal yang membuat Abraham mampu membawa dan mempersembahkan anaknya kepada Tuhan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;1. Abraham itu percaya bahwa Allah sanggup menghidupkan orang mati, maka sekalipun Ishak itu harus disembelih dan dipersembahkan kepada Tuhan, Abraham percaya Tuhan pasti menghidupkan Ishak kembali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;2. Abraham percaya bahwa Allah sanggup menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang dikerjakan Tuhan di dalam diri Abraham, Tuhan benar-benar memberikan kekuatan kepada Abraham sehingga ia mampu melakukan seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya. Abraham percaya bahwa ia sudah ditetapkan Tuhan menjadi bapa banyak bangsa dan keturunannya akan seperti bintang-bintang banyaknya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 13 : 1 - 2 &lt;/span&gt;setelah Abram pergi, Tuhan sudah memberkati Abram, bahkan sebelum nama Abram diganti menjadi Abraham, Tuhan sudah menunjukkan penyertaan-Nya.&lt;br /&gt;Demikian juga jika kita sudah memiliki tanda kehidupan yang baru, Tuhan akan memberikan kekuatan supaya kita mampu melakukan apa yang menjadi kehendak-Nya. Bahkan Tuhan juga akan bersedia memberkati kita dalam segala hal.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kolose 3 : 10&lt;/span&gt; puncak rencana Tuhan dalam hidup kita adalah supaya kita mengenakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“manusia baru”&lt;/span&gt; yang terus menerus diperbaharui sampai kita segambar kembali dengan Allah. Pembaharuan itu tidak cukup hanya satu kali, tetapi terus menerus, sepanjang hidup kita berada dalam kehendak Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa kita harus diperbaharui dari hari ke hari?&lt;/span&gt; sebab perjalanan hidup kita ini sering sekali kotor, sering sekali menyerempet ke dalam dosa.&lt;br /&gt;Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohenes 13 : 1 - 11&lt;/span&gt; Tuhan Yesus pernah membasuh kaki murid-murid-Nya. Kaki itu menggambarkan perjalanan hidup manusia yang sering sekali kotor karena dosa. Kalau dulu Tuhan membasuh kaki tetapi sekarang Tuhan sedang membasuh perjalanan hidup kita yang sering sekali menyerempet ke dalam dosa. Cara Tuhan membasuh perjalanan hidup kita, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kolose 2 : 11 - 12&lt;/span&gt; kita harus disunat dengan sunat Kristus yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa. Sebab jika kita sudah disunat dengan sunat Kristus, itu berarti kita sudah mengalami kuasa kematian dan kebangkitan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“KEBANGKITAN KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 204, 204);font-family:webdings;" &gt;Minggu - 16 Mei 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Saudara-saudara, keselamatan itu hanya ada di dalam nama Yesus, keselamatan itu hanya bersumber dari Tuhan Yesus Kristus. Kisah Para Rasul 4 : 12: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;(=Tuhan Yesus Kristus)&lt;/span&gt;, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."&lt;/span&gt; Jadi keselamatan itu benar-benar hanya ada ada di dalam nama Yesus dan hanya bersumber dari Dia saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Dengan cara bagaimana Tuhan Yesus memberikan keselamatan kepada dunia?&lt;br /&gt;Dengan cara: Ia harus mati di atas kayu salib, sebagai korban untuk memperdamaikan
