YOSUA PASAL - 19
Kamis, Oktober 2013
Yohanes 9 : 5 kita harus mau dijadikan sebagai terang dunia supaya dosa tidak lagi menguasai
hidup kita. Caranya : dengarkan dan terima firman Tuhan dengan sungguh-sungguh dan lakukan
maka Tuhan sendiri akan menerangi hati kita, Tuhan sendiri yang membuat kita menjadi terang bagi banyak orang dan banyak bangsa. Amos 8 : 11 - 14 firman Tuhan menjelaskan kepada kita karena tidak mau memperhatikan firman Tuhan dan tidak mau mempergunakan waktu suatu saat akan
merasa lapar dan haus. Tuhan sendiri yang mendatangkan masa-masa kelaparan dan kehausan itu
tetapi bukan lapar akan makanan dan haus akan minuman, tetapi akan mendengarkan firman Tuhan. Setelah datang masa-masa kelaparan itu, walaupun mereka mencoba mengembara dari laut
ke laut dan menjelajah ke utara dan ke timur untuk mencari firman Tuhan, tetapi mereka tidak akan
mendapatkannya.
Bahkan sekalipun mereka masih muda dan mempunyai kekuatan, tetapi mereka
tidak akan mendapatkannya, justru mereka akan rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi. Jadi
sikap dengar-dengaran itu sangat penting menyangkut bertumbuh atau tidaknya rohani kita, kalau
bertumbuh maka akan menjadi terang dunia tetapi kalau tidak bertumbuh akan masuk ke dalam ke
gelapan karena dosa.
Dalam 1 Raja-raja 19 : 9 - 10 ketika Elia masuk ke dalam sebuah gunung dan bermalam di situ maka Tuhan datang dan bertanya apa yang sedang dilakukannya pada saat itu. Elia pun mengaku bhw
ia telah bekerja dengan segiat-giatnya seorang diri.
Perkataan ini merupakan kebohongan sebab pada
saat itu sebenarnya Elia sedang ketakutan dan sedang bersembunyi di dalam gua tersebut. Sebenarnya
ketika Tuhan bertanya: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?” yang Tuhan tanya pada saat itu apa yg
sedang dikerjakannya sekarang bukan yang lalu-lalu. Tetapi yang dijawab Elia justru yang lalu-lalu
bukan apa yang sedang dikerjakannya saat itu. Sebenarnya kalau ia jujur, Elia harus berkata kepada
Tuhan: “Aku sedang ketakutan” sebab itulah yang sedang dialaminya pada saat Tuhan berfirman.
Sebenarnya Tuhan tahu kalau pada masa-masa yang lalu Elia itu seorang yang sangat giat untuk Tuhan, seorang pemberani dan tidak takut kepada siapapun. Tetapi keadaannya ketika Tuhan datang dan
bertanya kepadanya, Elia sedang dalam ketakutan maka ia bersembunyi.
Kalau Saudara-saudara rindu menjadi terang dunia, tetaplah dengar-dengaran kepada firman Tuhan
dan jangan takut kalaupun sedang dikejar-kejar oleh musuh. Sebab justru dalam hal yang demikianlah
kuasa Tuhan menjadi nyata dan Ia akan memberi pertolongan dengan segera. Sikap yang harus kita
lakukan: ketika mendengarkan firman Tuhan jangan sembunyikan dosamu atau pelanggaramu, tetapi
nampakkan dirimu dan terima perkataan Tuhan itu dengan hati yang lemah lembut. Kita harus sama
seperti rasul Paulus, yang dikehendaki ialah mengenal Kristus dalam kuasa kebangkitan-Nya, menge-
nal persekutuan dalam penderitaan-Nya supaya menjadi serupa dengan Kristus. Jadi kalau sudah demikian maka kita akan beroleh kebangkitan dan beroleh hidup yang kekal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar